ii
yang berfungsi memberikan layanan kepada masyarakat khususnya masyarakat yang berada di daerah Kecamatan Bandung Kulon dengan wilayah kerja meliputi 8 Kelurahan termasuk didalamnya Sentra Tekstil Cigondewah, 71 Rukun Warga (RW) dan 404 Rukun Tetangga (RT) dengan luas wilayah 638,808 Ha, kepadatan penduduk sebesar 181 jiwa perhektar. Namun seiring pesatnya pertumbuhan masyarakat, pengolahan data Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) dengan sistem yang ada ( manual ) terlalu memakan banyak waktu. Sementara data yang harus diolah setiap hari semakin bertambah.
Aplikasi ini dibuat menggunakan Borland Delphi 7. Sedangkan untuk penyimpanan data menggunakan Database Paradox 7. Adapun proses yang terjadi di Aplikasi ini yakni proses pembuatan KK/KTP baru. Perpanjangan KK/KTP baru dan pembuatan Laporan. Aplikasi ini menggunakan 2 tabel. Tabel tersebut yakni KTP dan KK. Alat yang digunakan adalah flowmap, ERD (Entity Relationship Diagram) dan untuk menggambarkan proses yang digunakan adalah DFD (Data Flow Diagram)
Kesimpulan yang dapat diambil antara lain, aplikasi pengolahan database KTP dan KK ini membuat petugas dapat lebih cepat mengakses data KTP dan KK. Selain itu, risiko kehilangan data pun dapat di minimalisasi.
BAB I PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang
Kecamatan Bandung Kulon adalah sebuah instansi pemerintahan yang
berfungsi memberikan layanan kepada masyarakat khususnya masyarakat yang
berada di daerah Kecamatan Bandung Kulon dengan wilayah kerja meliputi 8
Kelurahan termasuk didalamnya Sentra Tekstil Cigondewah, 71 Rukun Warga
(RW) dan 404 Rukun Tetangga (RT) dengan luas wilayah 638,808 Ha, kepadatan
penduduk sebesar 181 jiwa perhektar. Letak geografis Kecamatan Bandung
Kulon yang sangat strategis ini merupakan keuntungan bagi daerah Kota
Bandung. Prasarana perhubungan berupa jalan Negara sepanjang 2 Km, jalan
provonsi sepanjang 2 Km, jalan kota sepanjang 16 Km, jalan Kelurahan 5 Km,
dengan kondisi jalan aspal sepanjang 25 Km.
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di perusahaan tersebut yang
diwakili oleh Ibu Marice selaku KaSubag Umum & Kependudukan, terdapat
masalah – masalah yang timbul di instansi pemerintahan tersebut. Salah satunya
adalah pengelolaan data Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
Dalam kegiatan kerja praktek yang dilakukan di Kecamatan Bandung Kulon,
pengelolaan data untuk pelayanan pembuatan maupun perpanjangan KTP dan KK
masih dilakukan secara manual. Namun sistem manual memiliki kekurangan,
diantaranya yakni dalam pencarian data, memakan waktu cukup lama.
Melihat hal tersebut, dilakukan perubahan untuk meningkatkan mutu
pelayanan masyarakat di Kecamatan Bandung Kulon dengan membuat sistem
yang terkomputerisasi yakni sistem berbentuk aplikasi database.
1.2Rumusan Masalah
Ditemukan masalah yang dapat didefinisikan sebagai berikut :
1. Pengelolaan data KTP dan KK di kecamatan Bandung Kulon masih manual
2. Petugas bagian pelayanan mengalami cukup kesulitan dalam pembuatan
laporan berkaitan dengan data kependudukan.
3. Minimnya back up data kependudukan sehingga risiko kehilangan data masih cukup tinggi.
1.3Maksud dan Tujuan 1.3.1 Maksud
Berdasarkan masalah yang diteliti, maka maksud dari penulisan laporan
kerja praktek ini adalah membangun Aplikasi Pengelolaan data KTP dan KK di
Kecamatan Bandung Kulon.
1.3.2 Tujuan
Adapun tujuan dari perubahan tersebut antara lain :
1. Mempercepat kerja petugas dalam mengakses data mengenai KTP dan KK.
2. Membantu petugas dalam pengelolaan data KTP dan KK.
3. Membantu petugas dalam mencetak data kependudukan.
4. Untuk menunjang sistem sebelumnya (sistem manual). Sehingga apabila data
yang terdapat pada sistem manual hilang, maka data yang hilang tersebut
dapat dicetak kembali oleh komputer karena data tersebut telah diinputkan
sebelumnya di komputer. Begitu pun sebaliknya, bila data di komputer hilang,
dapat diinputkan kembali karena data tersebut telah diinputkan secara manual.
1.4Batasan Masalah
Melihat paparan di atas, maka batasan masalah dalam laporan kerja praktek
ini adalah sebagai berikut:
1. Sistem yang dibangun dapat mengelola data KTP dan KK.
2. Perancangan dan pembangunan aplikasi ini berpatokan pada sistem
sebelumnya (sistem manual).
3. Metode aliran data yang akan di gunakan adalah metode terstruktur yang
fungsional dan entity relationship diagram (ERD) untuk menggambarkan
model data.
4. Sistem ini hanya mengelola data KTP dan KK di wilayah kecamatan Bandung
Kulon.
5. Sistem Operasi yang mendukung sistem yang akan dibangun ini adalah
Microsoft windows XP.
6. Tool pembangun adalah Borland Delphi 7.
7. Basis data menggunakan Paradox 7.
8. Sifat dari aplikasi ini adalah Stand Alone.
9. Pengguna dari aplikasi ini adalah Bag. Pelayanan di Kec. Bandung Kulon.
1.5Metodologi Penelitian
Metodologi penelitian yang digunakan untuk membangun software ini
adalah metode analisis deskriptif, yaitu suatu metode yang bertujuan untuk
mendapatkan gambaran yang jelas mengenai fakta-fakta dan informasi dalam
situasi atau kejadian dimasa sekarang secara sistematis, faktual dan akurat.
