Kajian Aktivitas Antibakteri Daun Gatel (Laportea decumana (Roxb.) Wedd.) dan Daun Benalu Cengkeh
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) menentukan komponen fitokimia daun cengkeh dan ekstraknya, (2) menentukan jenis pelarut ekstraksi yang dapat menghasilkan ekstrak daun
Hasil uji DMRT luas zona hambat (cm 2 ) aktivitas antibakteri ekstrak daun ungu dengan variasi pelarut, kontrol ampisilin, dan kontrol pelarut terhadap bakteri uji
Hasil analisis variasi (ANOVA) luas zona hambat aktivitas antibakteri ekstrak daun pohpohan dengan variasi pelarut, kontrol pelarut dan kontrol ampisilin terhadap mikrobia
Uji pendahuluan yang dilakukan dengan menggunakan pelarut etanol p.a 98% sebagai pelarut dalam ekstraksi maserasi daun sirsak didapatkan nilai IC 50 ekstrak daun sirsak sebesar
Telah dilakukan uji daya antibakteri dari ekstrak etanol daun lidah buaya (Aloe vera L.) yang dilakukan dengan cara maserasi kinetik menggunakan pelarut etanol 80%
Perbedaan kedua penelitian ini yaitu pada penelitian uji aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol biji nagasari, ekstraksi dilakukan dengan menggunakan pelarut
Daun flamboyan diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut n-heksan p.a selanjutnya dilakukan identifikasi kualitatif dan uji aktivitas tabir surya berupa
Isolasi senyawa flavonoida yang terdapat pada daun tumbuhan kareumbi (Homalanthus populneus (Geiseler) Pax) dilakukan secara ekstraksi maserasi dengan pelarut