• Tidak ada hasil yang ditemukan

Siapakah "Fulanan" Dalam Surah Al-Furqan Ayat 28?

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Siapakah "Fulanan" Dalam Surah Al-Furqan Ayat 28?"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Siapakah "Fulanan" Dalam Surah Al-Furqan Ayat 28?

J.S. Anam 888925, PCM Tegal Timur II, Kota Tegal

Pertanyaan :

Siapakah yang dimaksud dengan fulanan dalam surat al-Furqan: 28? Dalam tafsir Depag, yakni catatan kaki:

a. no. 1066 (al-Qur’an dan Terjemahannya, edisi baru revisi terjemah. 1989:565. Toha Putra Semarang), atau

b. no. 1063 (al-Qur’an al-Karim dan Terjemahannya, edisi ukuran 13,5 x 19 cm, hal. 541, Toha Putra, Semarang)

Fulanan adalah setan atau orang yang telah menyesatkannya di dunia, sehingga jika tafsiran ini secara langsung disubstitusikan, terjemahannya menjadi: “Kecelakaan besarlah bagiku, kiranya aku (dulu) tidak menjadikan setan atau orang yag telah menyesatkannya didunia ini teman akrabku”. Arti dari terjemahan ayat ini adalah umat Islam disuruh berakrab mesra dengan setan atau dengan orang yang gemar membuat kesesatan di dunia. Apakah penafsiran fulan sebagai si setan atau orang yang menyesatkan itu tidak keliru? Bukankah dalam ayat tersebut didahului lafal “lam”?

Kalau tidak salah, sabab nuzul (turun) ayat tersebut bersamaan dengan ayat 27 dan 29. Jadi penafsiran ayat tersebut terkait langsung dengan ayat 27 dan 29. Yang saya tanyakan dalam masalah ini adalah apakah fungsi dan makna lafal “lam” pada ayat tersebut. Benarkah lafal “lam” disitu sebagai “lam nafi”? Lalu bagaimanakah terjemahan yang tepat?

Jawaban :

Dimaksud dengan “fulan” pada ayat 28 surat al-Furqan (25) menurut al-Qasimiy ialah: ه ا لي ب س نع هدص و ر كذ لا نع ه لض أ نم

“Orang yang menyesatkannya dari mengingat Allah dan menghalang-halangi dari jalan Allah” (al-Qasimiy, XII:258).

Lafal “lam” adalah harf nafi, dan didahului lafal “laita”, sebagai kelompok huruf “inna”, yang menasabkan isim dan merafa’kan khabar, yang mengandung arti tamanni (harapan yang tidak mungkin terwujud). Maka ayat tersebut:

“Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan itu teman akrabku” (al-Furqan (25):28).

(2)

si fulan sebagai teman akrabku, niscaya aku tidak celaka besar. tetapi untuk kembali lagi ke dunia sudah mustahil.

Jelasnya mereka sangat menyesal mengapa mereka mengambil si fulan (setan atau orang yang menyesatkan) itu sebagai teman akrabnya. Dengan demikian terjemahan dari Depag itu tidak keliru, sudah benar.

Referensi

Dokumen terkait

Dan juga huruf ﺎَﻣ /m ā / “yang” ditemukan dua kali pada ayat ini juga merupakan konjungsi karena kata ﺎَﻣ /m ā / “yang” adalah ism mausul yang berfungsi untuk

Tujuan penelitian ini tentu di dasari dari rumusan masalah yang telah disebutkan di atas, yaitu untuk mengetahui tujuan pendidikan yang termuat dalam Alquran surat

Kecerdasan spiritual berada pada berbagai aspek di dalam kehidupan. Aspek-aspek kecerdasan spiritual menurut M.. Surah Luqman ayat 18 mengandung aspek kecerdasan

Secara ringkas, mengutip dari berbagai definisi dan arti, peneliti dapat menyimpulkan bahwa pengertian al-z}an disini adalah prasangka atau tuduhan terhadap

Kata sandang dalam sistem tulisan Arab dilambangkan dengan huruf, yaitu , namun dalam transliterasi ini kata sandang itu dibedakan atas kata sandang diikuti oleh huruf

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keindahan lafal ayat-ayat al-Qur’an dalam surat al-Qiyāmah yang mengandung gaya bahasa jinās dan saja’.. Untuk mencapai tujuan

Dari uraian di atas penulis mendefinisikan yang disebut pesan dakwah adalah pesan yang mengandung arti segala pernyataan yang berupa seperangkat lambang yang

juga dialami oleh anak yang dikandung sehingga keduanya akan selalu sehat selama masa kehamilan hingga persalinan.63 Ibu yang sedang mengandung disarankan untuk membiasakan diri