613'()4
Inds
SEBAIKNVA
, I'
CETAKAN KEEMPAT
disUSUD oleh :
[image:2.598.9.421.11.542.2]Dr. LB. Mantra, MPH gambar oleh : Drs. Muchsin Alwi, MPH
DEPARTEMEN KESEHATAN R.I.
DAFfARISI
Bab
Halaman
I.
BEBERAPA CARA PENYULUHAN DI DESA...
1
A.
PENYULUHAN MASSA ...
5
B.
PENYULUHAN KELOMPOK ...
11
C.
PENYULUHAN PERORANGAN ...
21
II. DUA BELAS KUNCI BEKERJA DI MASYARAKAT..
27
III. MEMECAHKAN MASALAH BERSAMA MASY ARA·
KAT ... ...
41
IV.
BEBERAPA DASAR
UMUM
MUSYAWARAH KE·
LOMPOK ... ... 59
V.
BEBERAPAALATPERAGA ... .. 81
A. PENYULUHAN MASSA.
Penyuluhan massa berarti menyampaikan pesan kepada massa. Jadi di sini pesan disampaikan kepada banyak orang sekaligus yang jumlahnya tidak terhitung. Misalnya kepada semua penduduk desa atau penduduk kt>ca-matan.
Beberapa canl sederhana melakukan penyuluhan inassa di desa ialah : a. PESAN DITULlS ATAU DIGAMBAR, LALU DITEMPELKAN
DI TEMPA T RAMAL
b. MENYELlPKAN PESAN DALAM TONTONAN ATAU HIBUR-AN YANG DIGEMARI MASYARAKAT SETEMPAT.
c. PESAN DIBAWA BERKELlLlNG DI DESA.
6
セ@
(
\
- - ' " , - - - -
-a. MENULISKAN PESANPESAN TERSEBUT Of KE RTAS. LALU DITEMPELK AN DI TEMPAT DI MANA BANY AK O RANG LEW AT, HINGGA BISA DILlHAT/ DIBACA O LEH BANYAK ORANG.
Pesanpesa n yang d itulis h aru s jelas, mudah dimen gerri dan singkal
Misal : AIR S USU IBU SE HA T DAN MURAH. SUS U ILA H A N AK AN DA SAMPA I UM U R 2 TAH U N.
Biasanya orang Ie ih ter t ari k melihat gamb ar d ripad a mem baca tu lisan .
Se bab itu Jebi h baik pesan d isamp aikan dalam bentuk gam bar-gam bar.
Ap alagi me n gingat rakyat kita m asih banya k yang buta hu ru f. Biasanya
b. MENYELIPKAN PESANPESAN KESEHATAN DALAM TONTONAN HIBURAN YANG DIGEMARI MASY ARAKAT SETEMPAT.
MISALNYA:
1. WAYANG KUUT.
Untuk ini, dalangnya perlu diberi penjelasan mengenai pesanpesan yang akan ditipkan. Penjelasan harus singkat, tetapi jelas, dan benar. 2. SANDIW ARA/KETOPRAK.
Untuk ini, pemll1Jlpemainnya perlu dilatih dulu tentang kesehatan . 3. LAGULAGU POPULER.
Selipkan pesanpesan kesehatan ke dalam laguIagu populer di desa. 4. LAINLAIN KESENIAN DI DESA
8
...
-
,...--c. PESAN OIBAWA BERKEULING 01 OESA.
d. MEMANFAATKAN PENGERAS SUARA DIMESJID.
10
KEUNTUNGAN PENYULUHAN MASSA.
Caracara menyampaikan pesan kepada massa seperti dikemukakan tadi, sangat menguntungkan , kart:na cepat dan murah. Artinya, kita bisa men-capai banyak orang sekaligus dalam waktu singkat. Bukankah kita tidak perlu mendatangi atau menemui orangorang tersebut satu persatu?
] adi , penyuluhan massa sangat baik dipergunakankalau kita menginginkan agar pesan dalam waktu singkat bisa mencapai banyak orang.
KEJELEKAN PENYULUHAN MASSA.
Kejelekan dari caracara mt:nyampaikan pesan kepada massa seperti dilukis-kan tadi ialah bahwa yang menerima pesan tidak bisa bectanya langsung kalau ada halhal yang masih belum jelas baginya. Akibatnya, pesan bisa ditafsirkan keliru .
Cara mengatasi kejelekan ini ialah :
I. Pesan yang disampaikan dengan penyuluhan massa hams singkat. jelas dan sederhana, jangan berbelit-belit.
B. PENYULUHAN KELOMPOK
Pada penyuIuhan kelompok, pesan disampaikan kepada seke\ompok orang. Apa bedanya antara kelompok dan massa?
Pada massa, jumlah orangnya tidak terhitung, dan tidak kita kenaI satu per satu. Misalnya, pada tontonan wayang atau sandiwara, anda tidak tahu berapa jumlah penontonnya, dan tidak tahu pula siapasiapa orang- nya yang nonton di situ.
Pada kelompok, jumlah orangnya lebih sedikit, masih diketahui berapa jumlahnya, dan siapasiapa orang yang berkelompok itu. Misalnya,
dalarn pertemuan arisan, rapat desa, dan lainlainnya. Penyuluhan kelompok ini bisa dilakukan dengan:
a. Sengaja mengumpulkan orang.
a. SENGAJA MENGUMPULKAN ORANG.
