• Tidak ada hasil yang ditemukan

OPTIMALISASI MODAL KERJA PT. SEPATU BATA, Tbk

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "OPTIMALISASI MODAL KERJA PT. SEPATU BATA, Tbk"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

i

OPTIMALISASI MODAL KERJA

PT. SEPATU BATA, Tbk

SKRIPSI

Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Mencapai Derajad Sarjana Ekonomi

Oleh:

Ahmad Mustafid Anwar 201210160311535

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

(2)

i

OPTIMALISASI MODAL KERJA

PT. SEPATU BATA, Tbk

SKRIPSI

Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Mencapai Derajad Sarjana Ekonomi

Oleh:

Ahmad Mustafid Anwar 201210160311535

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)

i

OPTIMALISASI MODAL KERJA PT. SEPATU BATA, Tbk Ahmad Mustafid Anwar

Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Malang

Jl. Raya Tlogomas No. 246 Malang Email: [email protected]

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mencari dan menganalisis modal kerja optimal PT. Sepatu Bata, Tbk. Modal kerja optimal merupakan modal kerja yang dalam penanamanya tercukupi dengan pas, tidak kurang dan tidak lebih, sehingga modal kerja yang dibutuhkan sama dengan modal kerja yang diinvestasikan. Modal kerja harus cukup jumlahnya dalam arti harus mampu membiayai pengeluaran-pengeluaran atau operasi sehari-hari, karena dengan modal kerja yang cukup akan menguntungkan bagi perusahaan.

Metode yang digunakan yaitu metode keterikatan dana dan metode perputaran modal kerja, serta estimasi nilai penjualan yang akan datang untuk mencari modal kerja optimal. Teknik analisis dengan menggunakan perputaran elemen modal kerja yang terdiri dari; kas, piutang dan persediaan, setelah itu menentukan keterikatan dana pada seluru elemen modal kerja yang kemudian akan digunakan untuk menentukan perputaran modal kerja, selanjutnya mengestimasikan nilai penjualan untuk tahun yang akan datang, sehingga dapat menentukan modal kerja optimal.

Hasil penelitian menunjukkan modal kerja optimal lebih kecil daripada modal kerja riil, hal ini menunjukkan bahwa modal kerja riil yang diinvestasikan terlalu besar dibandingkan dengan modal kerja optimal, sehingga terjadi kelebihan modal kerja yang mengakibatkan dana menganggur dan kurang produktif, berdasarkan hasil analisis, modal kerja PT. Sepatu Bata, Tbk dinilai belum optimal.

(12)

ii

OPTIMALISASI MODAL KERJA PT. SEPATU BATA, Tbk Ahmad Mustafid Anwar

Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Malang

Jl. Raya Tlogomas No. 246 Malang Email: [email protected]

ABSTRACT

This research is aims to find and analyze the optimal working capital PT. Sepatu Bata, Tbk. Optimal working capital is working capital in its use adequate to fit, no more and no less, so that the necessary working capital equals working capital invested. Working capital should be sufficient in number in the sense to be able to finance expenditures or daily operations, because with sufficient working capital will be profitable for the company.

The method used is the method of attachment of funds and working capital turnover method, and the estimated value of sales will come to seek optimal working capital. Techniques analysis using turnover of working capital elements comprising; cash, accounts receivable and inventory, as it determines the attachment of funds in seluru elements of working capital which will then be used to determine working capital turnover, then estimate the value of sales for the years to come, so as to determine the optimal working capital.

The results showed optimal working capital is smaller than the real working capital, it does show that the real working capital invested too great compared to the optimal working capital, so that there is excess working capital, which resulted in idle funds and less productive, based on the results of the analysis, working capital PT. Sepatu Bata, Tbk not considered optimal.

(13)

iii

KATA PENGANTAR

Segala puji syukur teruntuk Illahi Rabbi, shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpah atas Rasulullah SAW, seluruh keluarga dan sahabatnya. Amin. Syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT, karena pada akhirnya penulisan skripsi yang berjudul “Optimalisasi Modal Kerja PT. Sepatu Bata, Tbk” ini dapat terselesaikan.

