• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORITIS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORITIS"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

16 BAB II

LANDASAN TEORITIS 2.1 Strategi Komunikasi

Kata Strategi komunikasi berasal dari bahasa yunani klasik yaitu ‘’ stratos’’

yang artinya tentara dan kata ‘’agein’’ yang berarti memimpin. Dengan demikian, strategi dimaksudkan adalah mempin tentara. Lalu muncul kata startegos yang artinya pemimpin tentara pada tingkat atas. Jadi strategi adalah konsep militer yang bisa diartikan sebagi seni perang para jendral (The Art of General), atau suatu rancangan yang terbaik untuk memenangkan peperangan. Dalam strategi ada prinsip yang harus dicamkan, yakni ‘’ Tidak ada sesuatu yang berarti dari segalanya kecuali mengetahui apa yang akan dikerjakan oleh musuh, sebelum mereka mengerjakannya’’

Karl von Clausewitz (1780-1831) Seorang pension jenderal prusia dalam bukunya on war merumuskan strategi ialah’’ Suatu seni menggunakan sarana pertempuran untuk mencapai tujuan perang” Marthin-Anderson (1968) juga merumuskan ‘’ Strategi adalah seni di mana melibatkan kemampuan inteligensi/pikiran untuk membawa semua sumber daya yang tersedia dalam mencapai tujuan dengan memperoleh keuntungan yang maksimal dan efisien’’

Strategi menghasilkan gagasan dan konsepsi yang dikembangkan oleh para pratiksi. karena itu para pakar strategi tidak saja lahir dari profesi lain, misalnya pakar strategi Henry Kissinger berlatar belakang sejarah, Thomas schelling berlatar belakang ekonomi, dan Albert wohsetter berlatar belakang matematika

Dalam mengenai masalah komunikasi, para perencana dihadapkan pada sejumlah persoalan, terutama dalam kaitanya degan strategi tujuan yang ingin dicapai. Rogers (1982) memberi batasan pengertian strategi komunikasi sebagai suatu rancangan yang dibuat untuk mengubah tingkah laku manusia dalam skala yang lebih besar melalui transfer ide-ide baru. Seorang pakar perencanaan komunikasi middleton (1980) membuat definisi dengan menyatakan

(2)

17

“Strategi komunikasi adalah kombinasi yang terbaik dari semua elemen komunikasi mulai dari komunikator, pesan, saluran (media), penerima sampai pada pengaruh (efek) Yang dirancang untuk mencapai tujuan komunikasi yang optimal’Pemilihan strategi merupakan langkah yang memerlukan penanganan secara hati-hati dalam perencanaan komunikator, sebab jika pemilihan strategi salah atau keliru maka hasil yang diperoleh bisa fatal, terutama kerugian dari segi waktu, materi dan tenaga. Oleh karena itu strategi juga merupakan rahasia yang harus disembunyikan oleh para perencanaan.

2.1.1. Strategi Komunikasi Menurut Lasswel

Effendi (1993: 301) adalah paduan dari perencanaan komunikasi (communication planning) dan manajemen komunikasi (communication management) untuk mencapai suatu tujuan. Untuk mencapai tujuan tersebut strategi komunikasi harus dapat menunjukan bagaimana operasionalnya secara taktis harus dilakukan, dalam arti kata bahwa pendekatan (approach) bisa berbeda sewaktu-waktu bergantung pada situasi dan kondisi. Dengan demikian dapat dipahami bahwastrategi komunikasi merupakan paduan dari perencanaan dan manajemen komunikasi yang dilakukan oleh organisasi untuk mencapai tujuan bersama.

Adapun Strategi komunikasi yang peneliti maksud ialah strategi komunikasi konsep Harold D. Laswell (2007: 216) sebagaimana dikutip oleh Effendi (1986: 37) menjelaskan bahwa untuk bisa memahami strategi komunikasi maka harus mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

Siapakah komunikatornya?

Pesan apa yang dinyatakannya?

Media apa yang digunakannya?

Siapa komunikannya?

(3)

18 Efek apa yang diharapkan?

2.1.2 Proses Komunikasi

Proses komunikasi ialah bagaimana komunikator menyampaiakan sebuah informasi, pesan kepada komunikannya agar terjadi proses komunikasi dan bertujuan agar menciptakan komunikasi yang efektif, berikut dapat dilihat pada gambar proses komunikasi dari model komunikasi David K Berlo.

2.1.3. Eksistensi

Dalam kamus kbbi arti dari Eksistensi ialah salah satu keberadaan, serta kehadiran, dan dapat dikatakan bahwa mengandung unsur untuk bertahan, dari kata timbul tenggelam. Dan eksistensi adalah segala sesuatu yang dapat dialami dengan sebuah penekanan yang bahwa sesuatu itu ada sehingga dapat dikatakan bahwa eksistensi itu sempurna dan dapat bertahan dengan adanya penekanan.

2.2. Komponen Strategi Komunikasi

Untuk mantapnya strategi komunikasi maka segala sesuatunya harus dipertautkan dengan komponen-komponen yang merupakan jawaban terhadap pertanyaan dalam Rumus Lasswell (Effendy, 2008: 29-30). Lasswell menyatakan ahwa cara yang terbaik untuk menerangkan kegiatan komunikasi ialah menjawab pertanyaan berikut:

SUMBER PESAN MEDIA PENERIMA EFEK

UMPAN BALIK

(4)

19 1. Who (Siapakah komunikatornya?)

Semua peristiwa komunikasi akan melibatkan sumber sebagai pembuat atau pengirim informasi. Dalam komunikasi antarmanusia, sumber bisa terdiri dari dari satu orang, tetapi bisa juga dalam bentuk kelompok misalnya partai, organisasi atau lembaga. Sumber sering disebut pengirim, komunikator atau dalam bahasa Inggrisnya disebut source, sender atau encoder (Cangara, 2007:24).

2. Say what (Pesan apa yang dinyatakan?)

Pesan yang dimaksud dalam proses komunikasi adalah sesuatu yang disampaikan pengirim kepada penerima. Pesan dapat disampaikan dengan cara tatap muka atau melalui media komunikasi. Isinya bisa berupa ilmu pengetahuan, hiburan, informasi nasihat atau propaganda. Dalam bahasa Inggris pesan biasanya diterjemahkan dengan kata message, content atauinformation (Cangara, 2007:24)

3. In which channel (Media apa yang digunakannya?)

Media yang dimaksud disini ialah alat yang digunakan untuk memindahkan pesan dari sumber kepada penerima (Cangara, 2007:25)

4. To whom (Siapa komunikannya?)

Penerima adalah pihak yang menjadi sasaran pesan yang dikirim oleh sumber. Penerima bisa terdiri satu orang atau lebih, bisa dalam bentuk kelompok, partai atau Negara. Penerima biasa disebut dengan berbagai macam istilah,seperti khalayak, sasaran, komunikan, atau dalam bahasa Inggris disebut audience atau receiver. Dalam proses komunikasi telah dipahami bahwa keberadaan penerima adalah akibat karena adanya sumber. Tidak ada penerima jika tidak ada sumber (Cangara, 2007:26).

5. With what effect (Efek apa yang diharapkan?)

Pengaruh atau efek adalah perbedaaan antara apa yang dipikirkan, dirasakan, dan dilakukan oleh penerima sebelum dan sesudah menerima pesan. Pengaruh ini bisa terjadi pada pengetahuan, sikap dan tingkah laku seseorang (Cangara, 2007:26).

(5)

20 2.3. Tujuan Strategi Komunikasi

Dalam dunia bisnis, tujuan strategi pada umumnya adalah untuk menentukan dan mengkomunikasikan gambaran tentang visi perusahaan melalui sebuah sistem tujuan utama dan kebijakan. Strategi menggambarkan sebuah arah yang didukung oleh berbagai sumber daya yang ada. Sementara itu, menurut R.

Wayne Pace, Brent D. Peterson, dan M. Dallas Burnett menyatakan bahwa strategi komunikasi memiliki 3 (tiga) tujuan, yaitu (Effendy,1984: 35-36):

To secure understanding – memastikan pesan diterima oleh komunikan.

To establish acceptance – membina penerimaan pesan.

To motivate action – kegiatan yang dimotivasikan.

Strategi komunikasi yang dilakukan bersifat makro dan proses strategi komunikasi berlangsung secara vertikal pyramidal.

2.4. Komunikasi Pemasaran

Komunikasi Pemasaran adalah salah satu factor penentu kesuksesan Strategi dan program pemasaran.betapapun berkualitasnya sebuah produk, bila konsumen belum pernah mendengarnya atau tidak yakin bahwa produk bahwa produk itu akan berguna bagi mereka, maka mereka tidak akan tertarik membelinya, pentingnya komunikasi pemasaran dapat digamabarkan lewat perumpamaan bahwa pemasaran tanpa promosi dapat dibaratkan seorang pria berkacamata hitam yang dari tempat gelap pada malam kelam mengedipkan matanya pada seorang gadis cantik di kejauhan, tak seorang pun yang tahu yang dilakukan pria tersebut .secara garis besar komunikasi pemasaran memiliki tiga tujuan utama,yaitu informing,persuading, dan reminding.

