• Tidak ada hasil yang ditemukan

MUHAMMADIYAH TERUS MEMELOPORI IDE-IDE PEMBARUAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "MUHAMMADIYAH TERUS MEMELOPORI IDE-IDE PEMBARUAN"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

SUARA MUHAMMADIYAH 16 / 95 | 16 - 31 AGUSTUS 2010 37

KOLOM

D

alam rentang waktu 1 abad, sejak didirikan pada tahun 1912, di Yogyakarta, Persyarikatan Muhammadiyah telah me-napaki jalan sejarah yang sangat panjang. Sejarah dalam menebarkan dakwah, sejarah untuk membangkitkan semangat tajdid atau pembaruan, dan sejarah dalam membangun tatanan dunia berdasarkan nilai-nilai peradaban, termasuk nilai-nilai Islam yang luhur. Muhammadiyah dengan spirit pembaruannya juga telah berjuang untuk mencerahkan dan mencerdaskan kehidupan umat dan bangsa kita, beragam dakwah dan tajdid Persyarikatan Muhammadiyah yang menjadi tema muktamar kali ini, tiada lain untuk mewujudkan peradaban masyarakat Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw, peradaban yang mencerminkan nilai-nilai luhur, keteladanan, kemuliaan, dan keshalihan sosial, sebagaimana yang juga menjadi cita-cita luhur Muhammadiyah. Dalam tempo satu abad, Muhammadiyah telah menjadi organisasi kemasyarakatan yang bergerak di barisan terdepan dalam meningkatkan pendidikan, kesehatan, dan amal sosial. Ratusan sekolah, rumah sakit, panti asuhan dan lembaga-lembaga ke-Islam-an telah didirikan oleh Muhammadiyah di seluruh Tanah Air. Tidak berhenti sampai di situ, Muhammadiyah juga terlibat aktif dalam dialog lintas peradaban, dialog antara Timur, Barat dan Islam, yang ditujukkan untuk membangun harmoni antar peradaban yang mengedepankan prinsip saling menghormati dan saling menghargai pluralisme dan perbedaan. Saat ini Muhammadiyah bukan saja telah tampil sebagai salah satu organisasi keagamaan Islam terbesar di Tanah Air, tetapi juga merupakan salah satu organisasi Islam terbesar di dunia. Gerakan tajdid Muhammadiyah telah membawa pencerahan dan pembaruan pemikiran umat Islam. Tidaklah berkelebihan kiranya, jika kita katakan bahwa kiprah Muhammadiyah di awal kelahirannya telah berhasil memperbaharui suasana intelektual kaum Muslimin di Tanah Air.

Di awal abad 21 ini, Muhammadiyah memasuki fase kesinam-bungan perjuangan dalam mengetengahkan Islam sebagai rahmat bagi semesta alam. Saya berharap memasuki abad ke-2 perjuangannya, Muhammadiyah tetap dapat meneguhkan komit-men gerakannya sebagai pembawa misi Islam yang maju. Muham-madiyah memang harus selalu tampil di barisan terdepan untuk menjadi kesiapan perubahan yang bersifat transformatif menuju terbangunnya peradaban umat manusia yang utama.

Di era global sekarang ini, kita harus mampu menampilkan semangat dan pesan Islam yang berkemajuan. Di samping itu, kita juga ingin menghadirkan Islam yang ramah dan toleran, dan menjadi peneduh dan penyejuk dalam kehidupan bangsa yang majemuk.

Islam yang juga dapat menjadi jembatan peradaban di antara Timur dan Barat. Dialog peradaban yang sering dilakukan oleh Muhammadiyah dan ormas-ormas lain, saya nilai penting untuk terus dikembangkan, melalui dialog peradaban dan lintas agama, kita dapat saling berinteraksi satu sama lain, kita dapat saling memahami persamaan dan perbedaan yang ada. Melalui dialog itu pulalah, kita dapat menjalin hubungan yang makin harmonis.

