• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gerakan Himpunan Mahasiswa Islam (Studi Terhadap Gerakan Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat FISIP USU)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Gerakan Himpunan Mahasiswa Islam (Studi Terhadap Gerakan Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat FISIP USU)"

Copied!
129
0
0

Teks penuh

I. Pendahuluan

Bab ini memperkenalkan latar belakang penelitian tentang Gerakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat FISIP USU, yang menekankan relevansi gerakan mahasiswa dengan tujuan pendidikan dan capaian pembelajaran. Latar belakang menjelaskan pentingnya peran mahasiswa dalam perubahan sosial di Indonesia, menunjukkan bagaimana HMI Komisariat FISIP USU aktif merespon isu-isu penting, dan membenarkan pemilihan pendekatan antropologi untuk memahami gerakan ini. Rumusan masalah dirumuskan dengan jelas, menanyakan visi, misi, nilai-nilai, strategi, dan aksi-aksi HMI dalam konteks gerakan mahasiswa. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan gerakan mahasiswa HMI Komisariat FISIP USU, sedangkan manfaat penelitian menekankan pengembangan khazanah ilmu pengetahuan (khususnya Antropologi) dan memberikan masukan bagi pembuat kebijakan dan organisasi mahasiswa lainnya.

1.1. Latar Belakang Masalah

Bagian ini membahas peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan kontrol sosial, menyinggung kontribusi intelektual mahasiswa dalam analisis kritis terhadap isu-isu kemasyarakatan. Diskusi ini menelusuri sejarah keterlibatan mahasiswa dalam perubahan rezim di Indonesia, menekankan peran kolektif mahasiswa melalui organisasi dalam gerakan sosial. Penelitian ini berfokus pada HMI Komisariat FISIP USU sebagai contoh organisasi mahasiswa yang aktif dalam merespon isu-isu penting, seperti penolakan kenaikan SPP dan BBM. Pendekatan antropologi dibenarkan sebagai cara untuk memahami kompleksitas gerakan mahasiswa ini, meliputi aspek-aspek sosial, budaya, dan nilai-nilai yang membentuk tindakan mereka. Relevansi dengan tujuan pendidikan terlihat dari analisis peran mahasiswa dalam masyarakat dan kontribusi mereka terhadap pembangunan bangsa.

1.2. Rumusan Masalah

Bagian ini merumuskan masalah penelitian secara spesifik, menanyakan bagaimana gerakan mahasiswa diperankan oleh HMI Komisariat FISIP USU. Pertanyaan-pertanyaan penelitian kemudian dirinci, menanyakan visi dan misi HMI, nilai-nilai yang dianut, strategi membangun gerakan, dan jenis aksi-aksi yang dilakukan untuk mempengaruhi kebijakan. Rumusan masalah ini mengarahkan penelitian untuk fokus pada aspek-aspek penting dalam memahami peran HMI dalam konteks pendidikan tinggi dan pembangunan masyarakat. Ini menunjukkan bagaimana penelitian ini berusaha untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan akademik yang relevan dan memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang gerakan mahasiswa.

1.3. Tujuan dan Manfaat Penelitian

Bagian ini menyatakan tujuan utama penelitian yaitu untuk mendeskripsikan gerakan mahasiswa di HMI Komisariat FISIP USU, dengan fokus pada visi, misi, nilai, dan aksi-aksi yang dilakukan. Manfaat penelitian dibagi menjadi dua aspek: akademis dan praktis. Manfaat akademis meliputi pengembangan khazanah ilmu pengetahuan antropologi, sementara manfaat praktis meliputi penyediaan bahan rujukan bagi pembuat kebijakan dan organisasi mahasiswa lainnya. Ini menunjukkan bagaimana penelitian ini dirancang untuk menghasilkan hasil yang relevan secara akademik dan praktis, berkontribusi pada kedua bidang pengetahuan dan tindakan.

