IDENTIFIKASI SEBARAN CAMPURAN BERHINGGA
W C E MARIA ULFA
JURUSAN MATEMATIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
YUCE M R I A ULFA. Identfiasi Sebaran Campm Berlungg (Idenr$c?:iir,. ofJniie mi.rrures). Dibilnbing olch BERLIAN S E T I A W A n - clan I. G. PCrI-i; PURXAB.4.
hfisalkan
s=
;F(.,a)/
a € R;' } adalah keluarga fun_esi s e b a m yang dicirka:, oleh parameter a € R;' .dinmaR;' adalah lumpunan bagian Borei dari ruang Euciidenn berdiniensi n ~ . .?-. Fungsi F( ...) l e d w di
R'x R;' . Sebaran campuran berhingga H didefinisikan sebagai berihui
1
dinuna c, > O . x c , =1. a, E R I . i=I.Z
...
k . I: E !V. l i lh<isalkan e%ad?lah kelas sebaran campuran berlungga dari F yaitu
1 1
~ ~ = { H ( . ) = ~ c ; ~ ( . . c . j l c . > 0 . ~ c , = l . a , ~ R P . 1 = 1 _ 2
....
_ I . ~ E . V, = I ,=I
Jika terdapat dua scbann campuran
!.an? meinenuhi H(xj = H ( x ) . bcnlcibat ;: = 1;
_
dan uniili; seiiap I. lerdapat SLE;:~ j sedemikian stllingza c, =(,
, a: =6 ,
n l a h cedikatakan dc2-r diideniijiko.c:IDENTIFIKASI SEBARAN CAMPURAN BERHINGGA
YUCE MARIA ULFA
Skripsi
sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Sains
pada
Jurusan Matematika
JURUSAN MATEMATIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
Judul
:Identifikasi Sebaran Campuran Berhingga
Nama
:Yuce Maria UIfa
N R P
:GO5496022
Menyetujui,
Dr.
Berlian Setiawatv
Pembimbing I
Dr.
Ir.
I.
G. Putu Pumaba
Pembimbing
II
3
Msc
Penulis dialirkan di Mataram pada tanggal 12 Januari 1978 sebagai anak kelima dari enam orang
bersaudm , anak dari pasangan Abdul Qadir dan Saunah.
Tahun 1996 penulis lulus dari SMA Negeri I Mataran1 dan pada tahun yang sama lulus seleksi masuk IPB melalui jalur Undangan Seleksi Masuk IPB pada Jurusan Matematika Fakdtas Matematika dan Ilmu
Pengetahuan Alam.
Selama mengikuti perkuliallan penulis menjadi asisten lnata kuliah Fisika Dasar I pada tahun ajaran
199711998. serta ~nata kuliah Persamaan Diferensial Biasa pada tahun ajaxan 199811999 dan mata kulial~
PRAKATA
Puji dan qwkw penulis panjatkan kepada AUah SWT atas segala kamia-Nya sehingga karya ilmiah
ini bisa diselesaikan. Judul yang dipilih dalam penulisan karya ilmiah ini adalah Identifikasi Sebaran
Campuran Berlingga.
Terilnakasih penulis sampaikan kepada berbagai pihak yang telah membantu penyelesaian kaqa
ilmiah ini, antara lain Ibu Dr. Berlian Setiawaty dan Bapak Dr.
Ir.
1.G.Putu Pumaba selaku p e m b i m b i iatas bimbingan dan kesabarannya, serta Bapak Dr. Ir. N.K. Kutha Ardana sebagai penguji skripsi, atas
saran-saran yang diberikan dart Bapak Drs.Jaharuddin Msi sebagai dosen pembimbiig akademik atas
bimbingan dan dorongannya selama ini, serta Bapak dan Ibu dosen atas illnu yang sudah diberikan
kepada penulis. Ungkapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada bapak, mamak, kakak dan adikku
tersayang atas do'a dan dukungannyq serta teman-temanku Ayun, Ela, Eka, Aam, Aih, Tini, Euis,
Nandar, Anto, Tonah teman-teman matematika seangkatan atas kebersamaannya selama ini, dan
saudaraku sepe juangan keluarga besar Az-Zahirah atas bantuan dan do'anya.
Semoga karya tulis ini dapat bermanfaat.
Bogor, Novenber 2000
DAFTAR IS1
Halaman I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakan 1
1.2 Tujuan Penulis 1
1.3 Sistematika P 1
11. LANDASAN TEON
2.1 Ukuran 2
2.2 Fungsi Sebaran ... 2
2.: Transfonnasi Laplace 3
2.4 Basis Suatu Ruang Vektor ... 4
111. SEBARAN CAMPURAN BERHWGGA ... ... ... ... ... .. 4
1V.SYARAT KELAS SEBARAN CAMPURAN BERHR.IGGA DAPAT DIIDENTIFIKASI ... 6
V. KELAS SEBARAN CAMPURAN BERHINGGA YANG DAPAT DIIDENTiFIKASI 9
VI.
KESJMPULAN
...
.
.
.
.
... 11I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belaknng Sebaran di alas mungkin berasal dari
Misalkan
9.
= {F(.,a)I
U E R;'1
adalah 2 .H(x) = f ~ ( - l , l ) + ~ 0 ( - 2 . 2 )
keluarga fungsi sebaran yang dicirikan oleh
,
J (1)parameter a6 R;'
.
dimana R;' adalab lulnpunan ataubagian Borel dari ruang Euclideai? berdimensi ni. 1
R"! Fnngsi F( ...) terukur di R'XR;' . H(x) =-u(-2,l)+LU(-1,2) 2 2 (2)
Sebaran canlpuran berhingga
H
didefinisikan atausebagai berikut
P
H(x) = c, ~ ( x . a , )
t=1
i
dinlana c, > 0. c, = 1. >=I
a, E R;', i = 1,2 ...., k ;
k E N .
Misalkan
c%
adald~ kelas sebaran campuranberllingga dari Fyaitu
i i
c % = { ~ ( . ) = ; I : c , ~ ( , a , ) I c , >O.;I:c,
= L
,=I I=!
U,ER;", i=1,2
,....
k, ~ E A ' } .Masalah yang menarik untuk dipelajari di
c%
adalal~ jika terdapat dua sebaran campuran
1
dan H(x)=CE,F(X.&,)EC~~,
i=!
yang memenuhi H(x) = k ( x ) , apakah li dengan
i
dan pasangan (c,.aj) dengan (Ej,Gj) dapatdiidentifikasi. atau dengan kata lain dapdt ditunjulckan k =
i
_
dan untuk setiap i. terdapat suatu j sede~nikian sehingga c, =E,
, a j =&,
.
dimana U(a.b) adalah sebaran sengam pada selang (a, b).
Karena sebaran tersebut diperoleli dari data ti& ada alasan untuk mengatakan persamaan (I), (2) atau (3) yang benar. Pennasaldm yang te jadi terletak pada penentuan d x i tiap-tiap komponen penyusun sebaran campuran tersebut. Adanya beragan pemecahan dari data tersebut dapat membuat pendugaan panmeter menjadi lebih sulit.
Masalah di atas penting untuk pendugaan parameter. Salah satu aplikasi masalah ini adalah untuk mengidentifikasi parameter-parameter pada model 1\4arl<oi~ terselubung (hidden h4arlco1~ modeIs).[Setia~~~atyty B. 19991
Dari m i a n di atas tidak semua sebaran campuran berlungga dapat diidentifikasi. Oleh karena itu untuk lnengidentifikasi sualu kelas sebaran carnpuran berlingga diperlukan syarat
perlu dan syarat cukup. Dalam tulisan ini
diberikan syarat perlu dan syarat cukup, serta beberapa contoh sebaran c a m p m berhingga yang dapat diidentifikasi.
1 2 Tujuan Penulisan
1. Menentukan syarat perlu dan syarat cukup bagi suatu kelas fungsi sebaran campuran berhingga agar dapat diidentifikasi.
Perhatikan contoh dibawah ini, misalkan dari 2. Memberikan sebann canlpuran berhingga yang dapat con1011 kelas-kelas fungsi data diperoleli sebaran ebagai berikut
f
diidentifikasi.
1.3 Sistematika Penulisan
Pada pendahuluan diulas secan singkat
--T-L
definisi sebaran c n n p m berlingga yang &patdiidentifikasi, serta trjuan penulisan. Bab dua berisi landasan teori, yang merupakan dasar untuk
-2 -1 0 1
2
pembal~asan-pemballasan selanjutnya, sepertisebaran, dan transfonnasi Laplace. Bab tiga sebaran campuran berhiigga diitakan dapat
membahas tentang sebaran campuran berhingga diidentifikasi, serta beberapa contoh kelas sebaran
dengan beberapa contoh. Pada bab empat dan linna yang memenuhi. Bab enain berisi kesimpulan
diulas syarat perlu dan syarat cukup suatu kelas lwsil peinbalwsan.
II.
LANDASAN TEORI
Untuk memahami penyelesaian masalali o-lapangan yang dibangun oleh yaitu EI = o m )
identifikasi camp- berllingga disebut hintprrr~un Borel atau Borel o-Irrpnngan
diperlukan beberapa teori sebagai berikut. dari R".