Dalam aktivitas kaum perempuan di tanah air, Muhammadiyah juga telah mempelopori lahirnya gerakan perempuan Islam ke ruang publik, yaitu Aisyiyah yang didirikan pada tahun 1917. Aisyiyah merupakan gerakan perempuan Muhammadiyah yang juga mengambil peran dalam kongres perempuan pertama tahun 1928. Ketika kaum Muslimin masih dibelenggu oleh budaya patriarhi yang meminggirkan posisi kaum perempuan, maka kelahiran Aisyiyah menjadi sangat penting dan sangat berarti dalam pergerakan Islam modern di Tanah Air. Kehadiran Aisyiyah merupakan cerminan penting dari pesan Islam sebagai agama yang memelihara harkat dan martabat perempuan tanpa diskriminasi.

Kelahiran Aisyiyah telah menjadi peristiwa monumental yang sangat besar pengaruhnya dalam pergerakan Islam di Tanah Air. Kontribusi dan partisipasi Aisyiyah sejak didirikannya hingga saat ini, sangat penting dalam mengangkat derajat kaum perempuan, memberdayakan kaum miskin dan papa, memelihara anak-anak yatim piatu dan meningkatkan ibadah sosial yang tidak ternilai pahalanya. Saya dan Ibu Negara juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas peran Aisyiyah dan kaum perempuan di Tanah Air, utamanya dalam membimbing, membina dan menanamkan akhlak mulia yang sesuai dengan budaya dan jati diri bangsa kita. Untuk itu, saya mengajak segenap warga Muhammadiyah beserta seluruh organisasi masa Islam di Tanah Air untuk terus menciptakan kehidupan keagamaan yang teduh dan damai. Kehidupan keagamaan yang mengedepankan persamaan daripada memperuncing perbedaan. Mari kita bangun kerja sama yang positif di antara sesama umat Islam dan dengan umat beragama yang lain bagi kemajuan bangsa kita.

Sekali lagi, saya mengajak Muhammadiyah untuk memelopori ide-ide pembaruan sebagai pembawa misi Islam yang terus maju, tumbuh berkembang dalam menjawab tantangan zaman. Jadilah kekuatan perubahan transformatif menuju terbangunnya peradaban umat manusia, yang utama khairul ummah.lisma

_____________________________________________________

Disarikan Dari Sambutan Presiden Republik Indonesia Pada Acara Pembukaan Muktamar Ke-46, Melalui Video Conference Langsung Dari Madinah, Al-Munawaroh, Arab Saudi, 3 Juli 2010

MUHAMMADIYAH TERUS MEMELOPORI

IDE-IDE PEMBARUAN

Presiden Republik Indonesia

DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO:

De

m

o (Vi

si

t ht

tp:

//www.pdfspl

itm

erge

r.c

om

Referensi

Dokumen terkait

1 Visi Muhammadiyah adalah sebagai gerakan Islam yang berlandaskan al-Qur’an dan as-Sunnah dengan watak tajdid yang dimilikinya senantiasa istiqomah dan aktif dalam

Dengan semangat kembali pada sumber ajaran Islam yang murni (al- Quran dan al-Sunnah yang maq- bulah) Muhammadiyah mampu memperbarui alam berfikir dan model amaliah umat Islam

Keserbawajahan organisasi Muhammadiyah sebagai persyarikatan dan organisasi yang bergerak dibidang dakwah, menyentuh pada semua bi dang, dalam hat ini tak luput

  Keywords: IMPLEMENTASi,MUHAMMADIYAH,KELUARGA SAKINAH 

Muhammadiyah memiliki Majelis Tarjih dan Tajdid dengan kompetensi melakukan ijtihad terhadap berbagai problem hukum yang dialami umat Islam, baik dalam bentuk

Berikutnya, di antara berbagai model gerakan dakwah itu, Muhammadiyah memilih model gerakan Dakwah Pencerahan guna membuktikan dan mempersaksikan kepada seluruh

Dalam posisi yang demikian maka sebagaimana Khittah Denpasar, Muhammadiyah dengan tetap berada dalam kerangka gerakan dakwah dan tajdid yang menjadi fokus dan orientasi

Pengajian tentang Materi Amal Usaha Muhammadiyah dan Ibadah Kehidupan dalam Mengelolah Amal Usaha Amal usaha Muhammadiyah adalah milik Persyarikatan dan Persyarikatan bertindak