• Tidak ada hasil yang ditemukan

Karakteristik Ibu Seksio Sesarea di Rumah Sakit Umum Sundari Medan Tahun 2012

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Karakteristik Ibu Seksio Sesarea di Rumah Sakit Umum Sundari Medan Tahun 2012"

Copied!
65
0
0

Teks penuh

I. Pendahuluan

Bagian pendahuluan karya tulis ilmiah ini membahas latar belakang tingginya angka seksio sesarea di RSUD Sundari Medan pada tahun 2012 (661 dari 1950 persalinan, atau 33,4%). Latar belakang ini kemudian dirumuskan menjadi permasalahan penelitian: mengkarakterisasi ibu yang menjalani seksio sesarea di rumah sakit tersebut. Tujuan penelitian, baik umum maupun khusus (menganalisis karakteristik berdasarkan indikasi, umur, paritas, pendidikan, dan ekonomi), dijelaskan secara rinci. Akhirnya, manfaat penelitian bagi praktik kebidanan, institusi pendidikan, dan peneliti sendiri diuraikan.

II. Tinjauan Pustaka

Bab ini mendefinisikan seksio sesarea berdasarkan berbagai sumber, menjelaskan indikasi seksio sesarea berdasarkan faktor janin (bayi besar, kelainan letak, gawat janin, janin abnormal, kelainan plasenta dan tali pusat) dan faktor ibu (usia, panggul sempit, riwayat seksio sesarea sebelumnya, hambatan jalan lahir, kelainan kontraksi rahim, ketuban pecah dini, dan rasa takut akan nyeri). Tinjauan pustaka ini juga menjabarkan variabel-variabel penting seperti umur, graviditas dan paritas, tingkat pendidikan, dan status ekonomi ibu, serta hubungannya dengan kemungkinan menjalani seksio sesarea. Penggunaan berbagai teori dan konsep dari berbagai sumber, seperti Kasdu (2005), Wikjosastro (2005), dan lainnya, memperkuat landasan teoritis penelitian.

III. Metode Penelitian

Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, dengan populasi seluruh rekam medis ibu yang menjalani seksio sesarea di RSUD Sundari Medan tahun 2012 (661 kasus). Sampel penelitian merupakan total populasi. Definisi operasional variabel (indikasi, umur, paritas, pendidikan, dan ekonomi) dijelaskan secara terperinci dalam tabel, menunjukkan alat ukur, cara ukur, hasil ukur, dan skala ukur yang digunakan. Kerangka konseptual penelitian menjelaskan hubungan antar variabel yang diteliti.

IV. Metodologi Penelitian

Bab ini menjelaskan desain penelitian deskriptif yang digunakan, populasi dan teknik pengambilan sampel (total populasi), lokasi dan waktu penelitian, pertimbangan etika, instrumen penelitian (rekam medis), prosedur pengumpulan data (analisis rekam medis), dan teknik analisis data (deskriptif dengan tabel distribusi frekuensi). Penjelasan metodologi ini memastikan transparansi dan reproduksibilitas penelitian.

V. Hasil dan Pembahasan

Hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan grafik yang menampilkan distribusi frekuensi karakteristik ibu yang menjalani seksio sesarea berdasarkan indikasi (mayoritas faktor ibu, 61,7%; minoritas faktor janin, 38,3%), umur (mayoritas 20-35 tahun, 84,6%), paritas (mayoritas primigravida, 41,3%), pendidikan (mayoritas SMA, 54,1%), dan ekonomi (mayoritas Rp 1.400.000-Rp 2.800.000, 58,1%). Pembahasan hasil penelitian menghubungkan temuan dengan tinjauan pustaka, menjelaskan implikasi temuan, dan membandingkannya dengan penelitian lain yang relevan. Interpretasi data dilakukan secara kritis dan sistematis, mempertimbangkan keterbatasan penelitian.

VI. Kesimpulan dan Saran

Kesimpulan penelitian merangkum temuan utama mengenai karakteristik ibu yang menjalani seksio sesarea di RSUD Sundari Medan tahun 2012. Saran penelitian menekankan perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengkaji karakteristik ibu seksio sesarea di rumah sakit lain dan faktor-faktor lain yang mungkin berpengaruh. Kesimpulan dan saran ini memberikan arah pengembangan penelitian lebih lanjut di bidang ini.

Gambar

Tabel 3.2 Defenisi Operational Karaktersiti Seksio Sesarea
Tabel 5.1 Distribusi Respondmen Berdasarkan Karakteristik indikasi seksio sesarea di
Grafik 1.2 karakteristik Indikasi dari faktor Janin di RSU Sundari Medan Tahun 2012
grafik sebagai berikut:
+5

Referensi

Dokumen terkait

Proporsi lama rawatan ibu bersalin dengan seksio sesarea di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2013-2014 berdasarkan riwayat kehamilan ibu dapat dilihat pada

KARAKTERISTIK IBU BERSALINDENGAN SEKSIO SESAREA DI RUMAH SAKIT SANTA ELISABETH MEDAN TAHUN 2013 – 2014 “ ini beserta seluruh isinya adalah benar karya saya sendiri dan

Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2013-2014 proporsi ibu yang mengalami persalinan dengan seksio sesarea 71%.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui

Hasil dari penelitian ini menunjukkan dari 42 orang yang melakukan persalinan seksio sesarea terdapat 38 orang dengan alasan indikasi medis dan 4 orang dengan

Mengingat persalinan seksio sesarea adalah salah satu persalinan pada keadaan darurat, maka penting untuk diketahui penelitian tentang gambaran indikasi terbanyak persalinan

Proporsi ibu bersalin dengan seksio sesarea berdasarkan riwayat obstetri jelek terbesar adalah ibu tanpa riwayat obstetri jelek pada persalinan sebelumnya yaitu sebanyak 57

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa angka terjadinya seksio sesarea darurat yang tinggi terdapat pada primipara yang berjumlah 26 orang dari 56 orang ibu

Riwayat seksio sesarea dari kehamilan sebelumnya merupakan indikasi dilakukan persalinan seksio sesarea akan tetapi tidak menutup kemungkinan riwayat SC dapat