2.1 Ulmran
Definisi 1. (Lapangan) pillingsley, 19781 Misalkan F adalah koleksi himpunan bagian dari 0 , inaka Fdisebut lapangan jika
i. Q E ~
ii. jikaA E 4 nlakaAC E F iii. jikaA,B E FrnakaA u B E F.
Fdisebut 5 lapangan jika
i. F adalah lapangan
rn
ii. jikaA1,A2, ... E Fmaka
UA,
E Fk=l
J i a 4 adalah o-lapangan dari 0 , maka pasangan
(Q,q
disebut ruang terukrrr.Contoh 1.
Misalkan Q = R, A = [2,3) maka A' = (-03.2) u [3,03). Misalkan 4 = {.4A:R,@, maka F adalah
lapai?gai7 dart sekaligus G - lapangal? . 0
Misalkan 2 merupakan koleksi himpunan
bagian dari S2. Dengan melakukan operasi gabungan. irisan. dan komplemen pa& 2 &pat diperoleh suatu o-lapangal7 Fyang d i b a n , ~ oleh 2 dan dinotasikan F =
Contoh 2.
Dari contoli 1, Fadalah lapangan yang dibanguri
oleh liinipunan A, atau ditulis F=o(A). 0
Definisi 2. (HiinpunanBorel)pillingsley. 19781 Misalkan
a = { x ~ x = ( x l , x ~ x 3 , - . , x n ) , a , r x , r b , ,
I,€ R, i= 1.2.: ,... 17 }
Definisi 3. (Ukuran Peluang) [Billingsley, 19781
Misalkan 4 adalah lapangan dari Q. Fungsi
bernilai nil P yang terdefinisi pada F disebut
ukuranpeluang ataupeluang jika memenuhi :
i. 0 5 P(A) s 1, untuk setiap A E F ii. P ( 0 ) = 0, P(Q) = 1
iii. jika.4,,A2, ... adalah barisan saling lepas di F
rn co
dan
UA,
E F m a k a ~ ( ~ A , ) = g ~ ( A , ) .k=I k=I k=l
Pasangan (S2,KP) disebut ruang ukurarr pelrrang atau ruangpelufrng.
Definisi 4. (Fungsi Terukur) [Kolmogorov &
Fomin 19611
Misalkan T adalal~ o-lapangan
dari
Q dan L8adalah Borel o
-
lapangan dari R. Misalkan f adalah fungsi bemilai riil yang terdefinisi pada 0. Fungsi f dikatakan terukur jika f -'(B~E 4 untuk setiap llinipunan B E B .Fungsi terukur f pada ruang u k m peluang ( R E P ) , disebut peubah acak.
2.2 Fungsi Sebaran
Definisi 5. (Fungsi Icepekatan Peluang)pogg &
Craig. 19951
Misalkan X adalah beubah acak di (QTP),
AX) >o, ~ € 0 , dan
f(x)dx= 1
n
inaka P(.II). untuk A E F dapat dinyatakan sebagai P(A) = P(,Yd) = Jf(x)dx
A
Definisi 6. (Fungsi Sebaran)[Hogg & Craig, 19953 Fungsi sebaran dari peubah acak X didefinisikan oleh
F(x) = P[.Y 2 x] =
If
(o)doas =
untnk setiap xeR.
Sifat fungsi sebaran adalah 1. lim F(x) *--- = 0 dan lim F(x) = 1
r--
2. F fungsi tak turun
3. F fungsi yang kontinu k a n a yaitu l i ~ n F ( x ) = F(xO). untuk s e t i a p x ~ ~ R .
I-'%*
Definisi 7. (Fungsi Sebaran Normal)[Hogg &
Craig, 19953
Peubah acak X dikatakan menyebar norntal
dengan parameter p
dan
o:
dimana PER, dano > 0, jika
S
mempunyai fungsi kepekatan peluang1 1 x-p 2
Ax) =
-
e p - , - m < x < w .Untuk p = 0 dan 0 =1, S dikatakan menyebar
norntal bakri.
Definisi 8. (Fungsi Sebaran Ganuna)[Hogg &
Craig, 19951
Peubah acak X dikatakan menyebar gantma
dengan parameter a dan
P,
diunana a > 0, danp
> 0, jikaSmempunyai fungsi kepekatan peluangdengan
Definisi 9. (Fungsi Sebaran Poisson)[Hogg &
Craig, 19953
Peubah acak X dikatakan mempunyai sebaran
Poisson dengan parameter i. > 0, jika fungsi
kepekatan peluang dari -1- dapat dinyatakan
sebagai
2.3 Transformasi Laplace
Definisi 10. (Transfonnasi Lap1ace)parlow. 19941
Misalkan f adalah fungsi dari R ke R, maka transforntasi Laplace daxi fadalah suatu fungsi F yang didefinisikan oleh
m
F(t) =
J
e-x' f (x) dx-m
dan dinotasikan dengan L m .
Lema 1.
Transfor171asi Laplace dari sebaran nonnal adalall
Buliti : lihat lampiran.
Lema 2.
Transforn~asi Laplace dari s e b a m gamma
Bukti : lihat lampiran
Lema 3,
Transfor~nasi Laplace dari s e b a m Poisson dengan pamneter h > 0 adalah
2.4 Basis Suatu Ruang Vektor
Definisi 11. (Merentang) [Anton, 19911
Misalkan I' adalah mang \&lor alas R. Jika S = {i71.ix1 ... 1'. ) adalah lumpunan vektor di 1'. dan
jika setiap vektor )I'EP' dapat dinyatakan sebagai kombinasi linier
is = k l ~ ' l
+
k2v2+
...+
kni>"uniuk suatu k; E R. i = 1.2.3
...
17; maka vektor-vekor di S dikatakan rnerentang 1' dan
dinotasikan I,'= < S >.
Dcfinisi 12. (Bebas Linier)[Anton, 19911
Misalkan V adalah mang vektor atas R. Jiia
S = { I J I . ~ ~ Z ,..., v,) adalah himpunan vektor di I/,
maka persamaan
klvl
+
k Zl'z+
...+
k "18" = 0mempunyai paling sedikit satn pemecahan yaitu k , = o . n ; = o . k ~ = o
....,
k,=O.Jika ini adalah satu-satunya pemecallan maka S disebut lunlpunan yang bebas linier. Jika ada peinecalian lain. inaka S disebut lulnpunan tali bebas linier.
Dcfinisi 13. (Basis Suatu Ruang Vektor)[Anton. 19911
Jika li adalah se~nbarang mang vektor atas R dan
S = {i'1.i'2...i~,) adalah liimpunan vektor di V maka S dikatkan basis unluk I.jika S bebas linier dan S ilierentang
I'
Misalkan
d
= {F(.,a)I
aeR;') adalahkeluarga fungsi sebaran yang dicirikan oleh
parameter a ER;' , dimanaR;' adalah hiipunan
bagian Bore1 dari ruang Euclidean berdimensi 111,
Rm. Fnngsi F(.,.) terukur di R'XR;' . Misalkan G(.)
mempakan fungsi sebaran pada R;' , maka
H(x) =
I
F(x.a)dG(a) (3.1)R;
disebut sebaran cantpuran dengan G adalah
sebaran pencanlpur. [Teicher, 19601
Contoh 3. [Lloyd, 19801
Misalkan
f
adalah fungsi kepekatan peluang darikeluarga fungsi sebaran eksponensial
6,
yangdidefinisikan oleh
fix,@ = Be'&, x > O,8 > 0,
dan g adalah fungsi kepekatan peluang pencampur
yang hanya tergantung pada parameter 8 yang didefinisikan ole11
g(O ) = ae'". a > O,B > 0,
maka sebaran canlpuran dari fungsi eksponensial adalah
Misalkan
Cfi
={G(.)
/
G fungsi sebaran pada R;' ) adalah kelas semua sebaran pencampur G dancie*
adalah kelas selnua sebaran campuran H,yaitu
& = { H ( . ) l H ( x ) = JF(x.a)dG(a)).
acRp
Misalkan
H ( x ) =
I
F(x.a)dG(a) Ecie*
a s ~ yjikaH
=fi
berakibatG =6
dimanaG.6 E&Inaka
c%9
dikalakan dapat diiidetttifihsi. [Teicl~er, !960] Jika scbaran G pa& (3.1) dislcrit dan memberikan ~ u l a i positif c, untuk a, E R r ,dcngan i = 1.2
...
k.
111aka H disebut sebnrnrt cat?tpuran berltittgga dan H dapat ditulisP
H ( x ) = x c , F ( x . a , ) .
/=I
Colltoll 4.
Misalk:ln @- adalah kelas sebaran binom Xang didefinisikan o l c l ~
O < p < l )
dan GI ;1dala11 sebaran pencampur .?.zing
I
~ n c ~ n b e r i k a ~ ~ nilai --untuk 0.5 dan
2
untuk4 4
(1.125. rnzrk;~
adalal~ sebaran c a m p m n b e r l i n g a dari sebaran binom.
K u n a sebaran bin0111 13(..50.0.125)
Kunla sebarilli canipuran berliingga dari sebaran binom.
Contoll 5.
Misalkan
d =
{N(.-p.cr)I
p.0 E R. a >O) adalalikelas sebann nornlal da11 G adalali iungsi
1
pcncampur pang nic~~iberikan 1111ai ; unluk (0.1)
i
dan
O 3
I
k ( x ) = z E , F ( x . & , )
~c?;:
A ! ,=I
I i , \ !
