• Tidak ada hasil yang ditemukan

KELOMPOK 7 ideologi gender

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KELOMPOK 7 ideologi gender"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

Puspa Ayu

(1211021091)

Sunarti

(1211021113)

Wayan Ari Suda(1211021126)

ANALISIS

IDEOLOGI

(2)

Kata “Gender” berasal dari bahasa Inggris “gender” berarti

“jenis kelamin”. Dalam

Webter New World Dictionary,

gender

diartikan sebagai “perbedaan yang tampak antara laki-laki dan

perempuan dilihat dari segi nilai dan tingkah laku”.

Di dalam

Women Studies Encyclopedia

dijelaskan bahwa

gender adalah suatu konsep kultural yang berupaya membut

pembedaan (

distinction

) dalam hal peran, perilaku, mentalitas,

dan karakteristik emosional antara laki-laki dan perempuan

yang berkembang dalam masyarakat.

Hilany M. Lips dalam bukunya yang terkenal

Sex and Gender,

an Introduction

mengatakan gender sebagai harapan-harapan

budaya terhadap laki-laki dan perempuan (

cultural

ecpectations for women and men

), Pendapat ini sejalan

dengan pendapat umumnya kaum feminis seperli Linda L.

Lindsey, yang menganggap semua ketetapan masyarakat

(3)

Istilah gender diperkenalkan oleh para ilmuwan sosial

untuk menjelaskan perbedaan perempuan dan laki-laki

yang bersifat bawaan sebagai ciptaan Tuhan dan yang

bersifat bentukan budaya yang dipelajari dan

disosialisasikan sejak kecil. Pembedaan ini sangat penting,

karena selama ini sering sekali mencampur adukan ciri-ciri

manusia yang bersifat kodrati dan yang bersifat bukan

kodrati (gender). Perbedaan peran gender ini sangat

membantu kita untuk memikirkan kembali tentang

pembagian peran yang selama ini dianggap telah melekat

pada manusia perempuan dan laki-laki untuk membangun

gambaran relasi gender yang dinamis dan tepat serta

(4)

Perbedaan Konsep

Gender dan Jenis

(5)

Jenis Kelamin (Seks)

Contoh kodrati

Gender

Contoh Bukan Kodrati

Peran reproduksi kesehatan berlaku sepanjang masa. Peran sosial bergantung pada waktu dan keadaan.

Peran reproduksi kesehatan ditentukan oleh Tuhan atau kodrat. Peran sosial bukan kodrat Tuhan tapi buatan manusia. Menyangkut perbedaan organ biologis laki-laki dan perempuan khususnya pada

bagian alat-alat reproduksi.

Sebagai konsekuensi dari fungsi alat-alat reproduksi, maka perempuan mempunyai fungsi reproduksi seperti menstruasi, hamil, melahirkan dan menyusui; sedangkan laki-laki mempunyai fungsi membuahi (spermatozoid).

Menyangkut perbedaan peran, fungsi, dan tanggungjawab laki-laki dan perempuan sebagai hasil kesepakatan atau hasil bentukan dari masyarakat.

Sebagai konsekuensi dari hasil kesepakatan masyarakat, maka pembagian peran laki-laki adalah mencari nafkah dan bekerja di sektor publik, sedangkan peran perempuan di sektor domestik dan bertanggung jawab masalah rumahtangga.

Peran reproduksi tidak dapat berubah; sekali menjadi perempuan dan mempunyai rahim, maka selamanya akan menjadi perempuan; sebaliknya sekali menjadi laki-laki, mempunyai penis, maka selamanya menjadi laki-laki.

Peran sosial dapat berubah:

Peran istri sebagai ibu rumahtangga dapat berubah menjadi pekerja/ pencari nafkah, disamping masih menjadi istri juga.

Peran reproduksi tidak dapat dipertukarkan: tidak mungkin peran laki-laki melahirkan dan perempuan membuahi.

Peran sosial dapat dipertukarkan

Untuk saat-saat tertentu, bisa saja suami dalam keadaan menganggur tidak mempunyai pekerjaan sehingga tinggal di rumah mengurus rumahtangga, sementara istri bertukar peran untuk bekerja mencari nafkah bahkan sampai ke luar negeri menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW).

Membuahi Bekerja di dalam rumah dan dibayar (pekerjaan publik/produktif di dalam rumah) seperti jualan masakan, pelayanan kesehatan, membuka salon kecantikan, menjahit/ tailor, mencuci pakaian/loundry, mengasuh dan mendidik anak orang lain (babbysitter/ pre-school).

Menstruasi Bekerja di luar rumah dan dibayar (pekerjaan publik di luar rumah).

Mengandung/ hamil Bekerja di dalam rumah dan tidak dibayar (pekerjaan domestik rumahtangga) seperti memasak, menyapu halanam, membersihkan rumah, mencuci pakaian keluarga, menjahit pakaian

Melahirkan anak bagi Perempuan Bekerja di luar rumah dan tidak dibayar (kegiatan sosial kemasyarakatan) bagi laki-laki dan perempuan.

