Uji Ke-Efektifan Perendaman Benih Dan Kompos Pangkasan Mucuna Terhadap Pertumbuhan Mucuna Bracteata.
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pada perlakuan perendaman KNO3 1% selama 24 jam (A6) dan perlakuan perendaman H2SO4 1% selama 10 menit (A3) menghasilkan daya berkecambah tertinggi sebesar 91,67%
Pada tabel 9, menunjukkan adanya interaksi antara perlakuan perendaman benih dan macam pupuk daun terhadap berat polong basah dan menunjukkan adanya berbeda sangat nyata,
Variabel yang diukurdalampenelitianiniadalahpertumbuhanrataan panjang sulur, panjang ruasbatang utama, diameter batang, jumlah cabang primer, volume akar, berat basah tajuk,
Berdasarkan hasil analisa data statistik menunjukkan bahwa perlakuan perendaman benih dalam air panas terhadap pertumbuhan bibit lamtoro menunjukkan pengaruh yang sangat nyata
Hasil penelitian Lensari (2009) perlakuan pematahan dormansi pada benih Angsana dengan perendaman H 2 SO 4 1% selama 10 menit dan perendaman dengan KNO 3 1%
Interaksi antara pemberian larutan PGPR dan waktu perendaman tidak memiliki dampak nyata atas pertumbuhan Mucuna bracteata (berat kering akar, berat segar akar, berat
Hasil uji sidik ragam variabel daya kecambah benih menunjukkan bahwa GA3 berpengaruh terhadap daya berkecambah, akan tetapi pada perlakuan waktu perendaman serta interaksi
Perlakuan lama penyimpanan berpengaruh sangat nyata terhadap parameter kecepatan berkecambah, berat basah batang dan berat basah akar dan berpengarnh tidak nyata terhadap parameter