$
e 2I memenulii 19 =
17
bsrakibat !< = dan wltuk-.J
scriap 1 = 1.2.3 ... i terdapat j. sedemikiangot
1
sel~ingga ci =E j
, a; = &, , m<&ac+E
dikatakanOn
LL~
dapaf dii(1~11tifikasi . .eicher.1963]s e , : ; . 5 s :
Kelas sebaran calipuran berlungga yang dapal diideiiiifikasi iiiciiiiliki ko~i~policn pcn)usun
Kun2a sebami C a l l l P m krhingga sebararl 5eban11 xang unik. atau daigan kala lain
nonlial. p-rsamaannya ridak dapat interpretasikan 611am
1 . 2
Jf(x) = ;~Y(..(!.l)-
f
Al(..3>1). :-
bziituk yang berbeda. s e d a q k a n permulasinya3 3 tciap berlaku.
Misalkan cifadalali keias seriiua sebamn Conrol~ kelas sebarari c s ~ n p u r a ~ ~ bcrliingg:~
campuran berhinggn !any didefinisikan sebagai yang ridak dapat diidentifiknsi :~dalali kcl:ls
1 1 ssbaniri sernyam (liliar pendaliuluan). d:~n kel;ls
c ~ = { N ( . ) = ~ c ~ . ~ ( . . a , ) l c , > O . ~ c , = l
.-> rebaran camplmn bsrl~ingga yany dalx11
,=n L 8.
diidcntifik~si airara lain sebaml~ nor~iial. g ; ~ ~ u r u : ~ a , ~ R " : ! = 1 . 2 ...., !<.
!<EX:
dan Poissori yang aka11 dijclasknn pada b;rb lilua&barn tulisan ini. Jika
N
(x) =Z
C: F(x. a , ) Ec*-
..
I\'. S Y h R l T KELAS SES.-iRAN CARlPURAN BERHINGGA
DAPAT DIIDEKTIFIKASI
dari {/',(.r)
I
F1.2 ... 1;: dapar diidenlifikasi m a k ~ !i
lerdapat ~iilai nil rl,x2,. .x; ssliirigga
,
. . , I. . . " I / i c y E . , ) ,
,
x , . F'li)/X ) 1 ) . . Fe(.,),
*
(1. unruk seillua x hi semua?.,.
1 2 i 5 k- IS y ~ r a t perlu h l a s se3xzlan ca1npnr;ui berliinps;~
dapal diidentifikasi dikrikan dalaii reoreln;~ I . F . . i : , ~ . ~ , )
berikut.
I . . I
. . I
,
,
. . . l<(J,)j
ji;(.vt) FI(q) . . Ft[.vb);
Bukti : . .
Misalkali {I?,(>-) [ i = 1.2 .... X-> dapat diidentifikasi. I
akan dibuktikaii terdapai rl.x: ... xk riil sehingga . . I
t
Tcorelr~a 1. [Tciclicr. 13631 I ) F ) . . .' F,;.~' 1,
I .
. I
bC114)
rib%+) . , . %$b&->)atau dinyatakan sebagai
Misalkan ada y1,.v2 ,...,
dan
i , 1 5 i 5 1; sehingga a,# 0, dan misalkan jugaI = { i l a , = a , ( ! ? l , , y 2 , ..., y ~ . ~ ) # O , l < i r k } . Jadi
dengan
a, = a,
WI,,
y2, ..., yk.1): i ~1.2.3 >...: k.1
4 I . . . 5dengan a, # 0 untuk setiap i e I.
Misalkan
,?(I)
= r. Dengan mengambil x++wpada persamaan (I) diperoleh
C a , =O. (2)
, E l
Bila r = 1, maka dari (2) diperoleh a?= 0. Kontradiksi, jadi l m s l a h 2 2 r 5 k.
= (-1)I-l
Misalkan
S I = { i e 1 / a , > 0 ) S2 = { i e I l a ; < O )
s,
= {1,2 ,..., 1;)-sl-$,
dari persamaan (1) dan ( 2 ) diperoleh Sl
dan
S2 bukan hinlpunan kosong.Misalkan b = makr,,,.
/
a;I
maka 4($) 5($ . . . &($. . . .
. . . .
. . . .
80k) Wi2 . . . &(%) 546k4) . . . f f i k
26 1
-
E ~ C ( X ) + ~ - f i ( x ) + ~ - & ( x ) (3)%St its2 c2 IS$ c dimana
adalall dua sebamn calnpuran yang sania dengan koefisien yang berbeda. ini rnenunjukkan bahwa {F,(x)
/
1 5 i 2 k) tidak &pat diidentifikasi. kontradiksi dengan lupotesis a~val.Jika a, Cvl, y3 .... yt.1) = 0 untuk setiap i. i =1.2,3
...
k dan untuk setiap yl,y2 .... ,JI~.! makasetiap U ~ ( I , ~ , . V ~ ... ,.yI.,) dapat dibentuk menjadi
I-I
C b , F, (.VI ) = 0,
Misalkan ada y% y3, ... , yk.~ sehingga bi # 0 dan misalkan juga
J = {i
1
bi= bi(!?%ys ,..., ~1k.1) * O , 1 5 i 5 k-I).,=I
dengan
b j = b, b y 3 ,
....
}a.l),
i = 1,2 ,... k-1.k-1
Jadi ~ b , ~ ( y l ) = ~ b , ~ i ( y l ) = ~
t=l isJ
=(-l)j+l
dengan bi ;l0, maka dengan proses yang sama seperti di atas akan diperoleh kon'adiksi.
Jika bi &,y3 ,... , y ~ ) = 0 unhlk setiap 1< i 5 k-1 dan setiap y2,yj, ... ,yI.l. nnlaka setiap bi (Y?.JJ~. ... , ~ I . I )
dapat dinyatakan dalam bentuk
&)
W
. . . f5,0;) K,69 . . -56;)
&) &) . . .
co
K$W . . .. . . . .
. . . .
Jika proses seperti di atas dilanjutkan terus akan diperoleh
zlF1Q1.i) = 0,
dengan mengambil yI.~++rn, maka diperoleh
zl = 0, kontradiksi dengan kenyataan bahwa rl t 0.
Jadi, agar sebalan daxi {Fj(x)
I
1r
i 5 k) dapat identifikasi, haruslah terdapat xl,x2, ... xi riil sehinggaF;(x,) F+,) . . . ,
,
)
,
,,
. . .J;,,
. .
. .
5(xx) F A ) . . . &(.$I
Syarat cukup kelas sebaran campuran berhingga dapat diidentifikasi diberikan dalam teorema berikut.
Tcorcma 2. [Teicher. 19631
Misalkan
6
={F)
merupakan keluarga fungsisebaran dengan transformasi $(t) yang terdefi~si pada S$. sedemikian seliingga pemetaan A4:F+$ adalah linier dan satu-salu. Jika ada urutan
<
dari>qsedemikian selungga Fl
<
F2 berakibati. S+, E S+?
-
ii. Ada
rl
E S$, ,r,
tidak tergantung pada $2r dan-
S$, adalah penutup dari S+!, sedemikian
+ 2 ( f ) =0,
sel~ingga lim -
'+I1 $1 ( 1 )
maka kelas dari semua sebaran campuran berliingga ctedari Cfdapat diidentifikasi. Bukti :
Misalkan C f i ,
C.i;i
c d d i n m~ = { ~ , ~ l < i < k ) d a n C . i ; i = { p , l l S j S i )
sedelnikian sehingga.
dilnana 0 < ci
s
1, i = 1:2 ,..., k ,O < i j S l . j=1,2.3 ...., k ,
P k
dan C c , =
xi,
=1i=l ,=I
Tanpa mengurangi kernnumuan bukti, urutkan
kembali indeks sedemikian sehingga
F,
< F J untuk i < j dengan ij = 1,2, ..., k dan k,<$juntuk i < j dengan i , j = l , 2 , 3 ,..,>i.
Jika Fl+
k,
, misalkan F, 4kl
maka Fl<
kj
,
untuk setiap j = 1,2,3,...,
kMisalkan pemetaan Ad: F
+
$ yang men-Uansformasi F(x)
+
$ ( I ) dengan pemetaan satu- satu dan linier. mnaka persamaan ( 4 ) dapat dinyatakan sebagaiDengan membagi persamaan di atas dengan $ I ( [ ) di~eroleh
Anibil 1+ ti melalui I di TI. maka dari persanuan
( 5 ) diperoleh cl = 0 , ini kontradiksi dengan cl > 0, seliingga diperoleh Fl = dan untuk suatu t 6 TI
Dengan n~engambil
r
+
rl
untuk t E T I pada (6) maka akan diperoleh c, -i,
= 0 atau c, = 2.)seldngga
Dengan menggunakan proses yang sama seperti di atas
akan
diperoleh6 =6,
dan c, =ii
untuki= 1.2 ,..., m i n ( k , i ) . Jika k + i misalkan k > i maka persamaan ( 4 ) menjadi
akibat
4.
= F, dan c, = t i , untuk i = 1,2,5 ,..., k maka diperolehk
-&ci&(x)= 0.
i=k+l
( 8 )
Dengan mecgambil x++m pada (8) diperoleh
C c , = 0 , iN kontradiksi dengan ci > 0 untuk
i=k+l
i + l S i < k . Jadi haruslah k = i ,
6.
