• Tidak ada hasil yang ditemukan

Karakteristik Ibu Bersalin Dengan Seksio Sesarea di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2013-2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Karakteristik Ibu Bersalin Dengan Seksio Sesarea di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2013-2014"

Copied!
125
0
0

Teks penuh

I. Pendahuluan

Bagian pendahuluan skripsi ini memberikan latar belakang yang relevan mengenai peningkatan angka seksio sesarea di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan pada tahun 2013-2014, mencapai 71%. Ini memberikan konteks penting bagi penelitian dan menyoroti perlunya memahami karakteristik ibu yang menjalani prosedur ini. Perumusan masalah di sini berfokus pada kurangnya pengetahuan tentang karakteristik tersebut, yang secara langsung menghubungkan tujuan penelitian dengan kesenjangan pengetahuan yang ada. Tujuan umum, yaitu mengetahui karakteristik ibu bersalin dengan seksio sesarea, dijabarkan lebih lanjut ke dalam tujuan khusus yang terstruktur dan spesifik, menunjukkan pendekatan penelitian yang sistematis dan terarah. Manfaat penelitian dijelaskan dengan baik, meliputi kontribusi bagi rumah sakit, peneliti lain, dan penulis sendiri. Secara keseluruhan, bab ini membangun kerangka kerja yang kokoh untuk seluruh penelitian, menunjukkan pemahaman yang baik tentang metodologi penelitian dan tujuan pembelajaran.

1.1 Latar Belakang

Latar belakang menjelaskan konteks peningkatan angka seksio sesarea secara global dan di Indonesia, menekankan pentingnya penelitian ini dalam memberikan pemahaman lebih mendalam tentang faktor-faktor yang berkontribusi pada tren ini di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Data-data statistik yang disajikan menunjukkan adanya permasalahan yang perlu dikaji lebih lanjut, sekaligus memberikan justifikasi yang kuat bagi penelitian ini. Bagian ini berfungsi sebagai pengantar yang efektif untuk membangkitkan minat pembaca dan menjelaskan pentingnya penelitian ini dalam konteks kesehatan masyarakat.

1.2 Perumusan Masalah

Perumusan masalah menjabarkan secara jelas dan ringkas fokus utama penelitian, yaitu karakteristik ibu bersalin dengan seksio sesarea di rumah sakit yang diteliti. Rumusan masalah yang tepat sasaran ini menunjukkan fokus penelitian yang terarah dan membatasi ruang lingkup penelitian agar dapat dikaji secara mendalam. Hal ini penting dalam konteks pembelajaran, karena menunjukkan kepada mahasiswa pentingnya merumuskan masalah penelitian secara spesifik dan terukur.

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian, baik umum maupun khusus, diuraikan secara rinci dan terstruktur. Tujuan umum yang luas, yaitu mengetahui karakteristik ibu bersalin dengan seksio sesarea, kemudian dipecah menjadi tujuan khusus yang lebih spesifik dan terukur. Tujuan khusus ini mencakup aspek sosiodemografi, mediko-obstetri, indikasi seksio sesarea, status rawatan, dan analisis statistik. Struktur tujuan yang jelas ini penting untuk mencapai hasil penelitian yang komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan. Struktur ini juga menunjukkan aplikasi praktis dari perancangan tujuan pembelajaran yang baik.

1.4 Manfaat Penelitian

Bagian ini menjelaskan manfaat praktis penelitian, baik bagi rumah sakit, peneliti lain, dan penulis skripsi. Penjelasan yang diberikan menunjukkan pemahaman yang komprehensif tentang implikasi penelitian ini terhadap praktik klinis dan pengembangan ilmu pengetahuan. Hal ini menekankan nilai praktis dari penelitian dan relevansi hasil penelitian terhadap pemecahan masalah nyata di lapangan. Ini juga penting dalam konteks pendidikan, karena menunjukkan manfaat langsung dari melakukan riset ilmiah.

