Biosintesis dan karakterisasi nanopartikel silika (SiO2) dari sekam oleh Fusarium oxysporum
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pembuatan magnesium silikat nanopartikel dilakukan dengan cara menambahkan 3 mL asam oleat pada 5 gram padatan magnesium silikat yang diperoleh dari hasil penambahan MgO pada
Hasil adsorpsi desorpsi nitrogen isotherm silika memperlihatkan adsorbsi isotherm Tipe IV yang merupakan karekteristik material mesopori dan diperoleh distribusi ukuran pori antara
Silika yang diperoleh dari sekam padi diekstraksi dengan natrium hidroksida diikuti dengan pengendapan kembali menggunakan asam klorida untuk memperoleh silika mesopori dan
silika dari limbah sekam padi dengan menggunakan kalsinasi pada suhu 540 o C.. selama 2 jam diikuti dengan pencucian menggunakan asam
Didapatkan kondisi proses terbaik baik berupa jenis asam yang digunakan pada perlakuan awal serta waktu dan temperatur yang digunakan selama proses pembakaran yang dapat menghasilkan
Nanopartikel ZnO yang telah dihasilkan melalui proses biosintesis menggunakan ekstrak daun ketapang mampu mendegradasi larutan metilen biru 25 ppm pada waktu
Pita khas silika yang terdiri dari regangan O-H, bengkokan molekul air, dan vibrasi asimetrik atom silika yang ada pada siloksan muncul pada puncak hasil
nanopartikel emas ekstrak daun singkong gajah yang dihasilkan dengan proses biosintesis high energy, didapatkan perubahan warna bening kekuningan menjadi merah muda,