1.5.1 Teknik Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
sebagai berikut:
a. Studi pustaka
Teknik pengumpulan data dengan cara mencari informasi dengan bersumber
pada buku-buku, serta bacaan lain yang dapat membantu menyelesaikan
pembangunan aplikasi ini.
b. Observasi
Teknik pengumpulan data dengan mengadakan penelitian dan terjun langsung
ke lingkungan objek yang diteliti.
c. Wawancara
Teknik pengumpulan data dengan mengadakan tanya jawab secara langsung
1.5.2 Model Pembangunan Perangkat Lunak
Dalam membangun aplikasi ini, digunakan model Waterfall sebagai model
pembangunan perangkat lunaknya yang meliputi:
a. Rekayasa Sistem
Kegiatan pengumpulan data sebagai pendukung pembangunan sistem serta
menentukan ke arah mana aplikasi ini akan dibangun.
b. Analisis Sistem
Merupakan tahap setelah pengumpulan data dengan menganalisis seluruh
kebutuhan termasuk kegunaan dan batasannya.
c. Perancangan Sistem
Memberikan gambaran bagaimana tampilan perangkat lunak yang akan
dibangun untuk mendefinisikan arsitektur sistem secara keseluruhan.
d. Implementasi Sistem
Pembuatan perangkat lunak dibagi menjadi beberapa modul yang nantinya
akan digabungkan dalam tahap berikutnya. Selain itu, dalam tahap ini
dilakukan pemeriksaaan terhadap modul yang dibangun,
e. Integrasi dan Pengujian Sistem
Tahap penggabungan modul-modul yang sudah dibangun dan dilakukan
pengujian untuk mengetahui apakah perangkat lunak telah sesuai dengan
rancangannya dan masih terdapat kesalahan atau tidak.
f. Pemeliharaan Sistem
Tahap akhir dimana perangkat lunak yang sudah dibangun dapat mengalami
Gambar 1.1 Metodologi Waterfall
1.6Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan laporan ini dibagi dalam beberapa bab dengan pokok
pembahasan secara umum sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN 1.1Latar Belakang
1.2Rumusan Masalah
1.3Maksud dan Tujuan
1.3.1 Maksud
1.3.2 Tujuan
1.4Batasan Masalah
1.5Metodologi Penelitian 1.6Sistematika Penulisan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1Profil Tempat Kerja Praktek
2.1.1 Sejarah Instansi
2.2Landasan Teori
2.2.1 Data
2.2.2 Sistem Informasi
2.2.3 Basis Data
2.2.4 Borland delphi
2.2.5 Database Desktop Paradox
BAB III PEMBAHASAN
3.1Analisis dan Perancangan Sistem
3.1.1 Analisis Sistem
3.1.2 Perancangan Sistem
3.2Implementasi
3.2.1 Perangkat Lunak Pembangun
3.2.2 Perangkat Keras Pembangun
3.2.3 Implementasi Antarmuka
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 4.1Kesimpulan
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Profil Tempat Kerja Praktek 2.1.1 Sejarah Instansi
Kecamatan Bandung Kulon adalah salah satu dari Kecamatan yang ada
di Kota Bandung, dengan batas-batas Wilayahnya :
• Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Andir
• Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Marga asih Kabupaten
Bandung
• Sebelah Barat berbatsan dengan Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi
• Sebelah Timur berbatsan dengan Kecamatan Babakan Ciparay
Dengan wilayah kerja Kecamatan Bandung Kulon meliputi 8
Kelurahan termasuk didalamnya Sentra Tekstil Cigondewah, 71 Rukun
Warga (RW) dan 404 Rukun Tetangga (RT) dengan luas wilayah 638,808 Ha,
kepadatan penduduk sebesar 181 jiwa perhektar, ketinggian tempat dari
permukaan laut sebesar 675 , dan keadaan topografi curah hujan rata-rata
pertahun mencapai 953 mm. Letak geografis Kecamatan Bandung Kulon yang
sangat strategis ini merupakan keuntungan bagi daerah Kota Bandung dimana
Sentra Tekstil Cigondewah yang terbentang disepanjang jalur tol Padalatang –
Cileunyi meupakan lokasi yang mudah diakses dari berbagai sudut kota.
Yang menjadi daya tarik pusat perdagangan tekstil Cigondewah
diantaranya:
• Sentra penjualan macam-macam kain
• Sentra produksi dan penjualan tas dan dompet
• Sentra produksi dan penjualan topi
• Sentra penjualan baham daur ulang pabrik
• Sentar produksi dan penjualan pakaian anak dan dewasa
• Sentra roduksi dan penjualan busana muslim
• Sentra produksi dan penjualan kesed dain kain perca
• Sentra penjualan bahan daur ulang pabrik seperti : kardus, karung plastik,
majun, benang, dan perca.
Sedangkan prasarana perhubungan berupa jalan Negara sepanjang 2
Km, jalan provonsi sepanjang 2 Km, jaln kota sepanjang 16 Km, jalan
Kelurahan 5 Km, dengan kondisi jalan aspal sepanjang 25 Km.
