Informasi Dokumen
- Penulis:
- Dewa Ayu Dwi Chandra Yadnya Sari
- Pengajar:
- Ns. Dodi Wijaya, M.Kep
- Ns. Retno Purwandari, M.Kep
- Sekolah: Universitas Jember
- Mata Pelajaran: Ilmu Keperawatan
- Topik: Hubungan Persepsi Mahasiswa Tentang Profesi Keperawatan Dengan Motivasi Melanjutkan Pendidikan Profesi Ners Di PSIK Universitas Jember
- Tipe: skripsi
- Tahun: 2015
- Kota: Jember
Ringkasan Dokumen
I. PENDAHULUAN
Bagian ini menjelaskan latar belakang pentingnya pendidikan keperawatan dan bagaimana persepsi mahasiswa tentang profesi keperawatan dapat mempengaruhi motivasi mereka untuk melanjutkan pendidikan profesi ners. Pendidikan keperawatan dianggap sebagai langkah awal dalam meningkatkan kemampuan profesionalisme perawat. Penekanan pada pendidikan akademik dan profesi diharapkan dapat membentuk persepsi positif di kalangan mahasiswa, yang pada gilirannya dapat memotivasi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke tahap berikutnya.
1.1 Latar Belakang
Latar belakang penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pendidikan keperawatan dalam membentuk sikap dan perilaku mahasiswa. Pendidikan keperawatan terdiri dari dua tahap: akademik dan profesi. Mahasiswa yang menyelesaikan pendidikan akademik diharapkan melanjutkan ke pendidikan profesi untuk menerapkan teori yang telah dipelajari. Persepsi mahasiswa tentang profesi keperawatan dapat mempengaruhi motivasi mereka untuk melanjutkan pendidikan, sehingga penting untuk memahami hubungan ini.
1.2 Rumusan Masalah
Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara persepsi mahasiswa tentang profesi keperawatan dengan motivasi mereka untuk melanjutkan pendidikan profesi ners. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mahasiswa dalam melanjutkan pendidikan mereka.
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara persepsi mahasiswa tentang profesi keperawatan dengan motivasi mereka untuk melanjutkan pendidikan profesi ners. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi dan motivasi mahasiswa di PSIK Universitas Jember, serta memberikan rekomendasi bagi institusi pendidikan keperawatan.
II. TINJAUAN PUSTAKA
Bagian ini membahas konsep-konsep yang relevan dengan pendidikan keperawatan, termasuk tujuan, fungsi, dan peran pendidikan keperawatan. Tinjauan pustaka ini memberikan landasan teoritis yang kuat untuk penelitian ini dan menjelaskan bagaimana persepsi dan motivasi saling terkait dalam konteks pendidikan keperawatan.
2.1 Konsep Pendidikan Keperawatan
Pendidikan keperawatan merupakan bagian dari pendidikan nasional yang bertujuan untuk menghasilkan tenaga profesional yang kompeten. Pendidikan ini terdiri dari pendidikan akademik dan pendidikan profesi, masing-masing memiliki tujuan dan fungsi yang berbeda tetapi saling melengkapi. Pendidikan akademik memberikan dasar teori, sedangkan pendidikan profesi berfokus pada penerapan teori dalam praktik.
2.2 Tujuan Pendidikan Keperawatan
Tujuan pendidikan keperawatan adalah untuk membina sikap profesional, memberikan landasan ilmu pengetahuan yang kuat, dan mengembangkan keterampilan yang diperlukan dalam praktik keperawatan. Ini mencakup pengembangan keterampilan teknikal dan interpersonal yang penting untuk pelayanan keperawatan yang berkualitas.
2.3 Fungsi Pendidikan Keperawatan
Pendidikan keperawatan memiliki tiga fungsi utama: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Fungsi pendidikan mencakup pengembangan kurikulum dan proses belajar mengajar. Fungsi penelitian berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi keperawatan, sedangkan fungsi pengabdian masyarakat bertujuan untuk memberikan pelayanan dan pendidikan kepada masyarakat.
III. METODE PENELITIAN
Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini melibatkan pengumpulan data melalui kuesioner yang diisi oleh mahasiswa keperawatan di PSIK Universitas Jember. Metode ini dipilih untuk menganalisis hubungan antara persepsi mahasiswa dan motivasi mereka secara efektif.
3.1 Desain Penelitian
Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional yang memungkinkan pengumpulan data pada satu titik waktu. Hal ini memudahkan analisis hubungan antara variabel yang diteliti, yaitu persepsi tentang profesi keperawatan dan motivasi untuk melanjutkan pendidikan profesi ners.
3.2 Populasi dan Sampel Penelitian
Populasi penelitian terdiri dari mahasiswa angkatan 2011 dan 2012 di PSIK Universitas Jember. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling, menghasilkan 97 responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Pemilihan sampel secara acak bertujuan untuk mendapatkan representasi yang baik dari populasi yang diteliti.
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi mahasiswa tentang profesi keperawatan dengan motivasi mereka untuk melanjutkan pendidikan profesi ners. Data yang diperoleh dari kuesioner dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk menentukan hubungan antara kedua variabel tersebut.
4.1 Hasil Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 52,6% mahasiswa memiliki persepsi negatif tentang profesi keperawatan, sementara 50,5% mahasiswa kurang termotivasi untuk melanjutkan pendidikan profesi ners. Hasil analisis statistik menunjukkan p-value 0,003, yang mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara persepsi dan motivasi mahasiswa.
4.2 Pembahasan
Pembahasan hasil penelitian menekankan pentingnya persepsi positif tentang profesi keperawatan dalam meningkatkan motivasi mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan. Persepsi negatif dapat menghambat keinginan mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan mereka dalam bidang keperawatan, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan citra profesi keperawatan di kalangan mahasiswa.
V. KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan adanya hubungan signifikan antara persepsi mahasiswa tentang profesi keperawatan dengan motivasi mereka untuk melanjutkan pendidikan profesi ners. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi institusi pendidikan keperawatan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan informasi yang lebih baik tentang profesi keperawatan.
5.1 Kesimpulan
Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa yang positif tentang profesi keperawatan berhubungan erat dengan motivasi mereka untuk melanjutkan pendidikan profesi ners. Oleh karena itu, penting bagi institusi pendidikan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung dan memberikan informasi yang akurat mengenai profesi keperawatan.
5.2 Saran
Saran untuk institusi pendidikan keperawatan adalah untuk meningkatkan program sosialisasi tentang profesi keperawatan dan pendidikan profesi ners. Selain itu, perlu adanya evaluasi berkala terhadap kurikulum dan program pendidikan untuk memastikan bahwa mereka memenuhi kebutuhan mahasiswa dan masyarakat.
Referensi Dokumen
- Kegiatan persetujuan informed consent dan pengisian kuesioner pada mahasiswa di PSIK Universitas Jember ( Dewa Ayu Dwi )