MEMBANGUN E-COMMERCE PENJUALAN ONDERDIL
UNIMOG DI CV. WARGIâS DEREK CIMAHI
SKRIPSI
Diajukan untuk Menempuh Ujian Akhir Sarjana Program Strata Satu Jurusan Teknik Informatika
Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia
RIZKY UTAMA RAMADHAN
10107297
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA
BANDUNG
i
RIZKY UTAMA RAMADHAN 10107297
Permasalahan yang ada pada CV. Wargiâs Derek adalah pemasaran produk yang tidak maksimal karena media informasi yang di dapat pelanggan hanya merupakan rekomendasi dari pelanggan lain. Selain itu, media transaksi yang digunakan masih secara konvensional berupa tatap muka. Tidak adanya
pemberian informasi yang lebih detail kepada pelanggan juga menjadi salah satu kendala yang menyebabkan dikembangkannya suatu aplikasi penjualan online pada perusahaan CV. Wargiâs Derek.
Metode yang digunakan dalam pembangunan aplikasi ini yaitu menggunakan metode waterfall. Untuk menggambarkan keterkaitan aliran-aliran data antara sistem dengan komponen-komponen luar digunakan diagram konteks. Adapun Data Flow Diagram (DFD) digunakan untuk menggambarkan aliran data pada sistem, sedangkan dalam perancangan basis data digunakan kamus data dan Entity Relationship Diagram (ERD).
Pengujian aplikasi terdiri dari pengujian alpha dimana pengujian ini menggunakan metode pengujian black box yang berfokus pada persyaratan fungsional perangkat lunak dan pengujian beta yaitu pengujian lapangan dengan cara melakukan wawancara kepada pemilik dan pegawai CV. Wargisâs Derek serta memberikan kuesioner kepada masyarakat umum selaku pengguna aplikasi. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa aplikasi ini dapat memberikan informasi kepada calon pembeli mengenai data produk dengan lebih detail, membantu dalam melakukan proses pemasaran atau promosi terhadap produk - produk yang ada di CV. Wargiâs Derek, serta memberikan kemudahan bagi calon pembeli dalam melakukan pemesanan serta transaksi pembayaran terhadap produk yang dibeli.
RIZKY UTAMA RAMADHAN 10107297
Starting from a problem with Wargi's product marketing company that is not the maximum, there is no media to help facilitate customers from out of town to trade, and no one can help in marketing the product CV. Wargi's Derek to market its products every day then developed an online sales application on CV. Wargi's Derek.
The method used in the construction of this application is using the waterfall method. To illustrate the relevance of data flows between system components beyond use context diagram. The Data Flow Diagram (DFD) is used to describe the flow of data in the system, while the design of the database used data dictionary and Entity Relationship Diagram (ERD).
The application test consists of alpha testing where testing is black box testing method that focuses on functional requirements and beta testing software is field testing by conducting interviews with the owners and employees of CV. Wargis's Derek and gave questionnaires to the public as users of the application. Based on the results of the tests performed, it can be concluded that the application can provide information to prospective purchasers of the product data with more detail, helping in the process of marketing or promotion of products - products that are on the CV. Wargi's Derek, and makes it easy for prospective buyers to place an order and payment transactions on the product purchased.
Puji dan syukur saya panjatkan atas ke hadirat Allah SWT karena dengan
segala rahmat, karunia dan bimbingan-Nya sehingga dalam menyusun skripsi ini
yang berjudul â Membangun E-Commerce Penjualan Onderdil Di CV.
Wargiâs Derek Cimahi.â terlaksana dengan baik. Karya tulis ini merupakan
hasil dari penelitian yang dilakukan di Perusahaan Wargiâs Derek, penyusunan
skripsi ini dilakukan untuk memenuhi syarat kelulusan Program studi Strata 1
Teknik Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer
Indonesia.
Dalam melakukan penyusunan skripsi ini banyak pengalaman berharga
yang saya dapatkan, serta bantuan dan bimbingan, baik bimbingan dari pihak
Perusahaan Wargiâs Derek maupun bimbingan dari pihak Universitas Komputer
Indonesia. Oleh karena itu pada kesempatan ini tak lupa saya mengucapkan terima
kasih kepada:
1. Keluarga tercinta, yang memberikan dukungan moril maupun materil,
dalam penyusunan tugas akhir Strata 1.
2. Bapak Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.Sc. selaku rektor
Universitas Komputer Indonesia.
3. Bapak Prof. Dr. Ir Denny Kurniadie, M.Sc. selaku dekan fakultas
6. Bapak Mahpudin Hidayat beserta keluarga besar selaku pemilik
CV. Wargiâs Derek Cimahi.
7. Sofyan, Rezki, Jajang, Novia, Danardi, Lana, Donny serta teman â
teman dari if7 2007 semua baik yang secara langsung atau pun tidak
membantu saya untuk menyelesaikan tugas akhir Strata 1 ini.
8. Dewi Dahniar P. yang selalu memberikan dukungannya baik moril
maupun materil, serta yang selalu mendoakan mas hingga tugas akhir
ini dapat terselesaikan juga.
Dalam penyusunan skripsi ini, tidak terlepas dari kekurangan, oleh karena
itu sangat diharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun, untuk
menciptakan laporan ini lebih baik lagi.
Bandung, Agustus 2012
v
KATA PENGANTAR ... III
DAFTAR ISI ... V
DAFTAR GAMBAR ... IX
DAFTAR TABEL ... XII
DAFTAR SIMBOL ... XVI
DAFTAR LAMPIRAN ... XVIII
BAB 1 PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Rumusan Masalah ... 2
1.3 Maksud dan Tujuan ... 2
1.3.1 Maksud ... 2
1.3.2 Tujuan ... 2
1.4 Batasan Masalah ... 3
1.5 Metodologi Penelitian ... 4
1.6 Sistematika Penulisan ... 7
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA ... 9
2.1 Profil Perusahaan ... 9
vi
2.2.2 E-commerce ... 12
2.2.2.1 Pengertian E-commerce ... 12
2.2.2.2 Klasifikasi E-commerce ... 13
2.2.2.3 Keuntungan E-commerce ... 14
2.2.2.4 Resiko dan Kerugian E-Commerce ... 15
2.2.3 Basis Data ... 15
2.2.3.1 Pengertian Basis Data ... 15
2.2.3.2 Tujuan Pemanfaatan Basis Data ... 16
2.2.3.3 Komponen Sistem Basis Data ... 18
2.2.4 Flowmap ... 21
2.2.5 Diagram Konteks ... 21
2.2.6 DFD (Data Flow Diagram) ... 21
2.2.7 ERD (Entity Relational Diagram/Diagram E-R) ... 23
2.2.8 SSL (Secure Socket Layer) ... 24
2.2.9 SEO (Search Engine Optimization) ... 24
2.2.10 Paypal ... 25
2.2.11 Aplikasi Pembangun ... 25
2.2.11.1 MySQL ... 25
2.2.11.2 HTML dan XHTML ... 28
vii
2.2.11.7 Adobe Photoshop ... 33
2.2.11.8 Web Browser ... 33
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN ... 35
3.1 AnalisisSistem ... 35
3.1.1 Analisis Masalah ... 35
3.1.2 Analisis Sistem Yang Sedang Berjalan ... 36
3.1.2.1 Prosedur Pengadaan Barang... 36
3.1.2.2 Prosedur Penjualan Barang ... 39
3.1.2.3 Prosedur Pembuatan Laporan ... 42
3.1.3 Aturan Bisnis ... 43
3.1.4 Analisis Kebutuhan Non Fungsional ... 50
3.1.4.1 Analisis User ... 50
3.1.4.2 Analisis Perangkat Keras ... 52
3.1.4.3 Analisis Perangkat Lunak ... 53
3.1.5 Analisis Basis Data ... 54
3.1.5.1 Entity Relational Diagram (ERD) ... 54
3.1.5.2 Kamus Data ERD ... 56
3.1.6 Analisis Kebutuhan Fungsional ... 57
3.1.6.1 Diagram Konteks ... 57
viii
3.2.1 Perancangan Basis Data ... 85
3.2.1.1 Skema Relasi ... 85
3.2.1.2 Struktur Tabel ... 86
3.2.2 Perancangan Arsitektur ... 92
3.2.2.1 Struktur Menu ... 92
3.2.3 Perancangan Antarmuka ... 95
3.2.3.1 Perancangan Antarmuka Pengunjung ... 95
3.2.3.2 Perancangan Antarmuka Member ... 100
3.2.3.3 Perancangan Antarmuka Operator ... 108
3.2.3.4 Perancangan Antarmuka Admin ... 114
3.2.4 Perancangan Pesan ... 118
3.2.5 Jaringan Semantik ... 119
3.2.6 Perancangan Prosedural ... 121
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN ... 129
4.1 IMPLEMENTASI SISTEM ... 129
4.1.1 Perangkat Lunak Yang Digunakan ... 129
4.1.2 Perangkat Keras Yang Digunakan ... 129
4.1.3 Implementasi Database ... 130
4.1.4 Implementasi Antarmuka ... 133
ix
4.2.2 Kesimpulan Pengujian Alpha... 158
4.2.3 Pengujian Beta ... 158
4.2.3.1 Wawancara Petugas ... 159
4.2.3.2 Kuisioner Masyarakat Umum ... 162
4.2.4 Kesimpulan Pengujian Beta ... 167
BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN ... 169
5.1 KESIMPULAN ... 169
5.2 SARAN ... 169
DAFTAR PUSTAKA ... 171
1
Electronic Commerce atau lebih dikenal dengan sebutan E-commerce
merupakan salah satu bentuk perdagangan yang saat ini banyak digunakan oleh
banyak orang diseluruh dunia dalam memasarkan produk-produk. E-commerce
sendiri dapat didefinisikan sebagai proses pembelian dan penjualan produk, jasa
dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan
komputer. Salah satu jaringan yang digunakan adalah internet.