1.4. Tinjauan Pustaka

Tinjauan pustaka ini mengkaji literatur yang relevan tentang mahasiswa, gerakan mahasiswa, organisasi, budaya organisasi, dan aksi-aksi mahasiswa untuk mempengaruhi kebijakan. Sumber-sumber yang dikutip menunjukkan kerangka teoritis yang mendasari penelitian, termasuk teori tentang perilaku kolektif, gerakan sosial, budaya organisasi, dan strategi mempengaruhi kebijakan. Bagian ini memperlihatkan bagaimana penelitian ini tertanam dalam literatur yang ada dan bagaimana ia berkontribusi pada pemahaman yang sudah ada. Ini juga menunjukkan bagaimana penelitian ini menghubungkan teori dengan praktik, menganalisis bagaimana teori-teori tersebut dapat digunakan untuk memahami gerakan HMI Komisariat FISIP USU.

1.5. Metode Penelitian

Bab ini menjelaskan metodologi penelitian kualitatif deskriptif yang digunakan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif dan wawancara mendalam, dengan penjelasan rinci tentang bagaimana data dikumpulkan dan di mana. Penjelasan tentang pemilihan informan dan cara pengumpulan data menunjukkan ketelitian dan validitas metodologi yang digunakan. Bagian ini juga menjelaskan analisis data interpretatif kualitatif, termasuk proses pengklasifikasian data, pengecekan ulang, dan penguraian data ke dalam tema-tema. Ini menggarisbawahi bagaimana metode penelitian mendukung tujuan penelitian dan bagaimana data dianalisis secara sistematis dan teliti untuk menghasilkan temuan yang valid dan andal.

1.6. Teknik Analisis Data

Bagian ini menjelaskan teknik analisis data interpretatif kualitatif yang digunakan. Proses analisis data dijelaskan secara rinci, mulai dari klasifikasi data ke dalam tema dan kategori, pengecekan ulang data, hingga penguraian data ke dalam sub-judul. Proses analisis ini memastikan ketelitian dan validitas data yang disajikan. Penjelasan ini menunjukkan kriteria objektif yang digunakan dalam analisis data dan bagaimana temuan penelitian disimpulkan dari proses analisis data yang sistematis.

II. Deskripsi Organisasi Mahasiswa di FISIP USU

Bab ini memberikan gambaran umum tentang organisasi mahasiswa di lingkungan FISIP USU, yang memberikan konteks untuk memahami posisi dan peran HMI Komisariat FISIP USU. Deskripsi ini meliputi sejarah USU dan FISIP, jenis-jenis organisasi mahasiswa (intra dan ekstra kampus), dan gambaran umum tentang aktivitas organisasi-organisasi tersebut. Bagian ini menjelaskan struktur organisasi mahasiswa di USU dan FISIP, menjelaskan perbedaan antara organisasi intra dan ekstra kampus, dan memberikan data kuantitatif tentang jumlah organisasi yang ada. Relevansi dengan tujuan pendidikan terlihat dalam pembahasan bagaimana organisasi mahasiswa berkontribusi terhadap pengembangan mahasiswa dan kehidupan kampus.

2.1. Universitas Sumatera Utara

Sub-bab ini memberikan gambaran sejarah singkat Universitas Sumatera Utara (USU), mencakup pendiriannya, perkembangan fakultas-fakultas, dan perubahan status dari PTN menjadi BHMN. Ini menyediakan latar belakang institusional untuk penelitian, menjelaskan konteks di mana HMI Komisariat FISIP USU beroperasi. Pembahasan ini meliputi peran penting USU dalam pendidikan tinggi di Sumatera Utara dan kontribusinya terhadap pembangunan daerah. Ini mendemonstrasikan pemahaman akan konteks institusional yang luas yang memengaruhi organisasi mahasiswa.

