• Tidak ada hasil yang ditemukan

Efisiensi Irigasi Tetes dan Kebutuhan Air Tanaman Bunga Kol pada Tanah Andosol

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Efisiensi Irigasi Tetes dan Kebutuhan Air Tanaman Bunga Kol pada Tanah Andosol"

Copied!
71
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Kriteria Keseragaman Tetesan
Gambar 1. Segitiga tekstur menunjukkan persentase liat (dibawah 0,002 mm),  debu (0,002-0,05 mm) dan pasir (0,05-2,0 mm) pada dasar kelas tekstur (Hillel, 1971)
Tabel 2. Hasil Analisa Tekstur Tanah
Tabel 4. Hasil Analisa Kerapatan Partikel (Paricle Density)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian adalah untuk menghitung efisiensi penggunaan air dengan sistem irigasi tetes dan curah serta menghitung biaya air yang dibwtuhkan untuk tanaman

Irrigation system which is used for Chrysant plants in PT Tecsuco Nusasemesta's green house are sprinkle and trickle irrigations.. The water supply has to be

Nilai WUE produksi merupakan nilai efisiensi kebutuhan air tanaman ditinjau dari faktor produksi GKG dan WUE total berdasarkan hasil biomassa kering (GKP dan

Tanaman Caisim, selain dapat dibudidayakan pada tanah Latosol juga sangat sesuai dalam pemberian airnya dengan irigasi tetes yang mempunyai efisiensi tinggi ( ≥ 75%) dan tanaman

Efisiensi pemakaian terbesar tanaman sawi adalah pada tanah Latosol sebesar 100% baik fase tengah maupun fase akhir, efisiensi pemakaian terbesar tanaman kedelai adalah pada

Tanaman Caisim, selain dapat dibudidayakan pada tanah Latosol juga sangat sesuai dalam pemberian airnya dengan irigasi tetes yang mempunyai efisiensi tinggi (≥

Tanaman Caisim, selain dapat dibudidayakan pada tanah Latosol juga sangat sesuai dalam pemberian airnya dengan irigasi tetes yang mempunyai efisiensi tinggi ( ≥ 75%) dan tanaman

Efisiensi penyimpanan tertinggi pada fase awal pertumbuhan terdapat pada tanah bertekstur liat yaitu 27,87% karena pada tekstur liat memiliki total ruang pori yang lebih