• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Model APT Pada Saham Sektor Pertambangan Di Bursa Efek Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Analisis Model APT Pada Saham Sektor Pertambangan Di Bursa Efek Indonesia"

Copied!
116
0
0

Teks penuh

I. Pendahuluan

Bagian pendahuluan dari skripsi ini membahas latar belakang pemilihan topik analisis model APT pada saham sektor pertambangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Latar belakang ini menekankan pentingnya pasar modal bagi pembangunan ekonomi Indonesia dan peran model APT dalam memprediksi risiko dan return saham, khususnya di sektor pertambangan yang kaya akan sumber daya alam. Pembahasan juga meliputi perumusan masalah, yang difokuskan pada signifikansi model APT dalam menjelaskan kinerja saham sektor pertambangan, serta pengaruh variabel-variabel makroekonomi terhadap return saham. Tujuan penelitian dijelaskan secara rinci, menekankan pada pengukuran pengaruh variabel makroekonomi terhadap return saham menggunakan model APT dan identifikasi variabel yang paling berpengaruh. Terakhir, manfaat penelitian diuraikan, menunjukkan kontribusi skripsi ini terhadap pemahaman investor dan pengembangan studi literatur di bidang keuangan.

1.1 Latar Belakang

Sub-bab ini menjelaskan konteks penelitian dengan membahas peran pasar modal dalam pembangunan ekonomi, signifikansi sektor pertambangan di Indonesia, dan kelemahan model CAPM yang melatarbelakangi penggunaan model APT. Penulis menyoroti fluktuasi pasar modal yang dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi dan perlunya model yang lebih komprehensif seperti APT untuk menganalisis risk and return saham sektor pertambangan. Penjelasan ini memberikan dasar teoritis yang kuat untuk penelitian yang dilakukan, memberikan konteks pentingnya penelitian bagi pengembangan ilmu ekonomi dan keuangan khususnya pasar modal di Indonesia.

1.2 Perumusan Masalah

Sub-bab ini merumuskan empat pertanyaan penelitian yang spesifik dan terukur. Pertanyaan-pertanyaan ini difokuskan pada signifikansi model APT, pengaruh parsial dan simultan variabel makroekonomi (inflasi, nilai tukar, jumlah uang beredar, volume perdagangan saham, dan suku bunga SBI) terhadap return saham sektor pertambangan. Rumusan masalah ini memastikan fokus penelitian yang terarah dan memungkinkan pengukuran dampak variabel makroekonomi terhadap return saham secara komprehensif. Struktur pertanyaan yang jelas menunjukkan tujuan penelitian yang ingin dicapai.

1.3 Tujuan Penelitian

Sub-bab ini menjelaskan tujuan penelitian secara eksplisit, yaitu untuk mengukur pengaruh variabel makroekonomi terhadap return saham sektor pertambangan berdasarkan model APT dan mengidentifikasi variabel yang paling berpengaruh. Tujuan ini selaras dengan rumusan masalah dan memberikan arah yang jelas untuk analisis data dan interpretasi hasil. Tujuan yang terukur ini memungkinkan evaluasi keberhasilan penelitian dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

1.4 Manfaat Penelitian

Sub-bab ini menguraikan manfaat penelitian baik secara teoritis maupun praktis. Manfaat teoritis meliputi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang analisis keuangan dan pasar modal, khususnya terkait penerapan model APT. Manfaat praktisnya meliputi peningkatan wawasan bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi di sektor pertambangan dan sebagai acuan bagi penelitian selanjutnya. Penjelasan ini memperkuat relevansi dan kontribusi skripsi terhadap dunia akademik dan praktis.

II. Tinjauan Pustaka

Bagian ini memberikan landasan teori yang mendasari penelitian. Tinjauan pustaka mencakup definisi investasi, proses investasi, dan tipe-tipe investasi (langsung dan tidak langsung). Konsep pasar modal, jenis dan fungsinya, serta instrumen pasar modal dijelaskan secara komprehensif. Teori tentang tingkat pengembalian saham dan risiko (sistematis dan tidak sistematis) dibahas secara detail. Model CAPM dan APT dijelaskan dan dibandingkan, menunjukkan kelebihan dan kekurangan masing-masing model. Variabel makroekonomi (inflasi, nilai tukar, jumlah uang beredar, volume perdagangan saham, dan suku bunga SBI) dijelaskan secara mendalam, termasuk teori-teori yang relevan dan metode pengukurannya. Terakhir, kerangka konseptual dan hipotesis penelitian disajikan.

