• Tidak ada hasil yang ditemukan

Uji daya hasil galur-galur harapan kedelai hitam (Glycine max (L.) Merr) pada lahan sawah di Kabupaten Majalengka

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Uji daya hasil galur-galur harapan kedelai hitam (Glycine max (L.) Merr) pada lahan sawah di Kabupaten Majalengka"

Copied!
128
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2. Hama yang menyerang galur kedelai hitam di lahan sawah: (A) Ulat
Gambar 3. Penyakit yang menyerang galur kedelai hitam di lahan sawah: (A) Hawar Batang (Sclerotium rolfsii); (B) Penyakit virus  mosaic (SMV)
Gambar 4. Gulma pada galur kedelai hitam di lahan sawah : (A) Kaceprek (Passiflora foetida L.); (B) Semanggi (Marsilea crenata)
Tabel 8. Nilai Tengah dan Kisaran Nilai Tengah Karakter Agronomi Galur-            Galur Kedelai Hitam
+7

Referensi

Dokumen terkait

Persentase bobot biji per tanaman dan potensi hasil (sink size) pada galur - galur kedelai yang diuji dan varietas pembanding. Galur – galur yang memiliki hasil

Komponen hasil utama pada tanaman kedelai adalah polong. Polong merupakan tempat berada dan berkembangnya biji. Hasil fotosintat pada fase generatif sebagian besar

Nilai heritabilitas sedang ditunjukkan oleh beberapa karakter yaitu pada karakter tinggi tanaman saat panen, jumlah cabang dan buku produktif, jumlah polong

Nilai heritabilitas sedang ditunjukkan oleh beberapa karakter yaitu pada karakter tinggi tanaman saat panen, jumlah cabang dan buku produktif, jumlah polong

Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tidak berbeda nyata antara galur diuji pada parameter umur tanaman berbunga, umur panen, bobot 1000 butir dan hasil gabah kering panen..

Varietas pembanding (Tanggamus dan Demas 1) mempunyai umur berbunga lambat, umur panen dalam, tinggi tanaman tinggi, jumlah cabang produktif sangat banyak dan

Berdasarkan hasil uji lanjut menunjukan bahwa rataan nilai tengah populasi galur mutan M8 memiliki keragaan karakter tinggi tanaman, jumlah cabang dan jumlah buku produktif,

Komponen hasil utama pada tanaman kedelai adalah polong. Polong merupakan tempat berada dan berkembangnya biji. Hasil fotosintat pada fase generatif sebagian besar