2.1.2 Struktur Organisasi dan Job Description 2.1.2.1Struktur Organisasi
Gambar 2.1 Struktur Organisasi
2.1.2.2Job Description
• Camat : memimpin penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan
pembinaaan kehidupan kemasyarakatan dalam kecamatan serta
menyelenggarakan tugas umum pemerintahan
• Sekretaris : membantu Camat dalam melaksanakan tugas pokoknya yaitu
penyelenggaraan Pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan
masyarakat dan memberikan pelayanan administrasi, organisasi dan tata
• Sub Bag. Umum dan Kepegawaian : membantu Sekretaris untuk
melaksanakan dan mengkoordinasikan penyiapan bahan perumusan
kebijakan, pelayanan teknis administrasi, pengelolaan urusan umum,
rumah tangga, pengelolaan barang, kearsipan, pengorganisasian,
tatalaksana, hukum, hubungan kemasyarakatan dan protokoler serta
urusan kepegawaian.
• Sub bag. Keuangan : mengumpulkan, mengolah dan merumuskan bahan
kebijakan penyusunan rencana kerja, rencana strategis, dan pengelolaan
tata usaha keuangan serta penyusunan laporan.
• Sub Bagian Perencanaan, Evaluasi, dan Pelaporan : membantu Sekretaris
dalam melaksanakan tugas menghimpun masukan/informasi dari Bidang
dan Seksi lain sebagai bahan untuk menyusun perencanaan umum
Kecamatan, menganalisis informasi dan mengolahnya menjadi sumber
data, dan menghimpun data yang masuk sebagai bahan pembuatan laporan
akhir.
• Sie Pemerintahan dan Trantib : membantu Camat dalam melaksanakan
tugas pokok di Bidang Penyelenggaraan Bidang Pemerintahan dan
Trantib, Pembinaan Kemasyarakatan dan memberikan Pelayanan
Administrasi, Organisasi dan Tatalaksana serta memberikan Pelayanan
Teknis Administrasi Pemerintahan serta memberikan Pelayanan
Keamanan dan Ketertiban Umum, Pengamanan Peraturan Daerah dan
Penegakan yang berhubungan dengan masyarakat.
• Sie Pendapatan : membantu Camat dalam melaksanakan tugas pokok
Penyelenggaraan Bidang Pembinaan Pendapatan Daerah yang bersumber
dari Pajak dan Retribusi Daerah, Pajak Bumi dan Bangunan dan lain-lain
pendapatan yang syah.
• Sie Ekonomi dan Pembangunan : membantu Camat dalam melaksanakan
tugas pokok Penyelenggaraan di Bidang Ekonomi dan Pembangunan,
Perencanaan Pembangunan, Perencanaan di bidang Perekonomian,
• Sie Kesejahteraan Sosial : membantu Camat dalam melaksanakan tugas
Penyelenggaraan dibidang Kesejahteraan Sosial Kemasyarakatan,
Pendidikan, Kesehatan, Keagamaan dan Organisasi Sosial
Kemasyarakatan lainnya.
• Sie Pelayanan Masyarakat : membantu camat dalam melaksanakan tugas
di bidang pelayanan langsung terhadap masyarakat di wilayahnya.
2.2Landasan Teori 2.2.1 Data
2.2.1.1 Pengertian Data
Data adalah sumber informasi yang bentuknya masih mentah. Menurut
Jogianto (1990), data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu
kejadian-kejadian dan kesatuan nyata dan diperoleh dalam bentuk
simbol-simbol karakter huruf, angka, gambar, suara, sinyal, dan lain sebagainya.
2.2.1.2 Jenis Data
Adapun jenis data dapat dibedakan menjadi beberapa kategori
a. Berdasarkan sumber data
• Data primer
Data primer adalah secara langsung diambil dari objek / obyek
penelitian oleh peneliti perorangan maupun organisasi
• Data sekunder
Data sekunder adalah data yang didapat tidak secara langsung dari
objek penelitian.
b. Berdasarkan tampilan data
• Data Kuantitatif
Data kuantitatif adalah data yang dipaparkan dalam bentuk
angka-angka.
• Data Kualitatif
Data kualitatif adalah data yang disajikan dalam bentuk kata-kata
2.2.2 Sistem Informasi
2.2.2.1 Pengertian Sistem Informasi
Ruang lingkup sistem informasi sebenarnya tertuang pada dua kata
pembentuknya, yaitu “sistem” dan “informasi”
1. Sistem merupakan kumpulan elemen yang saling berhubungan satu sama lain yang membentuk satu kesatuan dalam usaha mencapai satu
tujuan. Di dalam perusahaan, yang dimaksud sistem adalah departemen
internal, seperti persediaan barang mentah, produksi, persediaan barang
jadi, promosi, penjualan, keuangan, personalia, serta pihak internal dan
eksternal seperti supplier dan konsumen yang saling terkait satu sama lain
dan membentuk kesatuan usaha.
2. Informasi adalah hasil pemrosesan data yang diperoleh dari elemen sistem tersebut jadi bentuk yang mudah dipahami dan pengetahuan yang
relevan yang dibutuhkan untuk menambah pemahaman mengenai
fakta-fakta yang ada. Informasi bagi setiap elemen akan berbeda satu sama lain
sesuai kebutuhan masing-masing.
2.2.2.2 Fungsi Sistem Informasi
Adapun beberapa kemampuan sistem informasi adalah sebagai berikut:
1. Komputasi numerik,bervolume besar,dengan kecepatan tinggi.
2. Menyediakan komunikasi dalam organisasi atau antar organisasi yang
murah akurat dan cepat.
3. Menyimpan informasi dalam jumlah yang sangat besar dalam ruang
yang kecil tetapi mudah diakses
4. Memungkinkan pengaksesan informasi yang sangat banyak di seluruh
dunia dengan cepat dan murah
5. Menyajikan informasi dengan jelas yang menggugah pikiran manusia
6. Mengotomasikan proses-proses bisnis yang semiotomatis dan
2.2.3 Basis Data
2.2.3.1 Tujuan Basis Data
Basis data (database) adalah kumpulan dari berbagai data yang saling
berhubungan satu dengan yang lainnya. Basis data tersimpan di perangkat
keras, serta dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak.
Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi dari tipe data, struktur dan
batasan dari data atau informasi yang akan disimpan.
Adapun beberapa kegunaan dari data base antara lain :
1) Isolasi data untuk standarisasi
2) Kesulitan pengaksesan data
3) Redudansi dan Inkosistensi Data
4) Multiple user ( Banyak pemakai )
5) Masalah keamanan data
6) Masalah integritas data ( kesatuan data )
7) Masalah Data Independence ( kebebasan data )
2.2.3.2 DBMS (Database Management System)
Database (basis data) dapat diartikan sebagai kumpulan data. Secara
manual dapat berupa lemari arsip, sedangkan secara komputerisasi, basis
data merupakan file archive. Secara umum basis data berkaitan dengan
pengarsipan data secara komputerisasi sehingga memudahkan dalam
pengaksesan data pada suatu waktu dengan cepat.
Pengelolaan basis data secara fisik tidak dilakukan oleh pemakai
secara langsung, tetapi ditangani oleh sebuah perangkat lunak yang khusus.
Perangkat lunak inilah disebut DBMS yang akan menentukan bagaimana
data diorganisasi, disimpan, diubah dan diambil kembali. DBMS juga
menerapkan mekanisme pengamanan data, pemakaian data secara bersama,
pemaksaan keakuratan atau konsistensi data, dan sebagainya.
Perangkat lunak yang termasuk DBMS seperti dBase III+, dBase IV,
atau Borland-Interbase, MS-SQLServer, CA-Open Ingres, Oracle, Informix
dan Sybase (untuk kelas kompleks/berat).
2.2.3.3 Alat Pemodelan Sistem
Alat-alat pemodelan sistem sangat dibutuhkan dalam proses analisis
dan perancangan sistem. Alat-alat pemodelan sistem informasi terdiri dari:
2.2.3.3.1Bagan Alir Dokumen (Flowmap)
Bagan alir dokumen (flowmap) atau disebut juga bagan alir formulir
(form flowmap) atau paperwork flowmap merupakan bagan alir yang
menunjukkan arus dari laporan dan formulir termasuk
tembusan-tembusannya.
2.2.3.3.2Entity Relationship Diagram (ERD)
Entity Relationship Diagram merupakan model data berupa notasi
grafis dalam pemodelan data konseptual yang menggambarkan hubungan
antara entitas. Model data sendiri merupakan sekumpulan cara, peralatan
untuk mendeskripsikan data-data yang berhubungan satu sama lain,
semantiknya, serta batasan konsistensi. Model data terdiri dari model
hubungan entitas dan model relasional.
Diagram hubungan entitas digunakan untuk mengkonstruksikan model
data konseptual, memodelkan struktur data dan hubungan antar data dan
mengimplementasikan basis data secara logika maupun secara fisik
dengan DBMS (Database Management system). Diagram hubungan
entitas dapat membantu dalam menjawab persoalan tentang data yang
diperlukan dan bagaimana data tersebut saling berhubungan.
Simbol-simbol yang terdapat pada ERD diantaranya sebagai berikut:
1. Entitas
Entitas adalah suatu objek yang dapat didefinisikan dalam lingkungan
pemakai. Sebagai contoh pelanggan, pegawai, dan lain-lain.
2. Atribut
Atribut adalah properti atau karakteristik yang dimiliki oleh suatu
atribut-atribut nomor induk pegawai, nama, alamat, gaji pokok. Setiap
diagram hubungan entitas bisa terdapat lebih dari satu atribut.
3. Relasi
Relasi menunjukkan adanya hubungan di antara sejumlah entitas yang
berasal dari himpunan entitas yang berbeda.
4. Kardinalitas
Kardinalitas relasi menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat
berelasi dengan entitas pada himpunan entitas yang lain. Kardinalitas
relasi yang terjadi di antara dua himpunan entitas dapat berupa:
a. Satu ke satu (one to one)
Gambar 2.2 Kardinalitas Relasi Satu ke Satu
b. Satu ke banyak (one to many)
Gambar 2.3 Kardinalitas Relasi Satu ke Banyak
c. Banyak ke satu (many to one)
d. Banyak ke banyak (many to many)
Gambar 2. 5 Kardinalitas Relasi Banyak ke Banyak
2.2.4 Borland Delphi7
Delphi adalah sebuah bahasa pemrograman dan lingkungan
pengembangan perangkat lunak. Produk ini dikembangkan oleh Borland
Dengan menggunakan Free Pascal yang merupakan proyek opensource,
bahasa ini dapat pula digunakan untuk membuat program yang berjalan di
sistem operasi Mac OS X dan Windows CE Keunggulan bahasa pemrograman
ini terletak pada produktivitas, kualitas, pengembangan perangkat lunak,
kecepatan kompilasi, pola desain yang menarik yang menarik serta diperkuat
dengan pemrogramannya yang terstruktur
Borland Delphi memberikan berbagai fasilitas pembuatan aplikasi
visual. Keunggulan bahasa pemrograman ini terletak pada:
• Kualitas
• Produktivitas
• Kwantitas
• Pengembangan perangkat lunak
• Kecepatan kompilasi
• Desain menarik
• Kecepatan eksekusi program
• Terstruktur
• Berbasis window
Khusus untuk pemrograman database, Borland Delphi menyediakan
membuat program. Format database yang dimiliki Delphi adalah format
database Paradox, dBase, Ms. Access, ODBC, SyBASE, MySql, Oracle dan
lain-lain.
Delphi 7 dapat membantu untuk membuat berbagai macam aplikasi
yang berjalan di sistem operasi Windows mulai dari sebuah program
sederhana sampai dengan program yang berbasiskan client/server atau
jaringan. Delphi, termasuk aplikasi yang dapat digunakan untuk mengolah
teks, grafik, angka, database dan aplikasi web.