Tujuan Dari komunikasi Pemasaran adalah untuk memperoleh perhatian, mendorong minat dan keinginan serta berlanjut pada tindakan oleh khalayak sasaran. Pemasar sebagai komunikator harus mampu menciptakan pesan yang memeliki daya tarik secara rasional dan emosional. Daya tarik pesan rasional

(6)

21

dimaksudkan adalah bahwa pesan yang disampaikan menunjukkan bahwa produk yang di tawarkan sangat berkualitas, bermanfaat, serta bernilai bagi pengguna.

Menurut kotler dan Armstrong (2000) adalah salah satu daya tarik, yang berusaha mengendalikan emosi negative dan positif yang dapat memotivasi pembelian Dayak tarik moral yaitu pesan yang ditunjukan pada perasaan sasaran mengenai apa yang ‘’ benar’’ atau ‘’ pada tempat-nya’’. Daya tarik ini sering digunakan untuk mendorong orang mendukung aktivitas pemasaran sebagai gerakan sosial dan pelestariaan lingkungan.

Menurut Mcc carthy (1982) dikenal sebagai marketing mix terdiri dari empat variabel yang dikenal dengan empat p, yaitu produk, (product), Tempat (place), Promosi (promotion)harga, (price) keempat variabel tersebut merupakan bauran pemasaran, keempatnya saling berkaitan anatara satu dan lainnya dalam sebuah sistim. Produk dalam pemasaran merupakan sesuatu yang dibutuhkan oleh pelanggan. Tempat merupakan jalan untuk mencapai kepada pelanggan sasaran.

Promosi merupakan kegiatan untuk memberitahu kepada pelanggan tentang produk dan kegunaannya, dan harga adalah nilai dari produk yang diukur dengan mata uang.

Proses komunikasi pemasaran diawali dengan komunikasi internal terhadap produk dengan segala atributnya kepada semua yang terlibat dalam proses produksi.

karyawan di semua tingkatan harus memahami secara mendalam terhadap filosofi perusahaan dan produk perusahaan dan produk perusahaan. Kegiatan pemasaran bukan fungsi dari departemen pemasaran semata, tetapi merupakan tanggung jawab semua pihak yang terkait termasuk para pemasok dan distributor. Pemasok dan distributor merupakan bagian dari proses produksi. Pemasok harus memahami karakteristik produk yang bahan bakunya disuplai oleh mereka. Kualitas soplaian serta pemahaman terhadap produk jadinya dari para pemasok merupakan bangunan dari ikatan emosional. Demikian pula distributor juga perlu untuk memahami tentang karakteristik produk yang akan di tawarkan. Mereka harus berpilaku seperti produsen

Pemasaran internal tersebut merupakan sebuah proses dimulai dari pemahaman terhadap visi dan misi di perusahaan tersebut, budaya perusahaan serta

(7)

22

implementasinya. Tujuan-tujuan perusahaan baik jangka panjang, menengah, maupun pendek harus dipahami secara benar oleh seluruh jajaran perusahaan.

Setiap karyawan di tingkat mana pun dan bagian mana pun harus mengerti tentang visi dan misi dari perusahaan yang akan menjadi karakteristik produknya.

Sedangkan pemasaran eksternal adalah kegiatan aktivitasnya dilakukan dengan mengunakan media luar perusahaan yang mencakup periklanan, penjualan personal, promosi penjualan dan publisitas

Menurut kotler, Boven dan, Makens (1999) menjelaskan bahwa program pemasaran internal yang baik akan menciptakan kepuasaan karyawan, yang selanjutnya menciptakan kepuasaan pelangan. Dengan demikian, pemasaran internal memberi dua manfaat, yaitu kepuasaan pelanggan dam kepuasan karyawan.

dengan kata lain karyawan yang puas menciptakan pelanggan yang puas. Karyawan puas bila pelanggan puas. semakin tinggi kepuasan pelanggan, semakin tinggi pula kepuasan karyawan-menciptakan loyalitas dua pihak, pelanggan dan karyawan

Kotler dan Armstrong (2000) Menjelaskan bahwa Komunikasi pemasaran terpadu harus dilakukan dengan hati-hati dalam memadukan dan mengoordinasikan dengan hati-hati dalam memadukan dan mengordinasikan berbagai saluran Komunikasi untuk menyampaikan pesan yang jelas.

konsisten, dan saling mendukung mengenai organisasi dan produknya.

