• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perencanaan Pelatihan Tenaga Kerja (Studi Kasus di PT Coca-Cola Pan Java, Lampung)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perencanaan Pelatihan Tenaga Kerja (Studi Kasus di PT Coca-Cola Pan Java, Lampung)"

Copied!
183
0
0

Teks penuh

(1)

i . ^

.-.--

-

-1

-

/

PERENCANAAN PELATIHAN TENAGA KERJA

(STUD!

KASUS

Dl WCOGA-COU PAN JAVA,

PUNG)

Oleh

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

(2)

Vivi Aryati. F 30.1 378. Perencanaan Pelatihan Tenaga keja (Studi Kasus di PT Coca-Cola Pan Java Bottling Company, unit Lampung). Di bawah B i b ' i a n M. Syamsul Ma'arif dan Jono M. Munandar.

Pelatihan merupakan salah satu program pengembangan sunlberdaya manusia

yang dijalankan untuk mengatasi tejadinya kesenjangan pengetahuan, keterampilan

dan sikap seseorang untuk memenuhi tuntutan jabatan tertentu dalam menghadapi

pertumbuhan dan perkembangan perusahaan. Pelatihan tidak hanya dibutuhkan

untuk jangka pendek tetapi harus dapat dikembangkan untuk jangka menengah dan

jangka panjang.

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelatihan yang telah dijalankan

terhadap pengembangan sumberdaya manusia dan menentukan perencanaan pelatihan

bagi level manajer lini pertama dan manajer menengah di PT Coca-Cola Pan Java

Bottling Co., unit Lampung melalui metoda Proses Hirarki Analitik (PHA).

Dalam analisis pengaruh pelatihan dengan menggunakan uji jenjang-bertanda

Wilcoxon yang dilakukan terhadap produktivitas kerja, keterampilan keja,

kemampuan manajerial, motivasi kerja, pengetahuan dan wawasan serta penghargaan

prestasi kerja diketahui bahwa pelaksanaan pelatihan bagi manajer lini

menlpunyai pengaruh langsung terhadap faktor-faktor tersebut, sedang

n~anajer menengah pelaksanaan pelatihan belurn memberikan pengaruh yang berarti

bagi motivasi dan penghargaan prestasi kerja, namun telah memberikan pengaruh

terhadap produktivitas, keterampilan kerja, kemampuan manajerial dan pengetahuan

serta wawasan.

Hirarki keputusan disusun berdasarkan infonnasi yang diperoleh dari hasil

kajian pustaka dan diskusi deilgan para pakar yang berkaitan dengan masalah ini.

Dalam penentuan perencanaan pelatihan ini, didapat lima hirarki utama yang menjadi

faktor penting dalam perencanaan pelatihan, yaitu materi, metoda, jenis dan

(3)

Dalam penelitian ini, dari kelima struktur hirarki tersebut dengan menggunakan

paket program Expert Choice versi 8.0 dihasilkan bahwa bagi manajer lini pertama

materi yang menjadi prioritas utama adalah materi keterampilan dalanl bekerja

(psikomotor) dengan bobot nilai 0.544, metoda yang memiliki bobot tertinggi adalab

pelatihan di lapangan yaitu 0.380, jenis dan penyelenggaranya adalah di dalam

dengan pelaksana lembaga pelatihan dari pihak luar dengan bobot 0.520, untuk

periode dan waktu pelaksanaannya adalah secara insidental dengan waktu singkat

yang bobotnya sebesar 0.318, sedangkan program tindak lanjut yang memiliki

prioritas utama untuk diterapkan dengan bobot 0.421 adalah pembinaan pelatih. Dan

untuk manajer menengah, materi yang paling tepat adalah pengetahuan dan wawasan

(kognitif) yang bobotnya sebesar 00.378, metoda yang memiliki bobot tertinggi yaitu

dengan studi kasus yang bobotnya 0.290, jenis dan penyelenggaranya adalah di luar

lingkungan perusahaan dengan instruktur dari pihak luar dengan bobot 0.435, periode

dan waktu yang memiliki bobot tertinggi sebesar 0.335 adalah secara periodik dengan

waktu singkat, sedangkan program tindak lanjut yang memiliki bobot tertinggi adalah

pembinaan pelatih yaitu sebesar 0.292.