Perjalanan panjang didalam menyelesaikan skripsi ini tidaklah dapat dilalui dengan baik tanpa bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, sehingga peneliti ucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada:

1. Dr. H. Nazaruddin Malik, M.Si, selaku dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

2. Dr. H. Marsudi, M.M., selaku Ketua Prodi Manajemen yang telah memberikan dukungan dan kemudahan dalam kegiatan pembelajaran sekaligus kepengurusan akademik.

3. Dra. Hj. Dewi Nurjannah, M.M., selaku dosen Pembimbing I yang selalu memberikan bimbingan, arahan, dan motivasi yang sangat bermanfaat bagi penulisan ini.

4. Dra. Hj. Erna Retna Rahadjeng, M.M., selaku dosen Pembimbing II yang selalu memberikan bimbingan dan arahan, serta memberikan ilmu yang bermanfaat selama proses pembelajaran.

(14)

iv

6. Seluruh Dosen Prodi Manajemen yang selama ini telah memberikan ilmu yang sangat bermanfaat, serta telah memberikan teladan yang baik bagi kehidupan saya.

7. Kedua orang tua saya Bapak Durianto dan Ibu Siti Fatimah yang selalu memberikan doa dan dukungan yang tiada henti-hentinya, yang telah membesarkan, membimbing, menyayangi dengan penuh kasih ketulusan dan pengorbanan yang tak akan pernah berakhir serta selalu memberikan yang terbaik.

8. Kedua saudara kandung saya Chafidatur Rohmah dan Choiruz Zainil Ahsan yang selalu memberikan kebahagian serta memotivasi saya untuk menjadi kakak yang lebih baik lagi dan bermanfaat bagi saudaranya.

9. Semua sahabat saya di Manajemen K angkatan 2012 yang telah berjuang bersama dari awal kuliah sampai saat ini, dan selalu memberikan canda tawa, semangat, motivasi dan dukungan untuk terus belajar dan belajar lagi.

10. Semua sahabat saya di Prodi Manajemen, teman seperjuangan konsentrasi Manajemen Keuangan, petugas partime Prodi Manajemen, petugas partime IBK, dan petugas partime Laboratorium Manajemen.

11. Seluruh staf, karyawan, dan petugas partime UPT Perpustakaan UMM yang mendukung dan membantu saya selama proses penyelesaian tugas akhir. 12. Teman-teman Kos Margojoyo 2A Musa Al-Kadim, Irzan Bassofi, Ricky

Aditya, Alvin Nassiqin, Vicky Sembiring yang selama ini selalu berbagi

(15)

v

13. Teman-teman kontrakan semanding Hardi Akhmad, Erik Firmansyah. Moch. Syamsudin, Randitya Bayu, Husni Mustofa, Ginanjar Pungky, Rahmad Fikri, Arman Yusufi, Dian Adi dan yang lainnya yang selalu memberikan semangat serta kebahagian dalam menjalani kuliah ini.

14. Semua sahabat kecil saya Dedi Sasminto, Ira Winata, Devi Andriyani, Kumiani, Deny Adelino, yang memberikan semangat agar bisa mencapai gelar sarjana.

15. Akhirnya hanya kepada Allah SWT segala perbantuan dapat terbalas dengan lebih baik. Hanya kepada Allah SWT segala sesuatunya kembali dan semoga Allah SWT selalu membuka hati kita untuk selalu berbuat lebih baik di masa yang akan datang. Dalam penuh kerendahan hati, skripsi ini saya persembahkan dengan harapan dapat bermanfaat tidak hanya bagi penulis pribadi melainkan bagi pihak-pihak lain yang berkepentingan.

Malang, 02 Mei 2016

(16)
(17)

vii

D. Teknik Pengumpulan Data ... 39

E. Teknik Analisis Data ... 39

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian ... 42

B. Analisis Data ... 49

C. Pembahasan Hasil Penelitian ... 59

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ... 61

B. Saran ... 61

DAFTAR PUSTAKA ... 63

(18)

viii

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Data Aktiva Lancar, Hutang Lancar, Modal Kerja Bersih, dan

