Uji Daya Hasil Galur - Galur Harapan Kedelai Hitam (Glycine max (L.) Merr.) pada Lahan Kering di Kabupaten Bogor
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Karakter bobot biji per petak pada populasi F9 ini mempunyai nilai heritabilitas yang tergolong rendah, tetapi mempunyai nilai koefisien keragaman genetik yang luas, sehingga
Hasil analisis sidik ragam beberapa karakter yang diamati dari 19 galur kedelai menunjukkan adanya perbedaan nyata pada taraf 1% yaitu pada karakter umur berbunga, umur
Menurut Sitepu, Rosmayati, Nuriadi (2014) korelasi komponen hasil (jumlah buku subur dan jumlah polong isi) menentukan bobot kering biji kedelai. Hasil penelitian
Hasil penelitian menunjukkan Interaksi genotip x lokasi terjadi pada karakter tinggi tanaman, jumlah cabang, buku subur, polong isi, bobot 100 biji, umur masak,
Hasil penelitian menunjukkan Interaksi genotip x lokasi terjadi pada karakter tinggi tanaman, jumlah cabang, buku subur, polong isi, bobot 100 biji, umur masak,
1) Galur – galur kedelai hitam yang diuji menunjukkan perbedaan keragaan yang sangat nyata pada karakter tinggi tanaman, umur berbunga dan umur panen, sedangkan pada karakter
Hasil analisis sidik ragam beberapa karakter yang diamati dari 19 galur kedelai menunjukkan adanya perbedaan nyata pada taraf 1% yaitu pada karakter umur
Jumlah Polong per Tanaman polong Tabel 3 menunjukkan rata-rata jumlah polong per tanaman 5 varietas kedelai yang diuji yaitu V2 Detap 1 memiliki polong terbanyak dan berbeda nyata