• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penggunaan Metode Triangle dan Concentration Count dalam Penelitian Sebaran dan Populasi Gibbon (Hylobatidae)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penggunaan Metode Triangle dan Concentration Count dalam Penelitian Sebaran dan Populasi Gibbon (Hylobatidae)"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

M e d ~ a Konsewasi Vol. IV (I), Oktober 1992 : 9

-

21

PENGGUNAAN METODE

TIUANGLE DAN CONCENTRATION COUNT

IIALAM PENELITlAN SEBARAN DAN POPULASI

GIBBON (HYLOBATIDAE)

The Use of Triangle and Concentration Count Methods in

The. Investigation

of

Gibbon Distribution and Population

S t u d ~ e s on wildlife in the nature need methodolog~cal approaches which can produce precise and accurate data. In accordance with the increasing number of scicnt~sts who are Interested In s t u d y ~ n g wildlife in n a t i r e , many methods have been developed.

This paper discusses the Triangle and Concentration Count methods whlch are appropriate for the observatton of the wildlife distribution and populat~on, especially for the wildlife species which frequently produce sound a s a tool of communlcatlon o r a spaccngllerr~torial mechan~sm.

T h e r e a r e two ways in using those methods 1.e. parallcl and serlcs. Selection of whlch way to hc used depends on the size of the arca, availability of time and the n u m l ~ e r of observers.

T h ~ s method has been applied in the study of arhorcal prrmates such as Siamang ( t f y l o b a r c s . ~ i i d a c ~ h r t RAFFLES). in Way Kamhas Natlonal Park. l a m p u n g (1')X-l). Mucllcr'a g~l,hon (I-I. nt~rcllcr~ MAKTIY) In Rukit Soeharto Protection 1:orest (1987) and Ilarli-handcd gil~l?oni'Lngkn' (11, agilis I-'. CUVIIJR) In I'as~r Mayang. Jamhi (1990).

Penelitian ekologi satwa liar dalam rangka pengelolaan dan pengembangan ilmu

pengetahuan terhadap suatu jenis satwa liar di suatu wilayah umumnya dimulai dengan

mengetahui penyebaran (distribui) dan popula4 salwa liar yang bersangkutan. Banvak

metode yang dapat diterapkan untuk mengctahui kcdua parameter tersebut, baik yang

bersifat langsung maupun tidak langsung.

Penggunaan setiap metode mempunyai kc~epatan

dan ketelitian yang herbeda-

beda, tergantung kepada beherapa faktor yang mcmpengaruhinya, antara lain adalah

faktor ekologi jenis satwa liar, topografi, kcada;in/kcrapatan vegetasi kawasan, tcnag'r

dan biaya, peralatan dan sebagainya.

Metode

Tnurlgle Courri

dan

Concenrrurrot~ Courrt

merupakan kombinasi dua

metode yang cukup baik dan tepat untuk digunakan dalam mengetahui penyebaran

dan populasi satwa primata dari famili gibbon (Hylobatidae). Hal ini telah penulis

praktekkan sejak tahun 1984 untuk beberapa jenis satwa liar dari keluarga Hylobatidae,

yaitu Siamang

(Hylobates syndactylus

RAFFLES) di Taman Nasional Way Kambas,

Lampung (1984); Owa klawat

(H. ntuelleri

MARTIN) di Hutan Lindung Bukit

Soeharto (1987) dan Ungko

(H. agilis

F.

CUVIER) di Pasir Mayang, Jambi (1990).

(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)

M e d ~ a Konsewasi Vol. IV (I), Oktober 1992 : 9

-

21

PENGGUNAAN METODE

TIUANGLE DAN CONCENTRATION COUNT

IIALAM PENELITlAN SEBARAN DAN POPULASI

GIBBON (HYLOBATIDAE)

The Use of Triangle and Concentration Count Methods in

The. Investigation

of

Gibbon Distribution and Population

S t u d ~ e s on wildlife in the nature need methodolog~cal approaches which can produce precise and accurate data. In accordance with the increasing number of scicnt~sts who are Interested In s t u d y ~ n g wildlife in n a t i r e , many methods have been developed.