Bahasa pemrograman Delphi merupakan pengembangan dari bahasa
Pascal. Tetapi bukan berarti untuk mempelajari bahasa pemrograman Delphi
harus mempelajari Pascal terlebih dahulu, karena Borland Delphi 7 sudah
dirancang sedemikian rupa sehingga memudahkan bagi seorang pemula untuk
merancang aplikasi berbasis Windows dengan Borland Delphi 7.
2.2.5 Database Desktop Paradox
Database desktop merupakan suatu program “Add-Ins”, yaitu program
terpisah yang langsung terdapat pada Borland Delphi. Pada database desktop
terdapat beberapa DBMS yang terintegrasi di dalamnya antara lain Paradox 7,
Paradox 4, Visual dBase, Foxpro, Ms. SQL, Oracle, Ms. Acces, db2 dan
interbase. Dari beberapa DBMS tersebut kita akan memilih salah satu yaitu
Paradox yang akan dibahas lebih lanjut, khususnya Paradox 7. Dalam Paradox
7 ini, pada 1 file database hanya mengizinkan 1 tabel, berbeda dengan DBMS
BAB III
PEMBAHASAN
3.1 ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
3.1.1Analisis Sistem
Melakukan analisis terhadap sistem yang sedang berjalan bertujuan sebagai dasar perancangan atau perbaikan sistem yang lama. Dari hasil analisis tersebut dapat di ketahui kelemahan atau kekurangan sistem lama dan dapat di rancang atau di perbaiki menjadi sebuah sistem yang lebih baik.
Usaha untuk meningkatkan meningkatkan kinerja pelayanan merupakan sebuah upaya di setiap instansi pemerintahan untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat di lingkungannya berdasarkan tugas pokok masing-masing yang telah tertuang di dalam undang-undang.
Aplikasi Database mencakup kegiatan pembuatan dan perpanjangan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Diharapakan dengan adanya aplikasi ini, pengelolaan maupun pengolahan data KTP dan KK bisa menjadi lebih baik lagi.
3.1.1.1 Analisis Masalah
Berdasarkan hasil penelitian di kantor Kecamatan Bandung Kulon, pengolahan dan pengelolaan data KTP dan KK masih menggunakan cara manual yaitu ketika ada masyarakat (pemohon) yang akan membuat atau memperpanjang KTP / KK di kecamatan Bandung Kulon, data pemohon akan di catat kemudian akan di simpan dan di olah secara manual.
Semua proses yang ada masih menitik beratkan kepada sistem manual, sedangkan prosedur yang terlibat di dalamnya cukup banyak hingga perlu kecermatan dalam menangani setiap pengajuan, selain itu semua proses pengolahan data yang biasa di lakukan kurang dapat di selesaikan secara maksimal.
3.1.1.2 Analisis Prosedur yang Sedang Berjalan
yaitu ketika ada masyarakat (pemohon) yang akan membuat atau memperpanjang KTP / KK di kecamatan Bandung Kulon, data pemohon akan di catat kemudian akan di simpan dan di olah secara manual. Dengan trus meningkatnya pertumbuhan penduduk, maka data yang akan diolah menjadi semakin banyak dan jika dikelola dengan proses manual, akan membutuhkan waktu yang cukup lama.
3.1.1.2.1 Flow Map Sistem yang Sedang Berjalan
Flowmap merupakan bagan alir yang menunjukan arus dokumen dari laporan mengenai data-data yang di peroleh dari sistem pengolahan data KTP dan KK di kecamatan Bandung Kulon yang melibatkan dua prosedur yaitu prosedur penjualan dan prosedur laporan penjualan.
Adapun langkah-langkah pembuatan atau perpanjangan KTP atau KK adalah sebagai berikut :
1. Pemohon memberikan surat permohonan (perpanjangan / buat baru) KTP atau KK ke bag. Pelayanan di kecamatan Bandung Kulon.
2. Selanjutnya bag. Pelayanan akan mengecek kelengkapan data dan syarat-syarat yang telah ditentukan sebelumnya. Jika data belum lengkap, surat akan dikembalikan ke pemohon. Namun apabila telah lengkap, maka akan dilakukan pengolahan data dan dilanjutkan menyimpan data tersebut dalam arsip. Pengolahan disini diartikan menginputkan (jika pengajuan baru) atau mengedit (jika memperpanjang).
3. Setelah pengolahan data pemohon selesai, maka bag. Pelayanan akan membuat surat pengajuan pencetakan KTP / KK tersebut ke percetakan.
4. Percetakan akan mencetak KTP / KK pemohon dan KTP / KK yang telah dicetak tadi diberikan kembali ke bag. Pelayanan untuk selanjutnya diberikan pada pemohon.
5. Setelah itu, bag. Pelayanan setiap 1 bulan sekali akan membuat laporan bulanan mengacu pada arsip yang telah ada.
Gambar 3.1 Flowmap system yang sedang berjalan
Keterangan :
A1 : Arsip Data Pemohon A2 : Data Bulanan KTP dan KK
3.1.1.2.2 Evaluasi Sistem yang Sedang Berjalan
Maka untuk mengelola pengolahan data yang lebih baik lagi akan di perkenankan sistem pengolahan data secara terkomputerisasi dengan menggunakan aplikasi database.
3.1.1.3 Analisis Data
Analisis data merupakan tahap di mana di lakukannya analisa terhadap data-data apa saja yang diolah dalam sistem atau prosedur yang sedang berjalan.