2.2. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Sub-bab ini membahas sejarah dan perkembangan FISIP USU, termasuk jurusan-jurusan yang ada dan perannya dalam pendidikan tinggi. Ini memberikan konteks spesifik untuk penelitian, menjelaskan lingkungan di mana HMI Komisariat FISIP USU beroperasi. Pembahasan ini juga dapat meliputi iklim akademik di FISIP dan pengaruhnya terhadap aktivitas organisasi mahasiswa. Dengan menjelaskan konteks FISIP, bab ini memberikan pemahaman yang lebih lengkap tentang HMI Komisariat FISIP USU dan kegiatannya.

2.3. Organisasi Mahasiswa di USU

Sub-bab ini menjelaskan jenis-jenis organisasi mahasiswa di USU, memisahkan antara organisasi intra dan ekstra kampus, serta memberikan klasifikasi berdasarkan kepercayaan, ideologi, atau kedaerahan. Ini memberikan gambaran yang komprehensif tentang aktivitas kemahasiswaan di USU dan menjelaskan posisi HMI dalam kerangka tersebut. Data kuantitatif tentang jumlah organisasi dapat ditampilkan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas. Ini menunjukkan pengetahuan yang menyeluruh tentang kehidupan kampus dan peranan organisasi mahasiswa dalam hal tersebut.

2.4. Organisasi Mahasiswa di FISIP USU

Sub-bab ini berfokus pada organisasi mahasiswa di tingkat FISIP USU, memisahkan antara organisasi intra dan ekstra kampus dan memberikan data kuantitatif tentang jumlah organisasi. Ini memberikan gambaran yang lebih spesifik tentang lingkungan di mana HMI Komisariat FISIP USU beroperasi. Perbandingan antara organisasi intra dan ekstra kampus dapat dilakukan untuk menjelaskan perbedaan peran dan aktivitasnya. Ini menunjukkan pemahaman konteks langsung yang memengaruhi HMI Komisariat FISIP USU.

2.5. Sekretariat HMI FISIP USU

Sub-bab ini menggambarkan sekretariat HMI Komisariat FISIP USU sebagai pusat aktivitas organisasi. Ini menjelaskan pentingnya sekretariat sebagai tempat pertemuan, diskusi, dan perencanaan aktivitas. Pembahasan ini dapat mencakup fungsi sekretariat dalam mendukung gerakan HMI. Dengan menjelaskan sekretariat, bab ini memberikan pemahaman yang lebih lengkap tentang basis operasional HMI Komisariat FISIP USU. Ini menunjukkan perhatian pada detail dan pemahaman tentang cara organisasi beroperasi di lapangan.

III. Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat FISIP USU

Bab ini berfokus pada HMI Komisariat FISIP USU secara rinci, meliputi sejarahnya, struktur organisasi, nilai-nilai yang dianut, dan posisinya dalam merespon isu-isu sosial-politik. Bab ini menganalisis bagaimana nilai-nilai dan sejarah HMI mempengaruhi gerakannya. Bagian ini juga menjelaskan strategi yang digunakan HMI untuk mempengaruhi kebijakan. Relevansi dengan tujuan pendidikan dibahas melalui analisis bagaimana HMI berperan dalam mengembangkan mahasiswa yang bertanggung jawab secara sosial dan politik.

3.1. Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat FISIP USU

Sub-bab ini memberikan gambaran komprehensif tentang HMI Komisariat FISIP USU, meliputi sejarahnya di Indonesia dan di FISIP USU, struktur organisasi, dan peran masing-masing bidang dalam menjalankan kegiatan organisasi. Data kuantitatif tentang jumlah anggota dan pengurus dapat disajikan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas. Ini menunjukkan pemahaman mendalam tentang organisasi dan struktur internalnya.

3.2. Konstruksi Nilai Gerakan HMI Komisariat FISIP dan Prinsip Gerakan HMI Komisariat FISIP

Sub-bab ini menganalisis nilai-nilai dan prinsip yang membentuk gerakan HMI Komisariat FISIP USU. Analisis ini dapat meliputi nilai-nilai keagamaan, kepemimpinan, dan keadilan sosial. Ini menghubungkan nilai-nilai tersebut dengan tindakan dan strategi yang digunakan HMI. Ini menunjukkan bagaimana nilai-nilai tersebut mempengaruhi perilaku dan tindakan organisasi dalam konteks gerakan mahasiswa.