=&
dan c ; = i , , 1 S i S k b e r a k i b a t&=&,
makaterbukti kelas dari senlua sebaran campuran
berliingga d d a p a t diidentifikasi.
Syarat perlu dan syarat cukup kelas sebaran campuran berllingga dapat diidentif3asi diberikan dalam teorema berikut.
Teorcma 3. p'akowitz & Spragins, 19671
Bukti :
Syarat perlu : Jiia ci = 2
10.1
makaMisalkan & adalah kelas sebaran campman b
berlungga yang dapat diidentitikasi akan c c i c M = c c , F , N
dibuktikan bebas linier pada lapangan ;=I X=&I-I
bilangan nil. Misalkan adalah dua bentnk yang berbeda dari sebaran
A'
C a , F i = O , c a n ~ p m berhingga yang sama, berakibat &
,=I (') tidak dapat diidentifikasi, kontradiksi dengan
a, R, ~ ~ b i k a n bebas lifier lupotesis a\b0al. selungga lwruslall
Cf
bebas lifier.-
dapat diatur indeks i sehingga a, < 0 o I
s
A4.Dari persamaan (9) diperolel~ Syarat cukup :
AI N Misalkan
CJ
adalah kelas fungsi sebaran yangc I . , l ~ =
.XI.$.
(10) bebas linier akan dibuktikanc?e
dapat/=I I = ~ I + I diidentifikasi.
Dengan menganibil x++m pada persamaan (10)
~naka Fi(x) = 1 sehingga persamaan (10) menjadi Misalkan
Cf
bebas linier pada R makaCf
adalahM N basis untnk
v.
Jadi setiap anggota dari-++
Cia,/=
C l a i \ = b > O .;=I i=Ad+l (I1) dapat dinyatakan sebagai konlbinasi limier dari
anggota-anggota
d
secara tunggal Karena&c
-++
maka &dapat diidentifikasi.V.
KELAS SEBARAN CAMPURAN BERHINGGA
YANG DAPAT DlIDENTIFlKASI
Contoll kelas sebaran campuran berhingga 2
0,- 9 0
yang dapat diidentifiasi diberikan dalam = lim exp[(--=- r - 8 , r ) - ( 2 ?-8jl )]
proposisi-proposisi berikut. ,++m 2 2
r 2
Proposisi 1. [Teicher, 19633 = 13+m lim esp[- ( u ~ ~ - G , ~ ) + 7 t(8,- e2)]. (5.1)
Kelas semua sebaran campuran berlhgga dari
sebaran normal &pat diidentifiiasi. J i a UI > a2 maka daxi (5.1)
Bukti : lim 42(r,ez.0;)
Misalkan
N
= Ai(. ,€I,$) adalah sebaran normal $1 (1.81 , u ? )dengan ntaan 8 dan varian
d,
dimana 8eR danr
G > 0. Transfornlasi Laplace dari sebaran normal = lim esp[- (0,'--u12)+ I(81- 82)]
1 3 i m 2
.Ai( .8.u2) diberikan ole11
oz t2
4
(t,8,cr2) = esp (-i
-
8 I) , IS(-w,w). = lim esp[- (-09 + l(81- 82)) ,7 r++m 2
-
Definisikan =O,
,
Ail= N ( . ,e1.ol2) -i
N(.
,8,,0h =hi, diinana G'=G~'-O~.Jika m~ > 02 atau a1 = 02 tetapi 8, < 8,.
Misalkan S$ = (a. a) dan
r,
= sm. maka Jika u1 = u2 tetapi 81 < 8, inaka lin~ $ 2 ( r . 8 2 . ~ : )r+ll $l(r,81.u;) lim $2(f.82.0:) = liln
I+"
4,
(t,8, ,G;) I++-t2
= lim eip[- (oz2-oj2)+ (81- 8z)l
Jika al < a2 maka
= 0,
dimana 0 = 02- e l .
Berdasarkan teorema 2, terbuk-ti kelas selnua sebaran campuran berl~ingga dari sebaran nomlal
dapat diidentifikasi. ?
-
Proposisi 2. [Teicher, 19633
Kelas semua sebaran campuran berllingga dari sebaran garnma dapat diidentifikasi.
Bukti :
Misalkan F adalah sebaran gamma dengan dua
parameter a dan
6,
dimana a > 0 danp
> 0.Bentuk transformasi Laplace dari sebaran gamma diberikan oleh
Definisikan
Fi (x,ai,P~)
<
Fz(x-a2,P?),jika a1< a2, atan ai = a2 tetapi
pi
>pz,
1
Pilih t, = --
,
maka untuk t+
ti diperolehPi
lim
+ ( t , a i ,P I )
,+--
PIlim $(t,a2,P?) = l+lj +([,al ,Dl)
,+--
PI = 0.
lika a, = a? tempi
PI
>PI
maka= 0.
Berdasarkan teorenla 2, kelas semua sebaran campuran berlungga dari sebaran garnma dapat
diidentifikasi. 0
Proposisi 3.
Kelas semua sebaran campuran berhingga dari sebaran Poisson dapat diidentifisi .
Bukti :
Misalkan F adalah adalah sebaran Poisson dengan
parameter h
>
0,Transformasi Laplace dari sebaran Poisson diberikan ole11
+(I,?.) = e A(e-'-i) , t € (-mp). Definisikan
F(x.hi)< F(x.h?),
jika 1, >?.?. Maka S+I =(-m,m) dan S+2 =(-m,m), pilih ti = -m sehingga, untuk t
+
tl diperoleh+(t h2)
-
e>.2(a-'-i)lim
-
- lim4 , ( t , ? . ) I+-- eX,(~-'-l)
= 0.
Sehiigga dari teorelna 2, terbukti kelas semua sebaran campuran berhingga dari sebaran Poisson
VI. KESIMPULAN
Untuk ~nengidentifikasi kelas sebaran
calnpuran herlungga diperlukan syarat perlu
dan
cukup.Misalkm
k k
& = { H ( x ) = C c i F , ( x ) I c i > O , x c i =1 ),
/=I ,=I
adalah kelas sebaran campuran berhingga dari {F,(x)
I
i = 1.2.. ..,k). Jika &dopat diidentijikasi. nlaka terdapat nilai nil xl,xz, ... .xk sehinggaMisalkan
Cf=
{F)
m e ~ p a k a n keluarga fungsi sebaran dengan transformasi +(t) yang terdefinisipada S+, sedenlikian sehingga pemetaan
A4: F
+
6 adalah l i ~ e r dan satu-satu.Jika ada urutan
<
dari&
sedemikian sehingga F,<
F, berakibati.
r
S+>ii. Ada I , E
x,
tI tidak terganhmg padam2,
dan-
S$, adalali penutup
dari
S+I, sedemikianb(')
=schingga lim- 0,
$1
(0
nlaka kelas dari semua sebaran campuran berl~ingga M d a p a ! diidentijikasi.
Syarat perlu dan cukup kelas sebaran
canlpuran berhingga & dari
Cf
dapntdiidenrijkasi yaitu Cflumpunan bebas l i ~ e r pada lapangan bilangan liil.
DAFTAR PUSTAKA
Anton, H. 1991. Aijabar Linier Elementer. Ed. Lloyd, E. 1980. Hand book of Aplicable
ke-3. Tejemahan Pantur Silaban. Erlangga Adathe~iraiics. Vo1.2. Probability. Jolm Willey
Jakarta. & Sons, New York.
Billingsley,
P.
1978. Probability and Measure John Willey & Sons. New York.Farlow, S. J. 1991. An Introducfio~t to
DiJJrentinl Equations and Tlteir Aplications. Mc G n w Hill, New York.
Hogg, R V. Sr Craig, A. T. 1995.11ttroductian to A4atheiiratical Stat~stics. Ed. ke-5. Mc Millan New York.
Kolmogorov, A. N. & Fomin, S.V. 1961.
Elenlents of Theoty of Functions and
Functional Analysis. Vol. 2 . Translated from the first (1960) Russian Edition by Hyman Kame1 and Horace Komm. Graylock Press, Albany, New York.
Setiawaty, B. 1999. Consistent Estimator of the order for Hidden Markov Models. Thesis tlle University of Adelaide.
Teicher, H. 1961. Identifiable of Mixtures. J.4m7. Math. Statisl. 32: 211-258.
Teicher, H. 1963. Identifiable of Finite Mixtures. J. ilrtn. .bJatlt. Statist. 32: 1265-1269.
Lampiran : Pembuktian lema
Lema 1.
Transfonnasi Laplace dari sebaran nomnl adalah
e9
1 2
L{n
=j
e - x i p 1 x - p GJZ;; e X p - & - - ] dx -m= exp- ( p 2 - ( . u - 1 0 ~ ) ~ ) 2 0 2
= exp- pZ
-
( p ?-
2 p 0 2+
2 0 2p2 - p 2 +2p102 - ( 1 ~ . 2 ) ~
= exp-
2 0 2 2*02 - ( 1 g 2 ) 2
= exp-
2 a 2 2 p r - ( r 2 0 2 )
Lema 2.