Beberapa ha1 yang dapat disarankan dari hasil penelitian ini adalah (1) perlu

dilakukan analisis internal yang mencakup semua aspek dalam organisasi, agar dapat

disusun suatu perencanaan yang strategis; (2) perlu pengembangan Iebih lanjut

dengan memasukkan unsur-unsur lain sebagai komponen strategi sehingga diperoleh

informasi yang Iebih Iuas dan kompleks untuk pengambilan keputusan; (3) perlu

dikaji secara khusus pada saat proses pelatihan sedang berlangsung dan kemudian

dilakukan evaluasi kembali dan (4) agar didapatkan keputusan yang lebih baik dan

benar-benar mewakili, perlu dilibatkan responden dan pakar dalam jumlah yang lebih

(4)

PERENCANAAN PELATIHAN TENAGA KERJA

(STUD! KASUS Dl PFCOCA-GOLA PAN JAVA, LAMPUNG)

Oleh

SKRlPSl

Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

SARJANA TEKNOLOGI PERTANIAN

pada Jurusan TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

Fakultas Teknologi Pertanian

lnstitut Pertanian Bogor

1997

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

(5)

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

PERENCANAAN PELATlHAM TENAGA KERJA

(STUD! KASUS Dl PT COCA-COLA PAN JAVA, LAMPUNG)

SKRIPSI

Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

SARJANA TEKNOLOGl PERTANIAN

pada Jurusan TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

Fakultas Teknologi Pertanian

lnstitut Pertanian Bogor

Oleh

VlVl ARYATI

F 30.4378

Dilahirkan pada tanggal 22 Oktober 4974

di Kuala Simpang, Aceh Timur

(6)

KATA PENGANTAR

Puji Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah

memberikan taufiq serta hidayahnya, sehingga skripsi ini dapat penulis selesaikan.

Selama penyusunan skripsi ini, penulis telah banyak mendapatkan bantuan dan

bimbingan dari berbagai pihak, untuk itu pada kesempatan ini penulis menycapkan

terima kasih kepada :

1. Kedua orang tua penulis (Zakwan Hars dan Zuraida Hanafiah), abang-abang

tercinta (Ferry dan Ivan) serta Andri yang telah menanamkan nilai-nilai hidup dan

memberikan dorongan dan perhatian kepada penulis.

2. Bapak Dr. Ir. H. M. Syamsul Ma'arif, MEng dan Bapak Ir. Jono M. Munandar,

MSc, s e l a h dosen pembimbing yang telah banyak memberikan bimbingan dan

pengarahan yang sangat berharga bagi penulis sehingga skripsi ini dapat tersusun

dengan baik.

3 . Ibu Ir. Lien Herlina, MSc selaku dosen penguji yang telah banyak memberikan

saran dan masukan untuk perbaikan skripsi ini.

4. Bapak Soemaryono, selaku manajer personalia yang telah bersedia meluangkan

waktunya untuk memberikan pengarahan dan bantuannya selama penulis

melakukan penelitian di PT Coca-Cola Pan Java Bottling Company, unit Lampung.

5. Rekan-rekan GKM-S 30 Hani, Dini, Lunar, Sigit dan Helmy serta seluruh rekan-

rekan AGROTECH 1 4 ~ atas kebersamaannya dan kekompakannya.

(7)

6 . Rekan-rekan MAHARLIKA dan rekan-rekan AISYAH atas dukungan dan

semangat yang telah diberikan kepada penulis.

7. Serta semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu di sini yang tumt

membantu dan memberikan dorongan hingga terselesaikannya penulisan skripsi ini.

Sesungguhnya tidak ada yang sempurna selain zat-Nya, maka dari itu penulis

akan menerima kritik-kritik yang membangun demi penyempumaan skripsi ini.

(8)

DAFTAR IS1

Halaman

...

KATA PENGANTAR

...

181

DAFTAR IS1

...

v

..

DAFTAR TABEL

...

v18

DAFTAR GAMBAR

...

...

xi

DAFTAR LAMPIRAN

...

xii

I

.

PENDAHULUAN

...

1

A

.

LATAR BELAKANG

...

1

B

.

TUJUAN PENELITJAN

...

3

C

.

MANFAAT

...

4

D

.

RUANG LINGKUP

...

4

E

.

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN PERUSAEIAAN

...

5

n

.

TINJAUAN PUSTAKA

...

7

...

A

.

