• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 2 ETIKA DAN STANDAR PRAKTIK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BAB 2 ETIKA DAN STANDAR PRAKTIK"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

RERANGKA PRAKTIK PROFESIONAL:

ETIKA DAN STANDAR PRAKTIK

(2)

THE PROFESSIONAL

PRACTICES FRAMEWORK (PPF)

THE PROFESSIONAL

PRACTICES FRAMEWORK (PPF)

PPF adalah pedoman bagi auditor internal untuk

melaksanakan peran dan tanggungjawabnya secara efektif.

Komponen PPF terdiri dari: kode etik, standard attribute, pedoman praktik (practice advisories), dan pedoman

lain.

Kode etik dan standard merupakan pedoman yang wajib untuk diikuti dalam melaksanakan jasa internal audit.
(3)

THE PROFESSIONAL

PRACTICES FRAMEWORK (PPF)

THE PROFESSIONAL

PRACTICES FRAMEWORK (PPF)

Pedoman praktik (practice advisory) berisi interpretasi dari standard untuk memudahkan implementasi standard.

Kode etik (code of ethics) terdiri dari dua komponen: prinsip dan aturan pelaksanaan (rules of conduct).

Standard, terdiri dari tiga klasifikasi standards:

attribute standards, performance standards, dan

implementation standards.

Attribute standards: mendefinisikan karakteristik standard

(4)

THE PROFESSIONAL

PRACTICES FRAMEWORK (PPF)

THE PROFESSIONAL

PRACTICES FRAMEWORK (PPF)

Standard kinerja (performance standards),

mendiskripsikan sifat dari jasa audit internal dan kriteria kualitas untuk digunakan sebagai alat pengukuran standard kinerja.

 Standard attribut dan standard kinerja keduannya

digunakan untuk mengukur kinerja seluruh

jenis/bentuk penugasan audit internal, misalnya: compliance audit, fraud investigations, dan control self-assessment projek (pengendalian evaluasi

projek mandiri).

 Standard implementasi di sisi lain diterapkan pada

(5)

ATURAN PRAKTIK KODE ETIK

ATURAN PRAKTIK KODE ETIK

Integritas (integrity)

Internal auditor harus:

 Melaksanakan tugas dengan jujur, rajin, dan

bertanggungjawab.

 Memahami hukum dan membuat pengungkapan

sesuai ketentuan hukum dan profesi.

 Tidak dengan sengaja menjadi bagian dari aktivitas

ilegal, atau melakukan tindakan yang

mendeskreditkan profesi internal audit atau organisasi.

 Menghormati dan memberikan kontribusi dalam

(6)

ATURAN PRAKTIK KODE ETIK

ATURAN PRAKTIK KODE ETIK

Objektivitas (Objectivity)

Internal auditor harus:

 Tidak berpartisipasi dalam aktivitas apapun, atau

berhubungan dengan, yang dipandang bisa

menurunkan objektifitas penilaian (assessment). Pengertian berpartisipasi mencakup aktivitas atau hubungan yang berpotensi menimbulkan konflik dengan kepentingan organisasi.

 Menerima apapun yang dipandang bisa menurunkan

kualitas pertimbangan profesional auditor internal.

 Mengungkapkan seluruh fakta-fakta penting

diketahuinya, yang jika tidak diungkapkan bisa

(7)

ATURAN PRAKTIK KODE ETIK

ATURAN PRAKTIK KODE ETIK

Kerahasiaan (Confidentiality)

Internal auditor harus:

Bijak dalam menggunakan dan menjaga

informasi yang diperoleh dari hasil audit.

Tidak menggunakan informasi untuk

kepentingan pribadi atau untuk hal-hal

yang bertentangan dengan hukum, atau

berpotensi merusak legitimasi dan

nilai-nilai etika yang harus dijaga oleh

(8)

ATURAN PRAKTIK KODE ETIK

ATURAN PRAKTIK KODE ETIK

Kompetensi (Competency)

Internal auditor harus:

 Hanya bersedia menerima penugasan yang

berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang dimilikinya.

