• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAHASA INDONESIA SEMESTER 1 PERTEMUAN 1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BAHASA INDONESIA SEMESTER 1 PERTEMUAN 1"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

Mata kuliah : Bahasa Indonesia

Oleh : Jamaluddin S.Pd.,MM

SEKOLAH TINGGI ILMU KEGURUAN DAN

PENDIDIKAN MEGA REZKI MAKASSAR

2014

(2)
(3)

Perbedaan ujud

Struktur

Sistem

Kosakata

Tidak ada yang membedakan kerangkanya sama

Yang berbeda hanya semangat dan jiwa

Perjuangan

(4)

Sebelum Sumpah Pemuda, semangat dan jiwa bahasa

Melayu masih bersifat kedaerahan atau jiwa Melayu.

Akan tetapi, setelah Sumpah Pemuda semangat dan

jiwa Melayu sudah bersifat nasional atau jiwa Indonesia

Bahasa Melayu yang berjiwa semangat baru diganti

(5)

Secara resmi adanya bahasa Indonesia

dimulai sejak Sumpah Pemuda, 28 Oktober

1928

Terjadi dualisme pemakaian bahasa yang

sama tubuhnya, tetapi berbeda jiwanya: 

1.Jiwa kolonial dan

2.jiwa nasional.

(6)

 Proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945,

bahasa Indonesia juga menjadi bahasa negara

 Hal itu dinyatakan dalam UUD 1945, Bab XV, pasal 36.  Fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa negara/resmi

(1) Bahasa resmi kenegaraan,

(2) Bahasa pengantar resmi di lembaga-lembaga pendidikan,

(3) Bahasa resmi di dalam perhubungan pada tingkat nasional untuk

kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta pemerintah, dan

(4) Bahasa resmi di dalam pengembangan kebudayaan dan

(7)

Adapun fungsi bahasa Indonesia dalam kedudukan

sebagai bahasa nasional

berfungsi sebagai :

(1) Lambang kebanggaan nasional

(2) Lambang identitas nasional

(3) Alat pemersatu berbagai masyarakat yang berbeda-

beda latar belakang sosial dan bahasanya, dan

(8)

Bahasa atau language yang asalnya dari

bahasa Latin  yang berarti “Lidah.”

Bahasa secara universal, yakni suatu bentuk

ungkapan yang bentuk dasarnya ujaran

Kridalaksana 1982:2) mengatakan “bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer yang dipergunakan oleh para anggota kelompok sosial untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan mengidentifikasi diri”. Sedangkan Marsoedi (1978:21) mengutip pendapat Edward Sapir mengatakan “ bahasa adalah suatu alat untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan kemauan yang murni manusiawi dan tidak instingtif dengan pertolongan sistem lambang-lambang yang diciptakan dengan sengaja.

(9)

Sistematik, disebut ini karena  bahasa

diatur oleh sistem

Manasuka, dikatakan manasuka  karena

unsur-unsur bahasa dipilih secara acak

tanpa dasar

Ujaran, dikatakan ujaran   karena media

bahasa yang terpenting adalah bunyi

walaupun kemudian  ditemui juga media

tulisan.

(10)

Manusiawi, dikatakan manusiawi karena

bahasa  menjadi berfungsi  selama manusia

 yang memanfaatkannya, bukan makhluk

lainnya.

Komunikatif, bahasa sebagai alat

(11)

Fungsi bahasa Indonesia dapat dikelompokkan menjadi

dua bagian yakni bahasa sebagai alat komunikasi dan

bahasa sebagai bahasa nasional.

Bahasa sebagai alat komunikasi memiliki fungsi sebagai

berikut

1)

Fungsi informasi

, yaitu untuk menyampaikan

informasi timbal balik antaranggota keluarga ataupun

anggota-anggota masyarakat. Berita, pengumuman,

petunjuk pernyataan lisan ataupun tulisan melalui

media massa ataupun elektronik meruapakan wujud

fungsi bahasa sebagai fungsi informasi.

(12)

2)

Fungsi ekspres diri,

yaitu untuk menyalurkan

perasaan, sikap, gagasan, emosi atau tekanan-tekanan

perasaan pembicara.

