• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERBEDAAN KESIAPAN ANAK MEMASUKI SEKOLAH DASAR PADA ANAK YANG MENGIKUTI PLAYGROUP DENGAN ANAK YANG TIDAK MENGIKUTI PLAYGROUP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERBEDAAN KESIAPAN ANAK MEMASUKI SEKOLAH DASAR PADA ANAK YANG MENGIKUTI PLAYGROUP DENGAN ANAK YANG TIDAK MENGIKUTI PLAYGROUP"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

PERBEDAAN KESIAPAN ANAK MEMASUKI SEKOLAH DASAR PADA ANAK YANG MENGIKUTI PLAYGROUP DENGAN ANAK YANG TIDAK

MENGIKUTI PLAYGROUP

SKRIPSI

Oleh Sri Budinurati

06810080

FAKULTAS PSIKOLOGI

(2)

PERBEDAAN KESIAPAN ANAK MEMASUKI SEKOLAH DASAR PADA ANAK YANG MENGIKUTI PLAYGROUP DENGAN ANAK YANG TIDAK

MENGIKUTI PLAYGROUP

SKRIPSI

Diajukan Kepada Universitas Muhammadiyah Malang sebagai salah satu persyaratan untuk Memperoleh

Gelar Sarjana Psikologi

Oleh : Sri Budinurati 06810080

FAKULTAS PSIKOLOGI

(3)

LEMBAR PERSETUJUAN

1. Judul Skripsi : Perbedaan Kesiapan Anak Memasuki Sekolah Dasar Pada Anak yang Mengikuti Playgroup dengan Anak yang Tidak Mengikuti Playgroup

2. Nama Peneliti : Sri Budinurati 3. NIM : 06810080 4. Fakultas : Psikologi

5. Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang 6. Waktu Penelitian : 22 Desember 2010 – 30 April 2011 7. Tanggal Ujian : 7 Mei 2011

Malang, 2 Mei 2011

Pembimbing I Pembimbing II

(4)

LEMBAR PENGESAHAN

Skripsi ini telah diuji oleh dewan penguji Pada Tanggal 7 Mei 2011

Dewan Penguji

Ketua Penguji : Dra. Siti Suminarti F, M.Si (...)

Anggota Penguji : 1. Ari Firmanto, S.Psi (... )

2. M. Shohib, M.Si (...)

3. Lindayani, S.Psi., M.Si (...)

Mengesahkan, Dekan Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang

(5)

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Sri Budinurati NIM : 06810080 Fakultas/Jurusan : Psikologi

Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang

Menyatakan bahwa skripsi/karya ilmiah yang berjudul :

Perbedaan Kesiapan Anak Memasuki Sekolah Dasar Pada Anak yang Mengikuti Playgroup dengan Anak yang Tidak Mengikuti Playgroup

1. Adalah bukan karya orang lain baik sebagian maupun keseluruhan kecuali dalam bentuk kutipan yang digunakan dalam naskah ini dan telah disebutkan sumbernya

2. Hasil tulisan karya ilmiah/skripsi dari penelitian yang saya lakukan merupakan Hak bebas Royalti non eksklusif, apabila digunakan sebagai sumber pustaka

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan apabila pernyataan ini tidak benar, maka saya bersedia mendapat sanksi sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Mengetahui Malang, 2 Mei 2011

Ketua Program Studi Yang menyatakan

(6)

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillahirobbil ’alamin, penulis panjatkan puji syukur kehadirat Allas SWT, karena dengan hidayahnya dan petunjuknya penulis dapat menyelesaikan karya yang sederhana ini dengan judul ” Perbedaan Kesiapan Anak Memasuki Sekolah Dasar Pada Anak yang Mengikuti Playgroup dengan Anak yang Tidak Mengikuti Playgroup” yang mana dalam penyusunan skripsi ini banyak sekali hambatan, rintangan dan tantangan yang dihadapi penulis hingga akhirnya skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik.

Adapun maksud dalam penyusunan skripsi ini adalah untuk memenuhi tugas akhir sebagai prasyarat memperoleh gelar Sarjana Psikologi pada Universitas Muhammadiyah Malang.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini jauh dari sempurna, baik dari segi bentuk maupun tata bahasanya. Oleh karena itu penulis menerima dengan tangan terbuka segala saran dan kritik yang membangun guna bahan masukan dalam penyempurnaan kelak di kemudian hari.

Dalam penyusunan skripsi ini, penulis banyak mendapat dorongan, saran, bimbingan serta bantuan dari berbagai pihak. Oleh sebab itu dengan ketulusan dan kerendahan hati, penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada :

1. Dra. Siti Suminarti, M.Si selaku dosen pembimbing I 2. Ari Firmanto,S.Psi selaku dosen pembimbing II

3. Kedua orang tuaku, yang atas pengorbanan dan doa ikhlasnya sehingga skripsi ini dapat selesai

4. Ibu Istisbaroh dan Bapak Aries yang telah membimbing dan menjaga saya Akhirnya semoga skripsi ini berguna bagi yang mau membaca dan ada

manfaatnya bagi diri saya khususnya juga berguna bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan Psikologi Pendidikan dan Perkembangan pada khususnya. Penulis menyadari bahwa skripsi ini banyak kekurangan dan kelemahannya, namun penulis tetap berharap karya ini dapat bermanfaat bagi kita semua, Amien.