Dalam hal ini orangorang sengaja diundang untuk berkumpul di suatu tempat tertentu mendengarkan peSanpesaI'\ yang akan anda sampai kan. Hal ini bisa dilakukan jika di daerah itu memang jarang ada pertemuan, misalnya bclum tentu sckali sebulan ada perternuan .
Jika di dacrdh tcrsebut sudah seringsering ada pertemuan, misalnya 3 4 kali dalam sebulan, lebih baik pesanpesan yang akan anda sampaikan itu diselipkan dalam pertemuanpertemuan tersebut.
Pertemuan yang terlalu sering, akan membosankan masyarakat, dan mem-bosankan bagi anda juga.
b. MENYELIPKAN PESANPESAN DALAM PERTEMlJAN YANG BIASA DlADAKAN DI DESA.
Misalnya :
1. PERTEMlJANPERTEMlJAN AGAMA.
Jadi, untuk lebih mempermudah dan memperjeias pengertian, peng-gunaan alat-alat peraga akan sangat membantu.
Misalnya:
- kalau membicarakar. bahan-bahan makanan, pergunakanlah bahan makanan yang ウ・「・iオ。 セGーM JC.alau .tidak: セ bisa dipeJBlln abn .Dahan
makanan tiruaD @i JiJin .diet wl modrl セ ini . tida.k ada,
terpaksa dipergunakan gambar-gambar.
- kalau membicarakan ten tang cara mengerjakan sesuatu, misalnya cara membuat bubur cam pur, haruslah benar-benar ditunjukkan cara ter-sebut. Jangan hanya diceritakan saja Maiah, berilah kesempatan kepada hadirin untuk mencoba.
. ! '
,,\./.
3. CERAMAH DAN TANYA JAWAB.
Cara penyuluhan kelompok yang banyak juga dipergunakan ialah
ceramah dan tanya jawab. Cara ini dipergunakan kalau kita ingin menyam-paikan sesuatu, tetapi waktunya tidak banyak (terbatas). Pad a cara ini anda sendiri menyampaikan pesan-pesan yang ingin anda sampaikan ter-sebut. Selama anda menyampaikan pesan terse but, hadirin hanya men-dengarkan saja. Setelah anda selesai menyampaikan pesan tersebut, barulah yang hadir diberi kesempatan bertanya kalau ada hal-hal yang masih belum jelas.
Cara 1m sering kurang menarik, menjadikan yang hadir mengantuk, dan
20
4. MUSYAWARAH KELOMPOK.
C. PENYULUHAN PERORANGAN.
22
IV. GABUNGAN CARACARA TERSEBUT.
Sebenam ya tidak ada satu cara pun yang paling baik atau paling jelek. Semuanya mempunyai kebaikan dan kejelekannya sendirise ndiri, tergan-tung apa y ang kita inginkan. Seperti misalnya seorang tukang kayu yang ml!mpunyai satu peti alatalat seperti gerjaji, ketam, kapak, pahat, palu dan sebagainya. Tidak satupun dari alatalat tersebut yangpalingbaik/jelek. lni tergantung dari apa yang kita inginkan .
Kalau kita ingin memo tong kay u dengan baik, gergajilah alat yang terbaik. Un luk me nghaluskan , ketamlah yang te rbaik , dan se terusnva. Jadi jeIas, bahwa un t uk membu at sebuah meja misal nya, harus d ipe rgun akanberbagai alatalat tersebut, secara gabungan. Di dalam penyuluhan demikian pula halnya.
Menerima penjelasan saja, belum menjamin seseorang akan tergerak hatinya untuk mempraktekkan apa yang didengar.
Di dalam memberikan penjelasan secara masseil ten tang kesehatan misalnya, orang baru sekedar mendengar atau tahu sedikitsedikit saja ten tang ke-sehatan. Agar orang Iebih tertarik, perlu penjelasan itu diberikan berulang kali, sampai orang hafal. (lngatkah anda ten tang reklame "ajinomoto" yang setiap detik berdengung di radio dan muncul di TV di w aktu lalu hingga anakanak hafal bunyi reklamenya?).
Orang biasanya mau berbuat sesuatu, kalau orang lain, yaitu ternanternan dekat atau te ta ngganya juga berbuat serupa. Karena itu penjelasan massal perlu d iikuti dengan penjelasan secara kelompok, agar mereka tahu bahwa ternanternan dekat atau tetan gga mereka juga ber bu at seperti itu . Kalau mereka melihat bahwa temanteman/ te tangga mereka juga mempraktekk an/ mencoba apa yang ki ta anjurkan , maka mereka pun akan mencoba juga. J ad i perlu adanya du kungan kelomp ok atau kesepakatan ke lompok , yang bisa didapat dengan pendekatan secara kelompok terse but di atas.
ADA LIMA HAL
YANG PERLU ANDA PERHATIKAN
1. Orang akan tergerak hatinya mencoba apa yang and a anjurkan, jika ia merasa bahwa apa yang anda anjurkan itu merupakan salah satu kebu-tuhannya juga. Misalnya: Anda menganjurkan agar ゥ「オセゥ「オ@ makan sayursayuran hijau agar kulit halus dan muka berseriseri tidak pucat, maka para ibu akan tergerak hatinya untuk mencoba, karena cantik dan muka berseri adalah kebutuhan setiap wanita.
