• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA Hubungan Antara Etos Kerja Karyawan Dengan Komitmen Pada Organisasi.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA Hubungan Antara Etos Kerja Karyawan Dengan Komitmen Pada Organisasi."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

63

DAFTAR PUSTAKA

Ahmad., & Fatima, A. (2008). Budgetary Participation and Perfomance : some Malaysian Evidence. International Journal of Public Sector Management. 21(6), 658-676

Aiken, L.R. & Marnat, G.G. (2008). Pengetesan dan Pemeriksaan Psikologi. Terjemahan: Widiastuti, H. Jakarta: Indeks

Ali, A. J., & Al-Kazemi, A. A. (2007). Islamic work ethic in Kuwait. Cross Cultural Management: An International Journal, 14(2), 93–104.

Amstrong, M. (2004). Peformance Management. Yogyakarta: Tugu Publisher. Armstrong, T. (1999). Kinds of Smart: Identifying and Developing Your

Intelligence.

Anoraga, P. (2009). Manajemen Bisnis. Jakarta : Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Azwar, S. (2012). Penyusuna Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Boon, O. K., & Arumugam V. (2006). The Infulence of Corporate Culture on

Organizational Commitment. Case Study of Semiconductor Organizations in Malaysia. Sunway Academic Journal, (3), 99-115.

Bruhn, M. (2003). Relationship Marketing: Management of costumer relasionship, 1st edn, New Jersey: Prentice Hall.

Chairy, L. S. (2002). Seputar Komitmen Organisasi. Jakarta: Universitas Indonesia.

Chatab, N. (2007). Diagnostic Management. Jakarta : PT. Serambi Ilmu Semesta. Coetzee, M. (2005). Employee Commitment. University of Pretoria etd.

Darmawan, H. D. (2013). Prinsip-prinsip Perilaku Organisasi. Surabaya: Pena Semesta.

Dewi, I. M. (2002). Makalah. Mengapa dan Untuk Apa Orang Bekerja?. Unversitas Udayana, Bali.

Djafar, F., & Komari, N. (2013). Work Ethics, Work Satisfaction and Organizational Commitment at the Sharia Bank, Indonesia. International Business Research; Vol. 6, No. 12. 107-117.

(2)

64

Eisenberger, R., Armeli, S., Rexwinkel, B., Lynch, P.D., Rhoades, L., (2001). Resiprocation of Perceived Organizational Support. Journal of Applied. 86(1) : 42-51

Greenberg, J., & Robert A. B. (2000). Behavior in Organization. Prentice Hall, International Edition, New Jersey.

Gregory, R. J. (2000). Psychological Testing: History, Principles, and Applications. Boston: Allyn and Bacon.

Gudono. (2009). Teori Organisasi Edisi 1. Yogyakarta : Pensil Press. Hadi, S. (2000). Metodologi Penelitian, Yogyakarta: Andi Yogyakarta

Husni, I. (2014). Hubungan Etos Kerja Dengan Kinerja Guru Di Smk Negeri 1 Lubuk Sikaping. Jurnal Administrasi Pendidikan, 2(1), 341‐ 831.

Iga, M. D. (2002). Makalah. Mengapa dan Untuk Apa Orang Bekerja?. Bali: Universitas Udayana.

Imran, H., Arif, I., Cheema, S., & Azeem, M. (2014). Relationship between Job Satisfaction, Job Performance, Attitude towards Work, and Organizational Commitment. Entrepreneurship and Innovation Management Journal, 2(2), 135-144

Jenaabadi, H., & Amir H. M. (2014). The Study Of Organizational Trust Effect On Organizational Transparency And Loyalty Of Primary School Teachers In Zahedan City. Iran. TI Journal, 4(6)

Jewell, L. N, & Siegall, M. (2001). Psikologi Industri/Organisasi Modern: Hadyana Pudjaatmaka dan Meitasari. Jakarta: Arcan.

Khasanah, U. (2004). Etos Kerja Sarjana menuju Puncak Prestasi. Yogyakarta: Harum Grup

Krisbiyanto. (2005). Membedah Pandangan Karyawan Indonesia. Kuntjoro, Z. S. (2002). Komitmen Organisasi. Jakarta

Kurniasari, L. (2004). Pengaruh Komitmen Organisasi dan Job Insecurity Karyawan terhadap Intensi Turnover, Tesis, Program Pascasarjana Pengembangan Sumber Daya Manusia, Universitas Airlangga, Surabaya. Kusnan, A. (2004). Analisis Sikap, Iklim Organisasi, Etos Kerja dan Disiplin

Kerja dalam menentukan Efektifitas Kinerja Organisasi di Garnisun Tetap III Surabaya. Tesis. Universitas Airlangga, Surabaya.

