Pengaturan IP Address Dengan Mikrotik Sebagai Router Pada Jaringan Komputer Di PT. Qiandra Information Technology

57  16 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1 sejarah PT.QIANDRA

PT. Qiandra Information Technology adalah perusahaan yang bergerak di bisnis teknologi Informasi dalam sektor Korporasi, Instansi Pemerintah dan juga pendidikan.

Produk dan jasa Qiandra di bidang koneksi internet berjalan maksimal pada awal tahun 2005. Hingga saat ini Qiandra akan memperluas jaringannya secara simultan ke daerah-daerah yang tidak ter-coveroleh jaringanfiber opticdengan menggunakan teknologiwireless.Dalam berbagai kegiatan opersionalnya, perusahaan membutuhkan arus informasi yang akurat dan tepat waktu.

Komunikasi efektif antara beberapa lokasi dan fungsi perusahaan dapat diperoleh dengan adanya suatubackbonejaringan yang berkinerja baik dan dapat

(2)

Managed ServiceQiandra menawarkan layanan data premium. Dengan jangkauan luas untuk perusahaan anda serta layanan 24 jam. Disini bisa memilih layananManagedsepenuhnya-atau memutuskan untuk memanagekomponen data dan informasi tertentu sendiri. Qiandra secara proaktif memonitor sumber daya jaringan yang ada.

Managed ServiceQiandra memberikan kenyamanan, sumber daya, serta fleksibilitasdalam suatu solusi menyeluruh yang dapat diberikan oleh data service provider, mengurangi beban perusahaan yang timbul akibat adanya perkembangan yang sangat cepat dalam teknologi internet dan aplikasi-aplikasi data lainnya. Perusahaan dapat mengambil keuntungan dari konektivitasend-to-end berkecepatan tinggi yang secara proaktif terus di monitor oleh teknisi ahli.

Dengan yakin bahwa dengan pendekatanmanaged serviceyang ada dapat memberikan mengakomodasi kebutuhan komunikasi data perusahaan.

2.1.1 Service QIANDRA

Banyak perusahaan atau instansi yang membutuhkanprovider yang dapat memberikan suatu layanan end-to-end dalam satu solusi mencakup :

1. Internet dedicated 2. Local Link 3. IP VPN

4. Mobile data access

(3)

koneksi internasional dan domestic, termasuk juga didalamnya managed service yang dapat memudahkan anda dalam pengelolaan router jaringan.

Oleh karena itu dengan didukung dengan teknologi dan sumber daya yang kompeten,serta pengalaman yang ada, qiandra berkeyakinan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan berupa:

1. Penyediaan jaringan dengan teknologi dedicated maupunbroadband 2. Penyediaan jaringan denganbandwithsesuai kebutuhan anda 3. Penyediaan jaringan denganQuality of Services

Penyediaan jaringan dengan fasilitas pengembangan infrastruktur voice

2.1.1.1 Qiandra Managed services

Pendekatan managed service dari Qiandra berarti dapat sepenuhnya menyerahkan tanggung jawab penanganan, pengoperasian, perawatan serta supportdari segala kebutuhan komunikasi data kepada pihak Qiandra.

Hal ini akan memberikan beberapa keuntungan :

1. Fleksibilitas untuk mengembangkan infrastruktur jaringan sesuai dengan kebutuhannya.

2. bisa tetap focus pada bisnisnya, tanpa memusingkan masalah communication network.

3. Memperkecil biaya komunikasi.

(4)

Berikut adalah layanan-layanan yang dapat diberikan oleh Qiandra : 1. High Speed Dedicated and Broadband Internet Service 2. Direct Local Link

3. Disaster Recovery Center 4. Server Co-Location 5. SMS Broadcast

6. Managed IP VPN (MPLS) 7. Managed Router Services 8. Managed Bandwidth Services 9. Mobile data access

Sebuah perusahaan membutuhkan konektivitas untuk dapat berkomunikasi secara internal maupun kepada jaringan bisnisnya yang lebih luas lagi. Infrastruktur jaringan telah berkembang menjadi suatu basis komunikasi antara perusahaan dengan pelanggannya. Seiring dengan semakin pentingnya aplikasi-aplikasi bisnis, perusahaan membutuhkan konektivitas yang berkualitas tinggi dan dapat diandalkan.

Internet Dedicated Qiandra adalah akses internet berkecepatan tinggi yang

ditujukan untuk sektor korporat yang membutuhkan kinerja, kehandalan serta aksesfull timeke jaringan internet domestik maupun internasional dengan pilihan kapasitasbandwidthyang fleksibel, sesuai dengan kebutuhan.

(5)

untuk menjangkau daerah yang tidak di lewati oleh terminasi fiber optic dengan menggunakanMicrowave.

Qiandra menjamin bahwa layanan kami mampu memberikan instalasi, pengoperasian serta maintenance yang dapat diandalkan dan juga memberikan keuntungan:

 Pilihan kapasitas Bandwidth yang fleksibel sampai dengan 155 Mbps untuk digunakan pada N jumlah komputer dalam jaringan anda.

 Tanpa batas/kuota.

 Mendukung barbagai macam aplikasi serta protokol komunikasi yang digunakan.

 Desain backbone yang reliable serta bebas kemacetan yang dapat mendukung data-data yang bersifatcriticalseperti ERP, CRM, VoIP dan Video over IP.

 Mengurangi waktu dan biaya manajemen dengan pelayanan serta provisioningyang cepat.

 Kemudahan dalamUpgradekapasitasBandwidth.

One stop serviceuntuk solusi akses internet serta pengelolaan router.  Dapat memonitor utilisasibandwith.