Penjualan Bersih Tahun 2011-2015 ... 5

Tabel 4.1 Perhitungan Perputaran Kas (kali) Tahun 2011-2015... 50

Tabel 4.2 Perhitungan Perputaran Kas (hari) Tahun 2011-2015 ... 51

Tabel 4.3 Perhitungan Perputaran Piutang (kali) Tahun 2011-2015... 51

Tabel 4.4 Perhitungan Perputaran Piutang (hari) Tahun 2011-2015 ... 52

Tabel 4.5 Perhitungan Perputaran Persediaan (kali) Tahun 2011-2015 ... 53

Tabel 4.6 Perhitungan Perputaran Persediaan (hari) Tahun 2011-2015 ... 53

Tabel 4.7 Perhitungan Perputaran Modal Kerja (hari) Tahun 2011-2015 .. 54

Tabel 4.8 Perhitungan Perputaran Modal Kerja (kali) Tahun 2011-2015 .. 55

Tabel 4.9 Perhitungan Tingkat Pertumbuhan Penjualan Tahun 2011-2015 56 Tabel 4.10 Perhitungan Estimasi Nilai Penjualan Tahun 2016 ... 57

Tabel 4.11 Modal Kerja Optimal Tahun 2015 ... 57

(19)

ix

DAFTAR GAMBAR

(20)

x

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Laporan Neraca PT. Sepatu Bata, Tbk Tahun 2011 ... 65

Lampiran 2 Laporan Neraca PT. Sepatu Bata, Tbk Tahun 2012 ... 66

Lampiran 3 Laporan Neraca PT. Sepatu Bata, Tbk Tahun 2013 ... 67

Lampiran 4 Laporan Neraca PT. Sepatu Bata, Tbk Tahun 2014 ... 68

Lampiran 5 Laporan Neraca PT. Sepatu Bata, Tbk Tahun 2015 ... 69

Lampiran 6 Laporan Laba Rugi PT. Sepatu Bata, Tbk Tahun 2011... 70

Lampiran 7 Laporan Laba Rugi PT. Sepatu Bata, Tbk Tahun 2012... 70

Lampiran 8 Laporan Laba Rugi PT. Sepatu Bata, Tbk Tahun 2013... 71

Lampiran 9 Laporan Laba Rugi PT. Sepatu Bata, Tbk Tahun 2014... 71

Lampiran 10 Laporan Laba Rugi PT. Sepatu Bata, Tbk Tahun 2015... 72

Lampiran 11 Perhitungan Perputaran Kas ... 73

Lampiran 12 Perhitungan Perputaran Piutang ... 74

Lampiran 13 Perhitungan Perputaran Persediaan ... 75

Lampiran 14 Perhitungan Perputaran Modal Kerja (hari) ... 76

Lampiran 15 Perhitungan Perputaran Modal Kerja (kali)... 76

Lampiran 16 Perhitungan Pertumbuhan dan Peramalan Penjualan ... 77

(21)

64

DAFTAR PUSTAKA

Abu Rizal FS., Endang NP., Zahroh ZA. 2015. Pengelolaan Modal Kerja Usaha Mikro untuk Memperoleh Profitabilitas. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB)Vol. 22 No. 1:3. Universitas Brawijaya Malang.

Ambarwati, Sri D.A. 2010. Manajemen Keuangan Lanjut. Edisi Pertama. Yogyakarta: Garha Ilmu.

Basri. 1995. Manajemen Keuangan. Edisi Ketiga, Cetakan Kedua. Yogyakarta: BPFE.

Brigham, Eugene F. dan Houston, Joul F. 2011. Dasar-dasar Manajemen Keuangan. Edisi kesebelas buku dua. Jakarta: Salemba Empat.

Bursa Efek Indonesia. 2015. Laporan Keuangan dan Tahunan. http://www.idx.co.id. Diakses pada tanggal 31 Maret 2016 id/beranda/perusahaantercatat/laporankeuangandantahunan.aspx

Dhini, A.R. 2013. Optimalisasi Modal Kerja CV. Bhumi Mandiri Mojokerto. Universitas Muhammadiyah Malang.

Dosen DPK. 2011. Penentuan Kebutuhan Modal Kerja yang Optimal pada PT. Incipna Indonesia Clara N.M. Rotinsulu. Universitas Tompotika Luwuk Banggai

Gitosudarmo, Indriyo. 2000. Manajemen Keuangan. Edisi Keempat. Yogyakarta: BPFE.

