• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kelas 11 SMK Dasar Analisis Fisikokimia 3

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kelas 11 SMK Dasar Analisis Fisikokimia 3"

Copied!
237
0
0

Teks penuh

  • Sekolah: Sekolah Menengah Kejuruan
  • Mata Pelajaran: Dasar Analisis Fisikokimia
  • Topik: Kelas 11 SMK Dasar Analisis Fisikokimia 3
  • Tipe: buku ajar
  • Tahun: 2023

I. PENDAHULUAN

Bagian ini menjelaskan latar belakang dan tujuan dari mata pelajaran Dasar Analisis Fisikokimia. Materi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang prinsip, teknik, dan metode analisis bahan hasil pertanian dan perikanan. Buku ini juga menekankan pentingnya sikap ilmiah dan tanggung jawab siswa dalam melakukan percobaan dan diskusi.

1.1 Deskripsi

Mata pelajaran ini mengkaji metode analisis fisikokimia yang mencakup refraktometri, polarimetri, spektrofotometri, kolorimetri, konduktometri, potensiometri, dan kromatografi. Melalui pembelajaran ini, siswa diharapkan dapat memahami dan menerapkan teknik analisis untuk bahan hasil pertanian dan perikanan.

1.2 Prasyarat

Sebelum mempelajari materi ini, siswa diharapkan telah memiliki pengetahuan dasar tentang teknik laboratorium, penggunaan alat, serta penanganan bahan kimia. Pengetahuan ini penting untuk mendukung pemahaman yang lebih baik terhadap materi yang akan dipelajari.

1.3 Pentunjuk Penggunaan

Buku ini dirancang untuk membantu siswa mencapai kompetensi dasar dalam analisis fisikokimia. Siswa dianjurkan untuk mempelajari materi secara berurutan dan mendiskusikan hal-hal yang belum dipahami dengan guru.

1.4 Tujuan Akhir

Tujuan akhir dari pembelajaran ini adalah untuk meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya analisis bahan hasil pertanian dan perikanan serta mengembangkan sikap ilmiah dan keterampilan dalam melakukan percobaan.

1.5 Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar

Bagian ini menjelaskan kompetensi inti dan dasar yang harus dicapai siswa, termasuk kemampuan untuk menerapkan prinsip-prinsip analisis fisikokimia dan menunjukkan perilaku ilmiah dalam aktivitas sehari-hari.

1.6 Cek Kemampuan Awal

Siswa diminta untuk mengevaluasi kemampuan awal mereka melalui serangkaian pertanyaan yang berkaitan dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengikuti pembelajaran ini.

II. PEMBELAJARAN

Pada bagian ini, terdapat beberapa kegiatan pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang analisis bahan hasil pertanian dan perikanan. Setiap kegiatan mencakup deskripsi, tujuan pembelajaran, materi, tugas, refleksi, dan penilaian.

2.1 Kegiatan Pembelajaran 1: Pengujian Bahan Hasil Pertanian dan Perikanan Secara Refraktometri

Kegiatan ini membahas prinsip dasar, alat, dan cara pengujian bahan secara refraktometri. Siswa belajar tentang pembiasan cahaya dan bagaimana mengukur indeks bias untuk menentukan konsentrasi larutan.

2.2 Kegiatan Pembelajaran 2: Pengujian Bahan Hasil Pertanian dan Perikanan Secara Polarimetri

Materi ini mencakup pengujian bahan menggunakan polarimetri, yang melibatkan pengukuran rotasi optis dari cahaya dalam larutan. Siswa diharapkan dapat memahami prinsip dan teknik pengujian ini.

2.3 Kegiatan Pembelajaran 3: Pengujian Bahan Hasil Pertanian dan Perikanan Secara Spektrofotometri

Kegiatan ini menjelaskan penggunaan spektrofotometri untuk analisis bahan, termasuk cara kerja alat dan interpretasi hasil pengukuran. Siswa dilatih untuk menerapkan teknik ini dalam analisis praktis.

2.4 Kegiatan Pembelajaran 4: Pengujian Bahan Hasil Pertanian dan Perikanan Secara Kolorimetri

Materi ini mengajarkan siswa tentang kolorimetri, teknik yang digunakan untuk mengukur konsentrasi zat berdasarkan warna. Siswa akan melakukan eksperimen untuk mengaplikasikan teori ini.

2.5 Kegiatan Pembelajaran 5: Pengujian Bahan Hasil Pertanian dan Perikanan Secara Konduktometri

Dalam kegiatan ini, siswa belajar tentang konduktometri, yang mengukur konduktivitas listrik larutan. Siswa akan memahami hubungan antara konduktivitas dan konsentrasi ion dalam larutan.

2.6 Kegiatan Pembelajaran 6: Pengujian Bahan Hasil Pertanian dan Perikanan Secara Potensiometri

Materi ini mencakup penggunaan potensiometri untuk analisis bahan, termasuk cara kerja alat dan prosedur pengujian. Siswa diharapkan dapat menguasai teknik ini dalam praktik.

2.7 Kegiatan Pembelajaran 7: Pengujian Bahan Hasil Pertanian Secara Kromatografi

Kegiatan ini mengajarkan siswa tentang kromatografi, teknik pemisahan campuran berdasarkan perbedaan sifat fisik. Siswa akan melakukan eksperimen untuk memahami aplikasi teknik ini dalam analisis bahan.

III. PENTUTUP

Bagian penutup ini merangkum pentingnya pembelajaran Dasar Analisis Fisikokimia dalam konteks pendidikan dan pengembangan keterampilan siswa. Buku ini diharapkan dapat menjadi sumber yang bermanfaat bagi siswa dalam memahami dan menerapkan prinsip-prinsip analisis fisikokimia.

Referensi Dokumen

  • Kimia Analitik untuk SMK ( Adam Wiryawan, dkk. )
  • Electrochemical Methods ( Bard, A.J. & Faulker, L.R. )
  • Melakukan Analisis Kromatografi ( Dian Nurdiani )
  • Menganalisis Bahan Hasil Pertanian Secara Fisiko Kimia ( Dian Nurdiani )
  • Modern Analytical Chemistry ( Harvey David )

Gambar

Gambar  5. Refraktometer Imersi Gambar 1.5. Refraktometer Imersi
Gambar  7. Bagian-bagian Refraktometer Abbe
Tabel 1. Skala indek refraksi internasional ICUMSA untuk larutan Sakarosa murni suhu 20°C dan 589 nm
Tabel 2. Koreksi hubungan antara faksi massa larutan sakarosa dengan indek refraksi pads 589 nm apabila suhu pengukuran tidak pada 20 oC
+7

Referensi

Dokumen terkait

Kromatografi lapis tipis adalah suatu teknik pemisahan komponen-komponen campuran senyawa-senyawa yang melibatkan partisi suatu senyawa di antara padatan penyerap

Pemisahan protein rennet yang diekstraksi dari abomasum domba lokal dilakukan dengan metode kromatografi kolom gel filtrasi untuk memisahkan enzim pepsin

Ekstraksi dapat didefinisikan sebagai metode pemisahan komponen dari suatu campuran dengan menggunakan suatu pelarut.Sokhetasi merupakan proses pemisahan ( ekstrakti padatan )

Kromatografi gas adalah teknik pemisahan fisik suatu campuran zat-zat kimia yang berdasar pada perbedaan migrasi dari masing-masing komponen campuran yang terpisah pada

Kromatografi adalah suatu teknik pemisahan molekul berdasarkan perbedaan pola pergerakan antara fase gerak dan fase diam untuk memisahkan komponen (berupa molekul)

Kromatografi gas merupakan suatu metode pemisahan dan pengukuran yang didasarkan pada perbedaan distribusi komponen-komponen dalam sampel diantara dua fasa dengan menggunakan

Penyulingan merupakan metode yang paling banyak digunakan untuk mendapatkan minyak atsiri.Penyulingan adalah pemisahan komponen-komponen suatu campuran suatu

—--- Gas Kromatografi GC Prinsip Kerja: Gas kromatografi adalah teknik pemisahan dan analisis campuran berdasarkan perbedaan distribusi komponen-komponen sampel antara fase gerak