• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Otonomi Daerah Terhadap Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Kota Binjai

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Pengaruh Otonomi Daerah Terhadap Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Kota Binjai"

Copied!
90
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2.1 Perbedaan Dekonsentrasi dengan Desentralisasi
Tabel 4.1 Penerimaa (APBD)  Pemerintah Kota Binjai Tahun 2005 dan 2007
Tabel 4.2. Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Binjai Tahun 1993-2007
Tabel 4.3 Perkembangan Anggaran Pembangunan Kota Binjai Tahun 1993-2007
+6

Referensi

Dokumen terkait

Salah satu ciri utama daerah mampu melaksanakan autonomi adalah pada kemampuan keuangan daerah untuk membuyayai penyelenggaraan pemerintah daerahnya dengan tingkat proporsi

Menurut Halim dalam Adrian Sutedi (2009), ciri utama suatu daerah mampu melaksanakan otonomi daerah yaitu kemampuan keuangan daerah, yang berarti daerah tersebut

Selanjutnya, Halim (dalam Heny Susantih dan Yulia Saftiana, 2009: 3) menjelaskan bahwa ciri utama suatu daerah yang mampu melaksanakan otonomi, yaitu (1) kemampuan keuangan

Yuliati (2001, dalam Sakti, 2007) menyatakan bahwa salah satu ciri utama kemampuan daerah dalam rangka penerapan otonomi daerah terletak pada kemampuan keuangan

Yuliati (2001, dalam Sakti, 2007) menyatakan bahwa salah satu ciri utama kemampuan daerah dalam rangka penerapan otonomi daerah terletak pada kemampuan keuangan daerah

Yuliati (2001, dalam Sakti, 2007) menyatakan bahwa salah satu ciri utama kemampuan daerah dalam rangka penerapan otonomi daerah terletak pada kemampuan keuangan daerah untuk

Cri penting dari suatu daerah otonom adalah mampu menyelenggarakan otonomi daerahnya yaitu terletak pada strategi sumber daya manusia (SDM) dan kemampuan di bidang keuangan

Salah satu ciri utama pemerintah daerah mampu dalam melaksanakan otonomi daerah adalah terletak pada kemampuan keuangan pemerintah daerah untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan