• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II PEMBAHASAN BENTUK NEGARA KONFEDERASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BAB II PEMBAHASAN BENTUK NEGARA KONFEDERASI"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

BAB II

PEMBAHASAN

BENTUK NEGARA KONFEDERASI

Konfederasi adalah bentuk perserikatan antara negaramerdeka berdasarkan perjanjian atau undang-undang misalnya yang menyangkut berbagai kebijakan bersama.

Bentuk konfederasi tidak diakui sebagai negara berdaulat tersendiri dalam hukum internasional, karena masing-masing negara yang membentuk konfederasi tetap memiliki kedudukan internasional sebagai negara berdaulat. Contoh dari konfederasi antara lain Perserikatan Bangsa Bangsa dan ASEAN.

Konfederasi dapat diartikan juga sebagai bentuk perkembangan selanjutnya dari bentuk Negara Federal. Negara ini dibentuk sebagai perserikatan antara Negara-negara atau gabungan beberapa Negara untuk membuat sebuah system kehidupan bersama yang lebih besar lagi. Unsur pembentuknya bukan lagi koloni atau kelompok-kelompok masyarakat akan tetapi Negara dalam pengertiannya yang harafiah. Dapat dikatakan bahwa Negara Konfederasi adalah Negara yang berbentuk Negara. Dalam hukum internasional, Negara konfederasi tidak diakui sebagai Negara berdaulat, karena Negara-negara yang membentuknya telah memiliki kedudukan internasional sebagai Negara berdaulat sebelumnya.

(2)

Pendapat para ahli tentang Negara Konfederasi (Serikat Negara-Negara) :

1. Jellinek

Menurut Jellinek, perbedaan antara Serikat Negara-Negara (Negara Konfederasi) dengan Negara Serikat (Negara Federal) adalah dalam masalah kedaulatan (souverenitet), yaitu :

 Pada Serikat Negara-Negara (Negara Konfederasi) terletak pada negara-negara yang

berserikat.

 Pada Negara Serikat (Negara Federal) terletak pada negara secara keseluruhan.

Pendapat Jellinek tersebut berbeda dengan pendapat Kranenburg. Kranenburg menyatakan, bahwa apabila kedaulatan dipandang dalam arti kata absolut yaitu kekuasaan mutlak sebagai kelengkapan semua kekuasaan, maka dalam serikat negara-negara (Negara Konfederasi) kedaulatanpun tidak seluruhnya terletak dalam tangan negara-negara yang berserikat dan selalu masih terlihat sedikit kekuasaan pada serikat negara-negara (Negara Konfederasi) tersebut.

2. Kranenburg

Menurut Kranenburg, perbedaan antara Serikat Negara-Negara (Negara Konfederasi) dengan Negara Serikat (Negara Federal) adalah dapat dilihat dalam ukuran terikat atau tidaknya rakyat negara-negara yang berserikat secara langsung dengan peraturan-peraturan dari Negara Konfederasi tersebut, dalam arti :

 Pada Serikat Negara-Negara (Negara Konfederasi), alat-alat perlengkapannya

mempunyai kekuasaan-kekuasaan dan kewajiban-kewajiban terhadap negara-negara yang berserikat yang telah teratur tersebut, tidak terhadap rakyatnya.

 Pada Negara Serikat (Negara Federal), alat-alat pusat mempunyai kekuasaan dan

kewajiban langsung mengenai rakyatnya.

Oleh karenanya sistem Serikat Negara-Negara (Negara Konfederasi) lebih lemah dari sistem Negara Serikat (Negara Federal).

(3)

Menurut L. Oppenheim, Negara Konfederasi terdiri dari beberapa negara yang berdaulat penuh yang untuk mempertahankan kemerdekaan ekstern dan intern, bersatu atas dasar perjanjian internasional yang diakui dengan menyelenggarakan beberapa alat perlengkapan tersendiri yang mempunyai kekuasaan tertentu terhadap negara anggota Konfederasi tetapi tidak terhadap warga negara dari negara yang mengadakan Konfederasi tersebut. (dari buku Ilmu Negara, Moh. Kusnardi, SH dan Bintan R. Saragih, SH)

Perbedaan negaraa konfederasi dengan negara federasi adalah sebagai berikut :

(1) Negara Federasi (Bondstaat), yakni adanya satu negara besar yang berfungsi sebagai negara pusat dengan satu konstitusi federal yang di dalamnya terdapat sejumlah negara bagian yang masing-masing memiliki konstitusinya sendiri-sendiri. Konstitusi federal adalah mengatur batas-batas kewenangan pusat (federal), sedangkan sisanya dianggap sebagai milik daerah (negara bagian).

