• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Spare Parts Gudang Bahan Baku Line 1 PT TDI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Spare Parts Gudang Bahan Baku Line 1 PT TDI"

Copied!
71
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Famran Hadi Saputra
  • Pengajar:
    • Alim Setiawan Slamet, STP, M.Si
    • Nur Hadi Wijaya, STP, MM
  • Sekolah: Institut Pertanian Bogor
  • Mata Pelajaran: Manajemen
  • Topik: Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Spare Parts Gudang Bahan Baku Line 1 PT TDI
  • Tipe: Skripsi
  • Tahun: 2013
  • Kota: Bogor

I. PENDAHULUAN

Bagian ini membahas latar belakang pentingnya pengendalian persediaan bagi perusahaan, terutama dalam konteks PT TDI yang mengalami masalah dalam pemenuhan permintaan spare parts. Penjelasan mengenai fungsi persediaan, tantangan yang dihadapi perusahaan, dan urgensi sistem pengendalian yang efektif menjadi fokus utama. Hal ini relevan dengan tujuan pendidikan untuk memahami bagaimana teori manajemen persediaan dapat diterapkan dalam praktik bisnis.

1.1. Latar Belakang

Latar belakang menjelaskan pentingnya persediaan sebagai aset perusahaan dan tantangan yang dihadapi PT TDI dalam memenuhi permintaan. Masalah ini menekankan perlunya sistem persediaan yang efisien untuk menghindari kerugian akibat kekurangan bahan baku. Penekanan pada pengendalian persediaan juga memberikan wawasan tentang teori manajemen yang relevan dalam konteks akademik.

1.2. Perumusan Masalah

Bagian ini mengidentifikasi tiga masalah utama terkait pengendalian persediaan di PT TDI, yaitu analisis permintaan, model sistem pengendalian, dan perhitungan biaya. Ini menunjukkan keterkaitan antara teori dan praktik dalam manajemen persediaan, serta pentingnya analisis data dalam pengambilan keputusan bisnis.

1.3. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian mencakup identifikasi permintaan, analisis model pengendalian, dan perhitungan biaya. Hal ini mendukung pembelajaran tentang bagaimana metode analitis dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi operasional dalam konteks nyata, yang merupakan tujuan penting dalam pendidikan manajemen.

1.4. Ruang Lingkup Penelitian

Ruang lingkup penelitian dibatasi pada pengendalian persediaan di gudang Line 1 PT TDI, dengan fokus pada data permintaan dan biaya. Pembatasan ini penting dalam penelitian untuk memastikan kedalaman analisis dan relevansi hasil, serta memberikan pemahaman tentang bagaimana penelitian dapat diarahkan untuk mencapai hasil yang spesifik.

II. TINJAUAN PUSTAKA

Bagian ini menjelaskan konsep dasar persediaan, peramalan, dan sistem pemesanan. Teori-teori yang dibahas memberikan dasar akademis yang kuat untuk analisis dalam penelitian ini. Hal ini penting untuk memahami bagaimana berbagai pendekatan manajemen persediaan dapat diterapkan untuk meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.

2.1. Persediaan

Persediaan memiliki fungsi penting dalam operasional perusahaan. Teori yang dibahas mencakup klasifikasi, fungsi, dan biaya persediaan. Pemahaman ini esensial dalam konteks akademik untuk menerapkan prinsip-prinsip manajemen dalam praktik bisnis.

2.2. Peramalan (Forecasting)

Peramalan merupakan alat penting dalam perencanaan. Bagian ini membahas berbagai metode peramalan dan pentingnya akurasi dalam proyeksi permintaan. Ini relevan bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana peramalan dapat mempengaruhi keputusan manajerial.

2.3. Sistem Pemesanan Interval Tetap

Model deterministik dalam sistem pemesanan dibahas untuk menunjukkan bagaimana perusahaan dapat mengoptimalkan biaya. Ini memberikan wawasan tentang bagaimana teori dapat diterapkan untuk mencapai efisiensi dalam praktik.

III. METODE PENELITIAN

Metode penelitian yang digunakan mencakup pengumpulan dan analisis data untuk menentukan pengendalian persediaan yang optimal. Ini memberikan dasar metodologis yang kuat untuk penelitian, yang penting untuk pendidikan dalam bidang penelitian dan analisis data.

3.1. Kerangka Pemikiran Operasional

Kerangka pemikiran operasional menjelaskan langkah-langkah dalam penelitian untuk mencapai efisiensi biaya persediaan. Ini menunjukkan bagaimana teori dapat diterapkan dalam praktik, yang merupakan inti dari pendidikan manajemen.

3.2. Waktu dan Tempat Penelitian

Informasi mengenai lokasi dan waktu penelitian memberikan konteks yang penting untuk analisis. Ini relevan bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana konteks dapat mempengaruhi hasil penelitian.

3.3. Metodologi Penelitian

Metodologi mencakup pengumpulan data dan analisis menggunakan software statistik. Ini memberikan pemahaman praktis tentang bagaimana alat analisis dapat digunakan dalam penelitian bisnis.

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil penelitian menunjukkan gambaran umum tentang pengendalian persediaan di PT TDI, termasuk analisis biaya dan efisiensi. Pembahasan ini memberikan wawasan tentang implikasi manajerial dari hasil penelitian, yang penting untuk pengambilan keputusan dalam bisnis.

4.1. Gambaran Umum PT TDI

Bagian ini memberikan konteks tentang perusahaan dan produk yang dihasilkan. Memahami konteks perusahaan penting dalam analisis manajerial dan memberikan siswa wawasan tentang bagaimana teori diterapkan dalam praktik.

4.2. Struktur Organisasi

Analisis struktur organisasi PT TDI memberikan pemahaman tentang bagaimana manajemen dan operasional berinteraksi. Ini penting untuk pendidikan manajemen untuk memahami dinamika organisasi.

4.3. Pengadaan dan Penanganan Spare Parts Gudang Line 1

Prosedur pengadaan dan penanganan spare parts dibahas untuk menunjukkan praktik terbaik dalam manajemen persediaan. Ini memberikan wawasan praktis yang relevan bagi mahasiswa.

V.KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan mencakup temuan utama dari penelitian dan saran untuk praktik manajerial di PT TDI. Ini menekankan pentingnya penerapan metode yang tepat dalam pengendalian persediaan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya, yang merupakan tujuan akhir dari pendidikan manajemen.

1. Kesimpulan

Kesimpulan merangkum hasil penelitian dan menekankan pentingnya metode yang digunakan. Ini memberikan panduan bagi praktik bisnis yang lebih baik.

2. Saran

Saran yang diberikan dapat digunakan untuk memperbaiki sistem pengendalian persediaan di PT TDI dan menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya. Ini menunjukkan relevansi akademik dalam praktik bisnis.

Gambar

Gambar 1. Grafik kendali Moving Range (MR) secara umum
Gambar 2. Kerangka pemikiran operasional
Gambar 3. Flowchart perhitungan metode Economic Order Interval - Multi Item
Gambar 4. Struktur organisasi PT TDI (Bagian Personalia PT TDI, 2012)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Akhir yang telah diuraikan pada masing- masing bab sesuai dengan judul “Administrasi gudang Dalam Pengelolaan Persediaan Bahan Baku Menjadi Barang Jadi Di PT. Solo

Saat ini ada beberapa rak yang dapat digunakan kembali untuk menata ulang bahan baku dalam gudang, dengan kata lain hanya memindahkan rak-rak tersebut ke dalam gudang. Tata

Karena penggunaan bahan baku dan lead time yang bersifat probabilistik, maka pemesanan bahan baku dilakukan dalam jumlah yang banyak sehingga terjadi penumpukan

Namun berdasarkan penelitian yang penulis lakukan, di dalam penanganan sistem pengolahan data inventory bahan baku gudang masih belum mempunyai database (pangkalan

Untuk mewujudkan pengendalian intern persediaan bahan baku yang baik, maka yang diutamakan adalah kerjasama antara staf divisi gudang bahan baku dengan staf divisi

Langkah pertama adalah menentukan kebutuhan kotor bahan baku. Kebutuhan kotor ini adalah rencana pemakaian bahan baku perusahaan yang telah ditentukan sebelumnya

Potensi dan faktor bahaya pada gudang bahan baku candy dapat diminimalisir dengan cara: 1 Identifikasi bahaya dengan mengenali seluruh kejadian atau situasi yang berpotensi sebagai

ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU DI GUDANG DENGAN PENDEKATAN METODE FIRST IN-FIRST OUT TUGAS AKHIR Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Pada Program Studi