2. Keinginan untuk mencoba juga akan timbul, jika ia melihat bukti nyata bahwa apa yang anda anjurkan itu memberi manfaat baginya, Misalnya: Kalau seorang ibu melihat 、セョァ。ョ@ matanya sendiri bagaimana anak tetangganya kelihatan sehat dengan mengikuti anjuran makanan dari anda, ia akan tergerak untuk mencobanya.
3. Kalau orang mendengar sesuatu dari orang yang sudah mencoba dan berhasil, ia akan tertarik juga untuk ikut mencoba.
4. Walaupun belum melihat bukti, tetapi kalau yang menganjurkan itu adalah orang yang disegani dan dipercayai seperti misalnya anda sendiri sebagai kader, atau para pemuka masyarakat lainnya, masyarakat juga akan tergerak untuk mencoba.
24
SEPULUH KESlMPULAN.
1. BERTOLAK DARI KEBUTUHAN DAN KEADAAN MASY ARAKAT. Hendaknya apa yang anda anjurkan kepada masyarakat, memang dirasakan oleh masyarakat sebagai kebutuhan mereka juga, dan sesuai dengan kemampuan mereka untuk m.elaksanakannya. Selain itu, penyu-luhan juga harus sesuai dengan tingkat pendidikan dan adat istiadat masyarakat setempat.
2. ANJURKAN HALHAL YANG PRAKTIS DAN TIDAK MAHAL. Apa yang anda anjurkan kepada masyarakat memang bisa dilaksanakan
o[eh masyarakat. Artinya, tidak banyak makan tenaga, waktu dan
biaya. Jadi, murah dan praktis.
3. MULAILAH DARI YANG MUDAH DAN YANG HASILNYA CEPAT BISA DILiHAT.
Mulailah dengan halhal yang mudah dilaksanakan, dan yang hasilnya bisa dilihat / dirasakan dalam waktu dekat. Dengan cara ini, yang m en- coba akan merasa puas, dan yang lain akan tergerak un tuk mencoba. 4. PERGUNAKANLAH ORANGORANG YANG SUDAH BERHASIL.
Orangorang yang sudah melaksanakan anjuran anda dan berhasil, dapat diminta bantuannya untuk menyebarluaskan pengalaman baiknya kepada orang lain.
Contoh: di dalam program keluarga berencana misalnya, akseptor yang sudah man tap dipergunakan untuk mempengaruhi ibuibu untuk menjadi akseptor baru.
5. PERGUNAKAN ORANGORANG YANG DISEGANI.
6. PERGUNAKANLAH BAHASA YANG MUDAH DIPAHAMI MA-SYARAKAT.
Bahasa yang anda: pergunakan dalam penyuluhan hendaknya sederhana dan mudah dipahami oleh masyarakat setempat.
7. PERGUNAKANLAH PENYULUHAN KELOMPOK DAN PERORANG AN.
Sebagai kader yang hanya membina 10 sampai 25 keluarga, cara pe-. nyuluhan yang bisa dilaksanakan ialah cara berkelompok dan per-orangan. Cara ini adalah sebagai tindak lanjut dari cara massal yang dilaksanakan oleh tingkat desa, kecamatan, kabupaten, propinsi mau-pun Pusat.
8. PENYULUHAN KELOMPOK UNTUK MENCAPAI KESEPAKATAN KELOMPOK.
Penyuluhan kelompok dilaksanakan agar kelompok rnengetahui dan rnenerima apa yang anda anjurkan. Kalau kelompok sudah menerirna, kemungkinan besar perorangan akan menerirna juga.
9. MANFAATKAN KEGIATANKEGIATAN KELOMPOK YANG ADA Dalam melaksanakan penyuluhan secara berkelompok, usahakanlah
memanfaatkan kegiatan yang ada, misalnya perternuan arisan, perte-muan agama, dan lainlain serna cam itu. Janganlah sengaja mengadakan pertemuanpertemuan, kecuali kalau terpaksa, agar tidak mengganggu pekerjaan anggota masyarakat.
10. PENYULUHAN PERORANGAN UNTUK MEMANTAPKAN PE-NGERTIAN.
I. KADER DESA ADALAH TENAGA PILlHAN
Anda sebagai kader desa bukanlah pembantu Puskesmas, melainkan adalah tenaga masyarakat. Kader adalah tenaga pilihan, yang sangat tepat untuk usahausaha masyarakat, karen a kader itu:
berasal dari masyarakat, hingga mcngenal betul masyarakat setempat, dipilih oleh masyarakat, hingga bisa diterima oleh masyarakat ,
30
II. KENALI MASYARAKAT DI MANA ANDA BEKERJA
III. KENALI DAERAH. DI MANA ANDA BEKERJA
32
IV. PEMUK A MASYARAKAT ADALAH KU NCI MAS YAR AKAT.
Pem u ka ma syara ka t meru pakan k un ci un tu k pem bu ka hati masyara kat
tt' rhad ap scsu atu . ebab itu, menyampai kan esan kepada masyarakat
V. MENGGUNAKAN SALURAN SECARA TEPAT.
34
VI. BEKERJA DENGAN DAN UNTUK MASYARAKAT.
VII. HORMATI ADAT KEBIASAAN DAN KEPERCAYAAN MASY ARAKAT.
36
IX. PELlHARALAH KEPERCA Y AAN YANG DIBERIKAN OLEH MASY ARAKAT KEPADA ANDA.
38
X. HIDUPKANLAH SWADAYAMASYARAKAT.
XI. BANGKITKAN DAN BINA PERANSERTA MASYARAKAT.
Masyarakat akan mau jkut serta dalam usahausaha yang anda kerjakan, jika mereka tahu bahwa usaha tersebut ada gunanya bagi mereka. Karena itu, libatkanlah masyarakat dalam:
1. menentukan masalah yang dihadapi masyarakat, 2. menentukan bagaimana memecahkannya,
3. menentukan apa yang bisa disumbangkan oleh masyarakat dalam memecahkan masalah tersebut.
