• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN OPTIMISME DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA KARYAWAN TATA USAHA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "HUBUNGAN OPTIMISME DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PADA KARYAWAN TATA USAHA"

Copied!
41
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 3. Tabulasi Skala Optimisme  ..............................................................................................11
Tabel 1. Karakteristik Demografi Subjek Penelitian
Tabel 2. Tabulasi Skala Produktivitas

Referensi

Dokumen terkait

Di tengah kondisi seperti itu, ODHA diharapkan memiliki optimisme yaitu sikap positif dari dalam dirinya bahwa mereka memiliki harapan-harapan yang baik akan masa depan, bahkan

Hal ini berarti sumbangan efektif stres kerja terhadap produktivitas kerja sebesar 26,4%, artinya masih terdapat 73,6% faktor-faktor lain yang mempengaruhi

Berdasarkan hasil penelitian diketahui sumbangan efektif alienasi diri terhadap optimisme masa depan sebesar 37,7% sehingga masih terdapat 62,3 % variabel lain yang

Dari dua teori di atas, dapat disimpulkan bahwa keyakinan karyawan dalam menatap hari esok dengan optimisme yang tinggi akan sangat membantu dalam peningkatan produksi karena

Korelasi optimisme dengan daya juang menghadapi pertandingan Tidak ada hubungan positif yang signifikan antara variabel optimisme dengan adversity quotient, yang artinya jika

beberapa faktor yang mempengaruhi motivasi kerja individu karyawan antara lain sebagai berikut: Pengupahan dan Pengajian ( upah atau gaji adalah imbalan yang diterima oleh

Tanda positif tersebut memberikan makna bahwa korelasi antara iklim organisasi dan semangat kerja memiliki arah positif, sehingga semakin tinggi iklim organisasi

Pernyataan subjek di atas dikategorikan sebagai sikap optimisme karena sesuai dengan karakteristik seseorang yang memiliki optimisme yang dikemukankan Seligmen,