 Memberikan jasa internal audit sesuai dengan

International Standards for the Professional Practice of Internal Auditing (Standard

Internasional untuk Praktik Profesional Internal Audit).

 Secara berkelanjutan mengembangan keahlian,

(9)

STADARD INTERNASIONAL

STADARD INTERNASIONAL

Standard internasional untuk praktik profesional di

bidang audit internal ditujukan untuk:

1. Mendeskripsikan prinsip-prinsip dasar praktik

internal audit.

2. Menyediakan rerangka acuan

(framework)

untuk melaksanakan dan mengembangkan

secara luas nilai tambah aktivitas internal audit.

3. Menyediakan acuan untuk evaluasi kinerja

internal audit.

(10)

JENIS JASA AUDIT INTERNAL

JENIS JASA AUDIT INTERNAL

Jasa Audit Penjaminan (Assurance Services).

Tujuan audit: mengumpulkan dan menguji bukti

untuk memberikan penilaian terhadap: risk

management (manajemen risiko), control

(pengendalian), atau proses pengelolaan

organisasi (governance processes for the

organization.

Jasa Konsultasi (Consulting Service)

Tujuan: memberikan pelayanan konsultasi untuk

menambah dan meningkatkan kualitas

(11)

JASA PENJAMINAN DAN KONSULTASI

JASA PENJAMINAN DAN KONSULTASI

USER

Internal Auditor Auditee

Internal Auditor Auditee

(12)

LANDASAN JASA INTERNAL AUDIT

LANDASAN JASA INTERNAL AUDIT

Efektifitas jasa internal audit dipengaruhi oleh tiga hal:

 Objektivitas (objectivity)  Kompetensi (competence)  Kehati-hatian (due care)

Ancaman terhadap efektifitas penugasan audit internal mencakup:

Insentif (incentives), yaitu adanya kepentingan ekonomi

dari auditor atas hasil auditnya.

Personal relationships, yaitu adanya kedekatan

hubungan personal dengan pihak yang diaudit.

Task-related threats, yaitu ancaman dari sifat pekerjaan,

(13)

TAHAPAN PENUGASAN AUDIT

TAHAPAN PENUGASAN AUDIT

2200 Engagement Planning

2210 Objectives, 2220 Scope, 2230 Resoruce Allocation, 2240 Work

Program

2300 Performing the Engagement 2310 Identifying Information, 2320

Analysis and Evaluation, 2330 Recording, 2340 Supervision

2400 Communicating Results 2410 Criteria, 2420 Quality, 2440

Desseminating Progress

(14)

Referensi

Dokumen terkait

Membuat konduite karyawan pelaksana yang As.Penguapan Penguapan peralatan pada stasiun penguapan dipimpinnya untuk kenaikan berkala maupun bertanggung..

Berdasarkan hasil analisis regresi untuk seluruh perusahaan non keuangan di Bursa Efek Jakarta dapat diketahui bahwa variabel Arus Kas Pendanaan (AKP) diketahui memiliki t

Catatan: 1.Yang menerima kuasa adalah personil yang merupakan pengurus yang tercantum dalam akte perusahaan2. Jika Saudara tidak menghadiri undangan ini, maka Perusahaan saudara

Sehubungan dengan Pelaksanaan Lelang Pemilihan Langsung jasa konstruksi Pada Dinas Bina Marga Kota Medan Tahun Anggaran 2015, untuk Pekerjaan Pembangunan Drainase

Pengujian di daerah persawahan pada desa Klirong, Klaten menunjukkan bahwa turbin ini dapat berputar minimal dengan kecepatan 1,7 m/s dan menghasilkan 0,8 V.. Sehingga

Toko Vimax di Subang | Jual Vimax Capsule Canada di Subang | Agen Vimax Pills Original di Subang | Distributor Vimax Herbal di Subang | Obat Pembesar.. Penis

RANCANG BANGUN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS GAME MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK.. KETERCAPAIAN

Berdasarkan analisis hasil penilaian, peserta didik yang sudah mencapai ketuntasan belajar diberi kegiatan pembelajaran pengayaan untuk perluasan pendalaman materi (kompetensi)