Perusahaan perlu memikirkan peran yang dimainkan oleh berbagai alat promosi dan sejauh mana masing-masing akan digunakan sesuai dengan kebutuhan.

2.4.1 Mengembangkan Komunikasi Pemasaran yang efektif

Pemasar yang modern memerlukan lebih dari sekedar mengembangkan produk yang baik, menetapkan harga yang menarik, dan membuatnya dapat terjangkau bagi para konsumen, dan pemasar perlu mempelajari dari unsur-unsur dasar komunikasi yang efektif, berikut tahap-tahap dalam mengembangkan komunikasi pemasaran yang efektif.

1. Mengidentifikasi pendengar/ sasaranya 2. Tentukanlah tujuan komunikasi yang baik 3. Merancang sebuah pesan

(8)

23 4. Memilih saluran komunikasi 5. Menentukan anggaran

6. Memutuskan Bauran Komunikas Pemasaran 7. Mengukur dari hasil promosi

8. Mengelola serta mengoordinasikan dari sebuah proses Komunikasi pemasaran

2.5. Penelitian terdahulu

Dari Penelitian Terdahulu dapat digunakan sebagai sebuah landasan untuk penelitian berdasarkan beberapa penelitian yang ada.

1. Penelitian tersebut dari Yosephin Mutiara Putri prameswari angkatan 2008 dengan judul penelitan ‘’Strategi komunikasi Pemasaran lion star dalam menarik minat konsumen ‘’dengan metode yang digunakan adalah metode kualitatif hasil dari peneliti ini membuktikan bahwa Hasil penelitian menunjukan bahwa Lion Star dalam menjalankan kegiatan strategi komunikasi pemasaran menggunakan beberapa aspek yaitu Periklanan (Advertising), Promosi Penjualan(Sales Promotion), Penjualan Personal (Personal Selling), Pemasaran Langsung Direct Marketing), Publisitas dan Public Relation (PR).Dari strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan Lion Star, ada salah satu strategi yang mempunyai kekuatan yang besar dalam mempromosikan bahkan mempengaruhi seorang calon konsumen adalah Word-of-mouth. Semua aspek memiliki keterkaitan dan saling melengkapi dimana kelemahan dari satu aspedapa ditutupi oleh kelebihan aspek yang lain. Penelitian sebelumnya mempunyai rumusan masalah Bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh lion star dalam menarik minat konsumen, serta tujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi pemasaran terpandu yang dilakukan oleh lion star dalam menarik minat konsumen. namun dalam hal ini mengalami perbedaan antara penelitian sebelumnya dengan penelitian sekarang dapat dilihat. dari rumusan masalah dalam peneliti ini Bagaimana strategi komunikasi yang

(9)

24

dilakukan dari Ambon City Center dalam mempertahankan eksistensi di kota Ambon, serta tujuan peneliti ini ingin menjelaskan strategi komunikasi Ambon city Center dalam mempertahankan eksistensi di kota Ambon 2. Penelitian yang bernama eva intan herlina dengan judul penelitian “Analisis

strategi komunikasi pemasaran kampoeng merdeka dalam meningkatkan konsumen di kota Makassar “dengan menggunakan metode kualitatif deskriftif. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa strategi Komunikasi pemasaran yang diterapkan Kampoeng Merdeka Strategi pemasaran dari Kampoeng Merdeka ialah dengan menentukan sasaran pemasaran, memanfaatkan sosial media, seperti facebook, instagram dan Line sebagai tempat atau media pemasaran serta melakukan potongan harga (diskon) di hari khusus. Selain itu Kampoeng Merdeka juga mengikuti event-event untuk mempromosikan produknya. Promosi dari mulut ke mulut (word of mounth) adalah salah satu cara yang sangat efektif untuk memperkenalkan produk Kampoeng Merdeka. Kampoeng Merdeka memiliki tantangan yang berkaitan dengan kurangnnya ide atau konsep yang lebih kreatif dan kreatif, modal juga salah satu tantangan Kampoeng Merdeka, selain itu relasi atau mitra kerja bisnis serta sulitnya mempertahankan produk di tengahtengah persaingan dan permintaan pasar Penelitian sebelumnya mempunyai rumusan masalah.Bagaimana strategi komunikasi pemasaran Kampoeng Merdeka dalam meningkatkan konsumen di Kota Makassar serta Apa tantangan dalam mempertahankan produk Kampoeng Merdeka serta tujuan Untuk menjelaskan strategi komunikasi pemasaran yang digunakan Kampoeng Merdeka dalam upaya meningkatkan jumlah konsumen di Kota Makassar dan Untuk mengetahui apa tantangan dalam mempertahankan produk Kampoeng Merdeka. namun dalam hal ini mengalami perbedaan antara penelitian sebelumnya dengan penelitian sekarang dapat dilihat dari rumusan masalah dalam peneliti ini Bagaimana strategi komunikasi yang dilakukan dari Ambon city center dalam mempertahankan eksistensi di kota Ambon, serta tujuan peneliti ini ingin menjelaskan strategi komunikasi Ambon City Center dalam mempertahankan eksistensi di kota Ambon.

