• Tidak ada hasil yang ditemukan

KORBAN BENCANA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KORBAN BENCANA"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Pengertian

(3)

Perlindungan bagi anak-anak

korban bencana alam

 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak mengamanatkan, pemerintah dan lembaga negara lain berkewajiban dan

bertanggung jawab memberikan perlindungan khusus.

 perlindungan khusus bagi anak korban bencana dilaksanakan melalui pertama, pemenuhan

kebutuhan dasar yang terdiri atas pangan, sandang, permukiman, pendidikan, kesehatan, belajar dan

(4)

Berdasarkan Konvensi Hak-hak Anak (KHA),

penanganan anak korban bencana secara cepat dan tepat perlu memperhatikan 4 prinsip KHA:

Non diskriminasi

,

Kepentingan terbaik anak

Mengutamakan hak anak akan hidup,

(5)

fakta di lapangan terhadap penanganan

perlindungan anak di Indonesia pada saat bencana alam

 Penanganan bencana selama ini masih terpusat pada tahap penyelamatan korban, dan belum menyentuh pada pemulihan hak anak korban bencana.

 Terbatasnya pengetahuan orang tua dan masyarakat tentang perlindungan anak khususnya dalam situasi bencana.

 Terbatasnya sumber daya bagi perlindungan anak korban bencana.

(6)

Solusi

Ada beberapa langkah yang harus ditempuh;

1. pendirian pusat trauma yang akan memberikan pelayanan konseling dan pendampingan

tehadap kondisi psikis anak.

2. perlunya panti darurat dan segera diperbaikinya rumah sakit agar anak-anak memperoleh

pengobatan dan bisa hidup secara layak.

3. membangun sarana dan prasarana pendidikan.

4. pendidikan darurat.

Referensi

Dokumen terkait

PN09 1. Meningkatnya upaya pencegahan, kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana. Meningkatnya penyelamatan dan evakuasi terhadap korban bencana, penanganan pengungsi dan

Serangkaian kegiatan yg dilakukan dgn segera pd saat kejadian bencana utk menangani dampak buruk yg ditimbulkan, meliputi kegiatan penyelamatan & evakuasi

Penanganan pengungsi adalah upaya penyelamatan, perlindungan, dan pemberdayaan pengungsi akibat bencana yang meliputi kegiatan pemberian kebutuhan dasar koordinasi dan

Pendeteksi korban yang masih hidup pasca bencana dengan metoda pencarian suhu tubuh manusia merupakan salah satu metoda yang baik dalam menentukan korban dalam

Liputannya secara luas mencakup paniknya masyarakat saat gempa terjadi, proses runtuhnya bangunan-bangunan, kegentingan dalam proses penyelamatan korban, penanganan korban

Upaya yang dilakukan BPBD Kabupaten Bone dalam mengatasi hambatan terhadap manajemen logistik bencana bagi korban bencana banjir, yaitu Melakukan Pengawasan Manajemen Logistik Bencana

Bencana ketika terjadi maka kerja paling berat adalah proses penyelamatan dan penanganan pasca bencana, secara umum dengan sistem informasi ini akan memberikan kemudahan pengelolaan

Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 2013 tentang Bantuan Sosial Bagi Korban Bencana merupakan peraturan yang mengatur bantuan sosial bagi korban