4. melaksanakan apa yang sudah direncanakan, 5. menilai apa yang sudah dikerjakan.
KEGIATANNYA TERDIRI DARI :
I . MENGUMPULKAN KETERANGAN (DATA) DARl DAERAH BINA-AN.
2. MENYAJIKAN KETERANGAN YANG DIDAPAT KEPADA PARA KEPALA KELUARGA.
3 . MERENCANAKAN KEGIATAN, BERSAMA PARA KEPALA KE-LUARGA.
4. MEMBANTU MASYARAKAT MELAKSANAKAN RENCANA KERJA YANG SUDAH D1BUAT DAN DISEPAKATI BERSAMA.
5. BERTUKAR PENDAPAT DAN PENGALAMAN ANTARA KADER SATU SAMA LAIN, DAN DENGAN PEMBINA, SECARA BERKALA.
44
KEGIATAN 1.
PENJELASAN
I. Kegiatan mengumpulkan keterangan ini penting sekali.
II. Tujuannya ialah agar apa yang akan anda lakukan sesuai dengan keada-an danda lakukan sesuai dengan keada-an kebutuhanda lakukan sesuai dengan keada-an masyarakat setempat.
III. Caranya:
1. Catatlah jumlah rumah tangga yang menjadi tariggungjawab anda dengan namanama kepala keluarganya.
2.. Buatlah reneana, kapan akan menjumpai kepalakepala keluarga/ ibuibu rumah tangga untuk mendapatkan keterangan yang diperlu-kan.
3. Keteranganketerangan tersebut dapat diperoleh dengan tanya jawab, atau dengan pengamatan langsung, atau duaduanya.
46
KEGIATAN 2.
PENJELASAN
I. Setelah keterangan yang dikumpulkan diolah dan disimpulkan, ke-simpulannya perlu disajikan kepada para kcpala keluarga dari mana keterangan tersebut diperoleh .
II. Tujuannya·
1. Membangkitkan perhatian masyarakat terhadap masalah yallg diha-dapi, yang tadinya mungkin mereka anggap sebagai hal yang biasa. 2 . Menggugah perhatian masyarakat terhadap soal kesehatan.
3. Menggugah keinginan masyarakat untuk memperbaiki keadaan ke-sehatan mereka.
III. Caranya:
1. Undang para kepala kelaurga berkumpul untuk maksud penyajian data ini.
Kalau di wilayah anda sudah ada pertemuanpertemuan berkala seperti rembug desa misalnya, pergunakanlah kesempatan tersebut untuk penyajian data ini.
2. a. Yang paling baik ialah kalau sebelum pertemllan pcnyajian data ini dilangsungkan, beberapa kepalakepala keluarga bisa dibawa ke desa lain menyaksikan keadaan yang sudah 1cbih baik dari-pada daerahnya sendiri.
b. Kalau itu tidak mungkin, bisa juga di dalam pertemuan penyaji-an data ini ditunjukkpenyaji-an film slides ten tang desa lain yang sudah lebih maju.
c. Kalau itll juga tidak mungkin, cukuplah di dalam pertemuan penyajian data tersebut diceritakan kepada para kepalakepala keluarga itu ten tang kemajuan yang sudah dicapai oleh desa lain.
PENJELASAN
I. Sesudah penyajian kcteranganketerangan kepada kepalakepala keluar-ga, diharapkan akan timbul keinginan di pihak kepalakepala keluarga untuk memecahkan masalah yang dihadapi, bersamasama secara gotongroyong.
2. Dalam hal ini masyarakat perlu dibantu, bagaimana caranya memecah-kan masalah yang mereka hadapi, dan juga dalam beberapa hal mung-kin mereka memeriukan bantuan beberapa sarana yang tidak mereka miliki. Sebab itu dalam pertemuan ini periu hadir juga petugaspetugas dari berbagai sektor tingkat kecamatan seperti misalnya dari Puskesmas, Dinas Pertanian, Pembangunan Desa, Pendidikan Masyarakat, dan lain-lainnya .
3. Dalam pertemuan inilah direncanakan secara garis besar caracara pe-nanggulangan masalah yang dihadapi. Apa yang akan dilaksanakan, kapan akan dilaksanakan, di mana, dan sebagainya, dibicarakan dalam pertemuan ini.
4. Mungkin atas saran Pembina Tingkat Desa/Kecamatan, pertemuan bersepakat dan memutuskan akan mengadakan:
a. penimbangan anakanak balita secara teratur tiap·bulan.
b. pemanfaatan halaman yang masih kosong dengan menanaminya dengan sayursayuran atau buahbuahan yang berguna.
c. usaha memelihara ikan, belut, dan sebagainya.
d. mengadakan demonstrasi ten tang makanan murah dan bergizi un tuk ibuibu rumah tangga atau demonstrasi pembuatanjamban. e. dan lainlainnya.