(6)

1.1.1.2 Managed IP VPN

Konvergensi adalah masa depan dari sistem komunikasi untuk korporat. Jaringan yang konvergen mengintegrasikan semua unsur mulai dari komunikasi suara, data, video dan multimedia ke dalam satu jaringan. Hal ini dapat memberikan suatau keunggulan kompetitif bagi perusahaan untuk dapat mengimplementasikan aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan perusahaan. Mulai dari aplikasi sehari hari seperti e-mail, file transfer, video streaming dan http, sampai ke aplikasi yang sifatnya kritis seperti Enterprise Resource Planning (ERP) dan Customer Relationship Management(CRM).

IP VPN mengakomodasi kebutuhan perusahaan akan akses yang aman dan handal ke server pusat perusahaan dari lokasi-lokasiremote.

(7)

Gambar 2.1 Qiandra IP VPN network diagram

2.2. Struktur Organisasi PT.Qiandra

PT.Qiandra pada saat ini masih dalam tahap pengembangan, pimpinan tertinggi dalam PT.Qiandra adalah president director (PD) yang berkantor di jakarta dan memilikiki cabang di berbagai daerah di Indonesia, yang memiliki beberapa divisi utama dalam setiap cabangnya yaitu

 Sales and promotion process

 Teknisi

 Costumer support

Dimana mereka memiliki wilayah kerja dalam penyediaan jaringan komunikasi, lingkup pekerjaan yang akan dilakukan oleh Qiandra adalah sebagai berikut :

1. Perancangan jaringan / solusi yang akan diimplementasikan, antara lain mencakup:

(8)

b. Alokasi IP Address untuk perangkat last mile dan router pelanggan.

2. Pengadaan perangkat dan bahan-bahan yang diperlukan mencakup kabel, konektor, perangkat untuk last mile, dan lain-lain.

3. Implementasi, yang mencakup:

A. Survey teknis untuk tiap lokasi. B. Instalasi yang mencakup :

a) Instalasi dan setting last mile. b) Instalasi dan setting router.

c) Instalasi dan setting port IP Backbone. d) Integrasi dan testing setiap lokasi.

Catatan : Untuk proses integrasi dengan jaringan eksisting pelanggan (misalnya integrasi dengan PBX, Firewall, dan lain-lain), pelanggan akan menyediakan staf yang berkompeten untuk hal tersebut.

4. Monitoring dan menjamin kelancaran system, termasuk maintenance berkala.

(9)

2.3 pengantar tentang jaringan komputer

(10)

2.4 Klasifikasi Jaringan Komputer:

A. LAN (Local Area Network) : Jaringan komputer yang saling terhubung ke suatu komputer server dengan menggunakan topologi tertentu, biasanya digunakan dalam kawasan satu gedung atau kawasan yang jaraknya tidak lebih dari 1 km.

Gambar 2.2 LAN(local Area Network)

(11)

Gambar 2.3 MAN(Metropolitan Area Network)

C. WAN (Wide Area Network) : Jaringan komputer yang menghubungkan banyak LAN ke dalam suatu jaringan terpadu, antara satu jaringan dengan jaringan lain dapat berjarak ribuan kilometer atau terpisahkan letak geografi dengan menggunakan metode komunikasi tertentu.

(12)

2.5 Tipe Jaringan Komputer

Menurut fungsi komputer pada sebuah jaringan, maka tipe jaringan komputer dapat dibedakan menjadi dua tipe, yaitu:

1. Jaringanpeer to peerataupoint to point; dan

2. Jaringanclient–server.

2.5.1 Jaringan Peer to Peer

Pada jaringan peer to peer setiap komputer yang terhubung pada jaringan dapat berkomunikasi dengan komputer-komputer lain secara langsung tanpa melalui komputer perantara.

(13)

situ tidak begitu diperlukan pengaturan keamanan data di antara anggota workgroup tersebut.

2.5.2 Jaringan Client-Server

(14)

BAB III

ORIENTASI ALAT PENDUKUNG

Gambar 3.1 Skema jaringan pada PT.Qiandra 3.1 Router

Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI.

(15)

Fungsi :

1. Membaca alamat logika / ip address source & destination untuk menentukan routing dari suatu LAN(Local Area Network) ke LAN lainnya.

2. Menyimpan routing table untuk menentukan rute terbaik antara LAN ke WAN(Wide Area Network).

3. Perangkat di layer 3 OSI layer.

4. Bisa berupa “box” atau sebuah OS yang menjalankan sebuah daemon routing.

5. Interfaces Ethernet, Serial, ISDN BRI.

3.1.1. Analogi Router Dan Switch

Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN.

(16)

untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya. Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda (seperti halnya router wireless yang pada umumnya selain ia dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio, ia juga mendukung penghubungan komputer dengan kabel UTP), atau berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dari Ethernet ke Token Ring.

(17)

3.1.2 Jenis-jenis router

Secara umum,routerdibagi menjadi dua buah jenis, yakni:

static router (router statis): adalah sebuah router yang memiliki tabel

routing statis yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan.

dynamic router(routerdinamis): adalah sebuahrouter yang memiliki dab

membuat tabelroutingdinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan denganrouterlainnya.

3.2 switch

Switch jaringan adalah sebuah alat jaringan yang melakukan bridging transparan (penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat MAC).Switch jaringan dapat digunakan sebagai penghubung komputer atau router pada satu area yang terbatas, switch juga bekerja pada lapisan data link, cara kerja switch hampir sama seperti bridge, tetapi switch memiliki sejumlah port sehingga sering dinamakan multi-port bridge. Switch dapat dikatakan sebagai multi-port bridge karena mempunyai collision domain dan broadcast domain tersendiri, dapat mengatur lalu lintas paket yang melalui switch jaringan. Cara menghubungkan komputer ke switch sangat mirip dengan cara menghubungkan komputer atau router ke hub. Switch dapat digunakan langsung untuk menggantikan hub yang sudah terpasang pada jaringan.

(18)

Frame relay switch over ISDN yang biasanya terdapat pada Service Provider bekerja seperti halnya switch, tapi memiliki perbedaan yaitu interface yang di gunakan berupa ISDN card atau ISDN router.

3.3 Video Conference

Video Conference adalah seperangkat teknologi telekomunikasi interaktif yang memungkinkankan dua pihak atau lebih di lokasi berbeda dapat berinteraksi melalui pengiriman dua arah audio dan video secara bersamaan.

Konferensi video dapat memungkinkan individu di tempat-tempat jauh untuk mengadakan rapat dalam waktu singkat. Waktu dan uang yang dulu dikeluarkan dalam perjalanan dapat digunakan untuk pertemuan singkat. Teknologi seperti VoIP dapat digunakan dalam hubungan dengan konferensi video untuk mengaktifkan pertemuan bisnis tatap muka biaya rendah tanpa meninggalkan meja, terutama untuk bisnis dengan kantor tersebar luas. Teknologi ini juga digunakan untuktelecommuting, di mana karyawan bekerja dari rumah.

(19)

kecepatan rendah, sepertivideotelephony, karena POTS mengubah getaran digital ke atau dari gelombang analog dalam rentangspektrum audio.

Komponen lain yang dibutuhkan untuk sistem konferensi video meliputi:  Video input: kamera video atau webcam

 Video output: monitor komputer, televisi atau proyektor  Audio input: mikrofon

 Audio output: biasanya pengeras suara yang berkaitan dengan perangkat layar atau telepon

 Data transfer: jaringan telepon analog atau digital, LAN atau Internet Pada dasarnya ada dua jenis sistem konferensi video:

1. Sistem terdedikasi mempunyai semua komponen yang dibutuhkan dikemas ke dalam satu peralatan, biasanya sebuah konsol dengan kamera video pengendali jarak jauh kualitas tinggi. Kamera ini dapat dikontrol dari jarak jauh untuk memutar ke kiri dan kanan, atas dan bawah serta memperbesar, yang kemudian dikenal sebagai kamera PTZ. Konsol berisi semua hubungan listrik, kontrol komputer, dan perangkat lunak atau perangkat keras berbasis codec. Mikrofon omnidirectional terhubung ke konsol seperti monitor televisi dengan pengeras suara dan/atau proyektor video. Ada beberapa jenis perangkat yang didedikasikan untuk konferensi video:

(20)

b. Konferensi video kelompok kecil: non-portabel atau portabel, lebih kecil, perangkat lebih murah yang digunakan untuk ruang rapat kecil.

c. Konferensi video individual: biasanya perangkat portabel, dimaksudkan untuk satu pengguna, mempunyai kamera tetap, mikrofon, dan pengeras suara terintegrasi ke dalam konsol.

2. Sistem desktop biasanya menambahkan papan perangkat keras ke komputer pribadi normal dan mentransformasikannya menjadi perangkat konferensi video. Berbagai kamera dan mikrofon berbeda dapat digunakan dengan papan, yang berisi codec yang diperlukan dan pengiriman tatap muka. Sebagian besar sistem desktop bekerja dengan standar H.323. Konferensi video dilakukan melalui komputer yang tersebar, yang juga dikenal sebagaie-meeting.

International Telecommunication Union atau ITU (sebelumnya: Komite Konsultasi Internasional Telegrafi dan Telepon) memiliki tiga payung standar untuk konferensi video, yaitu:

a. ITU H.320 dikenal sebagai standar untuk Public Switched Telephone Networks atau konferensi video melalui ISDN basic rate interface atau primary rate interface. H.320 juga digunakan pada jaringan khusus seperti T1 dan satelit berbasis jaringan.

(21)

Protocol dari IETF telah memperoleh momentum dalam praktek untuk kedua layanan.

c. ITU H.324 adalah standar untuk pengiriman melalui POTS, atau jaringan telepon audio. 3G-324M adalah implementasi 3GPP untuk panggilan video (video call) pada telepon seluler 3G.

3.3.1 Voice Over IP (VoIP)

Voice over Internet Protocol (juga disebut VoIP, IP Telephony, Internet telephony atau Digital Phone) adalah teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet. Data suara diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan paket-paket data, dan bukan lewat sirkuit analog telepon biasa.

Definisi VoIP adalah suara yang dikirim melalui protokol internet (IP).

1. Perbandingan dengan jaringan suara konvensional

(22)
(23)

VoIP. Disini dibutuhkan VoIP gateway. Gambarannya adalah lawan bicara menggunakan komputer untuk menghubungi sebuah office yang mempunyai VoIP gateway. Pengembangan lebih jauh dari konfigurasi ini berbentuk penggabungan PABX antara dua lokasi dengan menggunakan jaringan VoIP. Tidak terlalu dipedulin bentuk jaringan selama memakai protocol TCP/IP maka kedua lokasi bisa saling berhubungan. Yang paling komplek adalah bentuk jaringan yang menggunakan semua kemungkinan yang ada dengan berbagai macam bentuk jaringan yang tersedia. Dibutuhkan sedikit tambahan keahlian untuk bentuk jaringan yang komplek seperti itu.

Pada awalnya bentuk jaringan adalah tertutup antar lokasi untuk penggunaan sendiri (Interm, Privat). Bentuk jaringan VoIP kemudian berkembang lebih komplek. Untuk penggunaan antar cabang pada komunikasi internal, VoIP digunakan sebagai penyambung antar PABX. Perkembangan selanjutnya adalah gabungan PABX tersebut tidak lagi menggunakan jaringan tertutup tetapi telah memakai internet sebagai bentuk komunikasi antara kantor tersebut. Tingkat lebih lanjut adalah penggabungan antar jaringan. Dengan segala perkembangannya maka saat ini telah dibuat tingkatan (hirarky) dari jaringan Voip.

2. Aplikasi VoIP dan Keamanannya

(24)

yang dapat memudahkan penggunanya. Skype juga dilengkapi dengan SkypeOut dan SkypeIn yang memungkinkan pengguna Skype untuk berhubungan dengan pengguna telepon konvensional dan telepon genggam.

Skype menggunakan protokol HTTP untuk berkomunikasi dengan Skype server untuk otentikasi username/password dan registrasi dengan Skype directory server. Versi modifikasi dari protokol HTTP digunakan untuk berkomunikasi dengan sesama Skype client. Keuntungan yang dimiliki aplikasi ini adalah tersedianya layanan keamanan dalam pentransmisian data yang berupa suara. Layanan keamanan yang diberikan adalah sebagai berikut :

 Privacy

Skype menggunakan AES (Advanced Encryption Standard) 256-bit untuk proses enkripsi dengan total probabilitas percobaan kunci (brute-force attack) sebanyak 1,1 x E-77 kali, sedangkan untuk proses pertukaran kunci (key exchange) simetriknya menggunakan RSA 1024-bit. Public key pengguna akan disertifikasi oleh Skype server pada saat logindengan menggunakan sertifikat RSA 1536 atau 2048-bit. Skype secara otomatis akan mengenkripsi semua data sebelum ditransmisikan melalui internet.

 Authentication

(25)

yang sudah teregistrasi. Pendekatan ini dikenal dengan E-mail Based Identification and Authentication. Dikarenakan Skype merupakan sistem komunikasi suara maka setiap penggunanya dapat secara langsung mengidentifikasi lawan bicaranya melalui suaranya.

3. Keuntungan VoIP

(26)

4. Komunitas VoIP

Komunitas pengguna / pengembang VoIP di masyarakat, berkembang di tahun 2000. Komunitas awal pengguna / pengembang VoIP adalah “VoIP

Merdeka”.”VoIP Merdeka” (VM) dicetuskan oleh Onno W. Purbo. Teknologi

yang digunakan oleh "VoIP Merdeka" (VM) adalah H.323 yang merupakan teknologi awal VoIP. Sentral VoIP Merdeka di hosting di Indonesia Internet Exchange (IIX) atas dukungan beberapa ISP dan Asossiasi Penyelenggara Jaringan Internet (APJII). Kode area "VoIP Merdeka" pada saat itu secara aklamasi di tentukan menjadi 6288, tentunya tanpa memperoleh restu dari pemerintah.Di tahun 2005, Anton Raharja dkk dari ICT Center Jakarta mulai mengembangkan VoIP jenis baru berbasis Session Initiation Protocol (SIP). Teknologi SIP merupakan teknologi pengganti H.323 yang sulit menembus proxy server. Di tahun 2006, infrastruktur VoIP SIP di kenal sebagai VoIP Rakyat. 5. Kualitas Suara

(27)

BAB IV

IP address dengan mikrotik sebagai router

4.1 IP ADDRESS

Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP, TCP / IP itu sendiri adalah:

a) Identitas suatu host pada internet–internet address

b) IP Address adalah alamat yang diberikan ke jaringan dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP

c) IP terdiri atas 32 bit angka biner yang biasanya dituliskan dengan angka desimal yang dipisahkan oleh titik. Contoh : 192.168.10.1

(28)

A. Pembagian Kelas IP

Jumlah IP address yang tersedia secara teoritis adalah 255x255x255x255 atau sekitar 4 milyar lebih yang harus dibagikan ke seluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia. Pembagian kelas-kelas ini ditujukan untuk mempermudah alokasi IP Address, baik untuk host/jaringan tertentu atau untuk keperluan tertentu.

IP Address dapat dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni bagiannetwork (net id) dan bagian host(host ID). Net ID berperan dalam identifikasi suatu network darinetworkyang lain, sedangkan host ID berperan untuk identifikasihostdalam suatu network. Jadi, seluruh host yang tersambung dalam jaringan yang sama memiliki net ID yang sama. Sebagian dari bit-bit bagian awal dari IP Address merupakan network bit/network number, sedangkan sisanya untuk host. Garis pemisah antara bagian network dan host tidak tetap, bergantung kepada kelas network. IP address dibagi ke dalam lima kelas, yaitu kelas A, kelas B, kelas C, kelas D dan kelas E. Perbedaan tiap kelas adalah pada ukuran dan jumlahnya. Contohnya IP kelas A dipakai oleh sedikit jaringan namun jumlah host yang dapat ditampung oleh tiap jaringan sangat besar. Kelas D dan E tidak digunakan secara umum, kelas D digunakan bagi jaringan multicast dan kelas E untuk keprluan eksperimental. Perangkat lunak Internet Protocol menentukan pembagian jenis kelas ini dengan menguji beberapa bit pertama dari IP Address. Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut :

(29)

mempunyai range dari 0-127. Jadi pada kelas A terdapat 127 network dengan tiap network dapat menampung sekitar 16 juta host (255x255x255). IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar, IP kelas ini dapat dilukiskan pada gambar berikut ini:

Gambar 4.2 IP Address kelas A

2. Ip address kelas B selalu di set 10 sehingga bit pertamanya selalu bernilai dari 128-191network ID adalah 16 bitpertama dan sisanya adalah host ID sehingga kalau ada komputer mempunyai IP address 192.168.26.161, network ID = 192.168 dan host ID = 26.161. Pada. IP address kelas B ini mempunyai range IP dari 128.0.xxx.xxx sampai 191.155.xxx.xxx, yakni berjumlah 65.255 network dengan jumlah host tiap network 255 x 255 host atau sekitar 65 ribu host.

(30)

3. IP address mulanya di gunakan untuk jaringan berukuran kecil seperti LAN. Tiga bit pertama address kelas c selalu di set 111. Network ID terdiri dari 24 bit dan host ID 8 bit sisanya sehingga dapat terbentuk sekitar 2 juta network dengan masing-masing network memiliki 256 host.

Gambar 4.4 IP Address kelas C

4. IP address kelas D di gunakan untuk keperluan multicasting 4 bit pertama ip address kelas D selalu di set 1110 sehingga byte pertama selalu berkisar 224-247 sedangkan byte selanjutnya di atur oleh multicast group yang menggunakan IP address ini. Dalam multicasting tidak dikenal istilah network ID dan host ID. 5. IP address kelas E tidak diperuntukkan untuk keperluan umum. 4

bit pertama IP address kelas ini diset 1111 sehingga byte pertamanya berkisar antara 248-255.

Sebagai tambahan dikenal juga istilahNetwork Prefix,yang digunakan untuk k IP address yang menunjuk bagian jaringan.Penulisan network prefix adalah dengan tanda “slash” (/) yang di ikuti angka yang mennunjukkan panjang network prefix

(31)

digunakan penulisan 192.168/16. Angka 16 ini merupakan panjang bit untuk network prefix kelas B.

Multicast Address. Kelas address A, B dan C adalah address yang digunakan untuk komunikasi antar host, yang menggunakan datagram-datagram unicast. Artinya, datagram/paket memiliki address tujuan berupa satu host tertentu. Hanya host yang memiliki IP Address sama dengan destination address pada datagram yang akan menerima datagram tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya. Jika datagram ditujukan untuk seluruh host pada suatu jaringan, maka field address tujuan ini akan berisi alamat broadcast dari jaringan yang bersangkutan. Dari dua mode pengiriman ini (unicast dan broadcast), muncul pula mode ke tiga. Diperlukan suatu mode khusus jika suatu host ingin berkomunikasi dengan beberapa host sekaligus (host group), dengan hanya

mengirimkan satu datagram saja. Namun berbeda dengan mode broadcast, hanya host-host yang tergabung dalam suatu group saja yang akan menerima datagram ini, sedangkan host lain tidak akan terpengaruh. Oleh karena itu, dikenalkan konsep multicast. Pada konsep ini, setiap group yang menjalankan aplikasi bersama mendapatkan satu multicast address. Struktur kelas multicast address dapat dilihat pada Gambar berikut.

(32)

untuk keperluan multi cast, sejumlah IP address mengalokasikan sebagai multicast address. jika struktur IP address mengikuti bentuk

1110.xxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx(bentuk decimal 224.0.0.0 sampai 239.255.255.255)maka ip address merupakan multicast address. alokasi ini di tujukan untuk keperluan group, bukan untuk host seperti pada kelas A, B dan C. Anggotgroup adalah host-host yang ingin bergabung dalam group tersebut. Anggota ini juga tidak terbatas pada jaringan di satu subnet, namun bisa mencapai seluruh dunia. Karena menyerupai suatu backbone, maka jaringan muticast ini dikenal pula sebagai Multicast Backbone (Mbone).

4.2 Virtual LAN

VLAN berupa suatu software dari device switch yang berfungsi untuk mengelompokan user berdasarkan fungsional, 1 broacast domain (1 VLAN) dan antar VLAN dapat terkoneksi dengan router. Teknologi VLAN adalah suatu cara yang memisahkan segmen-segmen pada switch dimana antara 1 segmen dengan segmen lain tidak dapat terkoneksi, koneksi dapat dilakukan dengan menggunakan router. Dalam satu switch akan berbeda network-id-nya dan berbeda broadcast domainnya.

4.3. Pengertian MikroTik Router OS

MikroTik RouterOS™, merupakan sistem operasi Linux base yang

(33)

(WinBox). Selain itu instalasi dapat dilakukan pada Standard komputer PC (Personal Computer). PC yang akan dijadikan router mikrotik pun tidak memerlukan resource yang cukup besar untuk penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk keperluan beban yang besar (network yang kompleks, routing yang rumit) disarankan untuk mempertimbangkan pemilihan resource PC yang memadai,

I. KEBUTUHAN PERANGKAT KERAS

Mikrotik Router OS sudah banyak mendukung berbagai macam driver hardware. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam instalasi antara lain :

1. CPU dan MotherBoard : Intel, Cyrix 6X86, AMD K5 atau sekelasnya, tidak mendukung multiprosesor/hyperthreading, mendukung arsitektur keluarga i386 dengan PCI Local Bus.

2. RAM : Minimal 32 MB (untuk Proxy dianjurkan 1 GB).

3. HARRDISK : IDE 400 Mb Minimal 64 MB, tidak mendukung USB, SCSI, RAID, sedangkan type SATA (menunggu update Versi terbaru) hanya pada Legacy Access Mode. Mendukung Flash dan Microdrive dengan interface ATA

4. NIC (Network Inteface Card) : NIC 10/100 atau 100/1000.

(34)

dengan host-host yang ada di network yang lain. tujuan routing adalah Agar paket IP yang dikirim sampai pada target, begitu juga paket IP yang ditujukan untuk kita sampai pada kita dengan baik. Target atau destination ini bisa berada dalam 1 jaringan ataupun berbeda jaringan (baik secara topologis maupun geografis).

II. Akses Mikrotik

Ada 4 cara pengaksesan MikroTik Router, antara lain :

1. Via Console/Command Mikrotik Jenis router board maupun PC bisa kita akses langsung via console/shell maupun remote akses menggunakan PUTTY

Gambar 4.6 PUTTY Configuration

“Manfaatkan auto complete”(mirip bash auto complete di linux) Tekan Tombol

(35)

Contoh:

Cukup ketikkan Ip Fir >>> lalu tekan TAB >>> maka otomatis shell akan melengkapi menjadi Ip Firewall. Lalu ketik “..” (titik dua) untuk kembali ke sub menu diatasnya, dan ketik “/“ untuk kembali ke root menu.

2. Via Web Browser

Mikrotik bisa juga diakses via web/port 80 pada browser.

Contoh : ketik di browser IP mikrotik kita: 192.168.0.18.

3. Via Winbox

Mikrotik bisa juga diakses/remote menggunakan tool winbox (utility kecil di windowsyang sangat praktis dan cukup mudah digunakan). Tampilan awal mengaktifkan winboxseperti ini :

(36)

Winbox bisa mendeteksi mikrotik yang sudah di install asal masih dalam satu network, yaitu dengan mendeteksi MAC address dari ethernet yang terpasang di Mikrotik.

4. Via Telnet

Kita dapat me-remote MikroTik menggunakan telnet melalui program aplikasi ”command prompt” (cmd) yang ada pada windows. Namun, penggunaan telnet

tidak dianjurkandalam jaringan karena masalah keamanannya.Contoh : c:\>telnet 192.168.2.1

Gambar 4.8 Microsoft telnet

III. TAHAP INSTALASI MIKROTIK

(37)

[x] Keterangan beberapa yang penting diantaranya:

a) System : Packet wajib install (inti system mikrotik/paket dasar), berisi Kernel Mikrotik.

b) PPP : Untuk membuat Point to Point Protocol Server,Point-to-Point tunneling protocols -PPTP, PPPoE and L2TP Access Concentrators and clients; PAP, CHAP, MSCHAPv1 and MSCHAPv2 authentication protocols; RADIUS authentication and accounting; MPPE encryption; compression for PPPoE; data rate limitation; differentiated firewall; PPPoE dial on demand.

c) Dhcp : Packet yang dibutuhkan apabila ingin membuat dhcp-server (agar client bias mendapatkan ip address otomatis -dynamic IP) * DHCP - DHCP server per interface; DHCP relay; DHCP client; multiple DHCP networks; static and dynamic DHCP leases; RADIUS support.

d) Advanced tool : Tools tambahan untuk admnistrasi jaringan seperti ipscan, bandwidth test, Scanning, Nslookup dan lain lain.

e) Arlan : Packet untuk konfigurasi chipset wireless aironet arlan . f) Gps : Packet untuk support GPS Device.

(38)

pages; iPass support; SSL secure authentication; advertisement support.

h) Hotspot–fix: Tambahan packet hotspot.

i) Security : Berisi fasilitas yang mengutamakan Keamanan jaringan, seperti Remote Mesi dengan SSH, Remote via MAC Address.

j) Web-proxy : Untuk menjalankan service Web proxy yang akan menyimpan cache agar traffic ke Internet bisa di reduksi sehingga sensasi browsing lebih cepat FTP and HTTP caching proxy server; HTTPS proxy; transparent DNS and HTTP proxying; SOCKS protocol support; DNS static entries; support for caching on a separate drive; access control lists; caching lists; parent proxy support.

k) ISDN : Packet untuk isdn server dan isdn client membutuhkan packet PPP.

l) Lcd : Packet untuk customize port lcd dan lain lain.

[x] Kita pilih service apa saja yang ingin kita install.

[x] Tekan:

'a’ = semua service akan terpilih.

‘n’ = bila kita menginstall baru.

‘y’ = bila kita hanya ingin menambah service baru (konfigurasi sebelumnya tidak

(39)

[x] Lalu ketik “ i “ untuk memulai instalasi, maka proses berlanjut... "proses

format dan pengkopian file-file yang dibutuhkan akan berjalan otomatis"

Gambar 4.10 mikrotik router OS valware workstation

1. Mengubah Password Default

(hal ini ditujukan demi keamanan)

Command:

[admin@Mikrotik] > password

old password: (Enter)

new password: ***** (ketikan password baru kita)

(40)

2. Mengganti Nama Sistem

Via WinBox:

Gambar 4.11 mengganti nama sistem via winbox

3. Mengaktifkan kedua LAN-card

(ethernet; jika belum aktif) dengan cara memeriksanya dengan command :

[admin@ aan] > /interface print

Gambar 4.12 cara memeriksa dengan command

Keterangan : tanda “X” setelah nomor (0,1), maka status (disabled); “R”

status (enabled)

Ada 2 hal yang menyebabkan LAN-Card tidak terdeteksi :

1. LAN Card yang kita pasang rusak.

(41)

Aktifkan dengan perintah :

Command:

[admin@aan] >interface ethernet enable ether1

Viawinbox:

Gambar 4.13 cara aktifkan perintah via winbox

Berikan nama Ethernet tersebut (untuk mudah menghafal & mendefinisikan)

Via Command:

[admin@aan] >interface Ethernet set ether1 name=public

[admin@aan] >interface ethernet set ether2 name=local

Keterangan : Misalkan Ethernet 1 yang akan connect ke internet (ISP) dan

Ethernet 2 yang terhubung ke jaringan lokal kita (ke switch/Hub).

Periksa dengan :

(42)

Gambar 4.14 carq memeriksa debgan command

Via Winbox:

Gambar 4.15 cara memeriksa dengan winbox

4. Setting IP Address pada tiap Ethernet

Via Command:

[admin@aan]>ip address add interface= public

address=192.168.33.14/255.255.255.0 comment=ip-public

(43)

dengan IP address yang diberikan oleh ISP. [admin@aan] >ip address add interface=localaddress=192.168.0.18/255.255.255.0 comment=gateway-lokal

Keterangan : 192.168.0.18/255.255.255.0 = IP address jaringan lokal (LAN)

kita.