1. Dokumen masukan
Dokumen yang masuk di sistem adalah data pemohon dan KTP/KK yang baru yang telah dicetak dari percetakan kepada bag. Pelayanan
Table 3.1 Dokumen Masukan
No Nama dokumen Fungsi Tujuan
1 Data Pemohon Menginformasikan data pemohon Bag. Pelayanan 2 KTP/KK yang baru Menginformasikan data barang
yang terjual
Bag. Pelayanan
2. Dokumen yang disimpan
Dokumen yang disimpan di sistem adalah sebagai berikut : Table 3.2 Dokumen Disimpan
No Nama dokumen Fungsi Tujuan
1 Arsip data pemohon Menginformasikan data pemohon Bag.Pelayanan 2 Arsip data bulanan
KTP dan KK
Menginformasikan data jumlah pemohon untuk membuat laporan bulanan secara berkala
Table 3.3 Dokumen Keluaran
No Nama dokumen Fungsi Tujuan
1 Laporan bulanan KTP dan KK
Menginformasiakan jumlah data pemohon KTP dan KK dalam satu bulan.
Perancangan sistem yang akan dibangun dimulai setelah tahap analisis terhadap sistem yang sedang berjalan selesai di lakukan. Perancangan dapat di definisikan sebagai penggambaran, perencanaan, pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam suatu kesatuan yang utuh dan berfungsi alat bantu yang di gunakan untuk menggambarkan perancangan sistem yang akan di bangun secara umum terdiri dari perancangan DFD,perancangan pesan dan perancangan antar muka.
3.1.2.1 Entity Relationship Diagram (ERD)
ERD merupakan cara untuk mengorganisasikan data di mana diagram ini akan memperlihatkan hubungan entitas yang terdapat di dalam sistem E-R yang di usulkan untuk sistem yang akan di bangun dapt di lihat pada gambar berikut ini :
3.1.2.2 Diagram Konteks
Sistem yang dibangun digambarkan secara garis besar dengan menggunakan diagram konteks. Dari diagram ini dapat dilihat secara umum mengenai alur proses yang ditangani sistem.
Gambar 3.3 Diagram Konteks
3.1.2.2.1 Data Flow Diagram (DFD)
Gambar 3.4 DFD Level 1
3.1.2.2.2 Spesifikasi Proses
Table 3.4 Spesifikasi Proses
No. Detail Keterangan
1. No. Proses 1.0
Nama proses Pengolahan Data Pemohon
Deskripsi Menampilkan menu untuk pengolahan data pemohon Source Bag. Pelayanan dan pemohon
Input Data pemohon
Output Surat pengajuan cetak KTP dan KK / keterangan surat pengajuan tidak lengkap
Destination Bag. Pelayanan dan Pemohon
Logika proses 1. Bag. Pelayanan mengecek surat pengajuan yang diberikan pemohon.
No. Detail Keterangan
Pelayanan akan memasukan / mengedit data pemohon yang terdapat di dalam surat pengajuan untuk selanjutnya membuat surat pengajuan cetak KTP dan KK secara tertulis.
3. Apabila data tidak valid, petugas akan membuat secara tertulis surat keterangan bahwa surat pengajuan belum lengkap.
2. No. Proses 2.0
Nama proses Pengolahan data KTP dan KK
Deskripsi Membuat laporan bulanan KTP dan KK
Source Bag. Pelayanan dan Sub. Bag perencanaan, evaluasi dan laporan
Input Data pemohon
Output Info laporan pengolahan data KTP dan KK selama 1 bulan yang akan dicetak
Destination Bag. Pelayanan dan Sub. Bag perencanaan, evaluasi dan laporan
Logika proses 1. Bag. Pelayanan mencari data pemohon yang akan dicetak.
2. Bag. Pelayanan mencetak data laporan untuk selanjutnya diserahkan pada Bag. Pelayanan dan Sub. Bag perencanaan, evaluasi dan laporan.
3.1.2.3 Kamus Data
Table 3.5 Kamus Data
No. Detail Keterangan
1. Nama Data KK
Deskripsi Berisi data pemohon KK
Struktur data No_KK + nama_KK + alamat + RT + RW +
keluharan + kecamatan + kota + kode_pos + provinsi + nama + NIK/NIKS + L/P + tempat_lahir +
No. Detail Keterangan
Deskripsi Berisi data Pemohon KTP
Struktur data Nomor_ktp + nomor_register + jenis_permohonan + nomor_kk + nama + ttl + jenis_kelamin +
No. Detail Keterangan
Rincian mengenai struktur tabel yang digunakan adalah sebagai berikut: Tabel 3.6 Tabel KK
Nama Field Tipe Data (ukuran) Keterangan
no_KK AlphaNumeric(13) Nomor kartu keluarga, primary key nama_kk AlphaNumeric(20) nama kepala keluarga pemohon alamat AlphaNumeric(50) alamat pemohon
RT Integer RT pemohon
RW Integer RW pemohon
kelurahan AlphaNumeric(20) kelurahan pemohon kecamatan AlphaNumeric(20) kecamatan pemohon kota AlphaNumeric(20) kota pemohon kode pos integer kode pos pemohon provinsi AlphaNumeric(30) provinsi pemohon
nama AlphaNumeric(20) nama anggota keluarga pemohon NIK/NIKS AlphaNumeric(25) nomor induk kependudukan
anggota keluarga
L/P Enum
(‘pria’,’wanita’)
jenis kelamin anggota keluarga
tempat_lahir AlphaNumeric(20) tempat lahir anggota keluarga tgl_lahir Date tanggal lahir anggota keluarga agama AlphaNumeric(10) agama anggota keluarga pendidikan AlphaNumeric(20) pendidikan anggota keluarga pekerjaan AlphaNumeric(20) pekerjaan anggota keluarga status_kawin AlphaNumeric(10) status kawin anggota keluarga status_dlm_keluarga AlphaNumeric(16) status anggota keluarga dalam