II. Tinjauan Pustaka

Bab ini memberikan landasan teoritis yang kuat bagi penelitian. Definisi seksio sesarea, jenis-jenisnya, indikasi medis dan sosial, serta komplikasi dibahas secara rinci, disertai dengan referensi yang relevan. Tinjauan epidemiologi memberikan gambaran global dan nasional mengenai tren angka seksio sesarea, menunjukkan konteks penelitian dan relevansi temuannya dengan isu kesehatan masyarakat. Kerangka konseptual mungkin belum dijelaskan secara eksplisit dalam tinjauan pustaka, tetapi inferensi dari pembahasan menunjukkan hubungan antara berbagai faktor sosiodemografi, mediko-obstetri, dan indikasi seksio sesarea. Secara keseluruhan, bab ini menunjukkan pemahaman yang komprehensif tentang literatur terkait dan kesiapan untuk melakukan analisis kritis terhadap data yang dikumpulkan.

2.1 Pengertian dan Jenis Seksio Sesarea

Sub-bab ini memberikan definisi yang jelas tentang seksio sesarea dan menjelaskan berbagai jenis prosedur seksio sesarea. Penjelasan ini dilengkapi dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis, menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang aspek teknis prosedur tersebut. Ini penting untuk konteks pembelajaran, karena memberikan pemahaman yang komprehensif tentang berbagai teknik medis yang relevan.

2.2 Indikasi Seksio Sesarea

Bagian ini menjelaskan indikasi medis dan sosial untuk seksio sesarea secara rinci. Penjelasan yang komprehensif ini menunjukkan pemahaman tentang faktor-faktor medis yang dapat menyebabkan keputusan untuk melakukan seksio sesarea dan juga membahas faktor-faktor sosial yang mempengaruhi keputusan tersebut. Ini menunjukkan relevansi antara aspek medis dan aspek sosial dalam pengambilan keputusan klinis. Dari sudut pandang pendidikan, ini memberikan pemahaman yang holistik tentang kompleksitas pengambilan keputusan medis.

2.3 Komplikasi Tindakan Seksio Sesarea

Sub-bab ini menjelaskan komplikasi yang mungkin terjadi pada ibu dan bayi setelah seksio sesarea. Penjelasan rinci tentang komplikasi ini menekankan risiko yang terkait dengan prosedur tersebut dan pentingnya pertimbangan medis yang hati-hati sebelum melakukan operasi. Ini relevan untuk pembelajaran karena meningkatkan kesadaran tentang konsekuensi medis dari tindakan tersebut.

2.4 Epidemiologi

Bagian ini membahas tren global dan nasional dalam angka kejadian seksio sesarea. Data dan statistik yang dikutip menunjukkan perkembangan tren tersebut, menyoroti signifikansi masalah dan relevansinya terhadap konteks kesehatan masyarakat. Ini memberikan gambaran yang luas tentang permasalahan yang dikaji dan memberikan konteks yang penting untuk hasil penelitian. Bagian ini juga relevan untuk konteks pembelajaran, karena menunjukkan pentingnya analisis data epidemiologi dalam riset kesehatan.

2.5 Kerangka Konsep

Meskipun tidak disebutkan secara eksplisit dalam teks yang diberikan, kerangka konseptual penelitian ini bisa diimplikasikan dari pembahasan dalam bab tinjauan pustaka. Kerangka konseptual ini kemungkinan menghubungkan faktor-faktor sosiodemografi, mediko-obstetri, dan indikasi seksio sesarea sebagai variabel independen dengan karakteristik ibu bersalin sebagai variabel dependen. Konsep ini membentuk landasan teoretis yang memungkinkan penyelidikan hubungan antara variabel tersebut. Bagian ini, meskipun implisit, penting karena menunjukkan kemampuan untuk mengembangkan kerangka berpikir yang terstruktur dan analitis.

III. Metode Penelitian

Bab ini menjelaskan secara rinci metodologi penelitian yang digunakan. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan case series dijelaskan dengan baik, termasuk populasi dan sampel penelitian. Metode pengambilan sampel yang sistematis dijelaskan secara terperinci, sehingga memungkinkan replikasi penelitian. Metode pengumpulan data dan definisi operasional variabel-variabel penelitian juga dijelaskan dengan jelas. Teknik analisis data yang tepat, termasuk uji statistik yang digunakan, dijelaskan sehingga memungkinkan pembaca untuk memahami bagaimana data dianalisis dan diinterpretasi. Secara keseluruhan, bab ini menunjukkan ketelitian dan ketepatan dalam metodologi penelitian, menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang metode penelitian kuantitatif.

