• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Praktek 003

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Laporan Praktek 003"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

OVERHOUL MESIN TOYOTA

A. Tujuan Dan Manfaat

*Tujuan :

1. Membersihkan ruang bakar dari kotoran berupa karbon yang menumpuk 2. Mengatur ulang dudukan katup

3. Memeriksa komponen-komponen yang ada di dalam mesin seperti piston, rocker arm, crankshaft, pompa oli, saringan oli, dan lain-lain

4. Membersihkan komponen-komponen di dalam mesin tersebut *Manfaat :

Mengembalikan Performa Mesin B. K3

1. Letakkan komponen yg telah dibongkar pada tempat yg aman dan sistematis 2.Menggunakan warpack ketika praktek

3. Melakukan praktik sesuai dengan SOP dan K3 4. Menempatkan alat dan bahan pada nampan atau bak

5. Menempatkan engine pada papan kayu utk mencegah goresan 6. Melepas baut atau mur secara bertahap minimal 2 tahap

7. Membersihkan bahan kerja untuk menghindari kerusakan

8. Menandai komponen yg dilepas khususnya yg tidak boleh tertukar 9. Melakukan praktek dengan cermat,teliti,dan hati-hati

(2)

C. Alat Dan Bahan

*Alat :

1. Kunci shock dan pas ring ( 8,10,12,14,17,19 )

2. Kunci T ( 10,12,14 )

3. Obeng min (-) dan plus (+)

4. Palu

(3)

6. Jangka Sorong

7. Mikrometer Sekrup

8. Mistar (Penggaris)

*Bahan : 1. Lap 2. Bensin

(4)

D. Objek

Mesin Mobil Toyota

E. Standar Operasional Praktek

*Tahap Pelepasan

1. Lepaskan terlebih dahulu tutup pada atas katup atau klep

2. Lepaskan intake manifold atau saluran buang juga yang menempel pada kepala silinder

3. Lepaskan baut yang mengikat kepala silinder, sebagai tips dalam membuka baut kepala silinder pastikan membuka dengan arah bersilang agar kekuatan daya tekan tetap seimbang pada semua sisi kepala silinder

4. melepas kepala silinder dari dudukannya, sehingga katup dan pushroad juga ikut terlepas. Di kepala silinder ada packing maka lepaslah dengan hati-hati agar tidak rusak packingnya

(5)

6. Setelah pulley terlepas, lalu lepas rumah timing chain, namun untuk melepas rumah timing chain ini karena ada baut yang menahan dan tidak dapat dilepas

kecuali harus melepas karter. Lepas terlebih dahulu karter dan juga lepas packingnya 7. Setelah terlepas, lalu lepas rumah timing chain, kemudian lepaslah rantai

timingnya dan juga sepatu yang menekan rantainya. Lepas juga poros cam atau camshaft dari dudukannya

8. Lepas komponen-komponen seperti pompa bensin yang menempel pada bagian samping mesin

9. Lepas saringan oli yang ada di dalam carter

(6)

*Tahap Pembersihan

1. Semua komponen pada mesin dibersihkan menggunakan bensin dan disikat

2. Setelah semua komponen dibersihkan dan disikat, kemudian seluruh komponen dikeringkan menggunakan kompresor

3. Hal ini dilakukan agar seluruh komponen dari mesin tersebut tidak mengalami pengkaratan karena tidak pernah dibersihkan

4. Setelah melalui tahap pembersihan sekarang seluruh komponen masuk pada tahap pengukuran. Hal ini bertujuan apakah seluruh komponen ada keausan atau kebocoran F. Analisa

* Tahap Pengukuran

Nama Komponen Alat yg Digunakan Hasil Pengukuran

Diameter Piston Atas Jangka Sorong 82,20 mm

Diameter Piston Tengah Jangka Sorong 82,40 mm

Diameter Piston Bawah Jangka Sorong 83,78 mm

Diameter Silinder Piston Jangka Sorong 84,27 mm

Tinggi Lift in 1 Mikrometer Sekrup 38,38 mm

Tinggi Lift ex 1 Mikrometer Sekrup 38,22 mm

Tinggi Lift in 2 Mikrometer Sekrup 38,36 mm

Tinggi Lift ex 2 Mikrometer Sekrup 38,22 mm

Tinggi Lift in 3 Mikrometer Sekrup 38,28 mm

Tinggi Lift ex 3 Mikrometer Sekrup 38,26 mm

Tinggi Lift in 4 Mikrometer Sekrup 38,45 mm

Tinggi Lift ex 4 Mikrometer Sekrup 38,39 mm

Diameter Batang Katup in Mikrometer Sekrup 9,39 mm

Diameter Batang Katup ex Mikrometer Sekrup 9 mm

Lebar Persinggungan Katup in Jangka Sorong 3,46 mm

Lebar Persinggungan Katup ex Jangka Sorong 3,10 mm

(7)

Diameter Katup ex Jangka Sorong 33,10 mm

Tebal Katup in Jangka Sorong 1,8 mm

Tebal Katup ex Jangka Sorong 1,3 mm

G. Kesimpulan

Referensi

Dokumen terkait

Sebelum kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) dilaksanakan, mahasiswa terlebih dahulu menempuh kegiatan yaitu pra PPL melalui pembelajaran mikro dan kegiatan

Sebelum kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) dilaksanakan, mahasiswa terlebih dahulu menempuh kegiatan yaitu pra PPL melalui pembelajaran mikro dan kegiatan

Dalam merumuskan program PPL juga tidak lepas dari adanya kebutuhan dari peserta didik, dengan melakukan need assesment terlebih dahulu yaitu melihat keadaan dan

Sebelum pelaksanaan kegiatan PPL, terlebih dahulu mahasiswi melaksanakan micro teaching dan real pupil,dan pembekalan PPL yang dimaksudkan agar mahasiswi lebih siap saat kegiatan PPL

Guru memberikan contoh terlebih dahulu kemudian mengajak anak untuk membuat secara mandiri dengan alat dan bahan yang telah disediakan. -Menyusun balok kayu menjadi

Hingga jika tegangan medan terlebih dahulu dimatikan maka rotor akan berhenti berputar sementara pada rotor tersebut masih terdapat tegangan rotor, yang mengakibatkan adanya

Sebelum pelaksanaaan kegiatan PPL, terlebih dahulu diadakan observasi ke lokasi PPL, yaitu di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) DIY dan hasil dari observasi

Relevansi Khotbah dengan Kehidupan Aktualisasi Jemaat Relevansi yang diberikan secara umum memang sudah baik, karena penulis sendiri sudah terlebih dahulu memberi analisa mendalam