5 . Dengan ikut sertanya masyarakat dalam perencanaan kegiatan, maka usaha kita akan mendapat dukungan dari masyarakat.
6. Berikut ini contoh sebuah rencana keIja yang sederhana.
CONTOH SEBUAH RENCANA KERJA SEDERHAN A.
MaS31ah G iz i yang ditangglliangi ialah PCM (Kekurangan Kalori Pro tein).
Hari dan Waktu Kegiatan Tujuan Tempat Keterangan
tanggal kegiatan kegiatan
Senin Jam 4 Pertemuan Agar ibu Di rumah
15/578 sampai dengan ibu- ibu terta- salah
se-jam 5 ibu anak ba- rik dan orang ibu
sore Ii ta; penjelas- mau me- balita.
an penting-
nimbang-nya penim- kan
anak-bangan untuk nya . mengetahui
keadaan gizi anak.
Rabu Jam 4 Penimbangan Memberi
24/5-78 sampai anak-anak petunjuk
jam 5 balita seba- kepada
sore nyak . . . para ibu
-orang seb..- ibu balita
gai sua tu de- cara-cara
monstrasi.
menimbang-agar nanti-nya mereka bisa menim-bang
sendi-rI.
Dan seterusnya .. . . .. ..
lsi daftar di atas hanya sebagai contoh saja.
Catatan : Kolom keterangan disediakan untuk mencatat hal-hal yang belum disediakan kolomnya. Misalnya, kalau ingin mencatat siapa yang bertang-gung jawab dalam pertemuan tanggal 15/5- ·78 di atas, maka namanya bisa
52
KEGIATAN ·4.
PENJELASAN
1. Sesudah dibuat rencana kerja, maka kegiatan selanjutnya ialah mem-bimbing masyarakat melaksanakan rencana tersebut.
2. Misal, rencana kerja yang dibuat bersama ialah penimbangan balita, maka tugas anda sebagai kader, ialah:
menjelaskan kepada ibuibu balita pentingnya penim bangan . membantu ibuibu balita bagaimana caranya menimbang dan men-catatnya di Kartu Menuju Sehat (KMS).
KEGIATAN 5.
PENJELASAN
1. Dalam waktuwaktu tertentu, misalnya tiap bulan , para kader berkll m-pul untuk saling bertukar pengalaman dan pendapat.
2. Pertemuan dengan kaderkader lain ini tidak hanya dilakukan dengan mengadakan pertemuan/rapatrapat resmi, tetapi juga dengan pertemu-anpertemuan perorangan secara ternan, kalau memang ada waktll dan dianggap I'erlu.
56
KEGIATAN 6 .
PENJELASAN
I. Penilaian (evaluasi) ini perlu untuk mengetahui :
a. Apakah caracara yang diterapkan bisa diteruskan, atau perlu peru bahanperu bahan .
b. Dalam melaksanakan kegiatan, kesulitankesulitan apa yang diha-dapi. Bisakah kita mengatasi kesulitan terse but?
c. Apakah hasil yang dicapai sesuai dengan yang direncanakan?
2. Penilaian dilakukan bersamasama dengan kepalakepala keluarga dan pimpinan kelompok.
3. Kapan penilaian dilaksanakan? Ini bisa sesudah 6 bulan kegiatan dimu-lai, atau bisa juga sesudah setahun.
4. Apa yang dinilai : a. Kegiatan:
Misalnya:
Apakah penimbangan pesertanya tetap/bertambah? Apakah dilaksanakan secara teratur tiap bulan?
Apakah kegiatan penyuluhan yang dilakukan tetap mempunyai peminat?
Bagaimana pemanfaatan halaman? Dan lainlain.
b. Hasil yang dicapai: Misalnya:
Anakanak balita yang gizi kurang/buruk berkurang jumlahnya. Anakanak balita yang sudah diimunisasi naik prosentasenya. Ibuibu menyusui anaknya sampai umur 2 tahun, dengan di-tam bah makanan di-tambahan sejak bayi berumur 4 bulan.
Dan lainlain.
I. UMUM
A. DASAR UMUM
1. APAKAH MUSYAWARAH KELOMPOK ITU?
62
3. PERSO A LAN YANG BAGAIMANA SEBAlKNYA DIPECAHIU\N MELALUI MUSYAWARA,H KELOMPOK?
4. BERAPA ORANG SEBAIKNYA IKUT DALAM MUSYAWARAH KEWMPOK?
64
5 . I3AGAIMANA KALAU YANG INGIN IKUT LEBIH OARI 10 ORANG?
Kalau misalnya ada 20 _.. 25 orang (karena seorang kader bertanggung jawah tcrhadap 20 25 rumah tangga) , dapat dilakukan sebagai berikut: a . mcmbcrikan pcnjclasan ten tang maksud pertemllan dan . penjelasan tentang pcrso alan yang akan dipccahkan , dapat dilakukan dalam suatu pcrtcmuan yang dihadiri oleh 2 5 orang tersebut.
h. untuk mcmoicarakan pcme cahannya , bagilah orangorang tersebut da-lam kelomp o kkelompok yang Icbili kedl , misalnya dada-lam 3 kelompok yang terdiri dari 8 dan 9 orang.
e. sesudah Illcrcka membicarakan persoalan tersebut dalam kelompok kecil tadi, lalu mereka berkumpul lagi, di mana masingmasing kelom-pok menyampaikan hasil pembicaraannya yang diwakili oleh salah seorang dad kelompok terse but.
