Uji adaptasi sembilan galur harapan kedelai hasil persilangan kultivar slamet dan nokonsawon di lahan asam Jasinga
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Analisis ragam produksi biji pada generasi F7 dari persilangan Slamet dengan Wase menunjukkan bahwa 21 famili telah seragam dan 29 famili belum seragam secara genetik.. Dari 21
Uji nilai tengah peubah jumlah polong, dan bobot biji per tanaman dengan pembanding tetua Wilis dan B3570.. Rata-rata peubah bobot 100 butir yang tidak
Komponen hasil utama pada tanaman kedelai adalah polong. Polong merupakan tempat berada dan berkembangnya biji. Hasil fotosintat pada fase generatif sebagian besar
Penelitian ini bertujuan untuk menguji produktivitas delapan galur harapan kedelai hasil persilangan kultivar Slamet dan Nokonsawon dan pengaruh pupuk Bio P 2000 Z terhadap
Analisis ragam produksi biji pada generasi F7 dari persilangan Slamet dengan Wase menunjukkan bahwa 21 famili telah seragam dan 29 famili belum seragam secara genetik.. Dari 21
Bahan tanaman yang digunakan adalah 8 galur kedelai terpilih generasi F8 hasil seleksi dari persilangan kedelai kultivar Slamet dengan Nokonsawon dan tiga kultivar pembanding,
Komponen hasil utama pada tanaman kedelai adalah polong. Polong merupakan tempat berada dan berkembangnya biji. Hasil fotosintat pada fase generatif sebagian besar