keluarganya
WNI/WNA AlphaNumeric(3) kewarganegaraan anggota keluarga no_paspor AlphaNumeric(25) no paspor anggota keluarga (bila
no_KITAS/KITAP AlphaNumeric(25) no KITAS/KITAP anggota keluarga (jika ada)
nama_ayah AlphaNumeric(20) nama ayah anggota keluarga nama_ibu AlphaNumeric(20) nama ibu anggota keluarga
Tabel 3.7 Tabel KTP
Nama Field Tipe Data (ukuran) Keterangan
Nomor_ktp AlphaNumeric(16) Nomor ktp pemohon, primary key Nomor_register Integer Nomor register pemohon
Jenis_permohonan Enum
(‘perpanjangan’,’buat baru’)
Jenis permohonan pemohon
Nomor_kk AlphaNumeric(13) Nomor_kk pemohon Nama AlphaNumeric(20) nama pemohon
Ttl AlphaNumeric(20) Tempat & tanggal lahir pemohon Jenis_kelamin Enum
(‘pria’,’wanita’)
Jenis kelamin pemohon
Golongan_Darah AlphaNumeric(20) Golongan darah pemohon Agama AlphaNumeric(20) agama pemohon
Status_perkawinan AlphaNumeric(20) Status perkawinan pemohon Pendidikan AlphaNumeric(20) pendidikan pemohon
Pekerjaan AlphaNumeric(20) Pekerjaan pemohon
Alamat AlphaNumeric(30) Alamat pemohon
Tanggal_pembuatan Date Tanggal pengajuan permohonan Tanggal_selesai Date Tanggal selesai pembuatan
3.1.2.5 Struktur Menu
Gambar 3.5 Struktur Menu
3.1.2.6 Perancangan Antarmuka Sistem
1. Perancangan antarmuka login
Gambar 3.6 Perancangan Antarmuka Login
2. Perancangan antarmuka KTP
3. Perancangan antarmuka pengisian KTP
Gambar 3.8 Perancangan Antarmuka Pengisian KTP
4. Perancangan antarmuka edit KTP
5. Perancangan antarmuka laporan KTP
Gambar 3.10 Perancangan Antarmuka Laporan KTP
6. Perancangan antarmuka KK
!
" # $ " ! % " & " # ' ( ) " *
+
+
,- ,. /+0 ., % , 1(,# % %
7. Perancangan antarmuka pengisian KK
Gambar 3.12 Perancangan Antarmuka Pengisian KK
8. Perancangan antarmuka edit KK
9. Perancangan antarmuka laporan KK
Gambar 3.14 Perancangan Antarmuka Laporan KK
3.2IMPLEMENTASI
Sub bab ini akan menjelaskan mengenai implementasi dan pengujian sistem yang dibangun. Hasil dari perancangan pada tahap sebelumnya diimplementasikan dalam bahasa pemrograman.
3.2.1 Perangkat Lunak Pembangun
Perangkat lunak yang digunakan untuk membangun website e-commerce
ini yaitu:
1.Sistem operasi Windows XP.
3.2.2 Perangkat Keras Pembangun
Perangkat keras yang di gunakan dalam membangun web e-commerce ini adalah laptop PC dengan spesifikasi berikut:
1. Prosesor Intel pentium 4 2. Memori 1,00 GB. 3. Hardisk 160 GB
3.2.3 Implementasi Antarmuka
Hasil dari perancangan antarmuka yang dilakukan pada tahap perancangan diimplementasikan pada antarmuka sebagai berikut:
1. Gambar halaman utama pengolahan data KTP
2. Gambar Form Pengisian Pembuatan KTP baru
Gambar 3.16 Halaman Pengisian Pembuatan KTP Baru
3. Gambar Form Perubahan Data KTP
4. Gambar Form Laporan Data KTP
Gambar 3.18 Halaman Laporan KTP
5. Gambar halaman utama pengolahan data KK
6. Gambar Form Pengisian Pembuatan KK baru
Gambar 3.20 Halaman Pengisian Pembuatan KK Baru
7. Gambar Form Perubahan Data KK
8. Gambar Form Laporan Data KK
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
4.1 Kesimpulan
Adapun kesimpulan yang dapat diambil selama berlangsungnya kegiatan
Praktek Kerja Lapangan di kantor Kecamatan Bandung Kulon, antara lain :
1. Sistem ini dapat berfungsi sebagai media pengolahan data yang baik. Dengan
sistem ini, para karyawan dapat lebih cepat mengakses data kependudukan.
2. Dengan adanya sistem ini, risiko kehilangan data dapat di minimalisasi.
3. Kinerja petugas lebih meningkat dengan adanya sistem ini.
4. Sistem ini dapat menyediakan laporan dengan mudah.
4.2 Saran
1. Sistem belum memiliki fasilitas backup data dan restore data jika terjadi
kegagalan atau keruksakan pada Server.
2. Sistem ini untuk kedepannya diharapkan dapat mengolah data kependudukan
KERJA PRAKTEK
Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Kerja Praktek
Program Strata Satu Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia
FADLI EFRINAL 10107869
MUH. NASRUDDIN 10107864
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA
BANDUNG
DAFTAR PUSTAKA
1. Heryandi Andri. (2009), Studi Kasus Database,Universitas Komputer
Indonesia,Bandung.
2. Heryandi Andri. (2009), Bekerja Dengan TTable,Universitas Komputer
Indonesia,Bandung.
3. MacMillan Computer Publishing USA. (2005), Delphi Borland in 14 days,
A. DATA PRIBADI
Nama lengkap : Fadli Efrinal
Tempat dan Tanggal Lahir : Bandung, 27 Mei 1988
Jenis Kelamin : Pria
Status : Belum Menikah
Kewarganegaraan : Indonesia
E-Mail : [email protected]
Alamat : Jl. Sentral Utara no.136, Sukapura, Kiaracondong,
Bandung.