3.1 Jenis dan Rancangan Penelitian

Bagian ini menjelaskan jenis dan rancangan penelitian yang digunakan, yaitu penelitian deskriptif dengan desain case series. Penjelasan ini menunjukkan pemilihan metode yang tepat dan sesuai dengan tujuan penelitian. Ini penting dalam konteks pembelajaran, karena menunjukkan kemampuan untuk memilih dan membenarkan penggunaan metode penelitian yang tepat.

3.2 Lokasi dan Waktu Penelitian

Bagian ini menjelaskan secara spesifik lokasi dan waktu penelitian. Kespesifikan ini penting untuk memvalidasi penelitian dan memungkinkan replikasi penelitian di masa mendatang. Ini menunjukkan pentingnya detail dalam penyusunan laporan penelitian.

3.3 Populasi dan Sampel

Penjelasan tentang populasi dan sampel penelitian, serta metode pengambilan sampel, menunjukkan pemahaman tentang teknik sampling dan representasi sampel dalam penelitian. Pemilihan sampel yang tepat memastikan generalisasi hasil penelitian dapat dilakukan dengan valid. Ini juga relevan dengan konteks pembelajaran karena menunjukkan kemampuan untuk memilih dan membenarkan metode pengambilan sampel yang tepat.

3.4 Metode Pengambilan Sampel

Penjelasan rinci tentang teknik pengambilan sampel yang digunakan, yaitu systematic random sampling, menunjukkan kemampuan untuk menerapkan teknik sampling yang tepat. Ini penting dalam konteks pembelajaran karena menunjukkan pemahaman tentang berbagai teknik sampling dan kemampuan untuk memilih teknik yang paling sesuai.

3.5 Metode Pengumpulan Data

Bagian ini menjelaskan secara terperinci metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Penjelasan ini memberikan wawasan tentang proses pengumpulan data, yang merupakan bagian penting dalam metodologi penelitian. Kejelasan ini juga relevan dalam konteks pembelajaran, karena menunjukkan kemampuan untuk memilih dan menerapkan metode pengumpulan data yang tepat.

3.6 Definisi Operasional

Definisi operasional dari variabel-variabel penelitian, yang mencakup variabel sosiodemografi, mediko-obstetri, dan status rawatan, dijelaskan dengan jelas. Definisi operasional yang jelas ini penting untuk memastikan konsistensi dan kejelasan dalam pengukuran dan interpretasi data. Ini juga menunjukkan kemampuan untuk mendefinisikan konsep secara operasional, yang merupakan bagian penting dalam penelitian.

3.7 Teknik Analisa Data

Bagian ini menjelaskan teknik analisis data yang digunakan, termasuk uji statistik yang relevan. Penjelasan yang detail tentang teknik analisis data menunjukkan pemahaman tentang metode analisis data kuantitatif dan kemampuan untuk memilih teknik yang tepat. Ini juga relevan dalam konteks pembelajaran karena menunjukkan kemampuan untuk menginterpretasi hasil uji statistik dengan benar.

IV. Hasil Penelitian

Bab ini menyajikan hasil penelitian secara sistematis dan terstruktur. Data disajikan dalam bentuk tabel dan gambar yang mudah dipahami. Gambaran umum rumah sakit memberikan konteks penting bagi penelitian. Analisis deskriptif menyajikan distribusi karakteristik ibu bersalin berdasarkan variabel sosiodemografi, mediko-obstetri, indikasi seksio sesarea, dan status rawatan. Analisis statistik menggunakan uji Fisher's Exact Test untuk menguji asosiasi antara variabel-variabel penelitian. Presentasi data yang jelas dan terstruktur ini penting untuk pemahaman pembaca tentang hasil penelitian. Penyajian data yang mudah dipahami dan terstruktur ini penting untuk pemahaman pembaca tentang hasil penelitian.