PERENCANAAN 7

...

B

.

PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSJA 8

...

C

.

PELATIHAN TENAGA KERJA 11 D

.

TINGKATAN MANAJER

...

17

...

E

.

UJI JENJANGBERTANDA WLLCOXON 18 F

.

PROSES HIRARKI ANALITIK

...

20

G

.

PENELITIAN TERDAHULU

...

29

m

.

METODOLOGI PENELITIAN

...

31

A

.

KERANGKA PEMIKIRAN

...

31

B

.

PENDEKATAN SISTEM

...

32

...

(9)

rV

.

ANALISIS KEBUTUHAN DAN EVALUASI

...

PELAKSANAAN PELATJHAN

...

39

A

.

PENILAIAN DAN ANALISIS KEBUTUFLAN PELATJHAN

...

39

B

.

EVALUASI PELAKSANAAN PELATLEIAN

...

46

V

.

ANALISIS PERENCANAAN PELATLEIAN

...

5 9 A

.

PENYUSUNAN HIRARKI

...

5 9 B

.

PENILAIAN DAN PEMBAEIASAN HIRARKI

...

83

VI

.

KESIMPULAN DAN SARAN

...

115

A

.

KESIMPULAN

...

115

B

.

SARAN

...

116
(10)

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 1. Skala Komparasi

...

23

Tabel 2. Produktivitas Kerja Dari 15 Orang Manajer Lini Pertama

...

Sebelum dan Sesudab Pelatiban

...

48

...

Tabel 3. Keterampilan Kerja Dari 15 Orang Manajer Lini Pertama

Sebelum dan Sesudah Pelatiban

...

49

Tabel 4. Kemampuan Manajerial Dari 15 Orang Manajer Lini Pertama

...

Sebelum dan Sesudah Pelatiban

...

50

Tabel 5. Motivasi Kerja Dari 15 Orang Manajer Lini Pertama

...

Sebelum dan Sesudah Pelatihan

...

51

Tabel 6. Wawasan dan Pengetahuan Dari 15 Orang

...

Manajer Lini Pertama Sebelum dan Sesudah Pelatihan

...

52

Tabel 7. Penghargaan Prestasi Kerja Dari 15 Orang

...

Manajer Lini Pertama Sebelum dan Sesudah Pelatihan

...

53

Tabel 8. Prodnktivitas Kerja Dari 5 Orang Manajer Menengah

...

Sebelum dan Sesndah Pelatihan

...

54

Tabel 9. Keterampilan Kerja Dari 5 Orang Manajer Meneiigah

...

Sebelum dan Sesudah Pefatihan

...

54

Tabei 10. Kemampnan Manajerial Dari 5 Orang Manajer Menengah

...

Sebelum dan Sesudah Petatihan

...

55

Tabel 11. Motivasi Kerja Dari 5 Orang Manajer Menengab

...

Sebelum dan Sesudah Pelatihan

...

55

Tabel 12. Wawasan dan Pengetahuan Dari 5 Orang

...

Manajer Menengah Sebelum dan Sesudah Pelatihan

...

5 6

Tabel 13. Penghargaan Prestasi Kerja Dari 5 Orang Manajer Menengab

...

Sebelum dan Sesudab Pelatihan

...

57
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)
(64)
(65)
(66)
(67)
(68)
(69)
(70)
(71)
(72)
(73)
(74)
(75)
(76)
(77)
(78)
(79)
(80)
(81)
(82)
(83)
(84)
(85)
(86)
(87)
(88)
(89)
(90)
(91)
(92)
(93)
(94)
(95)
(96)
(97)
(98)
(99)
(100)
(101)
(102)
(103)
(104)
(105)
(106)
(107)
(108)
(109)
(110)
(111)
(112)
(113)
(114)
(115)
(116)
(117)
(118)
(119)
(120)
(121)
(122)
(123)
(124)
(125)
(126)
(127)
(128)
(129)
(130)
(131)
(132)
(133)
(134)
(135)
(136)
(137)
(138)
(139)
(140)
(141)
(142)
(143)
(144)
(145)
(146)
(147)
(148)
(149)
(150)
(151)
(152)
(153)
(154)
(155)
(156)
(157)
(158)
(159)
(160)
(161)
(162)
(163)
(164)
(165)
(166)
(167)
(168)
(169)
(170)
(171)
(172)
(173)
(174)

i . ^

.-.--

-

-1

-

/

PERENCANAAN PELATIHAN TENAGA KERJA

(STUD!