2.1 Investasi

Sub-bab ini mendefinisikan investasi dan menjelaskan proses pengambilan keputusan investasi. Berbagai jenis investasi, baik langsung maupun tidak langsung, diuraikan dengan penjelasan yang cukup rinci. Bagian ini memberikan dasar pemahaman yang penting tentang konsep fundamental dalam investasi yang relevan dengan penelitian mengenai analisis saham di pasar modal. Penjelasan ini penting sebagai dasar untuk memahami perilaku investor dan implikasinya terhadap pergerakan harga saham.

2.2 Pasar Modal

Sub-bab ini mendefinisikan pasar modal, menjelaskan jenis-jenis pasar modal (pasar perdana dan pasar sekunder), dan fungsi pasar modal dalam perekonomian. Berbagai instrumen pasar modal (saham, obligasi, dan rights) dijelaskan dengan detail. Bagian ini memberikan landasan pemahaman tentang bagaimana pasar modal berfungsi dan perannya dalam perekonomian secara keseluruhan. Penjelasan ini penting sebagai konteks untuk memahami bagaimana variabel makroekonomi berpengaruh terhadap pasar modal.

2.3 Tingkat Pengembalian Saham dan Resiko

Sub-bab ini menjelaskan konsep tingkat pengembalian saham (dividen dan capital gain) dan risiko investasi (sistematis dan tidak sistematis). Penjelasan ini penting untuk memahami bagaimana investor mengevaluasi investasi dan bagaimana risiko mempengaruhi pengembalian yang diharapkan. Bagian ini membentuk dasar untuk memahami bagaimana model APT digunakan untuk menganalisis risiko dan pengembalian.

2.4 Capital Asset Pricing Model (CAPM)

Sub-bab ini menjelaskan model CAPM sebagai dasar untuk memahami model APT. Kelebihan dan kelemahan CAPM dibahas untuk memberikan konteks mengapa model APT diperlukan. Penjelasan ini penting untuk membandingkan dan kontras antara dua model penentuan harga aset. Dengan memahami CAPM, pembaca akan lebih memahami konteks dan inovasi dari model APT.

2.5 Arbitrage Pricing Theory (APT)

Sub-bab ini menjelaskan model APT secara detail, menonjolkan perbedaannya dengan CAPM. Penjelasan ini memberikan landasan teori yang kuat bagi metodologi penelitian. Pembahasan tentang bagaimana APT menggabungkan beberapa faktor risiko sistematis sangat penting untuk memahami analisis yang akan dilakukan dalam penelitian. Ini merupakan jantung dari teori yang digunakan dalam skripsi.

2.6 Variabel Makroekonomi

Sub-bab ini menjelaskan secara detail variabel-variabel makroekonomi yang digunakan dalam penelitian: inflasi, nilai tukar, jumlah uang beredar, volume perdagangan saham, dan suku bunga SBI. Masing-masing variabel dibahas dengan teori-teori yang relevan dan metode pengukurannya. Bagian ini penting untuk memastikan pembaca memahami variabel yang diteliti dan bagaimana variabel-variabel tersebut diukur dan diinterpretasikan dalam penelitian.

2.7 Kerangka Konseptual

Sub-bab ini menyajikan kerangka konseptual yang menggambarkan hubungan antara variabel-variabel makroekonomi dan return saham berdasarkan model APT. Bagian ini memberikan gambaran visual tentang bagaimana variabel-variabel tersebut dihubungkan dalam penelitian. Kerangka konseptual memberikan panduan visual tentang bagaimana teori diuji dalam penelitian.

2.8 Hipotesis

Sub-bab ini merumuskan hipotesis yang akan diuji dalam penelitian. Hipotesis ini merupakan pernyataan yang dapat diuji secara empiris untuk menguji hubungan antara variabel-variabel makroekonomi dan return saham. Bagian ini penting untuk memberikan arah yang jelas tentang apa yang akan diuji dalam penelitian dan bagaimana hasil penelitian akan diinterpretasikan.

III. Metode Penelitian

Bagian ini menjelaskan metodologi penelitian yang digunakan, meliputi jenis penelitian, batasan operasional, definisi operasional variabel, skala pengukuran, jenis data, metode pengumpulan data, dan teknik analisis data. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dan data panel dengan menggunakan software Eviews. Uji-uji statistik yang dilakukan meliputi uji akar unit, uji asumsi klasik (multikolinearitas dan autokorelasi), uji kesesuaian model (uji F), dan analisis data panel. Metode purposive sampling digunakan untuk memilih sampel perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI.

