Karakterisasi Sifat Fisikokimia Tepung Ubi Jalar (Ipomoea Batatas)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pada pada saat sebelum pengolahan tanah, contoh kadar air dan bulk density yang diambil adalah 6 contoh secara acak pada setiap (masing-masing) perlakuan (petak) dengan
Interaksi perlakuan konsentrasi larutan gula dan suhu pengeringan berpengaruh sangat nyata (P ≤ 0,01) terhadap kadar air dan berpengaruh nyata (P ≤ 0,05) terhadap kadar
Perbedaan ini disebabkan karena kadar air pada bahan baku varietas Ayamurasaki (ungu) cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan varietas Kuningan Merah dan varietas
Hal ini karena ubi jalar varietas Biang memiliki kadar air dan kadar gula reduksi yang rendah, serta kadar pati dan kadar antosianin yang tinggi dibandingkan ubi jalar
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio tepung tapioka, tepung ketan dan tepung ubi jalar ungu memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap mutu kimia (kadar air, total
memberikan pengaruh berbeda sangat nyata terhadap kadar air dan memberikan pengaruh berbeda tidak nyata terhadap nilai warna meliputi nilai L*, a* dan b*,
Lama fermentasi memberikan pengaruh berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap densitas kamba, pengaruh berbeda nyata (P<0,05) terhadap nilai warna (⁰Hue) dan nilai
Dalam grafik, nilai kadar air terendah adalah tepung ubi jalar termodifikasi dengan konsentrasi 0.50% dengan lama waktu perendaman selama 60 menit yaitu sebesar