Kerja Sama Membangun Teks
Eksposisi
oleh
Inas Salsabila Maulida Ulfa
M.Ricky Ilham Chalid Nurmasyitah
Veby Aprilla Maulina
SMA Negri I
Bireuen, Cot Gapu
2014
Penutupan Kelas Akselerasi
Struktur
Tesis
Pada tanggal 17 Januari 2014 yang lalu, pada sebuah artikel di bagian belakang koran Jawa Pos dengan sebuah headline dicetak besar “Kelas Akselerasi Bakal Dihapus”. Seperti telah kita ketahui bersama, kelas akselerasi adalah kelas khusus yang diperuntukkan bagi para siswa berkemampuan istimewa dengan sistem percepatan masa studi. Sekolah Dasar (SD) yang umumnya ditempuh selama enam tahun dapat diperpendek menjadi lima tahun melalui kelas akselerasi. Begitu juga SMP dan SMA, dimana masing-masing jenjang dapat dipercepat menjadi dua tahun. Oleh karena itu, kelas akselerasi menawarkan “diskon” tiga mendapatkan pendidikan khusus, seperti program akselerasi. Dengan adanya program tersebut, bermanfaat untuk mencerdaskan anak-anak Indonesia yang diungkapkan dalam UU no. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Kelas akselerasi mempunyai beberapa keunggulan antara lain :2. Meningkatkan efektivitas. Siswa yang terikat belajar pada tingkat kelas yang dipersiapkan dan menguasai keterampilan-keterampilan sebelumnya merupakan siswa yang paling efektif.
3. Penghargaan. Siswa yang telah mampu mencapai tingkat tertentu sepantasnya memperoleh penghargaan atas prestasi yang dicapainya.
4. Meningkatkan waktu untuk karier. Adanya pengurangan waktu belajar akan meningkatkan produktivitas siswa, penghasilan, dan kehidupan pribadinya pada waktu yang lain.
5. Membuka siswa pada kelompok barunya. Dengan program akselerasi, siswa dimungkinkan untuk bergabung dengan siswa lain yang memiliki kemampuan intelektual dan akademis yang sama.
6. Ekonomis. Keuntungan bagi sekolah ialah tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk mendidik guru khusus anak berbakat.
Meskipun tidak sesuai dengan kurikulum 2013, kelas akselerasi seharusnya tidak ditutup karena program akselerasi memberikan manfaat yang besar bagi anak yang mempunyai intelejensi tinggi. Anak yang mempunyai intelenjensi yang tinggi pasti akan mudah untuk menyesuaikan diri dengan kurikulum yang baru dan dapat mengerti materi yang disampaikan oleh guru dengan cepat. Maka dari itu, anak-anak yang terpilihlah yang dapat masuk pada kelas akselerasi.