• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea Arabica L) Pada Aplikasi Pupuk Anorganik Organik Dan Taraf Intensitas Naungan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea Arabica L) Pada Aplikasi Pupuk Anorganik Organik Dan Taraf Intensitas Naungan"

Copied!
84
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2.  Komposisi kimia kompos kulit kopi
Gambar 1. Tata letak tanaman contoh pada setiap satuan percobaan
Tabel 6. Keadaan iklim mikro di lokasi penelitian pada bulan Agustus
Gambar 2. Kondisi awal bibit kopi Arabika pada aplikasi  pupuk anorganik-
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa pupuk berpengaruh terhadap tinggi bibit, diameter batang, bobot basah tajuk, dan bobot kering tajuk pada umur- umur

Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas pemberian pupuk organik berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman 25-39 HSPT, diameter batang pada 25 dan 39 HSPT, jumlah

Interval penyiraman air 6 hari sekali dengan koefisien tanaman 0.52 dan fraksi air 14.32% nyata menghasilkan tinggi tanaman yang lebih tinggi, jumlah daun yang lebih banyak,

Pengaruh Kombinasi Sambung Batang dan Auksin Terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta (Coffea canephora) dan Kopi Arabika (Coffea arabica); Yessi Kumalasari; 070210193029;

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kecepatan pertumbuhan tanaman kopi dengan menggunakan pupuk daun anorganik cair Seprint yang cara

Pada taraf 1% pengaruh pupuk organik dari limbah kulit kopi terhadap pertumbuhan bibit kopi menunjukkan bahwa jarak tanam antara perlakuan konsentrasi 0% dengan

Tabel 2 menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan pupuk kandang ayam dosis 15 g/tanaman dengan ZPT giberelin konsentrasi 60 ppm merupakan rata-rata jumlah daun yang paling

Bibit tanaman C3 yang menerima intensitas cahaya tinggi dan kelebih- an nitrogen akan mengalami ganggu- an pertumbuhan dan perkembangan, akan tetapi perkembangan dan