This paper discusses the Triangle and Concentration Count methods whlch are appropriate for the observatton of the wildlife distribution and populat~on, especially for the wildlife species which frequently produce sound a s a tool of communlcatlon o r a spaccngllerr~torial mechan~sm.

T h e r e a r e two ways in using those methods 1.e. parallcl and serlcs. Selection of whlch way to hc used depends on the size of the arca, availability of time and the n u m l ~ e r of observers.

T h ~ s method has been applied in the study of arhorcal prrmates such as Siamang ( t f y l o b a r c s . ~ i i d a c ~ h r t RAFFLES). in Way Kamhas Natlonal Park. l a m p u n g (1')X-l). Mucllcr'a g~l,hon (I-I. nt~rcllcr~ MAKTIY) In Rukit Soeharto Protection 1:orest (1987) and Ilarli-handcd gil~l?oni'Lngkn' (11, agilis I-'. CUVIIJR) In I'as~r Mayang. Jamhi (1990).

Penelitian ekologi satwa liar dalam rangka pengelolaan dan pengembangan ilmu

pengetahuan terhadap suatu jenis satwa liar di suatu wilayah umumnya dimulai dengan

mengetahui penyebaran (distribui) dan popula4 salwa liar yang bersangkutan. Banvak

metode yang dapat diterapkan untuk mengctahui kcdua parameter tersebut, baik yang

bersifat langsung maupun tidak langsung.

Penggunaan setiap metode mempunyai kc~epatan

dan ketelitian yang herbeda-

beda, tergantung kepada beherapa faktor yang mcmpengaruhinya, antara lain adalah

faktor ekologi jenis satwa liar, topografi, kcada;in/kcrapatan vegetasi kawasan, tcnag'r

dan biaya, peralatan dan sebagainya.

Metode

Tnurlgle Courri

dan

Concenrrurrot~ Courrt

merupakan kombinasi dua

metode yang cukup baik dan tepat untuk digunakan dalam mengetahui penyebaran

dan populasi satwa primata dari famili gibbon (Hylobatidae). Hal ini telah penulis

praktekkan sejak tahun 1984 untuk beberapa jenis satwa liar dari keluarga Hylobatidae,

yaitu Siamang

(Hylobates syndactylus

RAFFLES) di Taman Nasional Way Kambas,

Lampung (1984); Owa klawat

(H. ntuelleri

MARTIN) di Hutan Lindung Bukit

Soeharto (1987) dan Ungko

(H. agilis

F.

CUVIER) di Pasir Mayang, Jambi (1990).

(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Keterampilan proses sains siswa menggunakan pendekatan sains teknologi masyarakat termasuk dalam kategori sedang dengan

(2) Untuk menunjang penyelenggaraan kesehatan sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1), komite medik berfungsi untuk membantu pemerintah dalam menyusun standar

Perhitungan jumlah sel somatis secara langsung menggunakan metode Breed (golden standard) diperoleh 143 (69.8%) sampel berasal dari sapi yang menderita mastitis

Dengan penggunaan media pembelajaran yang tepat dan menarik bagi anak autis yaitu menerapkan media digital sebagai sarana atau media belajar anak akan meningkatkan

Penelitian ini menunjukkan hasil yang berbeda dari penelitian sebelumnya yang telah dilakukan oleh Monica (2016) dan Wismaryanto (2013) yang menyatakan bahwa ROA

Hak selanjutnya yang dimiliki pers sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam ayat ketiga pada pasal yang sama adalah bahwa pers dijamin kebebasannya

• Anak dapat menyusun kalimat aku-suka-pisang-goreng dengan benar dan tepat (BHS 4.11) • Anak dapat mengenal aktivitas seni melalui kegiatan membuat boneka dari batang daun pisang

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah Customer Relationship Management (CRM) yang berbasis web pada Totebag Corner agar Totebag Corner