• Tidak ada hasil yang ditemukan

Fermentasi Serat Sawit dan Jerami Padi dengan Fungi Ganoderma lucidum untuk Meningkatkan Efisiensi dan Ketersediaan Pakan Ruminansia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Fermentasi Serat Sawit dan Jerami Padi dengan Fungi Ganoderma lucidum untuk Meningkatkan Efisiensi dan Ketersediaan Pakan Ruminansia"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

FERMENTASI SERAT SAWIT DAN JERAMI PADI DENGAN FUNGI

GANODERMA LUCIDUM UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI DAN

KETERSEDIAAN PAKAN RUMINANSIA

Toto Toharmat1), Darmono T2), Dwierra Evvyernie Amirroenas, Simson Tarigan, Suryani

1)

Staf Pengajar Dep. Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Fakultas Peternakan IPB 2) Staf Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia - Deptan

Abstrak

Pakan hijauan merupakan pakan utama ternak ruminansia. Ketersediaan hijauan tidak kontinyu sepanjang tahun. Pada musim penghujan ketersediaan pakan hijauan melimpah, sebaliknya pada musim kemarau sulit didapatkan. Penggunaan pakan sumber serat yang belum lazim seperti sumber serat hasil ikutan industri kelapa sawit atau jerami padi

merupakan salah satu alternatif. Penelitian dirancang untuk 1) memproduksi benih G.

Lucidum; 2) mengkaji teknik optimasi dalam mensintesis kromium organik dengan G.

lucidum dan Rizophus sp, sebagai pembanding; 3) memproduksi kromium organik dan

biomasa hasil fermentasi; 4) menganalisis kandungan kromium organik, proksimat

biomasa LSKS dan senyawa aktif G. Lucidum; 5) uji fermentasi in vitro pakan sebagai

pengaruh suplementasi kromium organik. Penelitian dimulai dari persiapan dan

pemrosesan jerami padi dan limbah sawit, peremajaan koleksi dan pembuatan G.

Lucidium, pembuatan media fermentasi dari campuran tandan kosong dan serat sawit, mengkaji produksi Cr Organik dengan Lucidum untuk menentukan level Cr optimal.

Penelitian menghasilkan beberapa hal berikut 1) Starter G. Lucidum telah diperoleh dan

dapat disimpan sebagai stok untuk digunakan setiap saat. Kontaminan yang paling

ekspansif terhadap G. Lucidum adalah Tricoderma Sp. khususnya jika G. Lucidum

ditumbuhkan dalam jerami padi. 2) G. Lucidum tumbuh dalam media yang berupa sabut

dan tandan sawit dan jerami padi, yang dipadatkan, setelah inkubasi 15 hari. 3) G.

Lucidum tumbuh lebih mudah pada media berupa sabut dan tandan sawit dibandingkan

pada jerami padi. 4) Pertumbuhan G. Lucidum dalam serat dan tandan sawit serta jerami

padi dapat ditingkatkan dengan penambahan Cr3Cl pada konsentrasi 3000 ppm Cr. 5)

Fermentasi disarankan 4 dan 6 minggu berturut-turut untuk jerami padi dan serat serta tandan sawit. Peningkatan Cr dalam media dapat meningkatkan inkorporasi Cr namun menurunkan laju penyusutan bahan kering dan pertumbuhan kapang.

Referensi

Dokumen terkait

Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai informasi kepada pihak terkait untuk meningkatkan produktivitas ternak ruminansia dan meningkatkan ketersediaan pakan khususnya

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi berjudul Analisis Ketersediaan Limbah Pertanian sebagai Pakan Ternak Ruminansia di Kabupaten Tegal adalah benar karya saya

Pucuk tebu dan titonia merupakan hijauan alternatif yang dapat digunakan sebagai sumber energi dan sumber protein pada ternak ruminansia, tetapi terkendala dengan

Penelitian telah dilakukan secara in vitro untuk mengukur nilai nutrisi dari pakan komplit yang berbasis jerami fermentasi untuk ruminansia yang mengandung kombinasi