• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Identitas Visual Simping Purwakarta Melalui Media Kemasan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perancangan Identitas Visual Simping Purwakarta Melalui Media Kemasan"

Copied!
65
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Imam Trihartanto
  • Sekolah: Universitas Komputer Indonesia
  • Mata Pelajaran: Desain Komunikasi Visual
  • Topik: Perancangan Identitas Visual Simping Purwakarta Melalui Media Kemasan
  • Tipe: tugas akhir
  • Tahun: 2016
  • Kota: Bandung

I. PENDAHULUAN

Bagian ini menjelaskan latar belakang perancangan identitas visual Simping Purwakarta melalui media kemasan. Simping sebagai makanan khas Purwakarta memiliki potensi yang besar namun menghadapi tantangan dalam hal kemasan yang sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan makanan tradisional ini dengan desain kemasan yang menarik dan informatif.

1.1 Latar Belakang Masalah

Latar belakang menjelaskan pentingnya kemasan dalam menarik minat konsumen dan melestarikan makanan tradisional. Simping, yang merupakan makanan khas Purwakarta, membutuhkan kemasan yang lebih baik untuk meningkatkan daya tarik dan informasi yang disampaikan kepada konsumen.

1.2 Identifikasi Masalah

Identifikasi masalah mencakup ketidakjelasan informasi pada kemasan simping dan kurangnya ciri khas yang terlihat. Hal ini menjadi tantangan dalam memperkenalkan simping kepada masyarakat luas dan wisatawan.

1.3 Rumusan Masalah

Rumusan masalah berfokus pada bagaimana cara memperkenalkan produk simping dan merancang kemasan yang dapat menggambarkan identitas khas Purwakarta. Ini penting untuk meningkatkan eksistensi simping di pasar.

1.4 Batasan Masalah

Batasan masalah ditetapkan untuk fokus pada simping sebagai makanan tradisional dari Purwakarta, dengan penelitian berpusat pada perancangan kemasan yang mencerminkan identitas visual yang kuat.

1.5 Tujuan dan Manfaat

Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan identitas produk simping dan memperkuat citranya melalui kemasan yang baru. Manfaatnya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang simping sebagai makanan khas.

II. PERANCANGAN KEMASAN SEBAGAI IDENTITAS VISUAL SIMPING PURWAKARTA

Bagian ini membahas konsep dan teori yang mendasari perancangan kemasan sebagai identitas visual Simping Purwakarta. Penekanan pada pentingnya kemasan dalam komunikasi produk dan daya tarik konsumen.

2.1 Landasan Teori

Landasan teori menjelaskan pengertian kemasan, fungsi, dan peraturan yang mengatur kemasan pangan. Kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pelindung, tetapi juga sebagai media komunikasi yang efektif.

2.2 Objek Penelitian

Objek penelitian difokuskan pada Simping, termasuk sejarah, geografis, dan identifikasi produk. Hal ini penting untuk memahami konteks budaya dan sosial di balik makanan ini.

2.3 Analisa Simping Purwakarta

Analisa ini mencakup opini masyarakat terhadap kemasan simping serta ciri khas kemasan yang ada saat ini. Penilaian ini penting untuk mengetahui persepsi konsumen dan area yang perlu diperbaiki.

III. STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP KEMASAN PRODUK SIMPING PURWAKARTA

Strategi perancangan kemasan meliputi analisis target audiens dan consumer journey. Bagian ini penting untuk memastikan kemasan simping dapat menjangkau dan menarik perhatian konsumen.

3.1 Strategi Perancangan

Strategi ini mencakup penentuan khalayak sasaran dan cara komunikasi yang efektif. Memahami audiens adalah kunci untuk menciptakan kemasan yang menarik dan informatif.

3.2 Konsep Visual

Konsep visual meliputi elemen desain yang akan digunakan dalam kemasan, seperti warna, tipografi, dan ilustrasi. Ini semua bertujuan untuk menciptakan identitas yang kuat dan menarik bagi konsumen.

IV. MEDIA DAN TEKNIS PRODUKSI

Bagian ini menjelaskan proses perancangan kemasan dan media yang digunakan untuk produksi. Memahami teknik produksi yang tepat sangat penting untuk memastikan kualitas kemasan yang dihasilkan.

4.1 Proses Perancangan Kemasan

Proses ini mencakup langkah-langkah dari konsep hingga produk akhir, termasuk pengujian dan evaluasi kemasan sebelum diluncurkan ke pasar.

4.2 Media dan Teknis Produksi

Media yang digunakan dalam produksi kemasan simping harus dipilih dengan hati-hati untuk memastikan daya tahan dan daya tarik visual, termasuk bahan-bahan yang ramah lingkungan.

Referensi Dokumen

  • Huruf yang memiliki kait (serif) lengkung ini juga disebut Old Style Riman ( Supriyono )

Gambar

Gambar II.1 Kemasan Kertas
Gambar II.10 Kemasan Kaleng
Gambar II.11 Kemasan Simping Sumber: dokumentasi pribadi:  (11/12/2015)
Gambar II.13 Simping setelah dipanggang dan belum dirapihkan bentuknya Sumber: Dokumentasi pribadi  (11/12/2015)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Wawancara adalah bentuk komunikasi antara dua orang yang melibatkan seseorang yang ingin memperoleh informasi dari orang lain dengan mengajukan pertanyaan,

Berdasarkan pengertian diatas, maka komunikasi adalah bagian terpenting dalam proses penyampaian pesan dari seseorang utk merubah pikiran atau perilaku orang lain.

pengertian dalam bentuk gagasan atau informasi dari seseorang ke orang lain. Dalam perpindahan pengertian tersebut tidak hanya sekedar kata-kata yang digu- nakan dalam

Komunikasi dapat diartikan sebagai proses pemindahan suatu informasi, ide, pengertian, dari seseorang kepada orang lain melalui cara lisan, tertulis, maupun cara

Timbulnya keyakinan atau kepercayaan masyarakat sasaran terhadap informasi- informasi yang disampaikan dari program kampanye atau dengan kata lain pengertian mereka

penyampaian informasi dan pengertian dari seseorang kepada orang lain.. Komunikasi akan berhasil jika adanya pengertian serta kedua

digunakan dalam komunikasi periklanan yang disampaikan dalam bentuk gambar atau foto. Gambar ilustrasi digunakan untuk menarik simpati masyarakat sasaran dengan

24 Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa pesan adalah suatu materi yang disampaikan kepada orang lain dalam bentuk gagasan baik verbal maupun