• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PEMBERIAN PAKAN ALAMI DAN PAKAN BUATAN TERHADAP JUMLAH SEL CALON RATULEBAH MADU (Apis cerana)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH PEMBERIAN PAKAN ALAMI DAN PAKAN BUATAN TERHADAP JUMLAH SEL CALON RATULEBAH MADU (Apis cerana)"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH PEMBERIAN PAKAN ALAMI DAN PAKAN BUATAN

TERHADAP JUMLAH SEL CALON RATULEBAH MADU (Apis cerana)

Oleh: Nur Rokhmah Muflikhah (01330165)

Biology

Dibuat: 2006-08-23 , dengan 3 file(s).

Keywords: Pakan alami, pakan buatan, lebah madu Apis cerana

Selama musim paceklik keterbatasan pakan menyebabkan kualitas dan kuantitas koloni menurun, sehingga mengakibatkan produksi lebah Apis cerana jumlahnya sedikit dan

berfluktuasi. Oleh karena itu dibuat pakan buatan berupa tepung kedelai yang dicampur dengan susu, yeast dan madu. Faktor-faktor yang mempengaruhi produktifitas suatu koloni adalah produktifitas lebah ratunya jika produktifitas ratu menurun maka produktifitas koloni juga menurun..Apabila ratu sudah tua dan tidak produktif atau ratu hilang maka koloni akan segera membentuk calon ratu. Apabila kondisi tersebut berlangsung pada musim paceklik, maka koloni dapat mengalami kerusakan karena kekurangan protein. Oleh karena itu untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisinya koloni lebah diberikan pakan tambahan buatan..

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ada perbedaan jumlah rata-rata antara koloni control dengan koloni perlakuan.

Penelitian ini dilakukan di UP-3 Tretes pada bulan Februari sampai Maret 2006. jumlah koloni yang digunakan adalah 10 koloni (10 stup), yang terdiri atas 5 koloni perlakuan dan 5 koloni control. Data yang diambil adalah jumlah sel calon ratu yang terbentuk dan besarnya konsumi pakan tambahan tepung kedelai pada koloni perlakuan. Hasil penelitian terhadap jumlah sel

calon ratu yang terbentuk setelah dilakukan uji T dengan α : 0,05 ternyata terdapat perbedaan

Referensi

Dokumen terkait

Jumlah Telur Lebah Ratu, Bobot Badan Lebah Pekerja, Kandungan Protein Lebah Pekerja, dan Konsumsi Pakan pada Pemberian Tepungsari Buatan (Tempe, Kedelai Rebus, dan Kedelai Sangrai)

Penelitian ini telah dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi pakan alami sel fitoplankton dan bahan organik (bekatul, ampas tahu, tepung

1. Saat awal musim bunga lebah ratu umur satu tahun dengan jumlah sisiran eram lima mempunyai bobot anggota koloni terbanyak. Selama musim bunga umur lebah ratu tiga

yang cukup tinggi dengan perlakuan pemberian pakan tepung kedelai dikarenakan pakan tersebut mempunyai kandungan nutrisi yang mencukupi untuk menunjang proses

Hal ini dapat dilihat pada Tabel 1, selama dilakukan pengamatan jumlah pot madu hampir selalu lebih banyak dibandingkan dengan pot berisi pollen pada lokasi

Berdasarkan uraian diatas, pakan alami cacing sutera ( Tubifex sp.), cacing darah (larva Chironomus sp.), ikan mas ( Cyprinus carpio ) dan pakan buatan pelet

Hal ini dapat dilihat pada Tabel 1, selama dilakukan pengamatan jumlah pot madu hampir selalu lebih banyak dibandingkan dengan pot berisi pollen pada lokasi

Sehubungan dengan hal di atas, maka perlu dilakukan pengukuran diameter polen yang diambil lebah madu Apis cerana dari jenis tanaman yang berbeda, untuk mengetahui sumber pakan yang