• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH KONSENTRASI ASAM SULFAT TERHADAP KEKERASAN ALUMINIUM PADUAN TIPE 3103 HASIL ANODIZING

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH KONSENTRASI ASAM SULFAT TERHADAP KEKERASAN ALUMINIUM PADUAN TIPE 3103 HASIL ANODIZING"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH KONSENTRASI ASAM SULFATTERHADAP KEKERASAN

ALUMINIUM PADUANTIPE 3103 HASIL ANODIZING

Oleh: FITRAHUDDIN ( 02510073 )

Mechanical Engineering

Dibuat: 2009-02-02 , dengan 3 file(s).

Keywords: Konsentrasi, Asam sulfat dan Anodizing

ABSTRAK

Penggunaan logam aluminium untuk menggantikan logam besi dan baja mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan karena aluminium memiliki beberapa keunggulan diantaranya adalah ringan dan lebih mudah untuk dibentuk.Namun aluminium cenderung tidak tahan terhadap goresan yang dapat menurunkan sifat estetika dan kemampuan mekaniknya.

Aluminium dapat membentuk lapisan oksida secara natural yang dapat memberikan proteksi terhadap korosi dan goresan, namun lapisan ini sangat tipis. Oleh karena itu diperlukan proses elektrolisis yang akan meningkatkan kemampuan oksidasi pada aluminium yang disebut sebagai Anodizing.

Dalam proses anodizing dipelukan adanya larutan elektrolit yang dalam hal ini adalah asam sulfat. Konsentrasi dari asam sulfat akan berpengaruh terhadap kekerasan permukaan aluminium hasil anodizing. Oleh karena itu diperlukan penelitian tentang variasi konsentrasi asam sulfat. Sehingga dapat diketahui besaran optimum kekerasan aluminium hasil anodizing.

Dari hasil pengujian kekerasan dengan menggunakan sonohard dapat diketahui bahwa terdapat titik kekerasan optimum yang didapatkan dari variasi konsentrasi asam sulfat. Konsentrasi asam sulfat sebesar 15% dengan waktu anodisasi selama 60 menit dan besar arus yang dipakai 12V DC, didapatkan kekerasan optimum aluminium sebesar 734,4 Hv

ABSTRACT

The use of aluminum metal for replacing iron and steel is more increasing. This is because aluminum has several superiorites such as light and easy to be composed. Yet, aluminum tends not to withstand to scratch that may decline the aesthetics characteristic and mechanical capacity. Aluminum has capacity to form naturally oxide layer that provide protection to corrosion and scratch, yet this layer is very thin. Therefore, electrolysis processes needed to increase oxidation on aluminum called as Anodizing.

In the process of anodizing, electrolite solution is used, that is sulphuric acid. Concentration of sulphuric acid has influence on the hardness of aluminum surface as result of anodizing.

Therefore, further research is important about variation of sulphurid acid concentration. Thus, we can get the optimum of aluminum hardness as result of anodizing.

Referensi

Dokumen terkait

Hipotesa penelitian ini diduga: terjadi interaksi antara konsentrasi larutan

Berdasarkan hasil sidik ragam, diketahui bahwa pengaruh konsentrasi dan lama perendaman asam sulfat pada benih delima berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan kadar air

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi asam sulfat dan waktu fermentasi pada pembuatan bioetanol dari limbah bonggol pisang menjadi

Semakin tinggi konsentrasi asam sulfat yang digunakan maka luas permukaan biochar akan semakin meningkat karena asam sulfat yang digunakan sebagai aktivator dapat membuka pori

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi aktivator optimum asam sulfat pada arang aktif kulit kelapa muda untuk mendapatkan kapasitas maksimum dalam penurunan angka

3.1 Pengaruh konsentrasi asam sulfat terhadap kandungan glukosa Berdasarkan penelitian pembuatan bioetanol dari kulit kakao pada proses hidrolisis menggunakan asam sulfat

Hasil dari pengujian ini adalah: (1) ada pengaruh konsentrasi inhibitor ekstrak daun pepaya terhadap laju korosi pada baja galvanis dalam medium larutan Asam Sulfat (H 2 SO

Hasil hidrolisis selulosa menggunakan asam sulfat dengan rentang konsentrasi 45-65% b/b, hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa konsentrasi asam sulfat lebih dari 63% dapat melarutkan