• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Persen Lemak Tubuh dengan Sindrom Pramenstruasi pada Remaja Putri di SMA Bina Insani Bogor

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Hubungan Indeks Massa Tubuh dan Persen Lemak Tubuh dengan Sindrom Pramenstruasi pada Remaja Putri di SMA Bina Insani Bogor"

Copied!
59
0
0

Teks penuh

Gambar

gambar 1 di bawah ini.
Tabel 2  Kategori dan variabel data yang digunakan dalam penelitian
Tabel 5  Klasifikasi tingkat keluhan PMS berdasarkan skor
Tabel 6  Sebaran subjek penelitian berdasarkan karakteristik
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dengan korelasi yang kuat dan arah korelasi positif antara indeks massa tubuh dengan kejadian

Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat pendidikan ayah merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan status gizi remaja, jadi semakin tinggi pendidikan ayah maka

Data penelitian berkaitan dengan karakteristik sampel dan variabel penelitian, meliputi : jenis kelamin, umur, berat badan, tinggi badan, anemia, merokok,

Kesegaran jasmani merupakan indikator kesehatan yang penting untuk anak- anak dan remaja karena dapat memprediksi dampak kesehatan dan berhubungan dengan peningkatan

Keterbatasan dalam penelitian ini adalah : 1) penelitian hanya menggunakan satu kelompok tanpa menggunakan kelompok kontrol sehingga tidak terlihat perbedaan antara

Hasil uji korelasi juga menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara persen lemak tubuh dengan kepadatan tulang pada remaja putri.Hasil ini sejalan dengan hasil

Walaupun kebanyakan wanita akan mengalami tanda dan gejala yang berhubungan dengan siklus menstruasi, kebanyakan tanda dan gejala ini hanya ringan yang merupakan reflek dari

Dismenore adalah nyeri yang dialami oleh remaja saat menstruasi. Berdasarkan tingkat nyerinya, dismenore dibagi menjadi 2 yaitu dismenore primer dan dismenore sekunder. Dismenore primer terjadi pada masa remaja sekitar 2-3 tahun setelah menstruasi pertama, nyeri yang berasal dari kontraksi rahim yang dirangsang oleh prostaglandin. Faktor risiko terjadinya dismenore dapat disebabkan karena menarche pada usia dini, status gizi, riwayat keluarga, konsumsi kopi, puasa