Tranforrnasi Laplace dari sebaran gamma
X , d x = -
(6.1) diperoleh dengan memisalkan y = -(tP
+
1) , t>-l/P atau x =-
P
dy.0IDENTIFIKASI SEBARAN CAMPURAN BERHINGGA
W C E MARIA ULFA
JURUSAN MATEMATIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belaknng Sebaran di alas mungkin berasal dari
Misalkan
9.
= {F(.,a)I
U E R;'1
adalah 2 .H(x) = f ~ ( - l , l ) + ~ 0 ( - 2 . 2 )
keluarga fungsi sebaran yang dicirikan oleh
,
J (1)parameter a6 R;'
.
dimana R;' adalab lulnpunan ataubagian Borel dari ruang Euclideai? berdimensi ni. 1
R"! Fnngsi F( ...) terukur di R'XR;' . H(x) =-u(-2,l)+LU(-1,2) 2 2 (2)
Sebaran canlpuran berhingga
H
didefinisikan atausebagai berikut
P
H(x) = c, ~ ( x . a , )
t=1
i
dinlana c, > 0. c, = 1. >=I
a, E R;', i = 1,2 ...., k ;
k E N .
Misalkan
c%
adald~ kelas sebaran campuranberllingga dari Fyaitu
i i
c % = { ~ ( . ) = ; I : c , ~ ( , a , ) I c , >O.;I:c,
= L
,=I I=!
U,ER;", i=1,2
,....
k, ~ E A ' } .Masalah yang menarik untuk dipelajari di
c%
adalal~ jika terdapat dua sebaran campuran
1
dan H(x)=CE,F(X.&,)EC~~,
i=!
yang memenuhi H(x) = k ( x ) , apakah li dengan
i
dan pasangan (c,.aj) dengan (Ej,Gj) dapatdiidentifikasi. atau dengan kata lain dapdt ditunjulckan k =
i
_
dan untuk setiap i. terdapat suatu j sede~nikian sehingga c, =E,
, a j =&,
.
dimana U(a.b) adalah sebaran sengam pada selang (a, b).
Karena sebaran tersebut diperoleli dari data ti& ada alasan untuk mengatakan persamaan (I), (2) atau (3) yang benar. Pennasaldm yang te jadi terletak pada penentuan d x i tiap-tiap komponen penyusun sebaran campuran tersebut. Adanya beragan pemecahan dari data tersebut dapat membuat pendugaan panmeter menjadi lebih sulit.
Masalah di atas penting untuk pendugaan parameter. Salah satu aplikasi masalah ini adalah untuk mengidentifikasi parameter-parameter pada model 1\4arl<oi~ terselubung (hidden h4arlco1~ modeIs).[Setia~~~atyty B. 19991
Dari m i a n di atas tidak semua sebaran campuran berlungga dapat diidentifikasi. Oleh karena itu untuk lnengidentifikasi sualu kelas sebaran carnpuran berlingga diperlukan syarat
perlu dan syarat cukup. Dalam tulisan ini
diberikan syarat perlu dan syarat cukup, serta beberapa contoh sebaran c a m p m berhingga yang dapat diidentifikasi.
1 2 Tujuan Penulisan
1. Menentukan syarat perlu dan syarat cukup bagi suatu kelas fungsi sebaran campuran berhingga agar dapat diidentifikasi.
Perhatikan contoh dibawah ini, misalkan dari 2. Memberikan sebann canlpuran berhingga yang dapat con1011 kelas-kelas fungsi data diperoleli sebaran ebagai berikut
f
diidentifikasi.
1.3 Sistematika Penulisan
Pada pendahuluan diulas secan singkat
--T-L
definisi sebaran c n n p m berlingga yang &patdiidentifikasi, serta trjuan penulisan. Bab dua berisi landasan teori, yang merupakan dasar untuk
-2 -1 0 1
2
pembal~asan-pemballasan selanjutnya, sepertisebaran, dan transfonnasi Laplace. Bab tiga sebaran campuran berhiigga diitakan dapat
membahas tentang sebaran campuran berhingga diidentifikasi, serta beberapa contoh kelas sebaran
dengan beberapa contoh. Pada bab empat dan linna yang memenuhi. Bab enain berisi kesimpulan
diulas syarat perlu dan syarat cukup suatu kelas lwsil peinbalwsan.
II.
LANDASAN TEORI
Untuk memahami penyelesaian masalali o-lapangan yang dibangun oleh yaitu EI = o m )
identifikasi camp- berllingga disebut hintprrr~un Borel atau Borel o-Irrpnngan
diperlukan beberapa teori sebagai berikut. dari R".
2.1 Ulmran
Definisi 1. (Lapangan) pillingsley, 19781 Misalkan F adalah koleksi himpunan bagian dari 0 , inaka Fdisebut lapangan jika
i. Q E ~
ii. jikaA E 4 nlakaAC E F iii. jikaA,B E FrnakaA u B E F.
Fdisebut 5 lapangan jika
i. F adalah lapangan
rn
ii. jikaA1,A2, ... E Fmaka
UA,
E Fk=l
J i a 4 adalah o-lapangan dari 0 , maka pasangan
(Q,q
disebut ruang terukrrr.Contoh 1.
Misalkan Q = R, A = [2,3) maka A' = (-03.2) u [3,03). Misalkan 4 = {.4A:R,@, maka F adalah
lapai?gai7 dart sekaligus G - lapangal? . 0
Misalkan 2 merupakan koleksi himpunan
bagian dari S2. Dengan melakukan operasi gabungan. irisan. dan komplemen pa& 2 &pat diperoleh suatu o-lapangal7 Fyang d i b a n , ~ oleh 2 dan dinotasikan F =
Contoh 2.
Dari contoli 1, Fadalah lapangan yang dibanguri
oleh liinipunan A, atau ditulis F=o(A). 0
Definisi 2. (HiinpunanBorel)pillingsley. 19781 Misalkan
a = { x ~ x = ( x l , x ~ x 3 , - . , x n ) , a , r x , r b , ,
I,€ R, i= 1.2.: ,... 17 }
Definisi 3. (Ukuran Peluang) [Billingsley, 19781
Misalkan 4 adalah lapangan dari Q. Fungsi
bernilai nil P yang terdefinisi pada F disebut
ukuranpeluang ataupeluang jika memenuhi :
i. 0 5 P(A) s 1, untuk setiap A E F ii. P ( 0 ) = 0, P(Q) = 1
iii. jika.4,,A2, ... adalah barisan saling lepas di F
rn co
dan
UA,
E F m a k a ~ ( ~ A , ) = g ~ ( A , ) .k=I k=I k=l
Pasangan (S2,KP) disebut ruang ukurarr pelrrang atau ruangpelufrng.
Definisi 4. (Fungsi Terukur) [Kolmogorov &
Fomin 19611
Misalkan T adalal~ o-lapangan
dari
Q dan L8adalah Borel o
-
lapangan dari R. Misalkan f adalah fungsi bemilai riil yang terdefinisi pada 0. Fungsi f dikatakan terukur jika f -'(B~E 4 untuk setiap llinipunan B E B .Fungsi terukur f pada ruang u k m peluang ( R E P ) , disebut peubah acak.
2.2 Fungsi Sebaran
Definisi 5. (Fungsi Icepekatan Peluang)pogg &
Craig. 19951
Misalkan X adalah beubah acak di (QTP),
AX) >o, ~ € 0 , dan
f(x)dx= 1
n
inaka P(.II). untuk A E F dapat dinyatakan sebagai P(A) = P(,Yd) = Jf(x)dx
A
sebaran, dan transfonnasi Laplace. Bab tiga sebaran campuran berhiigga diitakan dapat
membahas tentang sebaran campuran berhingga diidentifikasi, serta beberapa contoh kelas sebaran
dengan beberapa contoh. Pada bab empat dan linna yang memenuhi. Bab enain berisi kesimpulan
diulas syarat perlu dan syarat cukup suatu kelas lwsil peinbalwsan.
II.
LANDASAN TEORI
Untuk memahami penyelesaian masalali o-lapangan yang dibangun oleh yaitu EI = o m )
identifikasi camp- berllingga disebut hintprrr~un Borel atau Borel o-Irrpnngan
diperlukan beberapa teori sebagai berikut. dari R".
2.1 Ulmran
Definisi 1. (Lapangan) pillingsley, 19781 Misalkan F adalah koleksi himpunan bagian dari 0 , inaka Fdisebut lapangan jika
i. Q E ~
ii. jikaA E 4 nlakaAC E F iii. jikaA,B E FrnakaA u B E F.
Fdisebut 5 lapangan jika
i. F adalah lapangan
rn
ii. jikaA1,A2, ... E Fmaka
UA,
E Fk=l
J i a 4 adalah o-lapangan dari 0 , maka pasangan
(Q,q
disebut ruang terukrrr.Contoh 1.
Misalkan Q = R, A = [2,3) maka A' = (-03.2) u [3,03). Misalkan 4 = {.4A:R,@, maka F adalah
lapai?gai7 dart sekaligus G - lapangal? . 0
Misalkan 2 merupakan koleksi himpunan
bagian dari S2. Dengan melakukan operasi gabungan. irisan. dan komplemen pa& 2 &pat diperoleh suatu o-lapangal7 Fyang d i b a n , ~ oleh 2 dan dinotasikan F =
Contoh 2.