3.1 Jenis Penelitian

Sub-bab ini menjelaskan jenis penelitian yang digunakan, yaitu penelitian kuantitatif. Penjelasan ini penting untuk memberikan gambaran umum tentang metode penelitian yang akan digunakan. Penelitian kuantitatif dipilih karena memungkinkan pengujian hipotesis dan pengukuran hubungan antara variabel-variabel secara empiris.

3.2 Batasan Operasional

Sub-bab ini menjelaskan batasan operasional penelitian, seperti periode penelitian, sampel perusahaan, dan variabel yang diteliti. Batasan ini penting untuk memberikan gambaran yang jelas tentang ruang lingkup penelitian. Batasan operasional memastikan fokus dan kelayakan penelitian.

3.3 Definisi Operasional

Sub-bab ini menjelaskan definisi operasional dari variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian. Definisi operasional penting untuk memastikan bahwa setiap variabel diukur dan diinterpretasikan secara konsisten. Definisi operasional memastikan konsistensi pengukuran dan interpretasi.

3.4 Skala Pengukuran Variabel

Sub-bab ini menjelaskan skala pengukuran yang digunakan untuk mengukur masing-masing variabel. Penjelasan ini penting untuk memastikan bahwa data yang dikumpulkan dapat dianalisa secara tepat. Skala pengukuran yang tepat sangat penting untuk memastikan validitas dan reliabilitas data.

3.5 Jenis Data

Sub-bab ini menjelaskan jenis data yang digunakan dalam penelitian, yaitu data time series dan cross section. Penjelasan ini penting untuk memastikan bahwa metode analisis yang digunakan sesuai dengan jenis data. Jenis data menentukan metode analisis yang tepat.

3.6 Metode Pengumpulan Data

Sub-bab ini menjelaskan metode pengumpulan data yang digunakan, yaitu studi literatur dan pengumpulan data sekunder dari berbagai sumber (Yahoo Finance, Bank Indonesia, dan JSX Statistic). Penjelasan ini penting untuk memastikan bahwa data yang digunakan valid dan reliabel. Sumber data yang kredibel sangat penting untuk memastikan kualitas penelitian.

3.7 Teknik Analisis Data

Sub-bab ini menjelaskan teknik analisis data yang digunakan, yaitu regresi linier berganda dan data panel dengan menggunakan software Eviews. Uji-uji statistik yang akan dilakukan dijelaskan secara rinci. Penjelasan ini penting untuk memastikan bahwa analisis data dilakukan secara tepat dan sesuai dengan metodologi penelitian. Teknik analisis yang tepat sangat krusial untuk mengolah data dan menjawab pertanyaan penelitian.

IV. Hasil Penelitian dan Pembahasan

Bagian ini menyajikan hasil analisis data dan pembahasannya. Statistik deskriptif dari variabel-variabel yang diteliti disajikan, diikuti dengan hasil pengujian stasioneritas data. Hasil pengujian model APT, pengujian asumsi klasik (multikolinearitas dan autokorelasi), serta analisis data panel disajikan dan diinterpretasikan. Hasil pengujian hipotesis dibahas secara rinci, mempertimbangkan pengaruh parsial dan simultan variabel makroekonomi terhadap return saham sektor pertambangan. Pembahasan ini menghubungkan temuan empiris dengan landasan teori yang telah diuraikan sebelumnya.

4.1 Statistik Deskriptif

Sub-bab ini menyajikan statistik deskriptif dari variabel-variabel penelitian, memberikan gambaran umum tentang karakteristik data. Statistik deskriptif mencakup rata-rata, standar deviasi, minimum, dan maksimum dari setiap variabel. Ini memberikan gambaran awal tentang data dan membantu dalam interpretasi hasil analisis selanjutnya.

4.2 Pengujian Stasioneritas Data

Sub-bab ini menjelaskan pengujian stasioneritas data untuk memastikan bahwa data memenuhi asumsi dasar regresi. Hasil pengujian dan interpretasinya dijelaskan secara detail. Pengujian stasioneritas sangat penting untuk memastikan validitas analisis regresi.

4.3 Pengujian Model APT

Sub-bab ini menyajikan hasil pengujian signifikansi model APT dalam menjelaskan return saham sektor pertambangan. Hasil uji statistik dan interpretasinya dibahas. Ini menjawab pertanyaan penelitian utama tentang signifikansi model APT dalam konteks penelitian ini.