Telepon : 085221254345
B. PENDIDIKAN FORMAL
2007 – sekarang : Teknik Informatika, UNIKOM Bandung
2006 – 2007 : Computer Apllication for Bussines, STT Telkom
Bandung
2003 – 2006 : SMAN 16 Bandung
2000 – 2003 : SMPN 31 Bandung
1994 – 2000 : SDN Sentral II Bandung
C. WORKSHOP DAN SEMINAR
2009 : Workshop SMS Gateway, Hacking.
10 April 2007 - 24 Mei 2007 : Praktek Kerja Lapangan di PT. PERTAMINA, Banjarmasin
10 November 2010 - 24 Desember 2010 : Praktek Kerja Lapangan di Kantor Kecamatan Bandung Kulon, Bandung
1 Maret 2007 – Sekarang : Bag. Distribusi CV. Jastend Jeans
E. PENGALAMAN BERORGANISASI
2000 - 2003 :1. Anggota OSIS SMPN 31 Bandung
2. Anggota Ekstrakulikuler Bandung Karate Club
Dojo 31
2003 - 2006 : 1. Anggota OSIS SMAN 16 Bandung
2. Anggota Ekstrakulikuler Futsal SMAN 16
F. PENGALAMAN MEMBUAT PROGRAM APLIKASI
• Membuat Aplikasi Database Lembaga Penyalur di PERTAMINA Banjarmasin.
• Membuat Aplikasi Penjualan dan Pengadaan Barang di CV. Jastend Jeans
Bandung.
• Membuat Aplikasi Database KTP dan KK di Kantor Kec. Bandung Kulon.
G. KEAHLIAN
a. Pemograman : Borland Delphi 7, Visual Basic, MYOB v13, SPSS
b. Database : MySQL Server 5, Paradox 7
c. Tools : Installshield X, Fast Report 8.5 , Fast Report Net
d. Grafis : Adobe Photoshop Cs 3, Macromedia Dreamweaver
g. Lainya : Mengerti jaringan LAN / Konsep Client Server,
Mengerti Hardware.
H. Hobi
• Jalan-jalan
• Olah Raga
• Pemrograman
• Membaca
Demikian riwayat hidup ini saya buat dengan sebenarnya
Bandung, 19 Januari 2011
I. DATA PRIBADI
Nama lengkap : Muh. Nasruddin
Tempat dan Tanggal Lahir : Pare-pare, 14 Februari 1988
Jenis Kelamin : Pria
Status : Belum Menikah
Kewarganegaraan : Indonesia
E-Mail : [email protected]
Alamat : Jl. Aceh no.18, (Asrama Sulawesi) Bandung.
Telepon : 085220356469
J. PENDIDIKAN FORMAL
2007 – sekarang : Teknik Informatika, UNIKOM Bandung
2006 – 2007 : Computer Apllication for Bussines, STT Telkom
Bandung
2000 – 2006 : Pondok Pesantren Al-Zaytun Indramayu
1994 – 2000 : SDN Turoa II Bandung
K. WORKSHOP DAN SEMINAR
2009 : Workshop SMS Gateway, Hacking.
2010 : Cloud Computing,
L. PENGALAMAN KERJA
M.PENGALAMAN MEMBUAT PROGRAM APLIKASI
• Membuat Sistem Analisis Jaringan di PERTAMINA Makassar.
• Membuat Aplikasi Database KTP dan KK di Kantor Kec. Bandung Kulon.
N. KEAHLIAN
h. Pemograman : Borland Delphi 7, Visual Basic, MYOB v13, SPSS
i. Database : MySQL Server 5, Paradox 7
j. Tools : Installshield X, Fast Report 8.5 , Fast Report Net
k. Grafis : Adobe Photoshop Cs 3, Macromedia Dreamweaver
8, Macromedia Flash, Microsoft Visio.
l. Sistem Operasi : Windows 98-Xp sp2, Windows Seven.
m. Office : Ms Office 2003, Ms Office 2007.
n. Lainya : Mengerti jaringan LAN / Konsep Client Server,
Mengerti Hardware.
O. Hobi
• Olah Raga
• Mencari hal baru
• Berbisnis
Demikian riwayat hidup ini saya buat dengan sebenarnya
Bandung, 19 Januari 2011
i
Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa, karena berkat
rahmat dan karunianya penyusunan laporan kegiatan PKL dengan judul Aplikasi
Pengolahan Database KTP dan KK di Kecamatan Bandung Kulon, dapat
diselesaikan. Laporan ini penulis susun berdasarkan prosedur yang telah ditetapkan
pihak kampus. Tujuan dari laporan ini adalah untuk menjelaskan kegiatan yang
penulis lakukan selama berlangsungnya kegiatan PKL.
Penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah membantu
terciptanya laporan ini, hinggga laporan ini dapat diselesaikan. Diantaranya :
1. Kedua orang tua yang selalu memberi dorongan dan motivasi tanpa henti.
2. Pihak Kantor Kecamatan Bandung Kulon yang bersedia memberi saya
kesempatan untuk melaksanakan kegiatan PKL.
3. Bpk. H. Bambang Sukardi, M.Si, selaku Camat Bandung Kulon.
4. Ibu Marice Debora, SH selaku Pembimbing dari kantor kecamatan.
5. Ibu Mira Kania Sabariah, S.T., M.T. selaku Ketua Jurusan Teknik Informatika.
6. Bpk. Galih Hermawan, S.Kom selaku pembimbing dari pihak kampus.
7. Dan banyak lagi pihak-pihak yang tidak bisa penulis sebutkan seluruhnya.
Namun demikian, penulis menyadari dalam pembuatan laporan ini masih
terdapat kekurangan. Maka dari itu, kritik dan saran yang bersifat membangun akan
penulis terima sebagai masukan yang mungkin suatu saat dapat berguna.
Bandung, Januari 2011