(3)

65

Malik, M. S., Awan, A. G., & Ain. Q. (2015). Role Of Work Family Conflict On Organizational Commitment And Organizational Effectiveness. Arabian Journal Of Business And Management Review (Nigerian Chapter), 3(1), 115-126

Manullang, M. (2005). Dasar dasar Manajemen. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Mas’ud, F. (2004). Survai Diagnosis Organisasional (Konsep Dalam Aplikasi). Semarang: Badan Penerbit Universitas Dipenogoro.

Mowday, R. T., Porter, I. W., & Steers, R. M. (1983). The Measurement of Organizational Commitment. Journal of Applied Psychology, 84, 408-414 Pambudi, T. S. (2006, Januari). Dan Karyawan Pun Memilih. Jakarta: Yayasan

Sembada Swakarya

Panggabean, M. S. (2002). Manajemen Sumber Daya Manusia, Bogor: Ghalia Indonesia.

Peng, J., Li, D., Zhang, Z., Tian, Y., Miao1, D., Xiao, W., & Zhang, J. (2014). How can core self-evaluations influence job burnout? The key roles of organizational commitment and job satisfaction. Journal of Health Psychology. 1–10

Purwanto. (2008). Metodologi Penelitian Kuantitatif untuk Psikologi dan Pendidikan. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Robbins, S. P. (2006). Perilaku Organisasi (alih bahasa Drs. Benjamin Molan), Edisi Bahasa Indonesia. Klaten : PT. Intan Sejati.

Salahudin, S.N., Baharuddin, S.S., & Osman, A. (2016). The Effect of Islamic Work Ethics on Organizational Commitment. Procedia Economics and Finance 35, 582–590.

Sarmadi, M.R., Seif, M.H., Mortezipoor., M. N. (2017). The Causal Model of Islamic Work Ethic and Organizational Commitment: Mediator Role of Organizational Justice (The Studied of Case: Yasuj university of Medical Sciences). Iran Journal Bioethics, 6(22), 71-80.

Salami, S. O. (2008). Demographic and Psychological Factors Predicting Organizational Commitment among Industrial Workers. Anthropologist: 10(1), 31-38.

Siagian, S. (1995). Teori Motivasi Dan Aplikasinya. Jakarta : Rineka Cipta. Sinamo, J. (2005). Delapan Etos Kerja Profesional: Navigator Anda Menuju

Sukses. Bogor : Grafika Mardi Yuana.

(4)

66

Soetjipto, W.B. (2002). Paradigma Baru Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Penerbit Amara Books.

Sopiah. (2008). Perilaku Organisasi. Yogyakarta: Andi.

Sudarman, P. (2004). Belajar Efektif di Perguruan Tinggi. Bandung : Simbiosa Rekatama Media.

Supriyono, R.A. (2004). Pengaruh Variabel intervening Kecukupan Anggaran dan Komitmen Organisasi terhadap Hubungan Antara Partisipasi Anggaran dan Kinerja Manajer di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, Vol.19, No. 3.

Sutrisno, E. (2010). Budaya Organisasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group Tasmara, T. (2002). Etos Kerja Islami. Jakarta: Gema Insani Pres.

Temaluru, J. (2001). Hubungan antara Komitmen Karyawan dan Faktor-faktor Demografis dengan Kepuasan Kerja Karyawan, Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Prespektif. Jakarta: PIO.

Umam, K. (2012). Perilaku Organisasi. Bandung: CV Pustaka Setia.

Widyanto., Ribke., Lau., Jennie, S., Kartika., & Endo, W. (2013). Pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) melalui Komitmen Organisasional Karyawan Cleaning Service di ISS Surabaya. Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa. 1(1)

Yousef, D. A. (2001). Islamic work ethic—a moderator between organizational commitment and job satisfaction in a cross-cultural context. Personnel Review, 30(2), 152–169.

Referensi

Dokumen terkait

Komitmen karyawan dapat diciptakan dengan dengan memperhatikan beberapa faktor seperti, kepuasan akan pembayaran yang diberikan perusahaan, sikap atasan dan pengawasan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pemberdayaan karyawan dengan komitmen organisasi, peran atau sumbangan pemberdayaan karyawan

Karena pada kenyataannya pemanfaatan tenaga kerja para karyawan selaku sumber daya manusia belum optimal, buktinya banyak terlihat gejala-gejala masalah yang terjadi yang

Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kunci utama dari sekian banyak sumber potensi yang mendukung keberhasilan sebuah organisasi. Mereka adalah anggota yang memiliki

Analisis Pengaruh Kepuasan Gaji, Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasional Terhadap Turnover Intention: Studi Kasus Pada Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah

Disarankan pada pihak perusahaan jika ingin mendapatkan komitmen organisasi yang tinggi pada karyawan, maka kebutuhan dan keinginan karyawan harus dipenuhi, maka kebutuhan dan

KOMITMEN ORGANISASI, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN..

Hipotesis mayor yang diajukan adalah adanya hubungan antara komitmen organisasi dan kepuasan kerja dengan intensi turnover pada karyawan bidang produksi CV.. Hipotesis minor