Menyusui anak/ bayi dengan payudaranya bagi Perempuan Mengasuh anak kandung, memandikan, mendidik, membacakan buku cerita, menemani tidur. Menyusui anak bayi dengan menggunakan botol bagi laki-laki atau perempuan.

Sakit prostat untuk Laki-laki Mengangkat beban, memindahkan barang, membetulkan perabot dapur, memperbaiki listrik dan lampu, memanjat pohon/ pagar bagi laki-laki atau perempuan.

(6)

Gender dan Marginalisasi Perempuan

Gender dan Subordinasi

Gender dan Stereotipe

Gender dan Kekerasan

Gender dan Beban Kerja (

Double Burden)

(7)

Dalam studi gender dikenal beberapa teori

yang cukup berpengaruh dalam menjelaskan

latar belakang perbedaan dan persamaan

peran gender laki -laki dan perempuan, antara

lain sebagai berikut:

Teori Psikoanalisa/ Identifikasi

Teori Funsionalis Struktural

Teori Konflik

(8)

Gerakan Gelombang Pertama lebih pada gerakan filsafat di Eropa yang

dipelopori oleh Lady Mary Wortley Montagu dan Marquis de Condorcet

yang pada Tahun 1785, suatu perkumpulan masyarakat ilmiah untuk

perempuan pertama kali didirikan di Middelburg (Selatan Belanda).

Seorang aktivis sosialis utopis bernama Charles Fourier pada Tahun 1837

memunculkan istilah feminisme yang kemudian tersebar ke seluruh Eropa

dan Benua Amerika. Publikasi John Stuart Mill dari Amerika dengan judul

The Subjection of Women

pada Tahun 1869 yang melahirkan feminisme

Gelombang Pertama.

Feminisme Gelombang Kedua dimulai pada Tahun 1960, dengan terjadinya

liberalisme gaya baru dengan diikutsertakannya perempuan dalam hak

suara di parlemen. Era Tahun 1960 merupakan era dengan mulai

ditandainya generasi “

baby boom

” (yaitu generasi yang lahir setelah

perang dunia ke-2) menginjak masa remaja akhir dan mulai masuk masa

dewasa awal. Pada masa inilah, masa bagi perempuan mendapatkan hak

pilih dan selanjutnya ikut dalam kancah politik kenegaraan.

(9)

Kesetaraan gender

: Kondisi perempuan dan

laki-laki menikmati status yang setara dan

memiliki kondisi yang sama untuk mewujudkan

secara penuh hak-hak asasi dan potensinya

bagi pembangunan di segala bidang kehidupan.

Keadilan gender

:

Suatu kondisi adil untuk

perempuan dan laki-laki melalui proses budaya

dan kebijakan yang menghilangkan

hambatan-hambatan berperan bagi perempuan dan

laki-laki.

(10)

Wujud dari Kesetaraan dan Keadilan Gender

dalam keluarga, yaitu sebagai berikut:

a.

Akses

b.

Partisipasi

c.

Kontrol

(11)
(12)
(13)

Analisis gender adalah suatu metode atau alat untuk

mendeteksi kesenjangan atau disparitas gender melalui

penyediaan data dan fakta serta informasi tentang gender

yaitu data yang terpilah antara laki-laki dan perempuan

dalam aspek akses, peran, kontrol dan manfaat. Dengan

demikian analisis gender adalah proses menganalisis data

dan informasi secara sistematis tentang laki-laki dan

perempuan untuk mengidentifikasi dan mengungkapkan

kedudukan, fungsi, peran dan tanggung jawab laki-laki

dan perempuan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi.

Teknik Analisis Gender Model Harvard

Teknik Analisis Gender Model Moser

Referensi

Dokumen terkait

Sistem Pengenalan Iris Mata Berdasar Tekstur Menggunakan Ekstraksi Ciri Energi Pada Alihragam Wavelet Haar.. Rizal Isnanto, Imam Santoso, Teguh Dwi Prihartono, Thomas Sri Widodo,

[r]

Pemerintah kabupaten/kota mengajukan usulan perubahan kegiatan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan tembusan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah;.

Akreditasi institusi perguruan tinggi adalah proses evaluasi dan penilaian secara komprehensif atas komitmen perguruan tinggi terhadap mutu dan kapasitas

Komputer akan menjadi semakin lebih berguna karena bidang!bidang masalah yang tadinya tidak dapat dipecahkan oleh komputer kini akan dapat dapat dipecahkan dengan teknik

Metode Vernam Cipher merupakan algoritma berjenis symmetric key kunci yang digunakan untuk melakukan enkripsi dan dekripsi yang menggunakan kunci yang

Selesai menyampaikan materi, peneliti juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya bagian yang belum mereka pahami. Namun semua peseta

Dari hasil pengujian program menunjukkan bahwa aplikasi ini mampu memproses data administrasi yang meliputi data siswa, data pembayaran, jadwal belajar maupun data nilai dengan