• Tidak ada hasil yang ditemukan

KAMPUNG TEMATIK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KAMPUNG TEMATIK"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

KAMPUNG TEMATIK

MIROTO PARU-PARUNE KUTHO

Kecamatan Semarang Tengah

Latar Belakang :

1. Lokasi merupakan kawasan kumuh dan belum tertata baik. 2. Luasan lokasi maupun obyek kegiatan cukup rasional untuk

dilaksanakan pada perubahan anggaran 2016. 3. Adanya dukungan positif dari warga masyarakat.

4. Adanya potensi seni dan budaya yang dapat dikembangkan sebagai embrio wisata budaya / pendidikan.

(2)

KAMPUNG TEMATIK

MIROTO PARU-PARUNE KUTHO

Kecamatan Semarang Tengah

Target Kinerja :

1. Berkurangnya lingkungan kumuh / lingkungan kurang tertata di wilayah Kecamatan Semarang Tengah, dimana dari data ada 8 Kelurahan Kumuh dari 15 kelurahan yang ada.

2. Menjadikan kegiatan Kampung Tematik untuk dapat memacu kawasan lain untuk berbenah diri.

3. Mampu mendorong arah pembangunan penataan wilayah yang lebih baik, terutama dalam hal perencanaan yang lebih

komprehensif dan tidak parsial.

(3)

KONDISI EKSISTING

Kondisi eksisting lokasi kegiatan Bangunan tua yang ditengarai merupakan asset kota

(4)

KONDISI EKSISTING

Kondisi tanaman taman yang kurang terawat

Tampak depan lokasi penataan Kampung Tematik

Isi bangunan kosong yang sementara Untuk aktivitas pembuatan Barongsai

Kelompok Barongsai tengah berlatih

(5)

KONDISI EKSISTING

Kelompok Barongsai tengah berlatih

(6)

KONDISI PERENCANAAN

(7)

KONDISI PERENCANAAN

Perencanaan Penataan Taman Perencanaan Penataan Jalan

(8)

RENCANA KEBUTUHAN ANGGARAN

No Uraian Jumlah Keterangan

1 Penataan Taman dan

Pengecatan

200.000.000,-2 Pavingisasi Jalan 100.000.000,- Bina Marga 3 Peningkatan Saluran 100.000.000,- DTKP

4 Pemasangan Lampu

Taman (2 titik)

25.000.000,- Dinas

Kebersihan dan Pertamanan

5 Penataan Lampu

Penerangan Jalan (4 titik)

20.000.000,- Dinas PJPR

6 Pendampingan

Pengembangan Seni Budaya (Kesenian

Barongsai dan Seni Lukis)

Dinas Pariwisata dan / atau Dinas Pendidikan

(9)

445.000.000,-KAMPUNG TEMATIK

KAMPUNG KALI SEMARANG

Kecamatan Semarang Tengah

Latar Belakang :

1. Lokasi merupakan belum tertata baik.

2. Luasan lokasi maupun obyek kegiatan cukup rasional untuk dilaksanakan pada perubahan anggaran 2016.

3. Adanya dukungan positif dari warga masyarakat.

4. Adanya penataan lingkungan yang dapat dikembangkan sebagai kawasan tertata dan pendukung kawasan wisata lawang sewu. 5. Adanya jaring wisata yang dapat dirajut dengan keberadaan

(10)

RENCANA KEBUTUHAN ANGGARAN

No Uraian Jumlah Keterangan

1 Penataan Taman , Pengecatan dan

pengadaan pot tanaman hias

100.000.000,-2 Pengaspalan Jalan

(Hotmix) 100.000.000,- Bina Marga 3 Pemasangan Lampu

Taman (6 titik)

96.000.000),- Dinas

Kebersihan dan Pertamanan

4 Penataan Lampu

Penerangan Jalan (4 titik) 20.000.000,- Dinas Kebersihan dan Pertamanan

5 Pemasangan Jaringan Wi Fi 6.000.000,- PDE

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Tujuan: Penelitian ini ditunjukan untuk mengetahui apakah ada perbedaan perkembangan motorik anak 6-24 bulan di lingkungan kumuh dan tidak kumuh di Kelurahan

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “ Apakah ada perbedaan perkembangan anak usia 6-24 bulan di lingkungan kumuh dan tidak kumuh di Kelurahan

Lokasi Kantor Pemerintah Kota Semarang terletak di Lingkungan Balaikota yang merupakan dari Bagian Wilayah Kota (BWK) I Kecamatan Semarang Tengah, dimana peruntukan lahan

Usaha masyarakat kampung Pesindon tidak berhenti disitu saja, melihat potensi kampung Pesindon, baik dari segi industri batik maupun dari segi lingkungan yang telah tertata,

Maksud dibentuknya Kampung Tematik Durenan Indah di RW 06 Kelurahan Manguharjo Kecamatan Tembalang Kota Semarang adalah meningkatkan pengetahuan atau pendidikan

1. Peran komunitas harapan dalam pemberdayaan anak jalanan di kampung semeneban kelurahan kauman kecamatan semarang tengah kota semarang, dapat disimpukan bahwa

Permasalahan di Kelurahan Tegal Alur tidak berbeda jauh dengan wilayah lainnya sekitar persoalan kumuh yang disebabkan pada masalah penyediaan air minum, jalan

Kondisi lingkungan di ketiga kelurahan masih terdapat warga yang berperilaku BAB sembarangan, masih terdapat wilayah kumuh di Kelurahan Keputih dan Kejawan Putih