KASUS

Dl WCOGA-COU PAN JAVA,

PUNG)

Oleh

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

(175)

Vivi Aryati. F 30.1 378. Perencanaan Pelatihan Tenaga keja (Studi Kasus di PT Coca-Cola Pan Java Bottling Company, unit Lampung). Di bawah B i b ' i a n M. Syamsul Ma'arif dan Jono M. Munandar.

Pelatihan merupakan salah satu program pengembangan sunlberdaya manusia

yang dijalankan untuk mengatasi tejadinya kesenjangan pengetahuan, keterampilan

dan sikap seseorang untuk memenuhi tuntutan jabatan tertentu dalam menghadapi

pertumbuhan dan perkembangan perusahaan. Pelatihan tidak hanya dibutuhkan

untuk jangka pendek tetapi harus dapat dikembangkan untuk jangka menengah dan

jangka panjang.

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelatihan yang telah dijalankan

terhadap pengembangan sumberdaya manusia dan menentukan perencanaan pelatihan

bagi level manajer lini pertama dan manajer menengah di PT Coca-Cola Pan Java

Bottling Co., unit Lampung melalui metoda Proses Hirarki Analitik (PHA).

Dalam analisis pengaruh pelatihan dengan menggunakan uji jenjang-bertanda

Wilcoxon yang dilakukan terhadap produktivitas kerja, keterampilan keja,

kemampuan manajerial, motivasi kerja, pengetahuan dan wawasan serta penghargaan

prestasi kerja diketahui bahwa pelaksanaan pelatihan bagi manajer lini

menlpunyai pengaruh langsung terhadap faktor-faktor tersebut, sedang

n~anajer menengah pelaksanaan pelatihan belurn memberikan pengaruh yang berarti

bagi motivasi dan penghargaan prestasi kerja, namun telah memberikan pengaruh

terhadap produktivitas, keterampilan kerja, kemampuan manajerial dan pengetahuan

serta wawasan.

Hirarki keputusan disusun berdasarkan infonnasi yang diperoleh dari hasil

kajian pustaka dan diskusi deilgan para pakar yang berkaitan dengan masalah ini.

Dalam penentuan perencanaan pelatihan ini, didapat lima hirarki utama yang menjadi

faktor penting dalam perencanaan pelatihan, yaitu materi, metoda, jenis dan

(176)

Dalam penelitian ini, dari kelima struktur hirarki tersebut dengan menggunakan

paket program Expert Choice versi 8.0 dihasilkan bahwa bagi manajer lini pertama

materi yang menjadi prioritas utama adalah materi keterampilan dalanl bekerja

(psikomotor) dengan bobot nilai 0.544, metoda yang memiliki bobot tertinggi adalab

pelatihan di lapangan yaitu 0.380, jenis dan penyelenggaranya adalah di dalam

dengan pelaksana lembaga pelatihan dari pihak luar dengan bobot 0.520, untuk

periode dan waktu pelaksanaannya adalah secara insidental dengan waktu singkat

yang bobotnya sebesar 0.318, sedangkan program tindak lanjut yang memiliki

prioritas utama untuk diterapkan dengan bobot 0.421 adalah pembinaan pelatih. Dan

untuk manajer menengah, materi yang paling tepat adalah pengetahuan dan wawasan

(kognitif) yang bobotnya sebesar 00.378, metoda yang memiliki bobot tertinggi yaitu

dengan studi kasus yang bobotnya 0.290, jenis dan penyelenggaranya adalah di luar

lingkungan perusahaan dengan instruktur dari pihak luar dengan bobot 0.435, periode

dan waktu yang memiliki bobot tertinggi sebesar 0.335 adalah secara periodik dengan

waktu singkat, sedangkan program tindak lanjut yang memiliki bobot tertinggi adalah

pembinaan pelatih yaitu sebesar 0.292.