3)

Fungsi adaptasi dan integrasi,

yaitu untuk

menyesuikan dan membaurkan diri dengan anggota

masyarakat. Melalui bahasa seseorang anggota

masyarakat sedikit demi sedikit belajar adat istiadat,

kebudayaan, pola hidup, perilaku dan etika masyarakat.

4)

Fungsi kontrol sosial,

bahasa berfungsi untuk

(13)

 Bahasa Indonesia sebagai bahsa nasional mempunyai fungsi

khusus yang sesuai dengan kepentingan bangsa Indonesia. Fungsi tersebut adalah:

 1) Alat untuk menjalankan administrasi negara. Fungsi ini terlihat

dalam surat-surat resmi, surat keputusan, peraturan dan perundang-undangan, pidato dan pertemuan resmi.

 2) Alat pemersatu berbgai suku yang memiliki latar belakang

budaya dan bahasa yang berbeda-beda.

 3) Wadah penampung kebudayaan. Semua ilmu pengetahuan

(14)

Ragam bahasa  di bidang wacana dapat

dibedakan menjadi:

1)      Ragam ilmiah, yaitu bahasa yang

digunakan dalam kegiatan ilmiah, ceramah,

tulisan-tulisan ilmiah.

2)      Ragam populer, yaitu bahasa yang

digunakan dalam pergaulan sehari-hari dan

dalam tulisan populer.

(15)

SEKIAN &

(16)

 Ragam bahasa menurut sarana:

 1)      Ragam lisan, ragam ini diperjelas dengan intonasi, tyaitu

tekanan, nada, tempo suara, dan perhentian.

 2)      Ragam tulisan, ragam ini dipengaruhi oleh bentuk, pola

kalimat, dan tanda baca.

 Ragam bahasa dari sudut pendidikan dapat dibagi atas:

 1)      Ragam baku, ragam ini menggunakan kaidah bahasa yang

lebih lengkap dibandingkan dengan ragam tidak baku. Ciri ragam bahasa baku adalah (a) memiliki sifat kemantapan dinamis artinya konsisten dengan kaidah dan aturan yang tetap, (b) memiliki sifat kecendekiaan, (3) bahasa baku  dapat mengungkapkan penalaran atau pikiran yang teratur, logis dan masuk akal.

 2)      Ragam tidak baku, ragam ini  menggunakan bahasa yang

Referensi

Dokumen terkait

digunakan sesuai dengan kaidah, tertib, cermat, dan masuk akal. Bahasa Indonesia yang dipakai harus lengkap dan baku. Tingkat kebakuannya diukur oleh aturan kebahasaan dan

Mahasiswa disadarkan bahwa dalam dunia akademik/ilmiah, ragam bahasa Indonesia yang digunakan adalah ragam ilmiah, yang memiliki ciri khas: cendikia, lugas dan

ragam lisan, hanya saja diwujudkan dalam bentuk tulis. Oleh karena itu, bahasa yang dilihat dari ciri-.. cirinya tidak menunjukkan ciri-ciri ragam tulis, walaupun direalisasikan

Matakuliah bahasa Indonesia mendeskripsikan pembelajaran tentang kaidah keberaksaraan dan kelisanan bahasa Indonesia; meliputi sejarah bahasa Indonesia, ragam bahasa Indonesia,

Dalam penggunaan ragam bahasa baku tulis makna kalimat yang diungkapkannya tidak ditunjang oleh situasi pemakaian, sedangkan ragam bahasa baku

Ragam baku merupakan penggunaan bahasa Indonesia dalam situasi resmi, khususnya dalam karya tulis ilmiah.. Ragam tak baku merupakan kebalikan

- Ragam bahasa nonformal digunakan dalam situasi komunikasi yang santai dan memiliki aturan yang lebih fleksibel.. - Bahasa nonformal menggunakan kata ganti orang yang tidak resmi,

Ragam Baku dan Ragam Tidak Baku • Ragam baku adalah ragam yg dilembagakan dan diakui sebagian besar warga masyarakat pemakainya sebagai bahasa resmi dan sebagai kerangka rujukan