(4)

MAKALAH ILMU NEGARA

BENTUK NEGARA KONFEDERASI

Irham Miftahul Rizky

3016210157

(5)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan karunia-nya hingga saat ini.

Perlu diketahui bahwa didunia ini banyak sekali bentuk Negara, salah satunya adalah Negara konfederasi. Negara Konfederasi akan dibahas pada makalah ini dengan judul Bentuk Negara Konfederasi. Di dalam makalah ini akan dkupas secara lebih dalam mengenai pengertian negara konfederasi, menurut ahli mengenai Negara konfederasi, serta perbedaan Negara Federasi deng Negara Konfederasi.

Sehingga kita dapat memahami maksud dari kalimat Negara konfederasi itu sendiri. Semoga makalah ini dapat bermnfaat untuk mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pancasila dan umum.

(6)

BAB I

PENDAHULUAN

Negara adalah insititusi yang dibentuk oleh kumpulan orang-orang yang hidup dalam wilayah tertentu dengan tujuan sama yang terikat dan taat terhadap perundang-undangan serta memiliki pemerintahan sendiri”.

Negara dibentuk atas dasar kesepakatan bersama yang bertujuan untuk mengatur kehidupan anggotanya dalam memperoleh hidup dan memenuhi kebutuhan mereka. Untuk mengatur bagaimana anggota masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya sebagai warga negara, negara memberikan batasan-batasan dalam wujud aturan dan hukum. Dan setiap negara memiliki bentuk-bentuk tersendiri.

Bentuk negara adalah merupakan batas antara peninjauan secara sosiologis dan peninjauan secara yuridis mengenai negara. Peninjauan secara sosiologis jika negara dilihat secara keseluruhan (ganzhit) tanpa melihat isinya, sedangkan secara yuridis jika negara\peninjauan hanya dilihat dari isinya atau strukturnya. Sedangkan secara yuridis jika negara\peninjauan hanya dilihat dari isinya atau strukturnya.

(7)

BAB III

PENUTUP

SIMPULAN

Konfederasi adalah bentuk perserikatan antara negaramerdeka berdasarkan perjanjian atau undang-undang misalnya yang menyangkut berbagai kebijakan bersama.

Bentuk konfederasi tidak diakui sebagai negara berdaulat tersendiri dalam hukum

internasional, karena masing-masing negara yang membentuk konfederasi tetap memiliki kedudukan internasional sebagai negara berdaulat.

Contoh dari konfederasi antara lain Perserikatan Bangsa Bangsa dan ASEAN.

DAFTAR PUSTAKA

http://yhosepha-nainggolan.blogspot.co.id/

http://rafiatunnajahqomariah.blogspot.co.id/2012/07/bentuk-bentuk-negara.html

http://legalstudies71.blogspot.co.id/2016/01/bentuk-negara-konfederasi.html

Referensi

Dokumen terkait

9 negara federal, hal ini yang merupakan ”kontradiktif” dengan konsep negara kita kesatuan, bahkan dalam Amandemen IV UUD 1945 telah terjadi penguatan bentuk NKRI yang

Barangkali dalam perbedaan yang paling mencolok antara kebijakan kebhijakan di Negara- negara maju dan Negara-negara berkembang adalah bahwa di Negara-negara

Dari hasil analisis dilihat dari segi waktu dan biaya, untuk perbedaan antara sheet pile baja dan sheet pile beton dapat dilihat pada tabel sebagai berikut :.

Perbedaan perlakuan perpajakannya dibandingkan dengan wajib pajak dalam negeri antara lain adalah (i) BUT tidak dapat menikmati tax treaty Indonesia dengan negara treaty partner

namun dalam hal ini mengalami perbedaan antara penelitian sebelumnya dengan penelitian sekarang dapat dilihat dari rumusan masalah dalam peneliti ini Bagaimana strategi

Bahan pengisi anorganik ditumbuk lebih kecil dibandingkan dengan yang biasa digunakan dalam komposit tradisional. Rata-rata ukuran bahan berkisar antara 1-5 µm. Distribusi

Negara Republik Indonesia pernah mengalami pergantian bentuk negara, dari kesatuan menjadi federal/serikat pada masa berlakunya Konstitusi RIS tanggal 27 Desember 1949

Hukum Tata Negara adalah sekumpulan peraturan hukum yang mengatur organisasi dari pada negara, hubungan antara alat pelengkap negara dalam garis Vertikal dan Horizontal, serta