• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH EKSTRAK TANAMAN AROMATIK DAN TIPE ALAT PERANGKAP TERHADAP INTENSITAS SERANGAN LALAT BUAH (Bactrocera dorsalis) PADA BUDIDAYA CABE (Capsicum annum L.) ORGANIK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH EKSTRAK TANAMAN AROMATIK DAN TIPE ALAT PERANGKAP TERHADAP INTENSITAS SERANGAN LALAT BUAH (Bactrocera dorsalis) PADA BUDIDAYA CABE (Capsicum annum L.) ORGANIK"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH EKSTRAK TANAMAN AROMATIK DAN TIPE ALAT

PERANGKAP TERHADAP INTENSITAS SERANGAN LALAT BUAH

(Bactrocera dorsalis) PADA BUDIDAYA CABE (Capsicum annum L.)

ORGANIK

Oleh: Denni Prasetyo ( 05710004 ) Agronomy

Dibuat: 2010-04-01 , dengan 3 file(s).

Keywords: Kata Kunci: Tanaman Aromatik

ABSTRAK

Cabe (Capsicum annum) merupakan tanaman yang mudah ditanam di dataran rendah ataupun di dataran tinggi. Salah satu hama yang menyerang tanaman cabe merah adalah hama lalat buah. Guna mengatasi masalah hama lalat buah pada tanaman cabe perlu dilakukan pengendalian yang ramah lingkungan dan efektif, salah satunya adalah pengendalian adalah penggunaan attraktant nabati metil eugenol yang dihasilkan oleh tanaman aromatik seperti kemangi (Ocimum), cengkeh (Eugenia caryophillata) dan kenikir (Cosmos caudatus).

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif masing-masing ekstrak tanaman aromatik dan tipe alat perangkap dalam menarik lalat buah serta kombinasi anatara kedua perlakuan tersebut dalam mengendalikan hama lalat buah.

Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Universitas Muhammadiyah Malang, sedangkan waktu penelitian berlangsung pada tanggal 15 April sampat 22 Juli 2009.

Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok factorial dengan dua factor, kombinasi perlakukan diulang sebanyak 3 kali. Faktor I: Jenis tanaman aromatik yang diekstrak. Faktor II: Jenis Alat Perangkap dengan parameter pengamatan meliputi: Tinggi Tanaman, Jumlah Lalat buah, Intensitas serangan lalat buah, Analisis Data yang diperoleh dianalisi dengan Anova dan

dilanjutkan dengan uji Duncan’s 5%.

Hasil dari penelitian adalah tidak ada interaksi yang nyata antara tipe alat perangkap dan ekstrak tanaman aromatik terhadap intensitas serangan lalat buah pada tanaman cabe. Terjadi pengaruh yang nyata pada intensitas serangan hama pada perlakuan alat perangkap Tipe 2 dan Tipe 3 pada umur 57, 60 dan 78 hst sedangkan pada perlakuan ekstrak tanaman aromatik cengkeh terhadap intensitas serangan lalat buah pada umur 66 hst.

ABSTRACT

Red Pepper (Capsicum annum) is a plant which is easy to be planted whether in low or high ground. One pest attacked red pepper was fruit flies. To overcome the fruit flies pest in red pepper, there needed environmental friendly and effective control, one of them was using attraktant metil eugenol from aromatic plant like basil (Ocimum), Eugenia caryophillata and Cosmos caudatus.

(2)

The resarch was done in Experimental garden of University of Muhammadiyah Malang, while the research time was from April 15 to July 22, 2009.

The research used factorial randomized block design with two factors. First factor was extract of aromatic plant, second factor was type of trap tool. The parameter were plant height, amount of fruit flies, attack intensity of fruit flies, data was analyzed by ANOVA and continued with

Duncan’s 5%.

The research result showed there’s no interaction between trap tool type and aromatic plant

Referensi

Dokumen terkait

Pada perlakuan penerapan ambang pengendalian, kerusakan tanaman bawang merah yang disebabkan oleh serangan hama tersebut terjadi pada umur 11 HST dan pada saat itu

Serangan hama tersebut dapat menyebabkan buah menjadi rusak dan busuk karena perilaku lalat buah betina meletakkan telur, pada buah, kemudian telur menetas menjadi larva dan

Hasil yang didapat menunjukkan bahwa perlakuan dengan pe- nambahan esens mangga dan esens jeruk pada perangkap metil eugenol merupakan perlakuan ter- baik dalam menarik lalat

Data hasil pengamatan terhadap umur berbunga tanaman dengan perlakuan pupuk Green Fertilizer dan perlakuan dosis yang berbeda dapat dilihat pada Tabel 6.. Berdasarkan hasil

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari tanaman Refugia terhadap populasi dan intensitas serangan hama penggerek daun (Spodoptera litura Hbn)

Pada perlakuan beberapa umpan perangkap menunjukkan pengaruh yang tidak nyata terhadap jumlah populasi keong mas umur 1 mst, 2 mst dan 4 mst, pada pengamatan intensitas

Pada lokasi yang berada di Dusun Bebare yang berdekatan dengan pemukiman warga akan ditemukan inang alternatif dari lalar buah, yakni jambu biji, pisang, nangka, mangga, dan pepaya,

Pada umur 8 MST, intensitas serangan penyakit terendah dijumpai pada tanaman cabai yang diaplikasi ekoenzim dengan konsentrasi 1 mL/1000 mL air P4 yang berbeda nyata dengan 1 mL