4.1 Gambaran Umum Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan

Bagian ini memberikan gambaran singkat tentang Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan, termasuk pelayanan medis dan penunjang. Ini memberikan konteks penting untuk interpretasi hasil penelitian dan menunjukkan relevansi penelitian terhadap pengaturan spesifik rumah sakit tersebut.

4.2 Analisis Deskriptif

Bagian ini menyajikan analisis deskriptif dari data yang dikumpulkan. Data disajikan dalam bentuk tabel dan grafik yang mudah dipahami, menunjukkan distribusi karakteristik ibu bersalin berdasarkan variabel-variabel yang diteliti. Presentasi data yang jelas dan terstruktur ini penting untuk pemahaman pembaca tentang hasil penelitian.

4.3 Analisa Statistik

Bagian ini menjelaskan hasil analisis statistik yang dilakukan, termasuk uji statistik yang digunakan dan nilai p-value yang dihasilkan. Penjelasan ini menunjukkan penggunaan teknik analisis data yang tepat dan kemampuan untuk menginterpretasi hasil uji statistik dengan benar. Presentasi hasil analisis statistik yang jelas dan ringkas memudahkan pembaca memahami signifikansi statistik dari temuan penelitian.

V. Pembahasan

Bab ini menginterpretasikan hasil penelitian dan menghubungkannya dengan tinjauan pustaka. Pembahasan mendalam dilakukan pada masing-masing karakteristik ibu bersalin yang diteliti, yang meliputi aspek sosiodemografi, mediko-obstetri, indikasi seksio sesarea, dan status rawatan. Interpretasi hasil analisis statistik juga dibahas secara rinci. Pembahasan yang kritis dan komprehensif ini menunjukkan kemampuan untuk menganalisis data dan mengintegrasikan temuan penelitian dengan literatur yang relevan. Pembahasan juga menghubungkan temuan dengan implikasi praktis bagi pelayanan kesehatan.

5.1 Faktor Sosiodemografi Ibu Bersalin Dengan Seksio Sesarea

Bagian ini membahas hasil penelitian terkait dengan faktor sosiodemografi ibu bersalin, seperti umur, suku, agama, dan pekerjaan. Pembahasan ini menginterpretasikan temuan penelitian dan menghubungkannya dengan literatur yang relevan. Ini menunjukkan kemampuan untuk menganalisis data dan mengintegrasikan temuan penelitian dengan teori yang ada.

5.2 Faktor Mediko Obstetri Ibu Bersalin Dengan Seksio Sesarea

Bagian ini membahas hasil penelitian terkait dengan faktor mediko-obstetri ibu bersalin, seperti paritas, jarak persalinan, riwayat penyakit, riwayat kehamilan, riwayat persalinan, dan komplikasi tindakan persalinan. Pembahasan ini menginterpretasikan temuan penelitian dan menghubungkannya dengan literatur yang relevan, menunjukkan kemampuan untuk menganalisis data dan mengintegrasikan temuan penelitian dengan teori yang ada.

5.3 Indikasi Seksio Sesarea

Bagian ini membahas hasil penelitian terkait dengan indikasi seksio sesarea, baik indikasi medis maupun indikasi sosial. Pembahasan ini menginterpretasikan temuan penelitian dan menghubungkannya dengan literatur yang relevan, menunjukkan kemampuan untuk menganalisis data dan mengintegrasikan temuan penelitian dengan teori yang ada.

5.4 Indikasi Medis Berdasarkan Faktor Ibu

Pembahasan ini fokus pada interpretasi temuan yang berkaitan dengan indikasi medis seksio sesarea berdasarkan faktor-faktor yang terkait dengan ibu. Penggunaan literatur yang relevan mendukung interpretasi dan memberikan konteks yang lebih luas terhadap temuan. Ini mendemonstrasikan kemampuan analisis kritis terhadap data dalam konteks medis yang spesifik.

5.5 Indikasi Medis Berdasarkan Faktor Janin

Mirip dengan sub-bab sebelumnya, bagian ini fokus pada analisis indikasi medis seksio sesarea tetapi khusus pada faktor-faktor yang terkait dengan janin. Penggunaan referensi menunjukkan kemampuan untuk mendukung interpretasi dengan bukti ilmiah. Ini menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang aspek medis yang kompleks.