(7)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

INTISARI ... ii

DAFTAR ISI ... iii

DAFTAR TABEL ... iv

DAFTAR LAMPIRAN ... v

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Rumusan Masalah ... 5

C. Tujuan Penelitian ... 5

D. Manfaat Penelitian ... 5

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Usia Sekolah ... 6

B. Masa Sekolah ... 11

C. Kesiapan Anak ... 13

D. Peran Pendidikan Anak Usia Dini ... 17

(8)

BAB III METODE PENELITIAN

A. Rancangan Penelitian ... 22

B. Variabel Penelitian ...22

1. Identifikasi variabel penelitian ... 22

2. Definisi operasional variabel penelitian ... 23

C. Populasi dan Sampel ... 23

D. Jenis Data dan Metode Pengumpulan Data ... 23

1. Jenis data ... 23

2. Metode pengumpulan data ... 24

3. Validitas dan Reliabilitas ...28

a. Validitas ... 29

b. Reliabilitas ... 29

E. Prosedur Penelitian ………..30

(9)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Data ... 32 B. Analisa Data ... 34 C. Pembahasan ... 35

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan ... 38

(10)

DAFTAR TABEL

Nomor Tabel Halaman

Tabel 1 : Bobot aspek kesiapan anak ...23

Tabel 2 : Blue-print kesiapan anak ...27

Tabel 3 : Deskripsi subjek penelitian ...32

(11)

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor Lampiran Halaman

Lampiran 1 : Data anak ...1

Lampiran 2 : Data pekerjaan ayah ...2

Lampiran 3 : Data pekerjaan ibu ...3

Lampiran 4 : Tinggi dan berat badan anak ...4

Lampiran 5 : Angket penelitian . ...5

Lampiran 6 : Data penilaian ... ...6

Lampiran 7 : Data uji korelasi ...7

Lampiran 8 : Data uji independent t-test ...…8

Lampiran 9 : Data uji validitas ...…9

Lampiran 10: Data uji reliabilitas ...10

(12)

DAFTAR PUSTAKA

Al-Maqassary,Ardi,(t.t).pengertian, kegunaan, karakteristik, fase-fase, tugas-tugas, faktor dan hukum-hukum perkembangan

.

DalamPengertian masa sekolah.Diakses pada tahun 2010. Diperoleh dari

http://www.psikologimania.co.cc/2010/04/psikologi-perkembangan-pengertian.html

Anisa, Akmala.( 2010 ).Bagaimana implikasi perkembangan dalam pembelajaran?.Dalam

Tugas perkembangan.Diakses 16 November 2010 dari

http://www.kompasiana.com/kompas.com/2010/11/16

Azwar,Saifuddin.(1995).Sikap manusia teori dan pengukurannya.Yogyakarta:Pustaka Pelajar Offset

Azwar,Saifuddin.(1996). Reliabilitas dan validitas.Yogyakarta:Pustaka Pelajar Offset

Azwar,Saifuddin.(1999). Penyusunan skala psikologi.Yogyakarta:Pustaka Pelajar Offset

Baharuddin,H.(2007).Psikologi pendidikan.Jogjakarta:AR-Ruzzmedia

Edia,Lita.(2010). Pengertian kesiapan masuk sekolah.Aspek yang diukur dalam kesiapan anak.Diperoleh dari http://learningparents.net/2010/12/sudah-siapkah-ananda-masuk-sekolah-dasar-bagian-i-pengertian-kesiapan-masuk-sekolah/

Fadlyana,Eddy.( 2008).Mempersiapkan anak masuk sekolah.Pengertian kesiapan anak.Diperoleh dari http://www.google.com/

Fitri.(2009).Bimbingan dan Konseling kelompok dengan movement exercise.Dalam

Pengertian masa usia sekolah.Diakses 13 November 2009 dari http:// /f13e.wordpress.com/2009/11/13/bimbingan-konseling-kelompok-dengan-movement-exercise/

Hurlock,Elizabeth.B.(1980).Psikologi perkembangan dalam pendekatan sepanjang rentang kehidupan ( Ed.Kelima).Jakarta:Erlangga

(13)

Kamerman,Sheila.B.(2008).School readiness and international developments in early childhood education and care. Jurnal Encyclopedia on Early Childhood Development (online ) diakses tanggal 15 Agustus 2008

Kaufman,Sara Rimm.(2004).School Transition and school readiness:an outcome of earlychildhood development. Jurnal Encyclopedia on Early Childhood Development (online ) diakses tanggal 25 Februari 2004

Monks, F.J. & Haditono, Siti Rahayu. ( 2002 ).Psikologi Perkembangan pengantar dalam berbagai bagiannya (cetakan keempat belas ).Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Masterkukuh.( 2010 ).Pentingnya PAUD.Peran penting PAUD dalam kesiapan anak.Diakses 3 Juni 2010 dari http://paudpermata.blogspot.com/2010/06/pentingnya-paud.html/