CV. Wargiâs Derek adalah perusahaan yang bergerak di bidang penjualan
onderdil pada jenis mobil UNIMOG (Universal Motor Gerât). Perusahaan ini
masih menggunakan metode konvensional dalam penjualan, pengadaan barangnya
serta sarana promosi dan informasi mengenai produk pada CV. Wargiâs Derek,
sehingga pelanggan merasa kesulitan untuk mendapatkan informasi mengenai
produk dengan lebih detail.
Media informasi yang di dapat customer biasanya rekomendasi dari
pelanggan sebelumnya dan promosi produk yang dijual di CV. Wargiâs Derek
kurang efektif karena customer harus datang ke tempat terlebih dahulu untuk
mencari barang yang diperlukan.
Sementara itu, media transaksi pihak CV. Wargiâs Derek dan customer
pada umumnya masih melakukan transaksi bisnis secara manual melalui tatap
muka secara langsung atau pun melalui telepon. Terkadang barang yang
membuang waktu kedua belah pihak serta karyawan bengkel tidak dapat melayani
customer satu per satu dikarenakan karyawan yang mengerti detail tentang
onderdil UNIMOG terbatas dan juga tidak dapat melayani transaksi customer
selama 24 jam baik yang datang langsung maupun melalui telepon karena terbatas
oleh jam kerja.
Oleh karena itu, diperlukan dalam pembangunan suatu teknologi informasi
dan komunikasi yang berupa E-commerce, sehingga dapat memberikan solusi dari
permasalahan yang dihadapi oleh pihak perusahaan dan mengangkatnya sebagai
Tugas Akhir dengan judul : "MEMBANGUN E-COMMERCE PENJUALAN ONDERDIL DI CV. WARGIâS DEREK CIMAHI".
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang diatas dan juga dari hasil wawancara
dengan pihak perusahaan, maka timbul suatu masalah bagaimana membangun
E-commerce untuk penjualan produk di CV. Wargiâs Derek.
1.3 Maksud dan Tujuan 1.3.1 Maksud
Maksud dari penelitian ini adalah untuk membangun E-commerce pada CV. Wargiâs Derek Cimahi.
1.3.2 Tujuan
Sedangkan tujuan yang ingin dicapai adalah:
1. Memberikan informasi kepada calon pembeli mengenai data produk
2. Membantu dalam melakukan proses pemasaran atau promosi terhadap
produk - produk yang ada di CV. Wargiâs Derek.
3. Memberikan kemudahan bagi calon pembeli dalam melakukan pemesanan
serta transaksi pembayaran terhadap produk yang dibeli.
1.4 Batasan Masalah
Terdapat beberapa batasan yang dibuat untuk lebih memfokuskan pada
tujuan yang ingin dicapai, yaitu diantaranya :
1. Produk-produk yang akan dijual hanya produk CV. Wargiâs Derek berupa
onderdil mobil UNIMOG.
2. Data yang akan dikaji berupa data member, data produk, data pesanan,
data pembayaran dan data retur barang.
3. Proses-proses yang terlibat dalam aplikasi ini adalah proses pendaftaran
member, proses pemesanan, proses pembayaran (dapat dilakukan secara
online maupun offline), proses pengolahan stok, proses pengolahan data
pesanan, proses pengolahan produk, proses backup and restore database
beserta aplikasinya, proses pengolahan retur barang, proses pembuatan
laporan serta proses pencarian data pesanan dan data produk.
4. Pencarian produk berdasarkan nama, harga, kategori serta mendukung
Search Engine Optimization (SEO) agar tedaftar di search engine di
halaman-halaman depan.
5. Informasi yang disediakan berupa informasi data produk, informasi retur
pemesanan, laporan penjualan, menampilkan produk terbaru dan informasi
pemesanan melalui email pemesan setiap ada perubahan status pesanan.
6. Untuk menambah keamanan pada aplikasi yang dibangun maka digunakan
IP Dedicated kemudian dilengkapi pula dengan SSL (Secure Socket Layer)
serta diberikan fasilitas login untuk dapat masuk ke sistem dengan
memasukkan username dan password.
7. Menggunakan e-mail yang didaftarkan pengguna, Yahoo Messanger
sebagai fasilitas komunikasi serta menyediakan fasilitas untuk dapat
melakukan integrasi dengan situs jejaring sosial yaitu facebook dan
twitter.
8. Aplikasi ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP sebagai
bahasa pemrograman, MySQL sebagai DBMS serta menggunakan aplikasi
pembangun lain seperti Macromedia Dreamweaver sebagai editor, Adobe
Photoshop sebagai editor gambar, web browser (Mozila Firefox) dan
Wamp Server sebagai web server, database server dan PHP Interpreter.
9. Model proses yang digunakannya adalah DFD (Data Flow Diagram),
sedangkan model datanya menggunakan ERD (Entity Relational
Diagram).
1.5 Metodologi Penelitian
Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
a. Tahap Pengumpulan Data
1. Studi Literatur
Merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara
mengumpulkan literatur seperti buku, skripsi, jurnal, paper dan
bacaan bacaan yang ada kaitannya dengan judul penelitian.
2. Observasi.
Teknik pengumpulan data dengan mengadakan penelitian dan
peninjauan langsung terhadap permasalahan yang diambil.
3. Interview.
Teknik pengumpulan data dengan mengadakan tanya jawab secara
langsung yang ada kaitannya dengan topik yang diambil.
b. Tahap Pembangunan Aplikasi
Dalam pengembangan aplikasi ini digunakan metode Waterfall. Pada
metode ini terdapat tahapan-tahapan yang dikerjakan, tahapan-tahapan
tersebut adalah sebagai berikut :
1. System Engineering
Rekayasa perangkat lunak merupakan tahapan yang pertama kali
dilakukan untuk merumuskan sistem yang akan dibangun. Hal ini
bertujuan untuk memahami sistem yang akan dibangun.
2. Analysis
Adalah tahap menganalisa hal-hal yang dibutukan dalam
3. Design
Adalah tahap penerjemahan dari data yang telah dianalisis ke
dalam bentuk yang mudah dimengerti oleh pengguna.
4. Coding
Adalah tahap penerjemah data yang telah dirancang ke dalam
bahasa pemrograman tertentu.
5. Testing
Adalah tahap pengujian terhadap program yang telah dibuat.
Pengujian ini dimulai dengan membuat suatu uji kasus untuk setiap
fungsi pada perangkat lunak, kemudian dilanjutkan dengan
pengujian terhadap modul-modul dan terakhir pada tampilan antar
muka untuk memastikan tidak ada kesalahan dan semua berjalan
dengan baik dan input yang diberikan hasilnya sesuai dengan yang
diinginkan.