5.6 Status Rawatan

Bagian ini membahas hasil penelitian terkait dengan status rawatan ibu bersalin, seperti lama rawatan, sumber biaya, dan keadaan ibu sewaktu pulang. Pembahasan ini menginterpretasikan temuan penelitian dan menghubungkannya dengan literatur yang relevan, menunjukkan kemampuan untuk menganalisis data dan mengintegrasikan temuan penelitian dengan teori yang ada.

5.7 Analisa Statistik

Bagian ini membahas interpretasi dari hasil analisis statistik, termasuk signifikansi statistik dari temuan dan implikasinya. Ini menunjukkan kemampuan untuk menginterpretasikan hasil statistik dalam konteks penelitian dan menghubungkannya dengan temuan deskriptif.

VI. Kesimpulan dan Saran

Bab ini merangkum temuan penelitian dan memberikan saran berdasarkan temuan tersebut. Kesimpulan yang disajikan ringkas dan jelas, dan mencerminkan hasil analisis data. Saran yang diberikan relevan dengan temuan penelitian dan memberikan implikasi praktis bagi peningkatan pelayanan kesehatan. Kesimpulan dan saran yang ringkas dan jelas menunjukkan kemampuan untuk menyimpulkan temuan penelitian dan memberikan rekomendasi yang relevan.

6.1 Kesimpulan

Kesimpulan merangkum secara ringkas temuan utama penelitian. Ini menunjukkan kemampuan untuk menyimpulkan informasi yang kompleks menjadi poin-poin penting. Kesimpulan harus mencerminkan secara akurat hasil penelitian yang telah dilakukan.

6.2 Saran

Saran yang diberikan harus relevan dengan temuan penelitian dan memberikan rekomendasi praktis bagi peningkatan pelayanan kesehatan. Saran juga harus mempertimbangkan konteks penelitian dan implikasinya bagi pihak-pihak terkait, misalnya tenaga kesehatan dan ibu hamil.

Gambar

Tabel 4.1Distribusi Proporsi Ibu Bersalin Dengan Seksio Sesarea
Tabel 4.2 Distribusi Proporsi Ibu Bersalin Dengan Seksio Sesarea
Tabel 4.4 Distribusi Proporsi Ibu Bersalin Dengan Seksio Sesarea
Tabel 4.5 Distribusi Proporsi Ibu Bersalin Dengan Seksio Sesarea
+7

Referensi

Dokumen terkait

Distribusi proporsi lama rawatan rata-rata berdasarkan keadaan sewaktu pulang penderita kolelitiasis yang dirawat inap di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan tahun 2010-2011

Gambar 6.8 Proporsi Jenis Riwayat Penyakit Terdahulu Penderita Kanker Hati Rawat Inap di RS Santa Elisabeth Medan Tahun 2005-2009 Berdasarkan gambar 6.8 dapat dilihat

Diagram Bar Distribusi Proporsi Status Komplikasi Ibu Bersalin Dengan Partus Tak Maju Rawat Inap Berdasarkan Keadaan Ibu Sewaktu Pulang di RS Santa Elisabeth Medan Tahun

Distribusi Proporsi Penderita Perdarahan Antepartum Berdasarkan Riwayat Kehamilan/Persalinan Jelek yang Dirawat Inap di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2004-2008

Proporsi lama rawatan rata-rata berdasarkan riwayat obstetri jelek ibu yang mengalami persalinan dengan seksio sesarea yang dirawat inap di Rumah Sakit umum Daerah Sidikalang tahun

Gambar 5.14 Diagram Batang Proporsi Riwayat Penyakit Penderita Rinosinusitis Kronik Berdasarkan Banyak Sinus Yang Terlibat di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan

b. Memperoleh gambaran paritas ibu bersalin dengan seksio sesarea di.. RSIA Siti Fatimah Makassar tahun 2009... c. Memperoleh gambaran indikasi ibu bersalin dengan seksio

Diagnosa dini yang dilakukan jika persalinan dengan seksio sesarea adalah. jalan satu-satuya untuk keselamatan ibu dan janin yaitu