66
6. TEMPAT.
b. MENYELIPKAN PESANPESAN DALAM PERTEMUANYANG BIASA DIADAKAN DI DESA.
Misalnya:
I . PERTEMUANPERTEMUAN AGAMA .
2. NGOBROLNGOBROL DI WARUNG KOPI ATAU DI TEMPAT LAIN.
Di beberapa daerah, ada kebiasaan orang minumminum di warung kopi sambil ngobrolngobrol mengenai soal kehidupan seharihari. Kesempat- an seperti ini sangat baik sekali untuk menyelipkan pesan tentang kesehatan. Pesan akan ' lebih gampang diterima karen a suasananya santai. Juga akan lebih menarik dan lebih lama diingat karena berkait- an dengan kehidupan mereka seharihari.
8. SUASANA MUSYAWARAH.
Ciptakanlah suasana kekeluargaan yang akrab , antara lain dengan cara: a. Sebelum pertemuan dimulai, adakanlah perkenalan di antara
para pe-serta agar tidak ada yang merasa asing. Tetapi umumnya di desa orang sudah saling mengenal satu sarna lain, hingga perkenalan ini jarang atau tidak diperlukan. Kecuali kalau ada pendatang baru.
b. Sebelum memulai pertemuan, berbincangbincanglah . soalsoal kehidupan seharihari sambil bersenda gurau.
dulu mengenai
Suasana pertemuan yang resmi, misalnya dengan adanya mejameja berta-plak hijau dengan potpot bunga, akan menyebabkan para peserta merasa canggung dan takuttakut mengeluarkan pendapat.
/
/ / / .70
9. WAKTU.
a. Mulailah pertemuan tepat pada waktunya, sesuai dengan rencana . Usahakan jangan sampai orangorang menunggu terlalu lama, sebab hal ini akan sangat mengganggu pekerjaan mereka dan menyebabkan mereka kapok datang lagi. Kalau anda yang mengundang, datanglah lebih dahulu dari anggota lainnya, jangan datang terlambat.
b. Musyawarah kclompok jangan larutlarut sampai lebih dari 2 jam, sebab hal ini akan membosankan pesecta dan menyebabkan ngantuk, Usahakan agar dalam waktu kurang dari 2 jam bisa dicapai suatu ke-putusan .
10. MANFAATKAN PEMUKA MASYARAKAT DAN PE11JGAS YANG ADA.
Kalau di daerah tersebut ada pemuka masyarakat yang disegani, undanglahia sebagai penasehat dalam musyawarah tersebut. Ada baiknya juga diundang para petugas yang ada sangkut pautnya dengan . persoalan yang dihadapi, misalnya petugas pertanian, kesehatan, atau lainnya, seba-gai penasehat.
11. 11JJlJAN YANG JELAS.
Tujuan musyawarah kelompok harus jelas, artinya semua peserta harus tahu hetul apa yang ingin dicapai sebagai hasil musyawarah tersebut. Untuk ini, syarat pertama tentunya para peserta harus mempunyai penger-tian yang sarna dan hetul tentang persoalan yang akan dibicarakan. I ni penting, untuk menghindarkan pembicaraan yang simpang siur dan
-72
12. KEPUTUSAN YANG JELAS.
Dala m setiap musyawarah kelompok harus selalu dicapai suatu ke-pu t Lisan m engenai:
a. apa yang menjadi keputusan musyawarah. b. ka pan akan mulai dilaksanakan.
c. siapa yang bertanggung jawab mengenai pclaksanaan dan apa peranan masing masin g anggota.
d . ka pan akan berkumpullagi membicarakan hasil pelaksanannya. B. PELAKSANAANNYA
UMUM.
1. Mulailah pertemuan tepat pada waktunya .
2. Sampaikan terima kasih atas kesediaan mereka yang hadir.
3. Kalau ada pemuka masyarakat atau orang lain seperti misalnya dari Pu skesmas dan lainlainnya yang hadir, ucapan terima kasih khusus perlu disampaikan kepada mereka itu.
4 . Sampaikan kepada para anggota bahwa dalam setiap musyawarah lompok selalu ada seorang ketua/pemimpin kelompok. Pemimpin ke-lompok ini tidak selalu harus kader, tetapi sebaiknya dipilih oleh me-re ka dari salah seorang yang hadir yang menguasai persoalan yang akan dibicarakan. (Kalau tidak ada, anda sendirilah bertindak sebagai pemim-pin/ketua kelompok).
5. Kalau ketua sudah terpilih, serahkanlah pimpinan kepadanya. Kalau anda sendiri yang jadi ketUa, teruskanlah.
6. lelaskan apa maksud perternuan itu.
·8. Tanyakan kepada peser:ta apakah semuanya sudah sarna dan betul pengertiannya teritang persoalan yang akan dibicarakan.
9. Kalau perlu, perjelaslah persoalan yang akan dibicarakan.
10. Galilah pendapat peserta bagairnana caranya · memecahkan masalah tersebut dengan sebaikbaiknya.
Tampunglah semua pendapat dan musyawarahkanlah, mana yang pa· ling bisa diJaksanakan di daerah tersebut.
