ANALISIS PERAN BUPATI DALAM PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK KORBAN KEKERASAN DI KABUPATEN BANTUL (Studi Kasus Pada Bupati Hj. Sri Surya Widati dalam Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan di Kabupaten Bantul Tahun 2010-2015)
Teks penuh
Gambar
Garis besar
Dokumen terkait
Untuk menanggulangi masalah tersebut, maka kabupaten Jember membentuk Pusat Pelayanan Terpadu Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Kekerasan Terhadap Perempuan
Perencanaan perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan di BPPM DIY dalam hal penyusunan RKA kegiatan Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak Korban
Pelayanan terpadu adalah serangkaian kegiatan untuk melakukan penanganan dan perlindungan bagi korban tindak kekerasan termasuk didalamnya tindak pidana perdagangan orang
Adapun hasil dari penelitian ini adalah perlindungan terhadap anak perempuan korban kekerasan seksual di kabupaten Sumbawa belum berjalan optimal, dikarenakan oleh
Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak ( P2TP2A) adalah Unit pelayanan terpadu yang dibentuk oleh pemerintah kota untuk memeberikan pelayanan
Penelitian ini mengambil judul “Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Seksual” dan studi yang dilakukan di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan
Ibu Siti Nur Maya dan Ibu Sofi Yuliatnin selaku pendamping kasus dan konselor Lembaga Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Kabupaten
Peraturan yang mengatur tata cara pelayanan perlindungan perempuan dan rehabilitasi anak korban kekerasan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa