• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN LAMA MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI INSTALASI HEMODIALISIS RSUD ABDUL MOELOEK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "HUBUNGAN LAMA MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI INSTALASI HEMODIALISIS RSUD ABDUL MOELOEK"

Copied!
64
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Kriteria Penyakit Ginjal Kronik
Tabel 2. Penyebab Gagal Ginjal yang Menjalani Hemodialisis di Indonesiatahun 2000
Tabel 3. Kategori albuminuria pada PGK
Tabel 4. GFR kategori pada PGK
+7

Referensi

Dokumen terkait

Populasi adalah seluruh pasien penderita penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di Instalasi Hemodialisis RSUP H Adam Malik Medan dan sampel sebanyak 97 orang

Peneliti, menambah pengetahuan tentang penyakit gagal ginjal kronik terutama mengenai kadar natrium serum pada pasien yang menjalani hemodialisis.. Institusi

Hasil: Hasil penelitian menunjukan ada hubungan tingkat stres dengan strategi koping pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis di RSUD

Variable bebas penelitan adalah terapi HD dan CAPD dengan variable terikat kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik yang diukur dengan kuesioner KDQOL-SF TM (Kidney

Keterbatasan peneliti dalam melakukan penelitian mengenai gambaran simtom kecemasan pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis di Rumah Sakit

Anemia yang terjadi pada pasien dengan penyakit gagal ginjal kronik yang sedang menjalankan hemodialisis dapat menurunkan kualitas hidup dan terjadinya peningkatan

Ada hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa di RSUP Sanglah

Kesimpulan: Kebanyakan pasien penyakit ginjal kronik yang melakukan terapi hemodialisis di RSUD Lubuk Pakam Deli Serdang berusia 46-55 tahun, berjenis kelamin laki-laki, status