6. Maintenance
Maintenance merupakan penanganan dari suatu perangkat lunak
yang telah selesai dibangun sehingga dapat dilakukan
Gambar 1.1 Metode Waterfall
1.6 Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan secara umum adalah sebagai berikut :
Bab I Pendahuluan
Bab ini berisi penjelasan mengenai latar belakang, rumusan masalah,
maksud dan tujuan, batasan masalah, metodologi penelitian serta sistematika
penulisan.
Bab II Tinjauan Pustaka
Bab ini berisi penjelasan mengenai perusahaan serta teori-teori yang
digunakan baik itu teori mengenai internet, E-commerce, database, model proses
serta aplikasi pembangun yang dipakai dalam membangun aplikasi ini.
Bab III Analisis dan Perancangan
Pada bab ini penjelasannya dibagi kedalam dua bagian, yaitu analisis dan
perancangan terhadap sistem yang akan dibangun. Pada tahap analisis terdapat
lima bagian utama yang akan dijelaskan, yaitu menjelaskan mengenai
masalahnya, sistem yang sedang berjalan, kebutuhan non fungsional, basis data
bagian utama, yaitu penjelasan mengenai data (skema relasi dan struktur tabel),
menu, interface serta procedural dalam bentuk flowchart.
Bab IV Implementasi dan Pengujian
Pada bab ini penjelasannya pun dibagi kedalam dua bagian, yaitu
implementasi dan pengujian. Pada bagian implementasi terdapat lima bagian yang
akan dijelaskan, yaitu penjelasan mengenai perangkat keras, perangkat lunak,
database dan antarmuka. Sedangkan pada bagian pengujian akan dijelaskan
mengenai pengujian yang berupa pengujian alpha dengan menggunakan metode
blackbox, sedangkan pada pengujian betha mengunakan kuisioner.
Bab V Kesimpulan dan Saran
Bab ini berisi mengenai hal-hal penting yang telah dibahas dan kemudian
dibuat kesimpulan. Dan bab ini juga berisi saran-saran yang diberikan untuk
9 2.1.1 Sejarah Perusahaan
CV. Wargiâs Derek ini didirikan oleh pak H. Mahfudin pada bulan
Agustus 2009. Perusahaan ini bergerak dibidang jasa perakitan atau pun service
mobil UNIMOG beserta penjualan onderdil atau spare parts mobil â mobil
tersebut. CV. Wargiâs Derek ini yang terletak di Jl. Permana Blok E RT/RW 005/006 Citeureup, Cimahi. Selain itu, CV. Wargiâs Derek ini juga melayani jasa
penderekan. Sampai sekarang, CV. Wargiâs Derek memiliki 17 pegawai dan 5
unit mobil derek.
2.1.2 Struktur Organisasi
Seperti halnya perusahaan â perusahaan lain, CV. Wargiâs Derek ini
memiliki bagian â bagian yang saling berhubungan antara satu dengan yang
lainnya dari bagian mesin, pengecatan, pengelasan dan sampai pada bagian
operasionalnya. Adapun orang â orang beserta job desc dari masing â masing
bagian tersebut adalah :
1. Pimpinan
a. Pemegang keputusan secara keseluruhan
b. Memonitor perkembangan perusahaan.
c. Bertanggung jawab atas segala kegiatan perusahaan baik teknis dan
2. Bendahara
Bertanggung jawab terhadap pemasukan dan pengeluaran keuangan
perusahaan.
3. Administrasi
a. Bertanggung jawab terhadap pengolahan data penjualan.
b. Bertanggung jawab terhadap pencatatan laporan.
4. Bagian Mesin
Memeriksa apakah mesin masih layak pakai atau tidak.
5. Bagian Pengecatan
Bertanggung jawab terhadap pengecetan dan perawatan body mobil.
6. Bagian Pengelasan
Bertanggung jawab terhadap perakitan dan pengelasan body mobil.
7. Bagian Operasional
Bertanggung jawab untuk melayani customer. Selain itu, bertanggung
jawab terhadap barang, baik pembelian maupun penjualan onderdil,
jasa penderekan dan yang membantu kegiatan operasional perusahaan.
Pimpinan
Pengecetan
Pengelasan Mesin Operasional
Bendahara Sekretaris
2.2 Landasan Teori 2.2.1 Internet
Internet berasal dari kata Interconection Network yang mempunyai arti
hubungan komputer dengan berbagai tipe dan sistem yang berbeda yang
membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia (jaringan komputer
global) dengan melalui telekomunikasi. Jaringan komputer ini sangat
luassehingga tidak ada satu orang, satu organisasi, atau satu negara yang
menanganinya sendiri. Asal usul internet dari jaringan komputer yang disusun
oleh ARPA (Advance Research Project Agency) yang bernaung dibawah
departemen pertahanan Amerika Serikat atau DoD (Departemen of Defens)
sehingga terbentuk ARPAnet, jaringan komputer bentukan departemen pertahanan
Amerika Serikat, tahun 70-an. Pada awalnya, ARPAnet hanya menghubungkan
empat buah situs aja, yaitu [5]:
1. SRI (Stanford Research Institute).
2. UCSB (University of California at Santa Barbara).
3. UCLA (University of California at Los Angles).
4. University of Utah at Utah.
Jaringan tersebut selanjutnya diperbaharui dan dikembangkan, dan saat ini
digunakan sebagai tulang punggung jaringan informasi yang disebut dengan
internet. Penelitian di Stanford menghasilkan sebuah protokol yang disebut
TCP/Ip, inilah yang berkembang terus hingga sekarang dan menjadi protocol
2.2.2 E-commerce
2.2.2.1 Pengertian E-commerce
E-commerce atau dalam bahasa Indonesia yaitu perdagangan elektronik
adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui
sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer
lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data
elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data
otomatis [6].
E-commerce merupakan konsep baru yang bisa digambarkan sebagai
proses jual beli barang atau jasa pada World Wide Web Internet (Shim, Qureshi,
Siegel, 2000) atau proses jual beli atau pertukaran produk, jasa dan informasi
melalui jaringan informasi termasuk internet (Turban, Lee, King, Chung, 2000).
Kalakota dan Whinston (1997) mendefinisikan E-commerce dari beberapa
perspektif berikut [3] :
1. E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali
banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu
halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan
penjualan seharga AS. $12,2 milyar pada 2003. Dari perspektif komunikasi,
E-commerce merupakan pengiriman informasi, produk/layanan, atau
pembayaran melalui lini telepon, jaringan komputer atau sarana elektronik
lainnya.
2. Dari perspektif proses bisnis, E-commerce merupakan aplikasi teknologi
3. Dari perspektif layanan, E-commerce merupakan satu alat yang memenuhi
keinginan perusahaan, konsumen dan manajemen dalam memangkas service
cost ketika meningkatkan mutu barang dan kecepatan pelayanan.
4. Dari perspektif online, E-commerce berkaitan dengan kapasitas jual beli
produk dan informasi di internet dan jasa online lainnya.
2.2.2.2 Klasifikasi E-commerce
Penggolongan E-commerce yang lazim dilakukan orang ialah berdasarkan
sifat transaksinya, yaitu sebagai berikut [3] :
1. Business-to-business (B2B)
Kebanyakan E-commerce yang diterapkan saat ini merupakan tipe B2B.
E-commerce tipe ini meliputi transaksi IOS yang digambarkan tadi serta
transaksi antar organisasi yang dilakukan di electronic market. Contohnya
Wal-Mart dengan Warner-Lambert.
2. Business-to-consumer (B2C)
Ini merupakan transaksi eceran dengan pembeli perorangan. Pembeli khas
di Amazon.com adalah seorang konsumen atau seorang pelanggan.
3. Consumer-to-consumer (C2C)
Dalam kategori ini, seorang konsumen menjual secara langsung ke
konsumen lainnya. Contohnya adalah ketika ada perorangan yang
melakukan penjualan di classified ads dan menjual properti rumah hunian,
4. Consumer-to-business (C2B)
Termasuk ke dalam kategori ini adalah perseorangan yang menjual produk
atau layanan ke organisasi, dan perseorangan yang mencari penjual,
berinteraksi dengan mereka dan menyepakati suatu transaksi.
5. Nonbusiness E-commerce
Dewasa ini makin banyak lembaga non-bisnis seperti lembaga akademis,
organisasi nirlaba, organisasi keagamaan, organisasi sosial, dan
lembaga-lembaga pemerintahan yang menggunakan berbagai tipe E-commerce
untuk mengurangi biaya atau untuk meningkatkan operasi dan layanan
publik.
6. Intrabusiness (Organizational) E-commerce
Yang termasuk ke dalam kategori ini adalah semua aktivitas intern
organisasi, biasanya dijalankan di internet, yang melibatkan pertukaran
barang, jasa atau informasi. Akivitas yang tercakup dapat beragam
tingkatannya, mulai penjualan produk perusahaan ke pekerja, hingga
pelatihan secara online dan pemangkasan biaya. Perhatikan bahwa apa
yang penulis sebut sebagai IOS merupakan bagian dari B2B. Electronic
market, di sisi lain dapat diasosiasikan dengan B2B atau B2C.
2.2.2.3 Keuntungan E-commerce
Ada beberapa keuntungan dari E-commerce, antara lain yaitu [6] :
1. Aliran pendapatan (revenue stream) yang lebih menjanjikan.
2. Dapat meningkatkan pangsa pasar (market exposure).
4. Melebarkan jangkauan (global reach).
5. Meningkatkan customer loyality.
6. Meningkatkan supplier management.
7. Memperpendek waktu produksi.
8. Meningkatkan mata rantai pendapatan (value chain).
2.2.2.4 Resiko dan Kerugian E-Commerce
Sedangkan resiko dan kerugian dari E-Commerce, antara lain [6]:
1. Pencurian informasi rahasia yang berharga.
2. Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan.
3. Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak.
4. Kehilangan kepercayaan dari para konsumen.
5. Kerugian-kerugian yang tidak terduga.
2.2.3 Basis Data
2.2.3.1 Pengertian Basis Data
Basis data merupakan kumpulam data (elementer) yang secara logika
berkaitan dalam merepresentasikan fenomena/fakta secara terstruktur dalam
domain tertentu untuk mendukung aplikasi pada sistem tertentu. Atau basis data
dapat diartikan kumpulan data yang saling berhubungan yang merefleksikan
fakta-fakta yang terdapat di organisasi. Basis data merupakan komponen utama
sistem informasi karena semua informasi untuk pengamabilan keputusan berasal
dari data di basis data. Pengelolaan basis data yang buruk dapat mengakibatkan
ketidaktersediaan data penting yang digunakan untuk menghasilkan informasi
Ada beberapa definisi yang menjelaskan mengenai basis data, diantaranya
[1]:
1. Basis data merupakan himpunan kelompok data (arsip) yang saling
berhubungan yang diorganisasi sedemikian rupa agar kelak dapat
dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah.
2. Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara
bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redundansi) yang
tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
3. Kumpulan file/tabel/arsip yang saling berhubungan yang disimpan
dalam media penyimpanan elektronis.
2.2.3.2 Tujuan Pemanfaatan Basis Data
Adapun tujuan pemanfaatan basis data sendiri yaitu [8] :
a. Kecepatan dan Kemudahan (Speed)
Pemanfaatan basis data memungkinkan kita untuk menyimpan data
atau melakukan perubahan/manipulasi data atau menampilkan kembali
data tersebut dengan cepat dan mudah.
b. Efisiensi Ruang Penyimpanan (Space)
Dengan basis data, efisiensi/optimalisasi penggunaan ruang
penyimpanan dapat dilakukan, karena kita dapat melakukan penekanan
jumlah redudansi data, baik dengan menerapkan sejumlah pengkodean
atau dengan membuat relasi - relasi (dalam bentuk file) antar
kelompok data yang saling berhubungan.
Pemanfaatan pengkodean atau pembentukan relasi antar data bersama
dengan penerapan aturan/batasan (constraint) tipe data, domain data,
keunikan data, dan sebagainya, yang secara ketat dapat diterapkan
dalam sebuah basis data, sangat berguna untuk menekan
ketidakakuratan pemasukan/penyimpanan data.
d. Ketersediaan (Availability)
Karena kepentingan pemakaian data, sebuah basis data dapat memiliki
data yang disebar di banyak lokasi geografis. Dengan pemanfaatan
teknologi jaringan komputer, data yang berada di suatu lokasi/cabang,
dapat juga diakses (menjadi tersedia/available) bagi lokasi/cabang lain.
e. Kelengkapan(Completeness)
Untuk mengakomodasi kebutuhan kelengkapan data yang semakin
berkembang, maka kita tidak hanya dapat menambah record-record
data, tetapi juga dapat melakukan perubahan struktur dalam basis data,
baik dalam bentuk penambahan objek baru (tabel) atau dengan
penambahan field-field baru pada suatu tabel.
f. Keamanan (Security)
Memang ada sejumlah sistem (aplikasi) pengelola basis data yang
tidak menerapkan aspek keamanan dalam penggunaan basis data.
Tetapi untuk sistem yang besar dan serius, aspek keamanan juga dapat
diterapkan dengan ketat. Dengan begitu, kita dapat menentukan
objek di dalamnya dan menentukan jenis-jenis operasi apa saja yang
boleh dilakukannya.
g. Kebersamaan (Sharability)
Basis data yang dikelola oleh sistem (aplikasi) yang mendukung
lingkungan multiuser, akan dapat memenuhi kebutuhan, tetapi tetap
terjaga/menghindari terhadap munculnya persoalan baru seperti
inkonsistensi data.
2.2.3.3 Komponen Sistem Basis Data
Komponen sistem basis data dapat dibagi kedalam enam bagian, yaitu [8] :
1. Perangkat keras (hardware)
Perangkat keras yang biasa terdapat dalam sebuah sistem basis data
adalah komputer, memori sekunder online (harddisk), memori
sekunder offline (tape/removable disk) dan media perangkat
komunikasi.
2. Sistem Operasi (Operating System)
Sistem operasi merupakan program yang mengaktifkan/memfungsikan
sistem komputer (operasi I/O, pengelolaan file dan lain-lain). Sejumlah
sistem operasi yang banyak digunakan seperti : DOS,
MS-Windows 3.1, MS-WINDOWS 98 (komputer stand alone atau
komputer untuk client dalam sistem jaringan) atau Novel-Netware, MS
Windows NT, Unix dan Sun Solaris (untuk komputer server dan
jaringan). Program pengelola basis data hanya dapat aktif (running)
3. Basis Data (database)
Setiap basis data dapat memiliki/berisi sejumlah objek basis data
(seperti file/tabel, indeks dan lain-lain). Disamping berisi/menyimpan
data, setiap basis data juga mengandung dan menyimpan definisi
struktur (baik untuk basis data maupun objeknya secara detail).
4. Sistem Pengelolaan Basis Data (Database Management
System/DBMS)
Perangkat DBMS akan menentukan bagaimana data diorganisasi,
disimpan, diubah dan diambil kembali serta menerapkan mekanisme
pengamanan data, pemakaian data bersama dan pemaksaan
keakuratan/konsistensi data. Perangkat lunak yang termasuk DBMS
seperti dBase III+, dBase IV, FoxBase, Rbase, Ms Access dan Borland
Paradox (untuk kelas sederhana) atau Borland Interbase., MS SQLL
Server, CA- Open Ingres, Infomix dan SysBAse (untuk kelas
Kompleks/berat).
5. Pemakai (user)
Ada beberapa jenis/tipe pemakai terhadap suatu sistem basis data yang
dibedakan berdasarkan cara berinteraksi terhadap sistem :
a. Programmer aplikasi, pemakai yang berinteraksi dengan basis data
melalui Data Manipulation Language (DML) yang disertakan
b. User mahir (casual user), pemakai yang berinteraksi dengan
menyatakan query untuk mengakses data dengan bahasa query
yang telah disediakan oleh suatu DBMS.
c. User umum (end user/native user), pemakai yang berinteraksi
dengan sistem basis data melalui pemanggilan suatu program
aplikasi permanen (executable program) yang telah
ditulis/disediakan sebelumnya.
d. User Khusus (specialized user), pemakai yang menulis aplikasi
basis data non konvensional, tetapi keperluan-keperluan, seperti
untuk aplikasi AI (Artificial intelligence), sistem pakar, pengolahan
citra dan lain-lain yang bisa saja mengakses basis data
dengan/tanpa DBMS yang bersangkutan.