11. Minta pendapat pemuka masyarakat dan para petugas yang diundang. 12. Kalau sudah ditentukan dan diputuskan oleh kelompok cara
peme-cahan mana yang dipilih, maka:
a. rumuskanlah keputusan terse but dengan jelas.
b. tentukan siapa yang akan bertanggung jawab mengenai pelaksana-annya dan apa peranan masingmasing anggota lainnya.
c. tetapkan kapan akan mulai dilaksanakan.
74
II. PERANAN KElUA
1. Mengarahkan pembicaraan agar jangan menyimpang dari arah yang su-dah ditetapkan . Peringatkanlah anggota secara baikbaik jika pembicara-an mulai menyimpang.
3. Seperti halnya polisi lalu lintas, ketua mengatur lalu lintas pcmbicaraan agar supaya dapat beIjalan lancar. Jadi anggota yang malu bicara, di-usahakan agar dapat turut serta secara aktip dalam pembicaraan kc-lompok. Cardnya misalnya dengan cara memandang kepadanya sam bil
bertanya: "Bagaimana pendapat and a dalam hal ini?"
Sebaliknya, anggota yang terlalu banyak ngomong harus diusahakan agar jangan memborong pembicaraan . Tentu saja tidak dengan terus terang meminta ia menutup mulut, melainkan misalnya dengan me-,nyimpulkan apa yang ia katakan dan kemudian berkata kepada anggota
lainnya : " Kamiyakin bahwa masih ada pendapatpendapat mengcnai persoalan ini dari saudara lainnya!" .
4. Sebagai ketua, janganlah berbicara terlalu banyak, berilah kesempatan yang cukup kepada anggota lainnya untuk mengemukakan pendapatnya. Kalau ketua terlalu banyak bicara, sering anggota lalu diam mem -bisu.
5. Jangan berkata berbelitbelit dan sukar dipahami. Kemukakanlah segala sesuatunya dengan singkat, mudah dan jelas.
'6. Ketua harus sabar, jangan cepat marah kalau ada halhal yang men-jengkelkan.
7. Ketua harus segera bisa menangkap apa yang dimaksud oleh anggota . Jadi, kalau ketua ' berpendapat bahwa apa yang dikemukakan oleh se-orang anggota sulit dipahami oleh anggota lain, ketua sebaiknya me-nyimpulkannya agar bisa ' dipahami oleh semua anggota .
76
9. Jangan mengejek kalau ada anggota y ang berbuat ke keliruan dalarn -mengemukakan pendapatnya, sebab hal ini bisa rilematikan keberanian anggota yang bersangkutan untuk berbicara lagi. Hal ini juga ak.an me-matilcan keberanian anggota lain un tuk berbicara. Selain itu, sikap men-cela ini bisa membuat rasa jengkel pada yang dieela, yang bisa menim-bulkan suasana pembicaraan yang panas.
10 . Hargailah pendapat orang lain, jangan memaksakan kehendak anda untuk disetiljui keJompok. SegaJa keputusan hams berdasar musya-warah, bukan paksaan.
11. Kalau anda sedang bieara, anda harus bisa mengerti dari wajah dan ge-rak gerik mereka, apakah mereka ini sudah bosan atau jengkel men-dengarkan uraian anda. Janganlah ngoceh terus merribabi buta.
III. PENCATAT
78
PENCATAT PERLU MENCATAT:
I. Tanggal diadakannya musyawarah tersebut.
2. I3erapa orang yang hadir. Kalau tidak banyak, bisa dicatat juga nama-nama yang hadir.
3. Dimana musyawarah diadakan.
4. Jam berapa dimulai.
5 . Siapa ketua musyawarah kelompok.
6. Kalal! ada undangan istimewa yang hadir, misalnya petugas kecamatan, kabupaten, atau lainnya, perlu dicatat juga .
7. Masalah apa yang dibahas dan apa tujuan musyawarah.
8. Pendapatpendapat para anggota/peserta .
9. Keputusan musyawarah kelompok.
IV. YANG PERLU DIKETAHUI
OLEH ANGGOTA
I. Setiap peserta hendaknya mempunyai pendirian dan pendapatnya masingmasing. Janganlah hanya menjadi pendengar yang pasip saja .
2. Kalau ada halhal yang tidak セ・ウオ。ゥ@ dengan pendapat anda,
80
3. Kalau anda mempunyai keteranganketerangan ten tang sesuatu yang menurut anda bisa membantu pembicaraan dalam pertemuan tersebut, kemukakanlah, jangan diam saja.
4. Setiap peserta hendaknya rnenghargai pendapat dan pikiran peserta lainnya. lngatlah, setiap orang rnernpunyai pengalarnan tersendiri, sehingga setiap peserta hams bersedia rnendengarkan dan rnenghargai setiap pendapat yang dinyatakan di dalarn kelornpok.
5. Mem beri dorongan kepada ternanternan peserta lainnya agar berani berbicara. Misalnya dengan rnernberikan pujian atau rnenanggapi pern-bicaraan/pendapat ternan tersebut dengan cara rnengganggukanggukkan kepala .
セ@
BEBERAPAALATPERAGA
• FLIPCHARTS
(LEMBAR BALIK)
FLIPCHARTS
A. PENGERTIAN
1. APAKAH FUPCHART ITU?
Flipehart adalah suatu alat peraga yang menyerupai album gambar. Biasanya terdiri dari lembaranIembaran yang berukuran sekitar 50 em X 75 em., atau 38 em X SO em., disusun dalam urutan tertentu dan diikat, dibundel, pada bagian atasnya. Tapi, dapat juga dibuat dalam ukuran keeil seperti buku, yang sering disebut f1ipbook atau . flipehart meja, berukuran kirakira 21 em X 28 em.