4.4 Pengujian Asumsi Klasik

Sub-bab ini menyajikan hasil pengujian asumsi klasik regresi, termasuk multikolinearitas dan autokorelasi. Hasil pengujian dan interpretasinya dijelaskan, menjelaskan apakah asumsi klasik terpenuhi atau tidak. Pemenuhan asumsi klasik penting untuk memastikan validitas hasil regresi.

4.5 Analisis Data Panel

Sub-bab ini menyajikan hasil analisis data panel, mempertimbangkan pengaruh parsial dan simultan variabel makroekonomi terhadap return saham. Hasil pengujian dan interpretasinya dijelaskan secara detail. Analisis data panel memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang hubungan antara variabel-variabel yang diteliti.

4.6 Pengujian Hipotesis

Sub-bab ini menyajikan hasil pengujian hipotesis yang telah dirumuskan sebelumnya. Hasil pengujian dan interpretasinya dijelaskan, menjawab pertanyaan penelitian yang telah dirumuskan. Pengujian hipotesis merupakan bagian yang sangat penting untuk menguji kebenaran hipotesis yang telah diajukan.

4.7 Analisis Model APT

Sub-bab ini memberikan analisis komprehensif atas hasil pengujian model APT, menghubungkan temuan empiris dengan landasan teori. Diskusi tentang keterbatasan model dan implikasi dari hasil penelitian disertakan. Bagian ini memberikan kesimpulan dan interpretasi yang mendalam terhadap seluruh temuan penelitian.

V. Kesimpulan dan Saran

Bagian ini menyimpulkan temuan penelitian dan memberikan saran-saran untuk penelitian selanjutnya. Kesimpulan merangkum jawaban atas pertanyaan penelitian dan implikasi dari temuan penelitian. Saran meliputi rekomendasi bagi investor dan peneliti lain yang tertarik dengan topik yang sama. Bagian ini memberikan ringkasan yang jelas dan terfokus dari seluruh temuan penelitian, memberikan implikasi praktis dan teoritis, dan menunjukan arah untuk penelitian lebih lanjut.

5.1 Kesimpulan

Sub-bab ini merangkum temuan penelitian dan menjawab pertanyaan penelitian yang telah diajukan. Kesimpulan ini didasarkan pada analisis data yang telah dilakukan dan diinterpretasikan. Kesimpulan memberikan jawaban yang terukur terhadap pertanyaan penelitian.

5.2 Saran

Sub-bab ini memberikan saran-saran untuk penelitian selanjutnya dan implikasi praktis bagi investor. Saran-saran ini didasarkan pada temuan penelitian dan keterbatasan penelitian. Saran-saran ini memberikan masukan yang bermanfaat untuk penelitian di masa mendatang.

VI.Daftar Pustaka

Daftar pustaka memuat semua referensi yang dikutip dalam skripsi.

VII.Lampiran

Lampiran berisi data mentah, hasil perhitungan, dan tabel-tabel pendukung lainnya.

Gambar

Gambar 2.1 Kerangka Konseptual
Tabel 3.1 Sampel Penelitian
Gambar 4.1 PT. Bumi Resources, Tbk
Gambar 4.3 PT. Tambang Batubara Bukit Asam, Tbk
+7

Referensi

Dokumen terkait

Pengetahuan empiris pemanfaatan pakundalang ( Blumea balsamifera ) di beberapa desa di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, menunjukkan bahwa pakundalang telah turun

Untuk mengetahui ABK atau tidak di sekolah ini juga menyediakan 1 orang sarjana psikologi yang akan mentes anak-anak yang baru masuk dan bekerja sama dengan psikolog dari

Raharjo, Budi, Eko, 2013, Pendidikan Kecerdasan Spiritual Anak Menurut Abdullah Nashih Ulwan dan relevansinya dengan pendidikan Islam, (Thesis), Yogjakarta: UIN

Power Management System (PMS) adalah bagian penting dari peralatan kontrol dalam kapal dan biasanya mendistribusikan daya ke berbagai stasiun kontrol yang dapat

Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar WUS tidak pernah melakukan pemeriksan IVA, walaupun sudah ada dukungan dari petugas kesehatan karena wanita usia

Untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi Penegak Hukum oleh Penyidik Terhadap Pelaku Tindak Pidana dalam Perkara Asusila Anak sebagai Pelaku

melalui rasa percaya diri anak dengan orang lain, misalnya pengetahuan. tentang sekolah yang dibangun anak melalui informasi yang

Hasil dari multiple regression yang digunakan dalam penelitian menunjukkan bahwa komposisi dewan dan kepemilikan institusional memiliki pengaruh positif yang