6. Aplikasi Perangkat Lunak
Aplikasi (perangkat lunak) lain ini bersifat opsional. Artinya
ada/tidaknya tergantung pada kebutuhan pemakai. DBMS yang
pemakai gunakan lebih berperan dalam pengorganisasian data dalam
sistem basis data, sementara bagi pemakai basis data (khususnya yang
menjadi end-user/native-user) dapat dibuatkan/disediakan program
khusus/lain untuk melakukan pengisian, pengubahan dan pengambilan
2.2.4 Flowmap
Merupakan diagram alir yang menunjukan arus bagi dokumen, aliran data
fisik entitas sistem informasi dan kegiatan operasi yang berhubungan dengan sistem
informasi. Penggambaran biasanya diawali dengan mengamati dokumen apa yang
menjadi media data atau informasi dan selanjutnya ditelusuri bagaimana dokumen
termasuk ke bagian entitas mana dokumen tersebut, proses apa yang terjadi terhadap
dokumen tersebut dan seterusnya [6].
2.2.5 Diagram Konteks
Diagram konteks menggambarkan hubungan antara sistem dengan entitas
luarnya. Diagram konteks berfungsi sebagai transformasi dari satu proses yang
melakukan transformasi data input menjadi data output. Entitas yang dimaksud
adalah entitas yang mempunyai hubungan langsung dengan sistem [9].
Suatu diagram konteks selalu mengandung satu dan hanya satu proses saja.
Proses ini mewakili proses dari seluruh sistem. Diagram konteks ini menggambarkan
hubungan input atau output antara sistem dengan dunia luarnya (kesatuan luar) [9].
2.2.6 DFD (Data Flow Diagram)
Data Flow Diagram (DFDâDAD/Diagram Alir Data) memperlihatkan
hubungan fungsional dari nilai yang dihitung oleh sistem, termasuk nilai masukan,
nilai keluaran, serta tempat penyimpanan internal. DAD adalah gambaran grafis yang
memperlihatkan aliran data dari sumbernya dalam objek kemudian melewati proses
yang mentransformasinya ke tujuan yang lain, yang ada pada objek lain. DAD sering
digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang
akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangan lingkungan fisik dimana
DFD merupakan alat yang digunakan pada metodologi pengembangan sistem
yang terstruktur (structured analysis and design). DFD merupakan alat yang cukup
populer sekarang ini, karena dapat menggambarkan arus data di dalam sistem dengan
terstruktur jelas. Beberapa simbol yang digunakan dalam Data Flow Diagram (DFD)
antara lain [9]:
1. External Entity (Kesatuan Luar) atau Boundary (Batas Sistem)
Setiap sistem pasti mempunyai batas sistem (boundary) yang memisahkan
suatu sistem dengan lingkungan luarnya. Sistem akan menerima input dan
menghasilkan output kepada lingkungan luarnya. Kesatuan luar (external
entity) merupakan kesatuan (entity) di lingkungan luar sistem yang dapat
berupa orang, organisasi atau sistem lainnya yang berada di lingkungan
luarnya yang akan memberikan input atau menerima output dari sistem.
2. Process (Proses).
Suatu proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin
atau komputer dari hasil suatu arus data yang masuk ke dalam proses untuk
dihasilkan arus data yang akan keluar dari proses. Untuk physical data flow
diagram (PDFD), proses dapat dilakukan oleh orang, mesin atau komputer,
sedangkan untuk logical data flow diagram (LDFD), suatu proses hanya
menunjukkan proses dari komputer. Setiap proses harus diberi penjelasan
yang lengkap meliputu identifikasi proses, nama proses dan pemroses.
3. Data Flow (Arus Data).
Arus data (data flow) di DFD diberi simbol suatu panah. Arus data ini
luar (external entity). Arus data ini menunjukkan arus dari data yang dapat
berupa masukan untuk sistem atau hasil dari proses sistem.
4. Data Store (Simpanan Luar).
Simpanan data (data store) merupakan simpanan dari data yang dapat
berupa, yaitu suatu file atau database di sistem komputer, suatu arsip atau
catatan manual, suatu kotak tempat data di meja seseorang, suatu tabel acuan
manual, dan suatu agenda atau buku.
2.2.7 ERD (Entity Relational Diagram/Diagram E-R)
Menurut Budi Sutedjo, ERD adalah peralatan yang berfungsi untuk
menggambarkan relasi atau hubungan dari dua file atau dua tabel yang dapat
digolongkan dalam tiga macam bentuk relasi, yaitu satu â satu (1 â 1), satu â banyak (1 â N), banyak â banyak (N â N). Model entity relationship yang berisi komponen â komponen himpunan entitas dan himpunan relasi yang masingâmasing dilengkapi dengan atributâatribut yang merepresentasikan seluruh fakta yang kita tinjau digambarkan lebih sistematis dengan menggunakan Diagram EâR. Pembuatan Diagram EâR meliputi tahap â tahap berikut [9]:
a. Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh himpunan entitas yang akan
terlihat.
b. Menentukan atribut â atribut key dari masing â masing himpunan entitas. c. Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh himpunan relasi di antara
himpunan entitasâhimpunan entitas yang ada beserta foreign key yang terdapat pada relasi tersebut.
e. Melengkapi himpunan entitas dan himpunan relasi dengan atribut â atribut deskriptif (nonkey).
2.2.8 SSL (Secure Socket Layer)
SSL adalah sebuah protokol yang dikembangkan oleh Netscape untuk
mentransmisikan dokumen pribadi melalui internet. SSL menggunakan suatu
sistem kriptografi yang menggunakan dua kunci untuk mengenkripsi data sebuah
kunci publik yang diketahui semua orang dan kunci pribadi atau rahasia yang
hanya diketahui oleh penerima pesan. Baik Netscape Navigator dan Internet
Explorer mendukung SSL, dan situs web pada umumnya menggunakan protokol
untuk mendapatkan informasi rahasia pengguna, seperti nomor kartu kredit.
Dengan konvensi, URL yang membutuhkan koneksi SSL mulai dengan https:
sebagai ganti http [10].
Protocol lain untuk transmisi data secara aman melalui World Wide Web
adalah Secure HTTP (S-HTTP). SSL membuat sambungan aman antara klien dan
server, di mana setiap jumlah data dapat terkirim dengan aman, S-HTTP
dirancang untuk mengirim pesan individual secara aman. SSL dan S-HTTP, oleh
karena itu, dapat dilihat sebagai saling melengkapi daripada bersaing teknologi.
Kedua protokol telah disetujui oleh Internet Engineering Task Force (IETF)
sebagai standar [10].
2.2.9 SEO (Search Engine Optimization)
Optimisasi mesin pencari (Search Engine Optimization) adalah
serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk
menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma
mesin pencari tersebut. Tujuan dari SEO adalah menempatkan sebuah situs web
pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan
kata kunci tertentu yang ditargetkan. Secara logis, situs web yang menempati
posisi teratas pada hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk
mendapatkan pengunjung [14].
2.2.10 Paypal
PayPal adalah salah satu alat pembayaran (Payment procesors)
menggunakan internet yang terbanyak digunakan didunia dan teraman. Pengguna
internet dapat membeli barang di e-bay, lisensi software original, keanggotaan
situs, urusan bisnis, mengirim dan menerima donasi/sumbangan, mengirim uang
ke pengguna PayPal lain di seluruh dunia dan banyak fungsi lainnya dengan
mudah dan otomatis menggunakan internet atau mobile, PayPal mengatasi
kekurangan dalam pengiriman uang tradisional seperti Cek atau Money order
yang prosesnya dapat memakan waktu. PayPal seperti rekening bank,
pertama-tama hanya membuat account, lalu dana akan ditarik langsung dari kartu
kredit ke account tersebut atau dengan dana dari transfer-an account PayPal
orang lain ke Saldo/Balance PayPal, dan sudah dapat menggunakan account
PayPal untuk bertransaksi [11].
2.2.11 Aplikasi Pembangun 2.2.11.1MySQL
MySQL adalah sebuah program database server yang mampu menerima
perintah standar SQL (Structure Query Language). MySQL memiliki dua bentuk
lisensi, yaitu FreeSoftware dan ShareSoftware yang berada dibawah lisensi
GNU/GPL (General Public License) [2].
MySQL merupakan sebuah database server yang free, artinya kita bebas
menggunakan database ini untuk keperluan pribadi atau usaha tanpa harus
membeli atau membayar lisensinya. MySQL pertama kali dirilis oleh seorang
programmer database bernama Michael Widenius. Selain sebagai database server,
MySQL juga merupakan program yang dapat mengakses suatu database MySQL
yang berposisi sebagai server. Pada saat itu berarti program kita berposisi sebagai
client. Jadi Mysql adalah sebuat database yang dapat digunakan baik sebagai
client atau server. MySQL ini merupakan suatu perangkat lunak database yang
berbentuk database relasional atau dalam bahasa basis data sering kita sebut
dengan Relation Database Management System (RDBMS) yang menggunakan
suatu bahasa permintaan bernama SQL [2].
SQL adalah sebuah bahasa permintaan database yang terstruktur. Bahasa
SQL dibuat sebagai bahasa yang dapat merelasikan beberapa table dalam
database maupun merelasikan antar database. Bahasa SQL ditulis langsung
dalam sebuah program database sehingga seorang pengguna dapat melihat
langsung permintaan yang diinginkan, sekaligus melihat hasilnya. SQL (Structur
2.2.11.1.1DDL (Data Definition Language)
DDL adalah sebuah metode query SQL yang berguna untuk
mendefinisikan data pada sebuah database, adapun query yang dimiliki
adalah :
CREATE : Digunakan untuk melakukan pembuatan tabel dan
database.
DROP : Digunakan untuk melakukan penghapusan tabel maupun
database.
ALTER : Digunakan untuk melakukan pengubahan struktur tabel
yang telah dibuat, baik menambah field (add), mengganti
nama field (change) ataupun menamakannya kembali
(rename) serta menghapus (drop).
2.2.11.1.2DML (Data Manipulation Language)
DML adalah sebuah metode query yang dapat digunakan apabila DDL
telah jadi, sehingga funsgi dari query ini adalah untuk melakukan
pemanipulasian database yang telah ada atau telah dibuat sebelumnya.
Adapun query yang termasuk didalamnya adalah :
INSERT : Digunakan untuk melakukan penginputan/pemasukan data
pada tabel database.
UPDATE : Digunakan untuk melakukan pengubahan atau peremajaan
DELETE : Digunakan untuk melakukan penghapusan data pada tabel.
Penghapusan ini dapat dilakukan secara sekaligus (seluruh
isi tabel) maupun hanya beberapa recordset.
Ada beberapa kelebihan dari MySQL , yaitu diantaranya [2] :
1. MySQL sebagai Database Management System (DBMS).
2. MySQL sebagai Relation Database Management System (RDBMS).
MySQL adalah sebuah software database yang open source, artinya
program ini bersifat free atau bebas digunakan oleh siapa saja tanpa
harus membeli dan membayar lisensi kepada pembuatnya.
3. MySQL merupakan sebuah database server, jadi dengan
menggunakan database ini anda dapat menghubungkan ke media
internet sehingga dapat diakses dari jauh.
4. MySQL merupakan sebuah database client. Selain menjadi server
yang melayani permintaan, MySQL juga dapat melakukan query yang
mengakses database pada server. Jadi MySQL dapat berperan juga
sebagai client.
5. MySQL mampu menerima query yang bertumpu dalam satu
permintaan atau yang disebut Multi-Threading.
6. MySQL merupakan sebuah database yang mampu menyimpan data
berkapasitas sangat besar hingga berukuran Gigabyte sekalipun.
2.2.11.2 HTML dan XHTML
HTML merupakan singkatan dari Hypertext Markup Language. HTML
web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah web browser. Apa
yang ditampilkan di browser (internet) adalah rangkaian perintah (script) HTML.
HTML saat ini merupakan standar internet yang didefinisikan dan dikendalikan
penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C) [7].
Pada dasarnya dokumen HTML mirip dengan dokumen teks biasa, hanya
dalam dokumen ini sebuah teks bisa memuat instruksi yang ditandai dengan kode
atau lebih dikenal dengan tag. Tag HTML umumnya terdiri dari tag pembuka dan
tag penutup. Sebagai contoh jika kita ingin menampilkan suatu teks menjadi huruf
tebal (bold), maka kita perlu menambahkan tag didepan teks dan diakhiri dengan
tag [7].
Sedangkan XHTML atau eXtensible HyperText Markup Language
merupakan bahasa markup penerus dan pengembangan dari HTML yang memiliki
kemampuan yang kurang lebih mirip HTML, tapi dengan aturan sintaks yang
lebih ketat. HTML merupakan aplikasi dari SGML (Standard Generalized
Markup Language) yang sangat fleksibel, sedangkan XHTML adalah aplikasi dari
XML, turunan SGML yang lebih terbatas [7].
Karena XHTML harus memiliki keteraturan-bentuk (mengikuti sintaks
yang tepat), dokumen XHTML dapat diproses otomatis dengan menggunakan
standar pemroses XML - tidak seperti HTML yang membutuhkan pemroses yang
cukup sulit dan kompleks. XHTML dapat dianggap sebagai perpaduan antara
HTML dan XML karena merupakan formulasi ulang HTML dalam bentuk XML.
XHTML 1.0 telah menjadi rekomendasi World Wide Web Consortium (W3C)
2.2.11.3 PHP (Hypertext Pre Processor)
PHP adalah salah satu bahasa sever-side yang didesain khusus untuk aplikasi
web. PHP dahulunya merupakan proyek pribadi dari Rasmus Lerdorf (dengan
dikeluarkannya php versi 1) yang digunakan untuk membuat home page pribadinya.
Versi pertama ini berupa kumpulan script PERL. Untuk versi keduanya, Rasmus
menulis ulang script â script PERL tersebut menggunakan bahasa C, kemudian
menambahkan fasilitas untuk form html dan koneksi MYSQL. Adapun PHP didapat
dari singkatan Personal Home Pages [9].
PHP merupakan bahasa script yang digunakan untuk membuat halaman web
yang dinamis. Dinamis berarti halaman yang ditampilkan dibuat saat halaman itu
diminta oleh client. Mekanisme ini menyebabkan informasi yang diterima client
selalu yang terbaru. Semua script PHP dieksekusi pada server dimana script tersebut
dijalankan. Oleh karena itu, spesifikasi server lebih berpengaruh pada eksekusi dari
script PHP daripada spesifikasi client. Namun tetap diperhatikan bahwa halaman web
yang dihasilkan tentunya harus dapat dibuka oleh browser pada client [9].
2.2.11.4 CSS
CSS atau Cascading Style Sheets merupakan suatu bahasa stylesheet yang
digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa
markup. Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat
halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML. Walaupun demikian,
bahasanya sendiri dapat dipergunakan untuk semua jenis dokumen XML
termasuk SVG dan XUL. Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web
CSS digunakan antara lain untuk menentukan warna, jenis huruf, tata
letak, dan berbagai aspek tampilan dokumen. CSS digunakan terutama untuk
memisahkan antara isi dokumen (yang ditulis dengan HTML atau bahasa markup
lainnya) dengan presentasi dokumen (yang ditulis dengan CSS). Pemisahan ini
dapat meningkatkan aksesibilitas isi, memberikan lebih banyak keleluasaan dan
kontrol terhadap tampilan, dan mengurangi kompleksitas serta pengulangan pada
stuktur isi [7].
CSS memungkinkan halaman yang sama untuk ditampilkan dengan cara
yang berbeda untuk metode presentasi yang berbeda, seperti melalui layar, cetak,
suara (sewaktu dibacakan oleh browser basis-suara atau pembaca layar), dan juga
alat pembaca braille. Halaman HTML atau XML yang sama juga dapat
ditampilkan secara berbeda, baik dari segi gaya tampilan atau skema warna
dengan menggunakan CSS [7].
2.2.11.5Javascript
Javascript merupakan bahasa pemrograman kecil yang berjalan di sisi
client (browser). Javascript dijalankan di sisi client, sehingga tidak memerlukan
compiler atau interpreter tertentu. Hanya saja untuk menjalankannya, browser
harus mendukung javascript. Saat ini hampir semua browser yang ada sudah
mendukung javascript [7].
Javascript adalah merk dagang terdaftar dari Sun Microsystems, Inc.
Bahasa ini digunakan di bawah lisensi untuk teknologi yang diciptakan dan
diimplementasikan oleh Netscape Communications dan entitas barunya seperti
2.2.11.6 Macromedia Dreamweaver
Macromedia Dreamweaver merupakan salah satu editor web yang banyak
digunakan saat ini. Dreamweaver sendiri merupakan sebuah perangkat lunak yang
secara khusus dibuat untuk membantu membangun situs web secara mudah dan
cepat. Dreamweaver menyediakan berbagai fasilitas yang membantu
penggunanya untuk membuat halaman-halaman web dengan mudah. Dan bagi
pengguna yang tidak atau kurang mengerti program seperti HTML. Dreamweaver
merupakan salah satu pilihan tepat untuk membangun situs web [7].
Dreamweaver pertama kali diluncurkan (versi 1) pada tahun 1997. Hingga
saat ini, Dreamweaver sudah mencapai versi 8 (tahun 2004). Dreamweaver
dikembangkan oleh perusahaan bernama Macromedia Inc [7].
Beberapa keunggulan Macromedia Dreamweaver yang menjadikannya
banyak digunakan dalam membangun situs web, antara lain [7]:
1. Tampilan (interface) Dreamweaver mudah dimengerti oleh pengguna dari
semua tingkat keahlian, bahkan bagi orang awam sekalipun.
2. Dreamweaver cukup tangguh untuk membangun berbagai tipe situs web.
3. Dreamweaver selalu menjadi perangkat lunak pertama yang selalu
mendukung teknologi web terkini.
4. Dreamweaver merupakan editor berbasis WYSIWYG (What You Say Is
What You Get), artinya apa yang tampak di editor, sama seperti apa yang
akan ditampilkan di web browser.
5. Dreamweaver terintegrasi dengan produk Macromedia lainnya, seperti
2.2.11.7Adobe Photoshop
Adobe Photoshop atau biasa disebut Photoshop adalah perangkat lunak
editor citra buatan Adobe Sistem yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar
dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital
dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader)
untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto. Meskipun pada awalnya Photoshop
dirancang untuk menyunting gambar untuk cetakan berbasis â kertas, Photoshop
yang ada saat ini juga dapat digunakan untuk memproduksi gambar untuk World
Wide Web [13].
2.2.11.8Web Browser
Web browser adalah perangkat lunak yang berfungsi menampilkan dan
melakukan interaksi dengan dokumen-dokumen yang disediakan oleh web server.
Terdapat banyak penjelajah web yang telah digunakan banyak orang seperti
Microsoft Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera, dan Google Chrome.
Penjelajah web adalah jenis agen pengguna yang paling sering digunakan. Web
sendiri adalah kumpulan jaringan berisi dokumen dan tersambung satu dengan
35 BAB 3
ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Analisi Sistem
Analisis sistem ini membahas mengenai analisis terhadap sistem yang
sedang berjalan. Bertujuan sebagai dasar perancangan atau perbaikan sistem yang
lama. Dari hasil analisis tersebut dapat dirancang atau diperbaiki menjadi sebuah
sistem yang lebih efektif dan efisien.
3.1.1 Analisis Masalah
Masalah yang dianalisis adalah mengenai prosedur-prosedur dari setiap
data yang dibutuhkan dan yang dihasilkan dari sistem penjualan yang ada pada CV. Wargiâs Derek. Masalah-masalah yang ada adalah :
1. Pelanggan yang berada diluar kota harus mendatangi CV. Wargiâs Derek
secara langsung tiap kali akan melakukan pembelian menyebabkan banyaknya
biaya dan waktu yang terbuang.
2. Teknik pemasaran dan promosi masih manual karena CV. Wargiâs Derek
melakukan promosi dari mulut ke mulut dan selebaran brosur saja sehingga
pemasaran produk menjadi kurang maksimal.
3. Tidak adanya alat pembayaran alternatif selain pembayaran dengan cara cash,
3.1.2 Analisis Sistem Yang Sedang Berjalan
Berdasarkan penelitian yang dilakukan di CV. Wargiâs Derek terdapat
beberapa prosedur yang biasa dilakukan oleh pihak perusahaan, yaitu :
A. Prosedur Pangadaan Barang
B. Prosedur Penjualan Barang
C. Prosedur Pembuatan Laporan Stok Barang dan Penjualan
Adapun penjelasnya akan dijelaskan menggunakan flowmap sebagai
proses manual, yaitu sebagai berikut :
3.1.2.1 Prosedur Pengadaan Barang
Prosedur pengadaan barang di Wargiâs Derek adalah sebagai berikut :
1. Bagian administrasi mengecek stok dan membuat data stok minimal tiap
minggunya, data stok minimalnya adalah 2 buah
2. Berdasarkan data stok minimal dan data pesanan yang ditangguhkan,
administrasi membuat data pembelian yang dibuat 2 rangkap lalu
diserahkan ke bagian operasional
3. Bagian operasional memesan barang dengan memberikan data pembelian
kepada rekanan bengkel
4. Rekanan bengkel membuat kwitansi barang kemudian diserahkan ke
bagian operasional beserta barang yang dipesan
5. Kemudian bagian operasional mengecek kwitansi dan jumlah barang
6. Bila tidak sesuai, bagian operasional mengkonfirmasikannya kepada
rekanan bengkel dan menyerahkan kwitansinya tersebut lalu rekanan
bengkel membuat kwitansi baru
7. Bila sesuai, kwitansi barang tersebut diserahkan ke bagian administrasi
untuk di arsipkan.
Adapun prosedur pengadaan barang digambarkan dengan menggunakan
Prosedur Pengadaan Barang
Administrasi Bagian Operasional Rekanan Bengkel Data Persediaan Barang Membuat Data Pembelian Barang 1 Membuat Kwitansi Barang 1 Kwitansi Barang 1 2 Data Pembelian 1 Data Pembelian 1 2 Data Pembelian Pengecekan Barang Sesuai? Kwitansi Barang Tidak Sesuai Kwitansi Barang Tidak Sesuai Ya Tidak Kwitansi Barang Sesuai Kwitansi Barang Sesuai Data Pesanan YangDitangguhkan
A5 Pengecekan Stok
dan pembuatan data stok minimal Data Persediaan Barang yang sudah diperiksa
Data Pesanan Yang Ditangguhkan 2 Data Pembelian Sesuai 2 Data Pembelian Tidak Sesuai A2 2 Kwitansi Barang
Update Data Persediaan Barang
Kwitansi Barang Sesuai Data Persediaan Barang yang Telah
Di-Update A5 A4 A3 A1 Data Persediaan Barang Yang Sudah
Diperiksa
A1
Data Persediaan Barang
[image:50.595.93.476.113.691.2]A5
Keterangan :
A1 : Arsip Data Pesanan Yang Ditangguhkan
A2 : Arsip Data Pembelian Tidak Sesuai
A3 : Arsip Data Pembelian Sesuai
A4 : Arsip Kwitansi Barang Sesuai
A5 : Arsip Data Persediaan Barang
3.1.2.2 Prosedur Penjualan Barang
Prosedur penjualan barang yang sedang berjalan saat ini di CV. Wargiâs
Derek adalah sebagai berikut :
1. Customer memesan onderdil yang dibutuhkan.
2. Barang yang dipesan yang berupa data pesanan kemudian diserahkan
kepada bagian operasional. Bagian operasional menyerahkan data pesanan
tersebut ke bagian administrasi untuk dicek ketersediaan onderdil
berdasarkan data ketersediaan barang.
3. Apabila stok onderdil tidak tersedia maka administrasi mengkonfirmasi
ketidak tersediaan onderdil yang dibutuhkan ke bagian operasional lalu
bagian operasional menanyakan kepada customer apakah akan
menangguhkan pesanan atau menyelesaikan transaksi. Apabila
menagguhkan pesanan maka bagian administrasi mencatat pesanan
onderdil ke data pesanan yang ditangguhkan dan membuat kwitansi yang
diserahkan kepada customer melalui bagian operasional. Dalam jangka
waktu yang telah di tentukan customer meminta barang yang telah dipesan
faktur pejualan 2 rangkap yang diserahkan kepada bagian operasional
untuk diserah ke customer dan untuk diarsipkan.
4. Apabila stok onderdil tersedia maka bagian administrasi membuat faktur
penjualan 2 rangkap yang diserahkan kepada bagian operasional untuk
diserah customer dan untuk diarsipkan.