3.3. Posisi HMI FISIP dalam Menyikapi Situasi yang Tidak Berpihak dengan Rakyat

Sub-bab ini menjelaskan bagaimana HMI Komisariat FISIP USU merespon isu-isu yang dianggap merugikan rakyat. Analisis ini dapat meliputi cara HMI menyuarakan aspirasi, strategi yang digunakan, dan dampaknya terhadap kebijakan. Ini menunjukkan kemampuan HMI untuk menganalisis situasi politik dan sosial dan mengambil tindakan yang sesuai. Ini juga menunjukkan bagaimana HMI berperan sebagai perwakilan suara mahasiswa dan masyarakat.

3.4. Jaringan Sosial HMI Komisariat FISIP USU

Sub-bab ini menjelaskan jaringan sosial yang dimiliki HMI Komisariat FISIP USU dan bagaimana jaringan tersebut digunakan untuk mendukung gerakan mahasiswa. Analisis ini dapat meliputi hubungan HMI dengan organisasi mahasiswa lain, lembaga pemerintah, dan masyarakat luas. Ini menunjukkan bagaimana HMI memanfaatkan jaringan sosial untuk memperluas jangkauan dan pengaruhnya. Ini juga menunjukkan bagaimana HMI membangun kolaborasi dan kerjasama untuk mencapai tujuannya.

IV. Strategi dan Aksi HMI Komisariat FISIP USU

Bab ini menjelaskan strategi dan aksi-aksi yang dilakukan HMI Komisariat FISIP USU untuk mencapai tujuannya. Analisis ini meliputi strategi penanaman nilai, penempatan anggota di struktur organisasi lain, pembangunan wacana di kalangan mahasiswa, dan aksi-aksi yang dilakukan (misalnya, aksi penolakan kenaikan SPP dan BBM). Relevansi dengan tujuan pendidikan terlihat dalam analisis bagaimana strategi dan aksi-aksi ini berkontribusi terhadap pengembangan mahasiswa dan partisipasi mereka dalam kehidupan masyarakat.

4.1. Penanaman Nilai HMI Komisariat FISIP USU Bagi Anggota

Sub-bab ini menjelaskan bagaimana HMI Komisariat FISIP USU menanamkan nilai-nilai kepada anggotanya. Ini mencakup metode dan proses yang digunakan untuk mensosialisasikan nilai-nilai tersebut. Analisis ini menunjukkan bagaimana proses penanaman nilai ini berperan dalam membentuk identitas dan perilaku anggota HMI. Pembahasan ini menunjukkan pemahaman tentang proses sosialisasi nilai-nilai organisasi dan bagaimana hal ini berkontribusi terhadap kesuksesan gerakan mahasiswa.

4.2. Penempatan Anggota HMI di Struktur-struktur Organisasi Mahasiswa

Sub-bab ini menganalisis bagaimana HMI Komisariat FISIP USU menempatkan anggotanya dalam struktur organisasi mahasiswa lainnya. Ini menunjukkan strategi HMI untuk memperluas jangkauan dan pengaruhnya. Analisis ini dapat mencakup peran anggota HMI dalam organisasi mahasiswa lain dan bagaimana hal ini berkontribusi pada gerakan mahasiswa. Pembahasan ini menunjukkan bagaimana HMI memanfaatkan strategi infiltrasi dan kerja sama untuk mencapai tujuan.

4.3. Membangun Wacana Pada Tingkatan Mahasiswa di Kampus

Sub-bab ini menjelaskan bagaimana HMI Komisariat FISIP USU membangun wacana di kalangan mahasiswa. Ini mencakup metode yang digunakan untuk menyebarkan ide dan gagasan. Analisis ini menunjukkan peran HMI dalam membentuk opini dan kesadaran mahasiswa. Pembahasan ini menunjukkan pemahaman tentang strategi komunikasi dan bagaimana HMI mempengaruhi pemikiran mahasiswa.

