• Tidak ada hasil yang ditemukan

demoksrasi ekonomi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "demoksrasi ekonomi"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

NILAI-NILAI DEMOKRASI EKONOMI

Dalam rumusan UUD 1945 terdapat secara eksplisit maupun implisit pandangan-pandangan dan nilai-nilai fundamental, UUD 1945 disamping sebagai konstitusi politik (political constitution), juga merupakan konstitusi ekonomi (economic constitution), bahkan konstitusi sosial (social constitution). Oleh karena itu, UUD 1945 sebagai sebuah konstitusi negara secara substansi, tidak hanya terkait dengan pengaturan lembaga-lembaga kenegaraan dan struktur pemerintahan semata. Namun lebih dari itu, konstitusi juga memiliki dimensi pengaturan ekonomi dan kesejahteraan sosial yang tertuang di dalam pasal 33 UUD 1945. Jiwa Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 berlandaskan semangat sosial, yang menempatkan penguasaan barang untuk kepentingan publik (seperti sumber daya alam) pada negara. Pengaturan ini berdasarkan anggapan bahwa pemerintah adalah pemegang mandat untuk melaksanakan kehidupan kenegaraan di Indonesia. Untuk itu, pemegang mandat ini seharusnya punya legitimasi yang sah dan ada yang mengontrol kebijakan yang dibuatnya dan dilakukannya, sehingga dapat tercipta semangat demokrasi ekonomi.

Konstitusi secara tegas melarang adanya penguasaan sumber daya alam ditangan Perorangan atau Pihak-pihak tertentu. Dengan kata lain monopoli, oligopoli maupun praktek kartel dalam bidang pengelolaan sumber daya alam dianggap bertentangan dengan prinsip Pasal 33 UUD 1945.

(2)

Namun terkadang dalam kenyataannya selama ini bukanlah demikian. “Bumi, air dan seluruh kekayaan yang terkandung didalamnya dikuasai oleh segelintir elit kekuasaan, dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kekayaan pribadi dan keluarga ”.

Kita yang masih hidup di Indonesia umumnya hidup di bawah garis kemiskinan, namun terkadang oknum-oknum tertentu menghabiskan uang negara triliunan rupiah, maka inilah yang menyebabkan hancurnya fundamental ekonomi Indonesia. Hingga menyebabkan terjadinya krisi moneter berkepanjangan yang entah kapan berakhirnya.

Referensi

Dokumen terkait

Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) adalah badan usaha yang didirikan dan dimodali oleh seseorang atau sekelompok orang.. Koperasi: badan usaha yang berlandaskan

Penyedia Menara adalah perseorangan, koperasi, Badan Usaha Milik Daerah, Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Swasta yang memiliki dan mengelola Menara

Penyelenggara adalah badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah, koperasi, badan usaha swasta, dan/atau kelompok masyarakat yang melakukan penyelenggaraan

Pembinaan Usaha Kecil dan Koperasi Melalui Pemanfaatan Dana dari Bagian. Laba Badan Usaha Milik

BUMD : Badan Usaha Milik Daerah BUMN : Badan Usaha Milik Nasional BUMS : Badan Usaha Milik Swasta BPS : Badan Pusat Statistik. DPRD : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ESDM

Pada paruh kedua akan dibahas mengenai pelaku-pelaku bisnis di Indonesia seperti perusahaan, BUMN/BUMD, koperasi, UKM, ekonomi desa, serta CSR dan tantangan yang

dimana dalam metode PPP ini ada pihak lain selain pemerintah (swasta, Perseroan Terbatas, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan

Melakukan penelitian dengan variabel yang sama untuk perusahaan swasta atau kombinasi antara perusah.aan swasta dengan Badan Usaha Milik Negara BUMN dan Badan Usaha Milik Daerah BUMD..