Adapun prosedur penjualan barang digambarkan dengan menggunakan
Prosedur Penjualan Barang
Administrasi
Data Pesanan Yang Ditangguhkan Data Persediaan Barang Data Persediaan Barang Data Pesanan Tersedia Bagian Operasional Customer Tidak A5 Data Persediaan Barang Data Pesanan Data Pesanan
ya 1 2 Faktur penjualan 1 Faktur penjualan Tidak 1 Kwitansi 1 Kwitansi A1 1 Kwitansi 1 Kwitansi Pengecekan Stok Barang Konfirmasi Ketidak Sediaan
Onderdil Persediaan BarangUpdate Data Dan Membuat Faktur
[image:53.595.114.511.118.664.2]Penjualan Membuat Data pesanan yang ditangguhkan dan Kwitansi Data Pesanan A8 1 Faktur penjualan Ditangguhkan? Tersedia? 1 Kwitansi 1 Kwitansi Data Persediaan Barang Data Pesanan Tidak Ditangguhkan 2 Kwitansi A7 A6 Ya A5 Data Pesanan Tersedia Data Pesanan Tidak Tersedia Data Persediaan Barang A5 Data Pesanan Tidak Tersedia Data Persediaan Barang Data Pesanan Tidak Ditangguhkan Data Pesanan Tidak Ditangguhkan
Keterangan :
A1 : Data Pesanan Yang Ditangguhkan
A5 : Arsip Data Persediaan Barang
A6 : Arsip Kwitansi
A7 : Arsip Data Pesanan Tersedia
A8 : Arsip Faktur Penjualan
3.1.2.3 Prosedur Pembuatan Laporan
Prosedur pembuatan laporan di Wargiâs Derek adalah sebagai berikut :
1. Bagian administrasi membuat dua rangkap laporan berdasarkan kwitansi
barang sesuai, faktur penjualan dan data persediaan barang
2. Kemudian diserahkan ke pimpinan CV. Wargiâs Derek untuk
ditandatangani
3. Lalu salah satu laporan yang telah ditandatangani diberikan ke bendahara
Adapun prosedur pembuatan laporan digambarkan dengan menggunakan
flowmap pada gambar berikut ini :
Prosedur Pembuatan Laporan
Bendahara Administrasi
Kwitansi Barang
Sesuai Faktur Penjualan
Pimpinan CV. Wargiâs Derek
Membuat Laporan (perbulan) Data Persediaan Barang A5 Pengesahan A8 A4 A10 2 1 Laporan yang telah ditandatangani Laporan Stok Barang
Perbulan Laporan Penjualan Perbulan Laporan Stok Barang Laporan Penjualan Perbulan 1 Laporan yang telah ditandatangani
A9
Keterangan :
A4 : Arsip Kwitansi Barang Sesuai
A5 : Arsip Data Persediaan Barang
A8 : Arsip Faktur Penjualan
A9 : Arsip Laporan yang telah ditandatangani untuk pimpinan
A10 : Arsip Laporan yang telah ditandatangani untuk bendahara
3.1.3 Aturan Bisnis
Aturan bisnis adalah aturan-aturan yang berlaku pada sistem yang sedang
berjalan. Sehingga kinerja perangkat lunak dapat berjalan dengan baik. Aturan
bisnis yang terdapat di CV. Wargiâs Derek sebagai berikut:
1. Pengelolaan stok
a. Untuk pengelolaan stok yaitu stok akan berkurang ketika member telah
melakukan pemesanan barang (checkout).
b. Stok akan dikembalikan ke stok semula oleh sistem secara otomatis jika
pelanggan tidak melakukan konfirmasi pembayaran dalam waktu 3 jam
dari waktu pemesanan.
2. Pemesanan Barang
a. Untuk melakukan pemesanan barang, pelanggan harus terlebih dahulu
menjadi member di CV. Wargiâs Derek.
b. Member dapat melakukan pemesanan barang lebih dari satu barang
dengan jumlah barang sesuai dengan stok yang tersedia.
c. Jika dalam pemesanan barang ada 2 member atau lebih memesan barang
maka barang yang dipesan akan diberikan kepada member yang
melakukan selesai belanja pertama kali
d. Untuk member yang kedua atau selanjutnya akan diberi informasi bahwa
stok barang tersebut habis atau kurang dari pemesanan.
e. Member dapat melanjutkan belanja dengan stok yang tersisa,
menangguhkan semua pemesanan atau dapat membatalkan pemesanan
barang tersebut.
3. Analisis Estimasi Pemesanan (Penangguhan)
Analisis kasus yang dilakukan yaitu pada proses estimasi penangguhan
barang dari sebuah pemesanan. Penentuan penangguhan ini dipengaruhi oleh
beberapa faktor, yaitu: (contoh pemesanan kleman accu (kepala aki) pada
tanggal 4 Maret 2011)
a. Sisa stok barang,
Jumlah stok yang tersisa sampai tanggal 4 Maret 2011 berjumlah 2 buah
b. Jumlah pesanan,
banyaknya pesanan yang terjadi pada tanggal 4 Maret 2011 ada 4 buah,
berikut list pemesanannya
Tabel 3.1 List Pemesanan
Pemesanan Tanggal Pemesanan Jml Pesanan
I 4 Maret 2011 2
II 4 Maret 2011 8
III 4 Maret 2011 6
c. Jumlah maksimum pengadaan barang per minggu,
Jumlah maksimum barang yang didapat dari rekanan bengkel di tiap
minggunya
Tabel 3.2 List Pengadaan Barang
Rekanan Jml maks pengadaan barang per minggu
I 5
II 3
III 3
IV 4
V 5
Jumlah Stok per minggu 20
d. Harga barang dari rekanan bengkel,
Harga beli barang serta harga jual barang /satuan
Tabel 3.3 List Harga
Rekanan Harga beli/satuan
I 235000
II 230000
III 240000
IV 235000
V 235000
Harga jual/satuan 245000
Estimasi pemesanan akan dilakukan ketika jumlah barang yang diinginkan
melebihi sisa stok barang yang ada. Langkah â langkah untuk estimasi pemesanan
barang dijelaskan sebagai berikut:
a. Lihat barang yang ingin dipesan dan sisa stok barang.
b. Jika jumlah pesanan melebihi stok yang tersisa, dengan persetujuan dari
pembeli, barang tersebut akan ditangguhkan seluruhnya. Alasannya adalah
c. Jika jumlah pesanan melebihi jumlah maksimum stok pengadaan barang
untuk minggu depan, maka akan di informasikan kepada pembeli bahwa
barang tersebut kosong atau pembeli diminta untuk menunggu barang
tersebut di minggu selanjutnya.
Langkah â langkah dalam melakukan perhitungan estimasi pemesanan
adalah sebagai berikut :
A. Pemesanan I
Tanggal pemesanan : 4 Maret 2011
Jumlah pesanan : 2 buah
Perhitungan untuk menentukan tanggal pemesanan dapat dilihat pada tabel
Tabel 3.4 Estimasi Pemesanan I
Order Tanggal
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
I 2
Sisa Stok 2 0
B. Pemesanan II
Tanggal pemesanan : 4 Maret 2011
Jumlah pesanan : 8 buah
Perhitungan untuk menentukan tanggal pemesanan dapat dilihat pada tabel
Tabel 3.5 Estimasi Pemesanan II
Order Tanggal
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
II 8
Sisa Stok 2 0 20 12
C. Pemesanan III
Tanggal pemesanan : 4 Maret 2011
Jumlah pesanan : 6 buah
Perhitungan untuk menentukan tanggal pemesanan dapat dilihat pada tabel
Tabel 3.6 Estimasi Pemesanan III
Order Tanggal
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
I 2
II 8
III 6
Sisa Stok 2 0 20 6
D. Pemesanan IV
Tanggal pemesanan : 4 Maret 2011
Jumlah pesanan : 7 buah
Perhitungan menentukan tanggal pemesanan dapat dilihat pada tabel.
Tabel 3.7 Estimasi Pemesanan IV
Order Tanggal
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
I 2
II 8
III 6
Sisa Stok 2 0 20 6 26 19
4. Pembayaran
a. Setelah mendapatkan email informasi pemesanan barang, member harus
melakukan pembayaran secara online menggunakan paypal atau
melakukan pembayaran secara offline dengan transfer antar bank.
b. Batas waktu pembayaran yaitu selama 3 jam dari waktu pemesanan
barang.
c. Jika dalam waktu yang ditentukan member tidak melakukan pembayaran
maka status pemesanan barang tersebut akan dibatalkan sehingga member
tidak dapat melakukan konfirmasi pembayaran. Jumlah barang yang
dipesan akan kembali secara otomatis ke data stok.
5. Pengiriman
a. Setelah member melakukan pembayar