Jumingan. 2011. Analisis Laporan Keuangan. Cetakan keempat. Bandung: Bumi Aksara.

Kasmir. 2008. Analisis Laporan Keuangan. Edisi Kesebelas. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Lawrence, J, Gitman, 2000. Principles of Managerial Finance. 9th ed., USA: Addision Wesley Logman.

Marliana, P.A. 2008. Analisis Penentuan Modal kerja Optimal Pada PT. Gudang Garam, Tbk. Universitas Muhammadiyah Malang.

Modul Praktikum Manajemen Keuangan. 2014. Tim Laboratorium Manajemen. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Riyanto, Bambang. 2001. Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan. Edisi Keempat. Cetakan Ketujuh. Yogyakarta: BPFE.

Sawir, Agnes. 2005. Analisis Kinerja Keuangan dan Perencanaan Keuangan Perusahaan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

(22)

65

Sarwoko. 2003. Manajemen Keuangan, Teori, Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Ekonisia.

Sudana, I Made. 2011. Manajemen Keuangan Perusahaan: Teori dan Praktik. Jakarta: Erlangga.

Sutrisno. 2008. Manajemen Keuangan. Yogyakarta: Ekonisia.

Syamsuddin, Lukman. 2011. Manajemen Keuangan Perusahaan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Weston, J. Fred dan Copeland, Thomas E. 2008. Manajemen Keuangan. Edisi Kesembilan. Penerjemah: Jaka Wasana. Jakarta: Binarupa Aksara.

(23)

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Sektor industri alas kaki (footwear manufacture) di Indonesia, menjadi

menarik untuk dibahas karena kekhasan karakteristik industri ini, baik dari industri yang padat karya produksinya berdasarkan atas order yang diterima sampai mesin produksi yang digunakan merupakan mesin dengan middle technology. Industri

sepatu di Indonesia mengalami kemajuan yang signifikan, diawali dari produsen sepatu yang dikategorikan sebagai industri kecil tetapi memiliki kualitas yang dapat bersaing dengan brand ternama, memiliki potensi yang besar di pasar dalam dan luar negri.

(24)

2

Pos – pos utama dalam aktiva lancar adalah kas, piutang, dan persediaan. Masing – masing pos tersebut haruslah dikelola secara baik dan efisien untuk dapat mempertahankan likuiditas perusahaan dan pada saat yang sama jumlah dari masing-masing pos tersebut tidak terlalu besar. Pos–pos utama dalam hutang lancar meliputi hutang usaha, hutang surat-surat berharga, dan biaya–biaya yang masih harus dibayar. Masing–masing pos hutang lancar tersebut harus dikelola dengan baik untuk menjamin bahwa sumber–sumber modal jangka pendek tersebut diperoleh dan dipergunakan dengan cara sebaik mungkin.

Seorang manajer keuangan dituntut untuk memperhatikan sumber dana dalam memenuhi modal kerja sehingga manajer dihadapkan pada berbagai pilihan sumber dana, baik sumber dana jangka pendek maupun jangka panjang. Sumber dana tersebut digunakan sebagai sumber pembelanjaan serta pengelolaan perusahaan dalam setiap aktivitas perusahaan agar dapat lebih efisien dan siap menghadapi persaingan perusahaan pada masa yang akan datang. Pada dasarnya modal kerja berbeda dengan aktiva tetap yang memerlukan waktu lebih dari satu periode atau satu tahun. Sedangkan investasi modal kerja biasanya akan berputar kurang dari satu periode normal operasi perusahaan.

(25)

3

Modal kerja optimal bagi perusahaan yakni setiap penambahan modal kerja selalu disertai oleh penambahan manfaat (utilities), akan tetapi tambahan ini

akan menurunkan manfaat marginal, oleh sebab itu penambahan modal kerja harus disertai oleh tambahan biaya (cost) sehingga akan didapatkan tingkat modal kerja

yang optimal. Faktor-faktor yang menentukan besarnya modal kerja adalah sifat dan jenis perusahaan, proses produksi, sistem persediaan, dan sikap dari pengambil putusan.