[admin@aan] > /ip address print

Gambar 4.16 cara mengganti IP dengan command

Via Winbox:

(44)

Kemudian Klik tanda “+” :

Gambar 4.18 address list

5. Memasukkan IP Gateway

(Fungsi Router: Agar dapat connect ke internet lewat pintu gerbang IP Gateway yang diberi ISP)

Via Command:

[admin@aan] > ip route add gateway=192.168.33.1

Keterangan : 192.168.33.1 = disesesuaikan dengan IP Gateway yang

diberikan ISP kita Periksa Tabel routing kita:

(45)

Gambar 4.19 cara menyesuaikan IP debgan getway dengan command

Via winbox:

Kemudian Kliktanda “+” :

Gambar 4.10 cara menyesuaikan IP debgan getway via winbox

Keterangan : Bagian Destination diisi 0.0.0.0/0 artinya "Semua routing kemanapun tujuannya diarahkan menuju IP gatewaynya"

6. DHCP Server (Dynamic Host Configuration Protocol) Server Jika kita ingin client mendapat IP address secara otomatis (pengaturan IP Address dilakukan terpusat di server), sehingga juga akan mempermudah administrator memberi pengalamatan IP untuk client (tidak perlu setting IP secara manual)

(46)

a. Buat IP address pool (rentang jatah pengalamatan IP) /ip pool add name=dhcp-pool ranges=192.168.3.33-192.168.33.212

b. 2. Menambahkan DHCP Network dan gatewaynya yang akan kita distribusikan ke client (Pada contoh ini networknya adalah 192.168.33.0/24 dan gatewaynya 192.168.33.1) /ip dhcp-server network add address=192.168.33.0/24 gateway=192.168.33.1 c. Tambahkan DHCP Server (pada contoh ini dhcp diterapkan pada

interface local ) /ip dhcp-server add interface=local address-pool=dhcp-pool

d. Check status DHCP server

[admin@aan] ip dhcp-server print

Gambar 4.21 check staatus DHCP server

Keterangan : Tanda X = Disable; R=Running menyatakan status DHCP server.

e. Perintah meng-enable-kan DHCP server: /ip dhcp-server enable 0

Periksa kembali :

[admin@aan] ip dhcp-server print

f. Tes Ping Dari Client

(47)

PENUTUP

KESIMPULAN

Mikrotik RouterOS adalah sebuah mesin linux yang dirancang secara khusus untuk

keperluan networking. Mikrotik ini begitu menarik saat ini, karena dengan fiturnya yang begitu

lengkap serta kemudahan dalam penggunaanya dan juga harganya relatif lebih murah. Jika kita

sudah memahami konsep jaringan dengan baik maka akan begitu mudah menerapkan di

mikroTik dengan tool GUI-nya (winbox), sehingga kita tak perlu menghafal command untuk

melakukan setting atau pengaturannya. Untuk negara berkembang, solusi MikroTik sangat

membantu ISP atau perusahaan-perusahaan kecil yang ingin bergabung dengan internet.

Walaupun sudah banyak tersedia perangkat router mini semacam NAT, MikroTik merupakan

solusi terbaik dalam beberapa kondisi penggunaan komputer dan perangkat lunak. Mikrotik bisa

disebut juga adalah salah satu distro linux yang berguna untuk jaringan komputer karena

mikrotik sangat tangguh dalam masalah jaringan.

Kelebihan mikrotik yaitu :

1. tangguh dalam masalah jaringan.

2. Tools-tools-nya lebih banyak.

3. Sistem keamanan tingkat tinggi.

(48)

Penggunaan mikrotik dalam sebuah instansi memang sangat membantu dalam jaringan

komputer. Tetapi jika dalam sebuah perusahaan telah menggunakan winbox penggunakan

command jelas sangat terabaikan padahal dalam pelaksanaannya menggunakan command lebih

(49)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang

PT. Qiandra Information Technology adalah perusahaan yang bergerak di bisnis teknologi Informasi dalam sektor Korporasi, Instansi Pemerintah dan juga pendidikan.

Produk dan jasa Qiandra di bidang koneksi internet berjalan maksimal pada awal tahun 2005. Hingga saat ini para pelanggan selalu terpuaskan dengan pelayanan kami dan Qiandra akan memperluas jaringannya secara simultan ke daerah-daerah yang tidak ter-coveroleh jaringan fiber optik dengan menggunakan teknologi wireless.

(50)
(51)

jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan kejaringan lainnya. Router sendiri berharga tinggi dan masih sulit dijangkau oleh kalangan masyarakat kita. Router Mikrotik adalah solusi murah bagi mereka yang membutuhkan sebuah router handal dengan hanya bermodalkan standalone computer dengan sistem operasi Mikrotik

1.2.Tujuan Penulisan

Maksud dan tujuan dalam penulisan laporan kerja prasktek ini adalah untuk memberikan gambaran dan memahami tentang proses pemasangan dan pengaruran IP address dengan menggunakan mikrotik yang ada pada PT.qiandra dan sejauh mana penerapannya pada sistem jaringan komputer yang ada.

1.3. Metologi penulisan

Metodologi penulisan yang digunakan adalah sebagai berikut:

 Studi ke perpustakaan untuk mempelajari buku panduan referensi yang

ada

 wawancara kepada karyawan yang bersangkutan.

(52)

1.4. Lokasi dan waktu praktek kerja lapagan

Lokasi kerja Praktek : PT. Qiandra technology information wisma cimb niaga lantai 11 suite 1102a jl gatot subroto subroto no2 bandung

Tabel 1.1.