Beberapa ha1 yang dapat disarankan dari hasil penelitian ini adalah (1) perlu

dilakukan analisis internal yang mencakup semua aspek dalam organisasi, agar dapat

disusun suatu perencanaan yang strategis; (2) perlu pengembangan Iebih lanjut

dengan memasukkan unsur-unsur lain sebagai komponen strategi sehingga diperoleh

informasi yang Iebih Iuas dan kompleks untuk pengambilan keputusan; (3) perlu

dikaji secara khusus pada saat proses pelatihan sedang berlangsung dan kemudian

dilakukan evaluasi kembali dan (4) agar didapatkan keputusan yang lebih baik dan

benar-benar mewakili, perlu dilibatkan responden dan pakar dalam jumlah yang lebih

(177)

PERENCANAAN PELATIHAN TENAGA KERJA

(STUD! KASUS Dl PFCOCA-GOLA PAN JAVA, LAMPUNG)

Oleh

SKRlPSl

Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

SARJANA TEKNOLOGI PERTANIAN

pada Jurusan TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

Fakultas Teknologi Pertanian

lnstitut Pertanian Bogor

1997

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

(178)

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

PERENCANAAN PELATlHAM TENAGA KERJA

(STUD! KASUS Dl PT COCA-COLA PAN JAVA, LAMPUNG)

SKRIPSI

Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

SARJANA TEKNOLOGl PERTANIAN

pada Jurusan TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

Fakultas Teknologi Pertanian

lnstitut Pertanian Bogor

Oleh

VlVl ARYATI

F 30.4378

Dilahirkan pada tanggal 22 Oktober 4974

di Kuala Simpang, Aceh Timur

(179)

KATA PENGANTAR

Puji Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah

memberikan taufiq serta hidayahnya, sehingga skripsi ini dapat penulis selesaikan.

Selama penyusunan skripsi ini, penulis telah banyak mendapatkan bantuan dan

bimbingan dari berbagai pihak, untuk itu pada kesempatan ini penulis menycapkan

terima kasih kepada :

1. Kedua orang tua penulis (Zakwan Hars dan Zuraida Hanafiah), abang-abang

tercinta (Ferry dan Ivan) serta Andri yang telah menanamkan nilai-nilai hidup dan

memberikan dorongan dan perhatian kepada penulis.

2. Bapak Dr. Ir. H. M. Syamsul Ma'arif, MEng dan Bapak Ir. Jono M. Munandar,

MSc, s e l a h dosen pembimbing yang telah banyak memberikan bimbingan dan

pengarahan yang sangat berharga bagi penulis sehingga skripsi ini dapat tersusun

dengan baik.

3 . Ibu Ir. Lien Herlina, MSc selaku dosen penguji yang telah banyak memberikan

saran dan masukan untuk perbaikan skripsi ini.

4. Bapak Soemaryono, selaku manajer personalia yang telah bersedia meluangkan

waktunya untuk memberikan pengarahan dan bantuannya selama penulis

melakukan penelitian di PT Coca-Cola Pan Java Bottling Company, unit Lampung.

5. Rekan-rekan GKM-S 30 Hani, Dini, Lunar, Sigit dan Helmy serta seluruh rekan-

rekan AGROTECH 1 4 ~ atas kebersamaannya dan kekompakannya.

(180)

6 . Rekan-rekan MAHARLIKA dan rekan-rekan AISYAH atas dukungan dan

semangat yang telah diberikan kepada penulis.

7. Serta semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu di sini yang tumt

membantu dan memberikan dorongan hingga terselesaikannya penulisan skripsi ini.

Sesungguhnya tidak ada yang sempurna selain zat-Nya, maka dari itu penulis

akan menerima kritik-kritik yang membangun demi penyempumaan skripsi ini.

(181)

DAFTAR IS1

Halaman

...

KATA PENGANTAR

...

181

DAFTAR IS1

...

v

..

DAFTAR TABEL

...

v18

DAFTAR GAMBAR

...

...

xi

DAFTAR LAMPIRAN

...

xii

I

.

PENDAHULUAN

...

1

A

.

LATAR BELAKANG

...

1

B

.

TUJUAN PENELITJAN

...

3

C

.

MANFAAT

...

4

D

.

RUANG LINGKUP

...

4

E

.

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN PERUSAEIAAN

...

5

n

.

TINJAUAN PUSTAKA

...

7

...

A

.

PERENCANAAN 7

...

B

.

PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSJA 8

...

C

.

PELATIHAN TENAGA KERJA 11 D

.

TINGKATAN MANAJER

...

17

...

E

.

UJI JENJANGBERTANDA WLLCOXON 18 F

.