Dari contoli 1, Fadalah lapangan yang dibanguri
oleh liinipunan A, atau ditulis F=o(A). 0
Definisi 2. (HiinpunanBorel)pillingsley. 19781 Misalkan
a = { x ~ x = ( x l , x ~ x 3 , - . , x n ) , a , r x , r b , ,
I,€ R, i= 1.2.: ,... 17 }
Definisi 3. (Ukuran Peluang) [Billingsley, 19781
Misalkan 4 adalah lapangan dari Q. Fungsi
bernilai nil P yang terdefinisi pada F disebut
ukuranpeluang ataupeluang jika memenuhi :
i. 0 5 P(A) s 1, untuk setiap A E F ii. P ( 0 ) = 0, P(Q) = 1
iii. jika.4,,A2, ... adalah barisan saling lepas di F
rn co
dan
UA,
E F m a k a ~ ( ~ A , ) = g ~ ( A , ) .k=I k=I k=l
Pasangan (S2,KP) disebut ruang ukurarr pelrrang atau ruangpelufrng.
Definisi 4. (Fungsi Terukur) [Kolmogorov &
Fomin 19611
Misalkan T adalal~ o-lapangan
dari
Q dan L8adalah Borel o
-
lapangan dari R. Misalkan f adalah fungsi bemilai riil yang terdefinisi pada 0. Fungsi f dikatakan terukur jika f -'(B~E 4 untuk setiap llinipunan B E B .Fungsi terukur f pada ruang u k m peluang ( R E P ) , disebut peubah acak.
2.2 Fungsi Sebaran
Definisi 5. (Fungsi Icepekatan Peluang)pogg &
Craig. 19951
Misalkan X adalah beubah acak di (QTP),
AX) >o, ~ € 0 , dan
f(x)dx= 1
n
inaka P(.II). untuk A E F dapat dinyatakan sebagai P(A) = P(,Yd) = Jf(x)dx
A
Definisi 6. (Fungsi Sebaran)[Hogg & Craig, 19953 Fungsi sebaran dari peubah acak X didefinisikan oleh
F(x) = P[.Y 2 x] =
If
(o)doas =
untnk setiap xeR.
Sifat fungsi sebaran adalah 1. lim F(x) *--- = 0 dan lim F(x) = 1
r--
2. F fungsi tak turun
3. F fungsi yang kontinu k a n a yaitu l i ~ n F ( x ) = F(xO). untuk s e t i a p x ~ ~ R .
I-'%*
Definisi 7. (Fungsi Sebaran Normal)[Hogg &
Craig, 19953
Peubah acak X dikatakan menyebar norntal
dengan parameter p
dan
o:
dimana PER, dano > 0, jika
S
mempunyai fungsi kepekatan peluang1 1 x-p 2
Ax) =
-
e p - , - m < x < w .Untuk p = 0 dan 0 =1, S dikatakan menyebar
norntal bakri.
Definisi 8. (Fungsi Sebaran Ganuna)[Hogg &
Craig, 19951
Peubah acak X dikatakan menyebar gantma
dengan parameter a dan
P,
diunana a > 0, danp
> 0, jikaSmempunyai fungsi kepekatan peluangdengan
Definisi 9. (Fungsi Sebaran Poisson)[Hogg &
Craig, 19953
Peubah acak X dikatakan mempunyai sebaran
Poisson dengan parameter i. > 0, jika fungsi
kepekatan peluang dari -1- dapat dinyatakan
sebagai
2.3 Transformasi Laplace
Definisi 10. (Transfonnasi Lap1ace)parlow. 19941
Misalkan f adalah fungsi dari R ke R, maka transforntasi Laplace daxi fadalah suatu fungsi F yang didefinisikan oleh
m
F(t) =
J
e-x' f (x) dx-m
dan dinotasikan dengan L m .
Lema 1.
Transfor171asi Laplace dari sebaran nonnal adalall
Buliti : lihat lampiran.
Lema 2.
Transforn~asi Laplace dari s e b a m gamma
Bukti : lihat lampiran
Lema 3,
Transfor~nasi Laplace dari s e b a m Poisson dengan pamneter h > 0 adalah
2.4 Basis Suatu Ruang Vektor
Definisi 11. (Merentang) [Anton, 19911
Misalkan I' adalah mang \&lor alas R. Jika S = {i71.ix1 ... 1'. ) adalah lumpunan vektor di 1'. dan
jika setiap vektor )I'EP' dapat dinyatakan sebagai kombinasi linier
is = k l ~ ' l
+
k2v2+
...+
kni>"uniuk suatu k; E R. i = 1.2.3
...
17; maka vektor-vekor di S dikatakan rnerentang 1' dan
dinotasikan I,'= < S >.
Dcfinisi 12. (Bebas Linier)[Anton, 19911
Misalkan V adalah mang vektor atas R. Jiia
S = { I J I . ~ ~ Z ,..., v,) adalah himpunan vektor di I/,
maka persamaan
klvl
+
k Zl'z+
...+
k "18" = 0mempunyai paling sedikit satn pemecahan yaitu k , = o . n ; = o . k ~ = o
....,
k,=O.Jika ini adalah satu-satunya pemecallan maka S disebut lunlpunan yang bebas linier. Jika ada peinecalian lain. inaka S disebut lulnpunan tali bebas linier.
Dcfinisi 13. (Basis Suatu Ruang Vektor)[Anton. 19911
Jika li adalah se~nbarang mang vektor atas R dan
S = {i'1.i'2...i~,) adalah liimpunan vektor di V maka S dikatkan basis unluk I.jika S bebas linier dan S ilierentang
I'
Misalkan
d
= {F(.,a)I
aeR;') adalahkeluarga fungsi sebaran yang dicirikan oleh
parameter a ER;' , dimanaR;' adalah hiipunan
bagian Bore1 dari ruang Euclidean berdimensi 111,
Rm. Fnngsi F(.,.) terukur di R'XR;' . Misalkan G(.)
mempakan fungsi sebaran pada R;' , maka
H(x) =
I
F(x.a)dG(a) (3.1)R;
disebut sebaran cantpuran dengan G adalah
sebaran pencanlpur. [Teicher, 19601
Contoh 3. [Lloyd, 19801
Misalkan
f
adalah fungsi kepekatan peluang darikeluarga fungsi sebaran eksponensial
6,
yangdidefinisikan oleh
fix,@ = Be'&, x > O,8 > 0,
dan g adalah fungsi kepekatan peluang pencampur
yang hanya tergantung pada parameter 8 yang didefinisikan ole11
g(O ) = ae'". a > O,B > 0,
maka sebaran canlpuran dari fungsi eksponensial adalah
Misalkan
Cfi
={G(.)
/
G fungsi sebaran pada R;' ) adalah kelas semua sebaran pencampur G dancie*
adalah kelas selnua sebaran campuran H,yaitu
& = { H ( . ) l H ( x ) = JF(x.a)dG(a)).
acRp
Misalkan
H ( x ) =
I
F(x.a)dG(a) Ecie*
a s ~ y2.4 Basis Suatu Ruang Vektor
Definisi 11. (Merentang) [Anton, 19911
Misalkan I' adalah mang \&lor alas R. Jika S = {i71.ix1 ... 1'. ) adalah lumpunan vektor di 1'. dan
jika setiap vektor )I'EP' dapat dinyatakan sebagai kombinasi linier
is = k l ~ ' l
+
k2v2+
...+
kni>"uniuk suatu k; E R. i = 1.2.3
...
17; maka vektor-vekor di S dikatakan rnerentang 1' dan
dinotasikan I,'= < S >.
Dcfinisi 12. (Bebas Linier)[Anton, 19911
Misalkan V adalah mang vektor atas R. Jiia
S = { I J I . ~ ~ Z ,..., v,) adalah himpunan vektor di I/,
maka persamaan
klvl
+
k Zl'z+
...+
k "18" = 0mempunyai paling sedikit satn pemecahan yaitu k , = o . n ; = o . k ~ = o
....,
k,=O.Jika ini adalah satu-satunya pemecallan maka S disebut lunlpunan yang bebas linier. Jika ada peinecalian lain. inaka S disebut lulnpunan tali bebas linier.
Dcfinisi 13. (Basis Suatu Ruang Vektor)[Anton. 19911
Jika li adalah se~nbarang mang vektor atas R dan
S = {i'1.i'2...i~,) adalah liimpunan vektor di V maka S dikatkan basis unluk I.jika S bebas linier dan S ilierentang
I'
Misalkan
d
= {F(.,a)I
aeR;') adalahkeluarga fungsi sebaran yang dicirikan oleh
parameter a ER;' , dimanaR;' adalah hiipunan
bagian Bore1 dari ruang Euclidean berdimensi 111,
Rm. Fnngsi F(.,.) terukur di R'XR;' . Misalkan G(.)
mempakan fungsi sebaran pada R;' , maka
H(x) =
I
F(x.a)dG(a) (3.1)R;
disebut sebaran cantpuran dengan G adalah
sebaran pencanlpur. [Teicher, 19601
Contoh 3. [Lloyd, 19801
Misalkan
f
adalah fungsi kepekatan peluang darikeluarga fungsi sebaran eksponensial
6,
yangdidefinisikan oleh
fix,@ = Be'&, x > O,8 > 0,
dan g adalah fungsi kepekatan peluang pencampur
yang hanya tergantung pada parameter 8 yang didefinisikan ole11
g(O ) = ae'". a > O,B > 0,
maka sebaran canlpuran dari fungsi eksponensial adalah
Misalkan
Cfi
={G(.)