4.4. Aksi-aksi Yang Dilakukan HMI Komisariat FISIP USU (Suatu Kasus)

Sub-bab ini menganalisis aksi-aksi yang dilakukan HMI Komisariat FISIP USU, dengan contoh kasus seperti aksi penolakan kenaikan SPP dan BBM. Analisis ini meliputi strategi yang digunakan, dampak aksi tersebut, dan relevansi dengan tujuan pendidikan. Pembahasan ini menunjukkan bagaimana HMI menggunakan aksi-aksi sebagai alat untuk mempengaruhi kebijakan dan menyuarakan aspirasi mahasiswa.

V. Penutup

Bab ini menyimpulkan temuan penelitian dan memberikan saran untuk penelitian selanjutnya dan pengembangan gerakan mahasiswa. Kesimpulan merangkum temuan utama dari penelitian, menekankan kontribusi HMI Komisariat FISIP USU terhadap gerakan mahasiswa di USU dan implikasinya terhadap tujuan pendidikan tinggi. Saran memberikan rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut dan pengembangan strategi gerakan mahasiswa yang lebih efektif.

5.1. Kesimpulan

Kesimpulan merangkum temuan utama penelitian, menekankan peran HMI Komisariat FISIP USU dalam gerakan mahasiswa dan kontribusinya terhadap tujuan pendidikan. Kesimpulan tersebut harus mencerminkan analisis komprehensif dari seluruh bab sebelumnya. Ini menunjukkan sintesis temuan dan implikasinya terhadap tujuan pendidikan tinggi.

5.2. Saran

Bagian ini memberikan saran untuk penelitian selanjutnya dan pengembangan gerakan mahasiswa yang lebih efektif. Saran harus didasarkan pada temuan penelitian dan berkontribusi pada pemahaman dan pengembangan gerakan mahasiswa di masa depan. Ini menunjukkan wawasan dan implikasi praktis dari penelitian.

Gambar

Tabel 1 Daftar Nama Pimpinan USU, Jabatan, dan Masa Bakti
Tabel 2 Daftar Nama Jurusan yang Terdapat di FISIP
Tabel 3 Daftar Nama Unit Kegiatan Mahasiswa Setingkat Universitas
Tabel 4 Daftar Nama Organisasi Ekstra di Universitas Sumatera Utara
+6

Referensi

Dokumen terkait

Motif mahasiswa FISIP USU mengakses Twitter yaitu untuk mendapatkan informasi mengenai pengguna lainnya, untuk memiliki account di Twitter, untuk dapat berbagi masalah

Maka permasalahan yang diteliti dirumuskan sebagai berikut : “ Sejauh manakah pemenuhan kebutuhan akan hiburan (escapism) tayangan Opera Van java pada mahasiswa FISIP USU

Untuk meneliti ekspektasi mahasiswa terhadap Departemen Ilmu Komunikasi FISIP USU, penulis mengambil sampel acak sebanyak 47 orang mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi

Untuk meneliti ekspektasi mahasiswa terhadap Departemen Ilmu Komunikasi FISIP USU, penulis mengambil sampel acak sebanyak 47 orang mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi

Pada kesempatan ini, saya juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman saya mahasiswa/i Antropologi FISIP USU angkatan 2012, atas pengalaman yang tak pernah... terlupakan

Penulisan skripsi yang berjudul “Persepsi Mahasiswa FISIP USU Terhadap Pemberitaan Kinerja Gubernur DKI Jakarta” ini dilakukan dalam rangka memenuhi salah satu persyaratan yang harus

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan diatas, maka dapat dikemukakan perumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah persepsi mahasiswa FISIP

Pada penelitian ini yang menjadi objek penelitian berfokus kepada mahasiswa Jursusan Komunikasi FISIP USU yang sedang melakukan bimbingan skripsi dan yang telah menyelesaikan