(10)

25

3. Penelitian yang bernama Hamdan dengan judul penelitian Strategi Komunikasi Pemasaran Browcyl (Brownis Pisang Khas Makassar) dalam Meningkatkan Jumlah Konsumen di Kota Makassar. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriftif hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan Browcyl menggunakan teori IMC dengan pola penerapan Marketing Commucation, Sales Promotion, dan Marketing Event serta menggabungkan dengan teori Bauran Pemasaran atau yang biasa dikenal, Dengan empat P (4P) yaitu product (produk), price (harga), place (tempat), dan promotion (promosi), dengan pengaplikasian menggunakan banner, sosial media, media cetak, serta pemasaran langsung.

Adapun yang menjadi faktor penunjang dalam strategi komunikasi pemasaran adalah elemen-elemen komunikasi, penerapan teknik komunikasi pemasaran secara efektif dan menciptakan produk yang berkualitas. 1Penelitian sebelumnya mempunyai rumusan masalah.

Bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan Browcyl dalam upaya meningkatkan jumlah konsumen di Kota Makassar, Faktor apa yang mendukung peningkatan jumlah konsumen Browcyl di Kota Makassar, Serta tujuan tersebut. Untuk menjelaskan strategi komunikasi pemasaran yang digunakan Browcyl dalam upaya meningkatkan jumlah konsumen di Kota Makassar. Dan Untuk mengetahui faktor yang mendukung peningkatan jumlah konsumen Browcyl di Kota Makassar.namun dalam hal ini mengalami perbedaan antara penelitian sebelumnya dengan penelitian sekarang dapat dilihat dari rumusan masalah dalam peneliti ini Bagaimana strategi komunikasi yang dilakukan dari Ambon City Center dalam

Sumber:http://repository.uksw.edu/bitstream/123456789/10094/2/T1_362008039_BAB%20I.pdf http://repository.uksw.edu/bitstream/123456789/10094/1/T1_362008039_Judul.pdfSu

http://repositori.uin-alauddin.ac.id/2280/1/skripsi%20hamdan.pdf

http://repositori.uin-alauddin.ac.id/3897/1/EVA%20INTAN%20HERLINA.pdf Diakses pada tanggal 21 agustus 2018 pukul 0 : 24 wib.

(11)

26

mempertahankan eksistensi di kota Ambon, serta tujuan peneliti ini ingin menjelaskan strategi komunikasi Ambon City Center dalam mempertahankan eksistensi di kota Ambon

2.6. Kerangka Berpikir Penelitian

Ambon City Center (ACC) adalah Mall pertama yang berlokasi di kota Ambon, yang dibangun pada tahun 2010 dan mulai beroperasi semenjak 21 februari 2012, yang dimiliki oleh bliis group, tepatnya berada di jln wolter Monginsidi, Passo,

Strategi komunikasi yang dilakukan Ambon City Center dalam mempertahankan eksistensi

di kota Ambon

Maluku City Mall (Mall ke 2 di Kota

Ambon)

Ambon City Center mempertahankan eksistensi di kota Ambon Ambon City Center

(Mall ke 1 di Kota Ambon)

(12)

27

Ambon. Mall yang dibangun dengan 2 lantai seluas 30,000m2 diramaikan dengan 40 outlet ternama, seperti Matahari department store, hypermart, solaria, es teller 77. Yang dimana Ambon City Center mengusung one stop shop Tainment dalam bentuk konsep fabulous. Alasan bliss group membagun Ambon City Center di Kota Ambon dikarenakan bliss group ingin mengembangkan infastruktur di kota Ambon, sehingga ada peluang untuk membagun Mall di kota Ambon yang berstandar nasional di kota Ambon, begitu juga bisa membuka lapangan kerja dan meningkatkan kehidupan Masyarakat yang berada kota Ambon.