84
2. KAPAN FUPCHART DIGONAKAN?
Flipchart dapat digunakan dalam pertemuan kelompok yang terdiri
dari kurang lebih 30 orang. Flipbook atau flipchart mcja baik juga untuk
3. APAKAH KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN FLIPCHART?
Dapat disiapkan dengan mudah. Mudah dibawa ke manamana. Penyajian diberikan dalam urutan.
86
B. CARA MENGGUNAKAN
I. SIAPKAN ALAT DAN DIRI AN DA.
T e fiti d u lu a p akah tid a k a d a lem b aran flipchart anda yang hilang. Pelaja ri j uga isi pesa nn y a, a pakah a nd a sudah men guasai n ya den gan bai k . Bi la ada kt!raf'u an, tan yaka n lah pa a pe m b im b ing an d a .
Ba rangk a lt dipe rl u kan al a t b n lu lain nya , se perti fla ne lg raf, p apan tull s,
dJ n lain la in u ntuk lebih memperj e las pcsan y ang and a ba wakan . Sia pka n
-l<ill sebe lllrn nya . Be t a pa un , gahu n gan berb agai rna m al a t I bih baik d
2. TEMPATKAN FLlPCHART ANDA PADA TEMPAT YANG TEPAT.
Hendaknya semuahadirin ak.an dapat melihat Ilipch:.nt anda dcngan jl'las. Begitu juga keterangan yang anda sampaikan harus dapat didengar dengan jelas. Lihatlah tempat anda akan berhicara dari berbagai sudut. Setelah itu baru anda tt'ntukan di mana sebaiknya flipchart diletakkan .
Tempat dlldllk juga diatur セャZ、lGュゥォゥ。ョ@ rllpa. agar ェ。ョセ。ョ@ ada yang duduk
88
3 . PERKENALKAN POKOK PEMBICARAAN ANDA.
Anda bisa memlliai pemoicara'l,n anda dengan sebuah cerita atau lelucon yang ada hubungannya dengan pokok pembicaraan anda . Mungkin anda tahu suatu kejadian yang terjadi di desa atall di tempat lain, sebagai contoh
masalah yang dapat menimpa semua orang. Lalu perlahanlahan anda
4. SAJIKAN TIAP GAMBAR DAN BERIKAN KETERANGAN.
FlASHCARDS
BELAKANG
DEPAN
I. APAKAH FLASCHARDS ITU?
Flash cards adalah s('jumlah kartu be rgambar l3iasanya berukuran
25 em X 30
em
Gambargambarnya bisa dibuat dengan tangan ataudi-cetak dari foto -foto. Keterangan tentang gambar tereantum di bagian be-lakang setiap kartu, untuk memudahkan anda dalam menggunakannya.
Cambar-gambar tersebut anda sajikan sebagai bagian dari rangkaian pesan yang anda bawakan . Dengan demikian hadirin akan ingat pokok-pokok pembiearaan anda.
III. APAKAH KEUNTUNGAN BILA ANDA MENGGUNAKAN FLASHCARDS.
Flashcards sebagai alat peraga mempunyai beberapa keuntungan, yai tu:
1. Mudah dibawa ke manamana .
2 Bisa disimpan dengan mudah, karena tidak membutuhkan tempat yang besar.
3. Pokokpokok pembicaraan mudah diingat hadirin, karena disajikan dalam bentuk gam bar yang dirangkai sccara berurutan.
IV. PERSIAPAN APA YANG HARUS ANDA LAKUKAN SEBELUM MENGGUNAKAN FLASHCARDS?
Pada dasamya ada 4 hal yang harus anda persiapkan, yaitu diri anda sendiri, flashcards yang akan anda gunakan. tempat and a melakukan penyajian, dan hadirin.
1. Mempersiapkan diri.
Pertamatama anda perlu mempelajari dulu bahan yang akan anda sam -paikan. Juga cara menggunakan flaschards. Sebaiknya anda coba dulu supaya jangan terjadi kekeliruan, misalnya saja urutannya tidak betul.
2. Mempersiapkan flashcards.
96
3. Mempersiapkan tempat.
Tempat di mana and a akan melakukan penyajian perlu juga diteliti. Apakah tempat duduknya cukup? Penerangannya bagaimana, apalagj kalau penyajiannya dilakukan di malam hari? Apakah semua hadirin kirakira akan dapat melihat flashcard anda denganjelas?
4. Mempersiapkan hadirin.
V. BAGAIMANA ANDA MENGGUNAKAN FLASHCARDS?
1. Susunlah kartukartu bergarnbar secara berurutan, nomor I pada tumpukan yang paling atas, diikuti nomor 2, nomor 2 diikuti nomor 3, dan seterusnya.
2. Bila telah siap, arnbillah kartu pertama dan peganglah setinggi dada dengan gambar menghadap hadirin. Begitulah selanjutnya dengan kartu-kartu beriku tnya .
98
Mintalah ia rnelihat kembali kartukartu tersebu t satu per satu dan meneruskannya pada yang lain sampai semua rnendapat giliran.