Perputaran modal kerja yang optimal membantu kelancaran operasi perusahaan dalam membiayai operasi sehari-hari. Penggunaan modal kerja yang teratur akan membantu penggunaan modal kerja yang efiesien, sehingga bagi manajemen keuangan mempermudah dalam mengambil keputusan, dengan adanya modal kerja yang cukup perusahaan dapat menjalankan aktivitasnya dengan lancar, jika aktivitasnya lancar maka perusahaan tersebut akan memperoleh keuntungan. Modal kerja yang optimal juga akan menguntungkan bagi perusahaan sehingga dapat memenuhi kewajiban-kewajiban jangka pendeknya.

(26)

4

dalam penentuan kebutuhan modal kerja dibutuhkan suatu pendekatan, agar dapat tercapai perencanaan kebutuhan modal kerja yang optimal.

Sartono (2001:390) mengemukakan dalam penentuan kebutuhan modal kerja dapat digunakan tiga metode yaitu: (1) Metode keterikatan dana metode ini harus terlebih dahulu ditentukan berapa jumlah pengeluaran kas satiap hari dan berapa lama dana itu terikat. (2) Metode perputaran modal kerja metode ini ditentukan dengan cara mengambil perputaran elemen-elemen pembentuk modal kerja seperti perputaran kas, piutang dan persediaan. (3) Metode aliran kas aliran kas yang terdapat pada perusahaan akan berlangsung secara terus-menerus selama perusahaan beroperasi yang terdiri dari aliran kas masuk dan aliran kas keluar.

(27)

5

ditentukan langka selanjutnya, dengan nilai modal kerja optimal yang sudah ditemukan dapat dihitung besarnya tambahan atau pengurangan terhadap saldo nilai aktiva lancar pada awal tahun berikutnya.

PT. Sepatu Bata, Tbk merupakan salah satu perusahaan manufacture yang

memenuhi kebutuhan konsumsi sepatu dan alas kaki di Indonesia. Disaat semakin meningkatnya persaingan, sepertinya geliat PT. Sepatu Bata, Tbk sebagai salah satu merk yang dulu sangat disegani reputasi sepatu bata kini kian melemah, meskipun outlet sepatu bata masih yang terbanyak tetapi nama “Bata” mulai tenggelam diantara persaingan dengan banyak merk lokal maupun internasional, banyak kita ketahui mulai dari pelajar sekolah, mahasiswa, dan masyarakat kalangan menengah keatas telah banyak yang lebih memilih sepatu atau alas kaki bermerk Adidas, Nike, Reebok, New Balance dan merk-merk lain yang berkembang pesat saat ini.

PT. Sepatu Bata Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dan memerlukan modal kerja yang cukup besar dalam menjalankan usahanya. Untuk mengetahui perkembangan modal kerja pada PT. Sepatu Bata selama lima tahun terakhir dari tahun 2011 – 2015.

Tabel 1.1: Data Aktiva Lancar, Hutang Lancar, Modal Kerja Bersih dan Penjualan Bersih tahun 2011-2015 (dalam rupiah)

Tahun Lancar (Rp) Aktiva Lancar (Rp) Hutang Modal Kerja 2012 357.373.694 168.267.966 189.105.728 751.449.338 13% 11% 2013 435.578.754 257.337.714 178.241.040 902.459.209 -6% 20% 2014 490.875.888 316.233.635 174.642.253 1.008.727.515 -2% 12% 2015 521.210.881 248.070.766 273.140.115 1.028.850.578 56% 2%

(28)

6

Tabel 1.1 menjelaskan bahwa aktiva lancar dan hutang lancar, dari tahun 2011-2015 terus mengalami peningkatan, akan tetapi modal kerja bersih pada tahun 2011-2015 mengalami fluktuasi, yakni dengan rincian modal kerja bersih pada tahun 2011-2012 mengalami peningkatan sebesar 13%, selanjutnya modal kerja bersih pada tahun 2012-2013 mengalami penurunan sebesar 6%, kemudian modal kerja bersih pada tahun 2013-2014 mengalami penurunan sebesar 2%, dan pada tahun 2014-2015 modal kerja bersih meningkat sebesar 56%.