/
G fungsi sebaran pada R;' ) adalah kelas semua sebaran pencampur G dancie*
adalah kelas selnua sebaran campuran H,yaitu
& = { H ( . ) l H ( x ) = JF(x.a)dG(a)).
acRp
Misalkan
H ( x ) =
I
F(x.a)dG(a) Ecie*
a s ~ yjikaH
=fi
berakibatG =6
dimanaG.6 E&Inaka
c%9
dikalakan dapat diiidetttifihsi. [Teicl~er, !960] Jika scbaran G pa& (3.1) dislcrit dan memberikan ~ u l a i positif c, untuk a, E R r ,dcngan i = 1.2
...
k.
111aka H disebut sebnrnrt cat?tpuran berltittgga dan H dapat ditulisP
H ( x ) = x c , F ( x . a , ) .
/=I
Colltoll 4.
Misalk:ln @- adalah kelas sebaran binom Xang didefinisikan o l c l ~
O < p < l )
dan GI ;1dala11 sebaran pencampur .?.zing
I
~ n c ~ n b e r i k a ~ ~ nilai --untuk 0.5 dan
2
untuk4 4
(1.125. rnzrk;~
adalal~ sebaran c a m p m n b e r l i n g a dari sebaran binom.
K u n a sebaran bin0111 13(..50.0.125)
Kunla sebarilli canipuran berliingga dari sebaran binom.
Contoll 5.
Misalkan
d =
{N(.-p.cr)I
p.0 E R. a >O) adalalikelas sebann nornlal da11 G adalali iungsi
1
pcncampur pang nic~~iberikan 1111ai ; unluk (0.1)
i
dan
O 3
I
k ( x ) = z E , F ( x . & , )
~c?;:
A ! ,=I
I i , \ !
$
e 2I memenulii 19 =
17
bsrakibat !< = dan wltuk-.J
scriap 1 = 1.2.3 ... i terdapat j. sedemikiangot
1
sel~ingga ci =E j
, a; = &, , m<&ac+E
dikatakanOn
LL~
dapaf dii(1~11tifikasi . .eicher.1963]s e , : ; . 5 s :
Kelas sebaran calipuran berlungga yang dapal diideiiiifikasi iiiciiiiliki ko~i~policn pcn)usun
Kun2a sebami C a l l l P m krhingga sebararl 5eban11 xang unik. atau daigan kala lain
nonlial. p-rsamaannya ridak dapat interpretasikan 611am
1 . 2
Jf(x) = ;~Y(..(!.l)-
f
Al(..3>1). :-
bziituk yang berbeda. s e d a q k a n permulasinya3 3 tciap berlaku.
Misalkan cifadalali keias seriiua sebamn Conrol~ kelas sebarari c s ~ n p u r a ~ ~ bcrliingg:~
campuran berhinggn !any didefinisikan sebagai yang ridak dapat diidentifiknsi :~dalali kcl:ls
1 1 ssbaniri sernyam (liliar pendaliuluan). d:~n kel;ls
c ~ = { N ( . ) = ~ c ~ . ~ ( . . a , ) l c , > O . ~ c , = l
.-> rebaran camplmn bsrl~ingga yany dalx11
,=n L 8.
diidcntifik~si airara lain sebaml~ nor~iial. g ; ~ ~ u r u : ~ a , ~ R " : ! = 1 . 2 ...., !<.
!<EX:
dan Poissori yang aka11 dijclasknn pada b;rb lilua&barn tulisan ini. Jika
N
(x) =Z
C: F(x. a , ) Ec*-
..
I\'. S Y h R l T KELAS SES.-iRAN CARlPURAN BERHINGGA
DAPAT DIIDEKTIFIKASI
dari {/',(.r)
I
F1.2 ... 1;: dapar diidenlifikasi m a k ~ !i
lerdapat ~iilai nil rl,x2,. .x; ssliirigga
,
. . , I. . . " I / i c y E . , ) ,
,
x , . F'li)/X ) 1 ) . . Fe(.,),
*
(1. unruk seillua x hi semua?.,.
1 2 i 5 k- IS y ~ r a t perlu h l a s se3xzlan ca1npnr;ui berliinps;~
dapal diidentifikasi dikrikan dalaii reoreln;~ I . F . . i : , ~ . ~ , )
berikut.
I . . I
. . I
,
,
. . . l<(J,)j
ji;(.vt) FI(q) . . Ft[.vb);
Bukti : . .
Misalkali {I?,(>-) [ i = 1.2 .... X-> dapat diidentifikasi. I
akan dibuktikaii terdapai rl.x: ... xk riil sehingga . . I
t
Tcorelr~a 1. [Tciclicr. 13631 I ) F ) . . .' F,;.~' 1,
i
dan
O 3
I
k ( x ) = z E , F ( x . & , )
~c?;:
A ! ,=I
I i , \ !
$
e 2I memenulii 19 =
17
bsrakibat !< = dan wltuk-.J
scriap 1 = 1.2.3 ... i terdapat j. sedemikiangot
1
sel~ingga ci =E j
, a; = &, , m<&ac+E
dikatakanOn
LL~
dapaf dii(1~11tifikasi . .eicher.1963]s e , : ; . 5 s :
Kelas sebaran calipuran berlungga yang dapal diideiiiifikasi iiiciiiiliki ko~i~policn pcn)usun
Kun2a sebami C a l l l P m krhingga sebararl 5eban11 xang unik. atau daigan kala lain
nonlial. p-rsamaannya ridak dapat interpretasikan 611am
1 . 2
Jf(x) = ;~Y(..(!.l)-
f
Al(..3>1). :-
bziituk yang berbeda. s e d a q k a n permulasinya3 3 tciap berlaku.
Misalkan cifadalali keias seriiua sebamn Conrol~ kelas sebarari c s ~ n p u r a ~ ~ bcrliingg:~
campuran berhinggn !any didefinisikan sebagai yang ridak dapat diidentifiknsi :~dalali kcl:ls
1 1 ssbaniri sernyam (liliar pendaliuluan). d:~n kel;ls
c ~ = { N ( . ) = ~ c ~ . ~ ( . . a , ) l c , > O . ~ c , = l
.-> rebaran camplmn bsrl~ingga yany dalx11
,=n L 8.
diidcntifik~si airara lain sebaml~ nor~iial. g ; ~ ~ u r u : ~ a , ~ R " : ! = 1 . 2 ...., !<.
!<EX:
dan Poissori yang aka11 dijclasknn pada b;rb lilua&barn tulisan ini. Jika
N
(x) =Z
C: F(x. a , ) Ec*-
..
I\'. S Y h R l T KELAS SES.-iRAN CARlPURAN BERHINGGA
DAPAT DIIDEKTIFIKASI
dari {/',(.r)
I
F1.2 ... 1;: dapar diidenlifikasi m a k ~ !i
lerdapat ~iilai nil rl,x2,. .x; ssliirigga
,
. . , I. . . " I / i c y E . , ) ,
,
x , . F'li)/X ) 1 ) . . Fe(.,),
*
(1. unruk seillua x hi semua?.,.
1 2 i 5 k- IS y ~ r a t perlu h l a s se3xzlan ca1npnr;ui berliinps;~
dapal diidentifikasi dikrikan dalaii reoreln;~ I . F . . i : , ~ . ~ , )
berikut.
I . . I
. . I
,
,
. . . l<(J,)j
ji;(.vt) FI(q) . . Ft[.vb);
Bukti : . .
Misalkali {I?,(>-) [ i = 1.2 .... X-> dapat diidentifikasi. I
akan dibuktikaii terdapai rl.x: ... xk riil sehingga . . I
t
Tcorelr~a 1. [Tciclicr. 13631 I ) F ) . . .' F,;.~' 1,
I .
. I
bC114)
rib%+) . , . %$b&->)atau dinyatakan sebagai
Misalkan ada y1,.v2 ,...,
dan
i , 1 5 i 5 1; sehingga a,# 0, dan misalkan jugaI = { i l a , = a , ( ! ? l , , y 2 , ..., y ~ . ~ ) # O , l < i r k } . Jadi
dengan
a, = a,
WI,,
y2, ..., yk.1): i ~1.2.3 >...: k.1
4 I . . . 5dengan a, # 0 untuk setiap i e I.
Misalkan
,?(I)
= r. Dengan mengambil x++wpada persamaan (I) diperoleh
C a , =O. (2)
, E l
Bila r = 1, maka dari (2) diperoleh a?= 0. Kontradiksi, jadi l m s l a h 2 2 r 5 k.
= (-1)I-l
Misalkan
S I = { i e 1 / a , > 0 ) S2 = { i e I l a ; < O )
s,
= {1,2 ,..., 1;)-sl-$,
dari persamaan (1) dan ( 2 ) diperoleh Sl
dan
S2 bukan hinlpunan kosong.Misalkan b = makr,,,.
/
a;I
maka 4($) 5($ . . . &($. . . .
. . . .
. . . .