Rosyid,Muh.(2009).Karakteristik anak usia SD.Dalam Karakteristik anak usia sekolah dasar.Diakses 23 Oktober 2009 dari http://www.rosyid.info/2009/10/karakteristik-anak-usia-sd.html

Sofa, Pakde.( 2008).Karakteristik anak usia sekolah dasar.Dalam Pengertian anak usia

sekolah. Diakses 25 Januari 2008 dari

http://massofa.wordpress.com?/2008/01/25/karakteristik-anak-usia-sekolah-dasar/

Sulistyaningsih,Wiwik.(2005).Kesiapan bersekolah ditinjau dari jenis pendidikan pra sekolah anak dan tingkat pendidikan orang tua (Skripsi, PS.Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara)

Susilawati, Nani.(2010).Memahami pendidikan anak usia dini [6 paragraf].Pendidikan anak usia dini (on-line serial), 5(5).Tersedia: E-mail: [email protected], [email protected]

Santrock,John.W.(2002).Life-span development perkembangan masa hidup jilid1.Jakarta:Erlangga

Winarsunu,Tulus.(2004).Statistik dalam penelitian psikologi pendidikan.Malang:UMM Press

Winarsunu,Tulus.(2010).Pedoman penulisan skripsi.Malang:Fakultas Psikologi Wirawan,Nata.(2001).Cara mudah memahami statistik 1 (statistik

(14)

Xpresi Riau Pos.(2009).Karakteristik sekolah dasar. Dalam Pengertian Anak usia sekolah dasar.Diakses 17 Mei 2009 dari http://xpresiriau.com/

Yusuf, Syamsul.LN. ( 2009 ).Psikologi perkembangan anak dan remaja ( cetakan kesepuluh ).Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Offset

(15)

1 BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pendidikan Sekolah Dasar merupakan sekolah setelah anak memasuki Taman Kanak-kanak, maksudnya adalah setelah anak masuk TK anak akan beralih atau berlanjut ke sekolah lanjut, yaitu Sekolah Dasar. Jadi, Sekolah Dasar adalah peralihan dari sekolah TK menuju atau berlanjut ke Sekolah Dasar. Setelah anak menamatkan pendidikannya di Taman Kanak-kanak dan sebelum anak memasuki sekolah lanjut, anak dan orang tua harus mengetahui beberapa hal atau persyaratan untuk masuk sekolah lanjut yang salah satunya merupakan persyaratan yang penting untuk masuk ke Sekolah Dasar, yaitu usia anak. Maksudnya adalah apakah usia anak sudah cukup untuk masuk ke Sekolah Dasar. Selain itu yang perlu diperhatikan lagi adalah lokasi atau tempat sekolah anak, baik dari fasilitasnya maupun letak sekolah anak nantinya.

Menurut Fdlyana (2008) tahun ajaran baru membuat para orang tua menjadi sibuk untuk mencarikan sekolah bagi anak-anaknya. Selain mencari sekolah yang dianggap baik dan berkualitas, orang tua juga mencari dana atau biaya sekolah anaknya. Anak dikatakan siap untuk masuk sekolah jika orang tua mengetahui kemampuan apa yang harus dimiliki oleh anak sebelum masuk sekolah dan tentunya hal tersebut akan membantu orang tua untuk mempersiapkan anak masuk Sekolah Dasar dan orang tua juga dapat mengamati sendiri kemampuan anaknya apakah sudah siap untuk sekolah atau belum.

Referensi

Dokumen terkait

6. Jika 27 gram Al direaksikan dengan 24 gram S, maka berdasarkan hukum Proust, pernyataan berikut yang benar adalah.. Jika dalam senyawa kalsium oksida terdapat 4 gram Ca

Skenario pengujian pada simulasi pengendalian bahan baku produksi menggunakan metode monte carlo dan exponensial adalah skenario yang digunakan untuk menguji kelayakan pada

P SURABAYA 03-05-1977 III/b DOKTER SPESIALIS JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH RSUD Dr.. DEDI SUSILA, Sp.An.KMN L SURABAYA 20-03-1977 III/b ANESTESIOLOGI DAN

Sifat dari kedaulatan ini adalah tunggal yang berarti hanya negaralah yang memiliki, tidak ada kekuasaan lain yang berhak memiliki; asli maksudnya tidak berasal

Oman Sukmana, M.Si selaku Kepala Jurusan Program Studi Kesejahteraan sosial sekaligus Dosen Pembimbing I yang telah memberikan arahan, dukungan serta motivasinya

yang terjadi akibat gesekan antara drillstring dan formasi. Sumur X-01 merupakan sumur vertikal pada lapangan X yang akan dilakukan pemboran horizontal re-entries dengan membuat

teknologi; atau (iv) penggunaan Produk atau bagian dari Produk dalam praktek proses jika Pembeli tidak memasukkan Produk ke dalam alat yang mana pengguna akhirnya adalah konsumen;

Pemberitaan yang disajikan Kompas juga lebih bersifat langsung (Straight news) dan memperlihatkan pengelolaan pemerintah terkait pariwisata, dibandingkan dengan media