Maluku City Mall (MCM) ini berada di kota Ambon ini, adalah Mall yang kedua di kota Ambon setelah kehadiran Mall Ambon City Center, yang berlokasi di Jl. Jenderal Sudirman, Hative Kecil, Sirimau, Kota Ambon, Maluku. Yang dimiliki oleh PT Dutha bahktri yang dibagun dari tahun 2011 dan mulai beroperasi semenjak tanggal 23 mei 2013, yang dibagun dengan 3 lantai dengan penyewa yang terkenal, dengan sebuah Perusahaan besar skala nasional maupun internasional yang diantaranya adalah Hypermart, kfc, jco donuts, Ace hardware, shoeline, robinsson, solaria, gramedia, point break dan masih banyak lagi. Maluku City Mall dari family Mall dengan konsep yang menyediakan semua kebutuhan bagi keluarga dalam suatu tempat yang ada, sehingga membuat pegunjung lebih nyaman untuk berbelanja, sejak awal buka pada tanggal 23 mei 2013 bahwa Maluku City Mall mengalami peningkatan pegunjung, yang dapat dilihat pada data pegunjung dari tahun 2015-2018 tersebut.

Dalam kamus kbbi arti dari Eksistensi ialah salah satu keberadaan, serta kehadiran, dan dapat dikatakan bahwa mengandung unsur untuk bertahan, dari kata timbul tenggelam. Dan eksistensi adalah segala sesuatu yang dapat dialami dengan sebuah penekanan yang bahwa sesuatu itu ada sehingga dapat dikatakan bahwa eksistensi itu sempurna dan dapat bertahan dengan adanya penekanan.

(13)

28

Strategi adalah sebuah perencanaan (planning) untuk melakukan sebuah rencana agar mencapai satu tujuan tersebut, menurut dari (Effendy,2003:301) Strategi Komunikasi merupakan dari sebuah paduan dari perencanaan komunikasi untuk mencapai sebuah tujuan, Harold D, lasswel menyatakan cara yang terbaik untuk menerangkan dari kegiatan komunikasi ialah harus menjawab sebuah pertanyaan yang terdiri dari “who says what which channel to whom with what effect”?

Peneliti ingin mengetahui bagaimana Strategi komunikasi yang dilakukan dari Ambon City Center dalam mempertahankan eksistensi yang berada di Kota Ambon. Meskipun mengalami penurunan pengunjung semenjak Kehadiran Maluku City Mall di Kota Ambon. sehingga mengalami persaingan dengan Maluku City Mall.tetapi diasatu sisi bahwa Ambon City Center tetap mempertahankan eksistensi sehingga menjadi pertanyaan bagaimana strategi komunikasi yang dilakukan dari Ambon City Center dalam mempertahankan eksistensi di Kota Ambon.

Referensi

Dokumen terkait

Dilihat dari segi biaya, manfaat dari informasi estimasi biaya total penggunaan dan pemanfaatan air tanah oleh hotel bagi manajer hotel adalah membuat manajer

Folikel ini tumbuh lebih cepat menyekresikan lebih banyak estrogen, sehingga menyebabkan suatu efek umpan balik positif dalam folikel tunggal tersebut karena FSH

a. Pembangunan komitmen Bupati, Perangkat Daerah Lintas Sektor, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Pati, Camat,

Sekolah Menengah Kejuruan yang selanjutnya disingkat SMK adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan

Ibnul Qoyyim rahimahullah menjelaskan, “Berbukanya Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam pada hari ‘Arafah itu mengandung beberapa hikmah, diantaranya memperkuat do’a di

Adalah suatu keadaan dimana pada waktu yang bersamaan korban di Rumah Sakit Bhayangkara wahyu tutuko dalam jumlah yang besar sehingga memerlukan penanggulangan khusus, dan dapat

Gerakan Pramuka sebagai bagian dari pendidikan nasional memiliki tujuan membentuk setiap pramuka agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa

3.4.2 Informasi Peta yang Menampilkan Produk, Karakteristik Produk dan Assessor Matriks cross-product (S [t] pada persamaan (4)), eigenvectors pertama yang dinormalisasi