80k) Wi2 . . . &(%) 546k4) . . . f f i k
26 1
-
E ~ C ( X ) + ~ - f i ( x ) + ~ - & ( x ) (3)%St its2 c2 IS$ c dimana
adalall dua sebamn calnpuran yang sania dengan koefisien yang berbeda. ini rnenunjukkan bahwa {F,(x)
/
1 5 i 2 k) tidak &pat diidentifikasi. kontradiksi dengan lupotesis a~val.Jika a, Cvl, y3 .... yt.1) = 0 untuk setiap i. i =1.2,3
...
k dan untuk setiap yl,y2 .... ,JI~.! makasetiap U ~ ( I , ~ , . V ~ ... ,.yI.,) dapat dibentuk menjadi
I-I
C b , F, (.VI ) = 0,
Misalkan ada y% y3, ... , yk.~ sehingga bi # 0 dan misalkan juga
J = {i
1
bi= bi(!?%ys ,..., ~1k.1) * O , 1 5 i 5 k-I).,=I
dengan
b j = b, b y 3 ,
....
}a.l),
i = 1,2 ,... k-1.k-1
Jadi ~ b , ~ ( y l ) = ~ b , ~ i ( y l ) = ~
t=l isJ
=(-l)j+l
dengan bi ;l0, maka dengan proses yang sama seperti di atas akan diperoleh kon'adiksi.
Jika bi &,y3 ,... , y ~ ) = 0 unhlk setiap 1< i 5 k-1 dan setiap y2,yj, ... ,yI.l. nnlaka setiap bi (Y?.JJ~. ... , ~ I . I )
dapat dinyatakan dalam bentuk
&)
W
. . . f5,0;) K,69 . . -56;)
&) &) . . .
co
K$W . . .. . . . .
. . . .
Jika proses seperti di atas dilanjutkan terus akan diperoleh
zlF1Q1.i) = 0,
dengan mengambil yI.~++rn, maka diperoleh
zl = 0, kontradiksi dengan kenyataan bahwa rl t 0.
Jadi, agar sebalan daxi {Fj(x)
I
1r
i 5 k) dapat identifikasi, haruslah terdapat xl,x2, ... xi riil sehinggaF;(x,) F+,) . . . ,
,
)
,
,,
. . .J;,,
. .
. .
5(xx) F A ) . . . &(.$I
Syarat cukup kelas sebaran campuran berhingga dapat diidentifikasi diberikan dalam teorema berikut.
Tcorcma 2. [Teicher. 19631
Misalkan
6
={F)
merupakan keluarga fungsisebaran dengan transformasi $(t) yang terdefi~si pada S$. sedemikian seliingga pemetaan A4:F+$ adalah linier dan satu-salu. Jika ada urutan
<
dari>qsedemikian selungga Fl
<
F2 berakibati. S+, E S+?
-
ii. Ada
rl
E S$, ,r,
tidak tergantung pada $2r dan-
S$, adalah penutup dari S+!, sedemikian
+ 2 ( f ) =0,
sel~ingga lim -
'+I1 $1 ( 1 )
maka kelas dari semua sebaran campuran berliingga ctedari Cfdapat diidentifikasi. Bukti :
Misalkan C f i ,
C.i;i
c d d i n m~ = { ~ , ~ l < i < k ) d a n C . i ; i = { p , l l S j S i )
sedelnikian sehingga.
dilnana 0 < ci
s
1, i = 1:2 ,..., k ,O < i j S l . j=1,2.3 ...., k ,
P k
dan C c , =
xi,
=1i=l ,=I
Tanpa mengurangi kernnumuan bukti, urutkan
kembali indeks sedemikian sehingga
F,
< F J untuk i < j dengan ij = 1,2, ..., k dan k,<$juntuk i < j dengan i , j = l , 2 , 3 ,..,>i.
Jika Fl+
k,
, misalkan F, 4kl
maka Fl<
kj
,
untuk setiap j = 1,2,3,...,
kMisalkan pemetaan Ad: F
+
$ yang men-Uansformasi F(x)
+
$ ( I ) dengan pemetaan satu- satu dan linier. mnaka persamaan ( 4 ) dapat dinyatakan sebagaiDengan membagi persamaan di atas dengan $ I ( [ ) di~eroleh
Anibil 1+ ti melalui I di TI. maka dari persanuan
( 5 ) diperoleh cl = 0 , ini kontradiksi dengan cl > 0, seliingga diperoleh Fl = dan untuk suatu t 6 TI
Dengan n~engambil
r
+
rl
untuk t E T I pada (6) maka akan diperoleh c, -i,
= 0 atau c, = 2.)seldngga
Dengan menggunakan proses yang sama seperti di atas
akan
diperoleh6 =6,
dan c, =ii
untuki= 1.2 ,..., m i n ( k , i ) . Jika k + i misalkan k > i maka persamaan ( 4 ) menjadi
akibat
4.
= F, dan c, = t i , untuk i = 1,2,5 ,..., k maka diperolehk
-&ci&(x)= 0.
i=k+l
( 8 )
Dengan mecgambil x++m pada (8) diperoleh
C c , = 0 , iN kontradiksi dengan ci > 0 untuk
i=k+l
i + l S i < k . Jadi haruslah k = i ,
6.
=&
dan c ; = i , , 1 S i S k b e r a k i b a t&=&,
makaterbukti kelas dari senlua sebaran campuran
berliingga d d a p a t diidentifikasi.
Syarat perlu dan syarat cukup kelas sebaran campuran berllingga dapat diidentif3asi diberikan dalam teorema berikut.
Teorcma 3. p'akowitz & Spragins, 19671
Bukti :
Syarat perlu : Jiia ci = 2
10.1
makaMisalkan & adalah kelas sebaran campman b
berlungga yang dapat diidentitikasi akan c c i c M = c c , F , N
dibuktikan bebas linier pada lapangan ;=I X=&I-I
bilangan nil. Misalkan adalah dua bentnk yang berbeda dari sebaran
A'
C a , F i = O , c a n ~ p m berhingga yang sama, berakibat &
,=I (') tidak dapat diidentifikasi, kontradiksi dengan
a, R, ~ ~ b i k a n bebas lifier lupotesis a\b0al. selungga lwruslall
Cf
bebas lifier.-
dapat diatur indeks i sehingga a, < 0 o I
s
A4.Dari persamaan (9) diperolel~ Syarat cukup :
AI N Misalkan
CJ
adalah kelas fungsi sebaran yangc I . , l ~ =
.XI.$.
(10) bebas linier akan dibuktikanc?e
dapat/=I I = ~ I + I diidentifikasi.
Dengan menganibil x++m pada persamaan (10)
~naka Fi(x) = 1 sehingga persamaan (10) menjadi Misalkan
Cf
bebas linier pada R makaCf
adalahM N basis untnk
v.
Jadi setiap anggota dari-++
Cia,/=
C l a i \ = b > O .;=I i=Ad+l (I1) dapat dinyatakan sebagai konlbinasi limier dari
anggota-anggota
d
secara tunggal Karena&c
-++
maka &dapat diidentifikasi.V.
KELAS SEBARAN CAMPURAN BERHINGGA
YANG DAPAT DlIDENTIFlKASI
Contoll kelas sebaran campuran berhingga 2
0,- 9 0
yang dapat diidentifiasi diberikan dalam = lim exp[(--=- r - 8 , r ) - ( 2 ?-8jl )]
proposisi-proposisi berikut. ,++m 2 2
r 2
Proposisi 1. [Teicher, 19633 = 13+m lim esp[- ( u ~ ~ - G , ~ ) + 7 t(8,- e2)]. (5.1)
Kelas semua sebaran campuran berlhgga dari
sebaran normal &pat diidentifiiasi. J i a UI > a2 maka daxi (5.1)
Bukti : lim 42(r,ez.0;)
Misalkan
N
= Ai(. ,€I,$) adalah sebaran normal $1 (1.81 , u ? )dengan ntaan 8 dan varian
d,
dimana 8eR danr
G > 0. Transfornlasi Laplace dari sebaran normal = lim esp[- (0,'--u12)+ I(81- 82)]
1 3 i m 2
.Ai( .8.u2) diberikan ole11
oz t2
4
(t,8,cr2) = esp (-i
-
8 I) , IS(-w,w). = lim esp[- (-09 + l(81- 82)) ,7 r++m 2
-
Definisikan =O,
,
Ail= N ( . ,e1.ol2) -i
N(.
,8,,0h =hi, diinana G'=G~'-O~.Jika m~ > 02 atau a1 = 02 tetapi 8, < 8,.
Misalkan S$ = (a. a) dan
r,
= sm. maka Jika u1 = u2 tetapi 81 < 8, inaka lin~ $ 2 ( r . 8 2 . ~ : )r+ll $l(r,81.u;) lim $2(f.82.0:) = liln
I+"
4,
(t,8, ,G;) I++-t2
= lim eip[- (oz2-oj2)+ (81- 8z)l
Bukti :
Syarat perlu : Jiia ci = 2
10.1
makaMisalkan & adalah kelas sebaran campman b
berlungga yang dapat diidentitikasi akan c c i c M = c c , F , N
dibuktikan bebas linier pada lapangan ;=I X=&I-I
bilangan nil. Misalkan adalah dua bentnk yang berbeda dari sebaran
A'
C a , F i = O , c a n ~ p m berhingga yang sama, berakibat &
,=I (') tidak dapat diidentifikasi, kontradiksi dengan
a, R, ~ ~ b i k a n bebas lifier