Jadwal Kegiatan Kerja Praktek

No Aktivitas Waktu

1 Studi ke perpus untuk mencari bahan

5 Membuat laporan X X X

1.5. Sistematika penulisan BAB I PENDAHULUAN

Adalah pendahuluan yang terdiri dari latar belakang, tujuan penulisan, metologi penulisan, lokasi dan wktu kerja praktek

BAB II LANDASAN TEORI

Pada bab ini berisikan sekilas tentang jaringan komputer

BAB III ORIENTASI ALAT PENDUKUNG

(53)

BAB IV IP ADDRESS DENGAN MIKROTIK SEBAGAI ROUTER

Bab ini menjelaskan tentang pengaturan ip address dengan mikrotik sebagai router

BAB V PENUTUP

(54)

Di

P.T Qiandra information technology

LAPORAN KERJA PRAKTEK

Diajukan untuk memenuhi syarat matakuliah Praktek Kerja Lapangan Program strata satu Jurusan Manajemen Informatika

Oleh :

T.Puji Sakti Lestari

NIM. 10507254

JURUSAN MANAJEMEN INFORMATIKA

FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

BANDUNG

(55)

iii

anugerah-Nya penulis mendapatkankesempatan untuk menyerlesaikan program kerja praktek lapangan /OJT (On Job Trainimg) di PT.Qiandra. Dan atas pertolongan-Nya pula penulis dapat menyelesaikan laporan ini sesuai dengan jadwal yang telah di tentukan. Kerja praktek ini merupakan mata kuliah wajib bagi setiap mahasiswa Fakultas teknik dan ilmu komputer jurusan Manajemen Imformatika Universitas Komputer Indonesia. Hal ini dimaksudkan agar mahasiswa mendapat gambaran langsung tentang ilmu yang di peroleh di bangku kuliah dan menambah bekal pengalaman yang berhubungan dengan ilmu keteknikan secara khusus.

Laporan kerja praktek ini berisikan tentang hal-hal yang telah penulis lihat dan pelajari selama penulis melaksanakan kerja praktek di PT.Qiandra Information Technology dari tanggal 12 agustus-16september 2010 .adapun judul yang di ambil untuk laporan kerja praktek ini adalah” pengaturan IP address dengan

mikrotik sebagai router pada jaringan komputer”

Selama melaksanakan kerja praktek ini,penulis banyak mendapatkan pengetahuan dan hal-hal baru yang mubgkin tidak di dapat di bangku kuliah yang merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi penulis,oleh karena itu penulis ingin mengucapkan terimakasih kepada.

(56)

iv

3. Ibu Citra noviyasari S.Si M.T,selaku pembimbing dan dosen wali MI-06 4. Bapak Prof.DR.Drs Ukun Sastraprawira,Msc, selaku Dekan Fakultas

Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia.

5. Bapak Fuad Khair ,selaku mentor di PT Qiandra Information Technology 6. Bapak Ir Anda Rivanda,selaku pimpinan PT Qiandra Information

Tevhnology

Dalam hal ini penulis meminta maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan laporan ini. Karena penulis menyadari masih banyak kekurangan dan kesilapan karena terbatasnya ilmu dan kemampuan. Oleh karena itu penulis senantiasa mendapat kritik dan saran dari pembaca.

Akhir kata semoga laporan ini bisa bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya wassalamualaikum wr.wb

Bandung,7 Oktober 2010 Hormat saya

Penulis

(57)

Figur

Gambar 2.1 Qiandra IP VPN network diagram
Gambar 2 1 Qiandra IP VPN network diagram. View in document p.7
Gambar 2.2LAN(local Area Network)
Gambar 2 2LAN local Area Network . View in document p.10
Gambar 2.4 WAN(Wide Area Network)
Gambar 2 4 WAN Wide Area Network . View in document p.11
Gambar 2.3 MAN(Metropolitan Area Network)
Gambar 2 3 MAN Metropolitan Area Network . View in document p.11
Gambar 3.1 Skema jaringan pada PT.Qiandra
Gambar 3 1 Skema jaringan pada PT Qiandra. View in document p.14
Gambar 4.1 pembagian network dan host ID
Gambar 4 1 pembagian network dan host ID. View in document p.27
Gambar 4.2 IP Address kelas A
Gambar 4 2 IP Address kelas A. View in document p.29
Gambar 4.3 IP Address kelas B
Gambar 4 3 IP Address kelas B. View in document p.29
Gambar 4.4 IP Address kelas C
Gambar 4 4 IP Address kelas C. View in document p.30
Gambar 4.5 IP Address kelas Multicast
Gambar 4 5 IP Address kelas Multicast. View in document p.31
Gambar 4.6 PUTTY Configuration
Gambar 4 6 PUTTY Configuration. View in document p.34
Gambar 4.7 winbox leader
Gambar 4 7 winbox leader. View in document p.35
Gambar 4.8 Microsoft telnet
Gambar 4 8 Microsoft telnet. View in document p.36
Gambar 4.10 mikrotik router OS valware workstation
Gambar 4 10 mikrotik router OS valware workstation. View in document p.39
Gambar 4.11 mengganti nama sistem via winbox
Gambar 4 11 mengganti nama sistem via winbox. View in document p.40
Gambar 4.12 cara memeriksa dengan command
Gambar 4 12 cara memeriksa dengan command. View in document p.40
Gambar 4.13 cara aktifkan perintah via winbox
Gambar 4 13 cara aktifkan perintah via winbox. View in document p.41
Gambar 4.14 carq memeriksa debgan command
Gambar 4 14 carq memeriksa debgan command. View in document p.42
Gambar 4.15 cara memeriksa dengan winbox
Gambar 4 15 cara memeriksa dengan winbox. View in document p.42
Gambar 4.16 cara mengganti IP dengan command
Gambar 4 16 cara mengganti IP dengan command. View in document p.43
Gambar 4.17 cara mengganti IP via winbox
Gambar 4 17 cara mengganti IP via winbox. View in document p.43
Gambar 4.18 address list
Gambar 4 18 address list. View in document p.44
Gambar 4.10 cara menyesuaikan IP debgan getway via winbox
Gambar 4 10 cara menyesuaikan IP debgan getway via winbox. View in document p.45
Tabel 1.1.Jadwal Kegiatan Kerja Praktek
Tabel 1 1 Jadwal Kegiatan Kerja Praktek. View in document p.52

Referensi

Memperbarui...