PROSES HIRARKI ANALITIK

...

20

G

.

PENELITIAN TERDAHULU

...

29

m

.

METODOLOGI PENELITIAN

...

31

A

.

KERANGKA PEMIKIRAN

...

31

B

.

PENDEKATAN SISTEM

...

32

...

(182)

rV

.

ANALISIS KEBUTUHAN DAN EVALUASI

...

PELAKSANAAN PELATJHAN

...

39

A

.

PENILAIAN DAN ANALISIS KEBUTUFLAN PELATJHAN

...

39

B

.

EVALUASI PELAKSANAAN PELATLEIAN

...

46

V

.

ANALISIS PERENCANAAN PELATLEIAN

...

5 9 A

.

PENYUSUNAN HIRARKI

...

5 9 B

.

PENILAIAN DAN PEMBAEIASAN HIRARKI

...

83

VI

.

KESIMPULAN DAN SARAN

...

115

A

.

KESIMPULAN

...

115

B

.

SARAN

...

116
(183)

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 1. Skala Komparasi

...

23

Tabel 2. Produktivitas Kerja Dari 15 Orang Manajer Lini Pertama

...

Sebelum dan Sesudab Pelatiban

...

48

...

Tabel 3. Keterampilan Kerja Dari 15 Orang Manajer Lini Pertama

Sebelum dan Sesudah Pelatiban

...

49

Tabel 4. Kemampuan Manajerial Dari 15 Orang Manajer Lini Pertama

...

Sebelum dan Sesudah Pelatiban

...

50

Tabel 5. Motivasi Kerja Dari 15 Orang Manajer Lini Pertama

...

Sebelum dan Sesudah Pelatihan

...

51

Tabel 6. Wawasan dan Pengetahuan Dari 15 Orang

...

Manajer Lini Pertama Sebelum dan Sesudah Pelatihan

...

52

Tabel 7. Penghargaan Prestasi Kerja Dari 15 Orang

...

Manajer Lini Pertama Sebelum dan Sesudah Pelatihan

...

53

Tabel 8. Prodnktivitas Kerja Dari 5 Orang Manajer Menengah

...

Sebelum dan Sesndah Pelatihan

...

54

Tabel 9. Keterampilan Kerja Dari 5 Orang Manajer Meneiigah

...

Sebelum dan Sesudah Pefatihan

...

54

Tabei 10. Kemampnan Manajerial Dari 5 Orang Manajer Menengah

...

Sebelum dan Sesudah Petatihan

...

55

Tabel 11. Motivasi Kerja Dari 5 Orang Manajer Menengab

...

Sebelum dan Sesudah Pelatihan

...

55

Tabel 12. Wawasan dan Pengetahuan Dari 5 Orang

...

Manajer Menengah Sebelum dan Sesudah Pelatihan

...

5 6

Tabel 13. Penghargaan Prestasi Kerja Dari 5 Orang Manajer Menengab

...

Sebelum dan Sesudab Pelatihan

...

57

Referensi

Dokumen terkait

Pengabdian pada masyarakat dilaksanakan di Kabupaten Bandung Barat kepada guru-guru Sekolah Dasar mengenai penyusunan bahan ajar dengan tema “menumbuhkan

Berdasarkan beberapa pendapat tentang kebijakan dividen diatas, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa kebijakan dividen merupakan komponen yang penting dalam keputusan

Berdasarkan skor hasil belajar matematika yang diperoleh siswa untuk setiap indikator pada ulangan harian I dapat di ketahui jumlah siswa yang mencapai KKM

Jaringan distribusi primer merupakan awal penyaluran tenaga listrik dari pusat pembangkit tenaga listrik ke konsumen untuk sistem pendistribusian langsung. Sedangkan

Tahap Observasi Tahapan ini terdiri dari proses pengumpulan data dan mencatat segala kegiatan pada saat pelaksanaan pembelajaran variasi gerak dasar permainan bola voli melalui

Kabupaten Karanganyar dalam memberdayakan ekonomi masyarakat berfokus kepada pengembangan ekonomi mikro khususnya kepada para pedagang kecil atau pedagang kaki lima, oleh

Komparator Op-Amp akan membandingkan nilai tegangan pada kedua tegangan, apabila sebuah tegangan (-) lebih besar dari tegangan masukan (+) maka keluaran Op-Amp akan menjadi sama