Penjualan bersih pada tahun 2011-2015 juga mengalami fluktuasi, pada tahun 2011-2012 penjualan bersih meningkat sebesar 11%, kemudaian pada tahun 2012-2013 penjualan bersih meningkat sebesar 20%, selanjutnya pada tahun 2013-2014 penjualan bersih meningkat sebesar 12%, pada tahun 2013-2014-2015 penjualan bersih meningkat namun tidak signifikan sebesar 2% dari tahun sebelumnya. Perubahan modal kerja bersih pada tahun 2012 yang meningkat sebesar 13% di ikuti dengan penjualan berih yang juga meningkat sebesar 11%, kemudian untuk perubahan modal kerja bersih tahun 2013 yang menurun sebesar 6% tidak diikuti dengan perubahan pejualan bersih yang meningkat sebesar 20%,

(29)

7

bersih yang juga ikut berfluktuasi, dari hasil tersebut diperkirakan modal kerja perusahan sepatu bata belum optimal.

Berdasarkan fenomena perubahan modal kerja bersih dan perubahan penjualan bersih PT. Sepatu Bata, Tbk di atas, peneliti berkeinginan untuk melakukan penelitian dengan judul: “Optimalisasi Modal Kerja PT. Sepatu Bata, Tbk periode 2011-2015”.

B. Rumusan Penelitian

Rumusan penelitian sesuai dengan apa yang dikemukakan dalam latar belakang penelitian di atas, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut: Apakah modal kerja PT. Sepatu Bata, Tbk sudah optimal?

C. Batasan Penelitian

Pembatasan penelitian dilakukan agar permasalahan yang diteliti tidak menyimpang dari yang telah dirumuskan, maka penelitian dibatasi hanya pada metode yang digunakan yaitu metode perputaran modal kerja, serta estimasi nilai penjualan yang akan datang untuk mencari modal kerja optimal, kemudian menganalisis modal kerja PT. Sepatu Bata,Tbk sudah optimal atau belum menggunakan kriteria modal kerja optimal.

D. Tujuan Penelitian

Sehubungan dengan perumusan masalah diatas penelitian ini bertujuan untuk mencari dan menganalisis modal kerja optimal PT. Sepatu Bata, Tbk

E. Manfaat Penelitian

(30)

8

1. Perusahaan

Memberikan masukan bagi perusahaan dalam menentukan modal kerja yang optimal bagi perusahaan serta memberikan informasi dalam pengambilan keputusan penentuan modal kerja di masa yang akan datang.

2. Bagi Investor

Sebagai informasi dan bahan masukan bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi pada perusahaan PT. Sepatu Bata, Tbk 3. Peneliti Selanjutnya

Gambar

Gambar 2.1 Kerangka Penelitian ...............................................................

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil perhitungan perputaran kas dapat dikatahui bahwa pada tahun 2004 yaitu sebesar 32,49 hari, pada tahun 2005 terjadi penurunan sebesar 62,16 kali apabila dibandingkan

Volume penjualan adalah faktor yang paling penting dalam mempengaruhi besaran dan komponen modal kerja. Perusahaan harus mengelola modal kerja sedemikian rupa

Sedangkan pada elemen modal kerja yang terdiri dari perputaran kas, perputaran piutang, dan perputaran persediaan dari tahun 2006-2011 mengalami berubahan (kenaikan dan

Working Capital Turnover atau rasio perputaran modal kerja adalah alat analisis yang digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi perusahaan dalam mengelola modal

Mandom Indonesia, Tbk memiliki modal kerja dan perputaran kas yang kurang baik dan efektif karena perputaran modal kerja (working capital turnover) masih dibawah

Rasio aktivitas selama tahun 2014-2018 melalui perputaran kas dan perputaran piutang mengalami peningkatan dan penurunan sedangkan perputaran persediaan dan perputaran modal

untuk dapat meningkatkan efisiensi Perputaran Modal kerja dan struktur modal (DER) merupakan hal yang sangat penting bagi kelangsungan perusahaan. Dalam mengelola modal

Modal kerja terikat pada piutang: Perputaran piutang = Penjualan kredit Piutang rata − rata= ⋯ kali Periode terikat modal kerja pada barang jadi = 360 hari Perputaran barang jadi× 1