• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN ANTARA KENDALI GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DENGAN TERJADINYA KEMATIAN AKIBAT INFARK MIOKARD AKUT ( IMA ) DI RSUD Dr. SAIFUL ANWAR MALANGPERIODE JANUARI – DESEMBER 2008

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "HUBUNGAN ANTARA KENDALI GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DENGAN TERJADINYA KEMATIAN AKIBAT INFARK MIOKARD AKUT ( IMA ) DI RSUD Dr. SAIFUL ANWAR MALANGPERIODE JANUARI – DESEMBER 2008"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

HUBUNGAN ANTARA KENDALI GLUKOSA DARAH PADA PASIEN 

DIABETES MELITUS TIPE II DENGAN TERJADINYA KEMATIAN AKIBAT 

INFARK MIOKARD AKUT ( IMA ) DI RSUD Dr. SAIFUL ANWAR 

MALANGPERIODE JANUARI – DESEMBER 2008

 

Oleh: MUHAMMAD SYARIF ( 05020010 ) 

Medical 

Dibuat: 2010­01­28 , dengan 3 file(s). 

Keywords:Kendali Glukosa Darah, DM tipe II, Kematian akibat IMA 

Latar Belakang : Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolik yang menjadi  masalah dunia. Penyakit ini mengalami peningkatan insiden terutama DM tipe II sehingga akan  mendorong meningkatnya komplikasi kronik DM dan kematian akibat komplikasi kronik DM,  salah satu diantaranya adalah Infark Miokard Akut (IMA). 

Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui adanya hubungan antara Kendali Glukosa Darah pada  pasien DM tipe II dengan terjadinya kematian akibat IMA. 

Metodologi Penelitian : Deskripsi analitik observasional dengan pendekatan secara cross 

sectional. Populasi adalah pasien DM dengan IMA yang menjalani rawat inap di RSU Dr. Saiful  Anwar Malang periode Januari ­ Desember 2008 yang berjumlah 39 sampel dengan total 

sampling melalui rekam medik. Untuk menentukan adanya hubungan antar variabel dilakukan  uji hipotesis Chi Square. 

Hasil dan Pembahasan : Hasil uji Chi Square didapatkan hubungun antara Kendali Glukosa  Darah pada pasien DM tipe II dengan terjadinya kematian akibat IMA yang ditunjukkan dengan  nilai signifikansi (p) 0,04 . 

Kesimpulan : Ada hubungan bermakna antara Kendali Glukosa Darah pada pasien DM tipe II  dengan terjadinya kematian akibat IMA 

Background : Diabetes Mellitus (DM) was a metabolism disorder which becomes world's  problem. Incident of this disease increase especially DM type II so will lead in chronic 

complication of DM and mortality because chronic complication of DM, one of them is Acute  Myocardial Infarction (AMI). 

Purpose : To know the relevancy between blood glucose control on diabetes mellitus's patient  type II with incident of mortality caused by acute myocardial infarction. 

Research method : Observational analysis descriptive with Cross Sectional design. The 

population were diabetes mellitus's patient at Dr. Saiful Anwar Malang hospital from January ­  December 2008 and the sample as much as 39 patients with totally sampling, through medical  record. The data was analyzed by Chi square test. 

Experimental Result : Based on Chi Square test, there was significant corelation between blood  glucose control on diabetes mellitus's patient type II with incident of mortality because acute  myocardial infarction supported with p­value 0,04. , 

Referensi

Dokumen terkait

  Keywords: Kadar gula darah, Diabetes mellitus tipe 2, Katarak  Latar

  Keywords: PGK akibat DM, PGK akibat non DM, tekanan darah, kadar albumin, hemoglobin, 

Latar Belakang : Peningkatan konsumsi pangan tinggi serat, antioksidan dan amilosa diharapkan dapat menanggulangi Diabetes Melitus (DM) tipe 2. Tepung ubi jalar

Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Daerah Karanganyar. Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) adalah

Latar Belakang: Penyakit ginjal kronik merupakan salah satu penyakit kronik dengan prevalensi terbesar di dunia yang sebagian besar disebabkan oleh riwayat diabetes

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronik yang tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dicegah dan dikendalikan. Penyakit ini berhubungan dengan gaya

Latar belakang Diabetes melitus DM didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai