Pengaruh Ukuran Dewan Komisaris, Proporsi Komisaris Independen dan Kepemilikan Institusional terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) Pada Perusahaan Property dan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)
Teks penuh
Gambar
Garis besar
Dokumen terkait
Permasalahan dalam penelitian ini adalah, apakah terdapat pengaruh Corporate Social Responsibility, kepemilikan manajemen, kepemilikan institusional, dan dewan komisaris
Penelitian ini penting, karena sistem corporate governance yang terdiri dari kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, proporsi dewan komisaris independen
variabel ukuran dewan komisaris independen dan latar belakang pendidikan dewan komisaris dapat menjelaskan variabel pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan
dengan judul: Pengaruh Tipe Industri, Ukuran Dewan Komisaris, dan Profitabilitas Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility dengan Kepemilikan Institusional
Berdasarkan adanya fenomena dan gab penelitian diatas maka penelitian mengenai Pengaruh Kepemilikan Institusional, Proporsi Dewan Komisaris Independen, Ukuran
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimanakah pengaruh corporate social responsibility, proporsi dewan komisaris independen dan kepemilikan manajerial
“PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL,KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, PROPORSI DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN DAN KEBERADAAN KOMITE AUDIT TERHADAP MANAJEMEN LABA ”. Skripsi ini disusun
ABSTRAK PENGARUH PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, LEVERAGE, KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN DAN KEPEMILIKAN SAHAM PUBLIK TERHADAP PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY